
"kamu sangat beruntung Nona apa nona tahu berapa harga kalung tersebut" Evelin pun tidak tahu berapa harga kalung tersebut dia pun hanya mengetahui bahwa kalung tersebut harganya mahal.
"Kalung tersebut berharga dua puluh miliar dan itu sangat cocok untukmu nona" ucap Samuel yang membuat semua teman sekelas kaget termasuk Evelin.
Anavy pun kaget dengan ekspresi tidak percaya bahwa Evelin memakai Kalung dengan harga dua puluh miliar.
"Nona kamu sangat beruntung sepertinya Tuan Leon sangat mencintai kamu" ucap Samuel.
"Tuan Samuel apa kamu bercanda mana mungkin dia bisa membeli kalung seharga dua puluh miliar, dia hanya seorang sopir" ucap Anavy.
"Tuan Leon siapa dia?" ucap Samuel.
"dia adalah pacar Andhika dan semua barang miliknya adalah hasil dari korupsi Andhika" ucap Leon.
"berarti dia juga terlibat dalam hal tersebut."
"dia hanya memakai saja tapi dia tidak tahu bahwa barang pemberian dari Andhika adalah uang hasil korupsi" ucap Leon.
"Namaku Anavy kan apa kamu mengira bahwa Tuan Leon adalah Sopir buka matamu dan dengarkan baik-baik orang yang tadi kalian hina itu adalah Pemilik Perusahaan LZ" ucap Samuel membuat semua teman sekelas Evelin kaget termasuk Anavy.
"tidak......tidak mungkin mana mungkin dia adalah pemilik perusahaan LZ apa Tuan Samuel ingin menipuku"ucap Anavy.
"buat apa aku menipu kamu hanya