
"lalu apa kamu tahu sandi Morsenya" ucap Evelin yang semakin penasaran.
"aku tahu Polisi tersebut menginstruksikan anggota lainnya untuk segera bergerak dan menangkap kedua pria tersebut." ucap Leon.
Kini Polisi tersebut pun langsung bergerak untuk menangkap Kedua orang tersebut saat orang tersebut ingin melarikan diri Polisi wanita itu pun mengeluarkan pistolnya.
"Jangan bergerak kalian di tangkap atas dasar penipuan"
"tidak jangan masukan kami ke penjara kami tidak bersalah sama sekali" ucap Pria tersebut.
"jangan banyak bicara ikut kami ke kantor polisi" ucap polisi wanita tersebut.
Kedua pria itu pun langsung mengeluarkan pisau untuk berjaga-jaga agar dia bisa kabur dari polisi.
"jika kalian bergerak kami berdua akan membunuh mereka yang disini"
Leon pun masih tetap santai melihat situasinya sementara Evelin sangat ketakutan lalu Leon pun menenangkan Evelin.
"tenang saja aku ada disini dia tidak akan melukaimu" ucap Leon yang membuat hati Evelin tampak senang.
Polisi pun masih bersiaga untuk menangkap Kedua Pria tersebut lalu Salah satu Pria tersebut pun menyandera salah satu wanita.
Wanita tersebut pun sangat ketakutan dia pun terus memberontak dan berteriak tapi polisi tidak bisa berbuat apa-apa Polisi wanita tersebut ingin sekali menembak pria tersebut tapi dia tidak bisa karena ada wanita yang dijadikan sandera olih pria tersebut.
lalu polisi wanita itu teringat dengan seseorang yang telah mengajarkan dia cara menembak dengan benar orang tersebut mengajarkan jika ada orang yang disandera maka dirinya harus memiliki dua buah pistol yang satu digunakan untuk mengalihkan perhatian yang satunya lagi di gunakan untuk menembak pelaku.
"Cepat lempar pistol milikmu kalau tidak aku akan membunuh wanita ini" ucap pria tersebut lalu Polisi wanita itu pun melempar pistolnya setelah Pria itu lengah polisi wanita pun menembak tangan pelaku hingga dan sandera pun akhirnya bisa terlepas dengan mudah tanpa ada luka sedikitpun.
"dasar brengsek kamu menipuku" teriak pria tersebut yang sedang kesakitan Karena tangannya mengeluarkan darah.
Polisi wanita tersebut pun menghampiri Pria tersebut untuk di bawa ke rumah sakit tapi saat dia menghampiri pria tersebut salah satu teman dari pria tersebut langsung berlari dari arah belakang dengan membawa pisau ke arah Polisi Wanita itu.
__ADS_1
Leon yang melihat situasi tersebut langsung berlari lalu menendang pria tersebut hingga terpental jauh semua orang pun kaget dengan tendangan Leon lalu polisi wanita itu pun langsung berbalik dia pun tertegun melihat punggung pria tersebut karena dia mengenal siapa pria tersebut.
"aku sudah bilang dari dulu kan Queen jangan pernah lengah terhadap musuh walaupun musuh itu sudah terluka kamu harus tetap waspada" ucap Leon pada Polisi wanita tersebut.
lalu wanita itu pun tertegun dengan perkataan pria tersebut dia seperti mengingat tentang orang tersebut. "Bos" ucap Polisi wanita itu pada Leon.
"tangkap pria yang ada di depanmu sebelum dia bergerak kembali lalu kalian cepat tangkap pria itu" ucap Leon pada para polisi.
kini akhirnya Polisi pun berhasil meringkus Polisi tersebut karena restoran tersebut banyak kerusakan lalu Leon pun berkata kepada managernya bahwa dia yang akan mengganti biaya kerusakan tersebut semua orang pun menatap tak percaya tapi setelah Leon mengeluarkan kartu hitam miliknya semua orang pun langsung tertegun dan orang-orang yang tadinya menghina dirinya langsung terdiam.
Leon pun kemudian mengatakan kepada semua orang bahwa jangan pernah menilai seseorang dari penampilannya orang berpenampilan rapi belum tentu dia adalah orang kaya.
lalu semua orang pun menundukkan kepalanya mereka malu apa yang dikatakan oleh Leon memang benar mereka sebenarnya bukanlah orang kaya tapi hanya orang yang berpura-pura kaya Semua orang pun menghampiri Leon dan meminta maaf bahwa karena telah menghina Leon.
Leon pun tidak memperdulikan hal tersebut lalu Leon pun menghampiri Polisi wanita tersebut dia pun menatap wajah Wanita itu.
"Lama tak berjumpa Queen" ucap Leon pada Wanita itu dan Queen pun langsung berlari memeluk bosnya.
"memangnya siapa Polisi wanita itu kenapa dia memeluk Leon" gumam Evelin tapi sebelum Evelin melihat Polisi tersebut memeluk Leon Evelin pun mendengar bahwa Polisi wanita itu memanggil Leon dengan sebutan bos.
"apa hubungan mereka sangat dekat hingga polisi wanita itu memanggil Leon dengan sebutan bos"gumam Evelin
"Bos bagaimana kabar Xenia" ucap Queen.
"dia sekarang bekerja sebagai wakil Perusahaan LZ sepertinya dia juga sangat merindukanmu" ucap Leon.
"benarkah aku juga ingin sekali bertemu dengannya"
"Jika kamu ingin bertemu dia aku akan memberikan alamat perusahaannya" ucap Leon lalu memberikan alamat perusahaan LZ pada Queen.
Kini Leon pun berbalik meninggalkan Queen dia pun menghampiri Evelin Queen pun tertegun ketika Bosnya menghampiri wanita lain.
__ADS_1
"Siapa wanita itu apa dia adalah pacarnya bos" gumam Queen.
"tapi bukankah bos sangat mencintai mendiang Nona Lizzy mana mungkin dia adalah pacarnya." gumam Queen kembali.
"Leon bisa kamu jelaskan siapa wanita itu?" ucap Evelin.
"dia adalah temannya Xenia dia dulu pernah bekerja denganku" ucap Leon.
"pantas saja dia memanggilmu bos memangnya ada berapa wanita yang bekerja untukmu" ucap Evelin.
"aku tidak tahu karena anak buahku sangat banyak aku pun sampai tak bisa menghitungnya ada berapa wanita yang bekerja untukku" ucap Leon.
Evelin pun berpikir bahwa jika ingin mendapatkan Leon sangat tidaklah mudah dia harus menyingkirkan semua wanita yang kenal dengan Leon.
"bagaimana apa kita akan melanjutkan makan malam kita atau kita pulang saja" ucap Leon.
"terserah kamu aku ikut apa maumu" ucap Evelin.
"baiklah jika itu mau kamu aku akan mengajakmu ke suatu tempat" ucap Leon.
lalu Leon pun berjalan keluar dari Restoran Blue kemudian dia pun masuk kedalam mobil menuju tempat yang akan dituju oleh Leon.
"Leon memangnya kita akan kemana?" ucap Evelin.
"kamu lihat saja nanti aku yakin kamu pasti akan menyukainya." ucap Leon pada Evelin.
Sementara itu bawahan Queen pun tertegun Karena mereka melihat sisi lembut dari Wanita itu mereka pikir bahwa Queen adalah wanita yang sangat dingin tapi Setelah bertemu dengan pria tersebut Queen Langsung tersenyum.
banyak bawahan Queen yang heran siapa Laki-laki tersebut tapi Queen memanggil Laki-laki itu dengan sebutan bos.
"Queen siapa Pria itu dan kenapa kamu memanggil dia dengan sebutan 'bos' " ucap Ane
__ADS_1
"oh dia adalah orang yang paling penting bagiku jika bukan karena dia aku mungkin sudah lama mati bagiku dia adalah penyelamat hidupku"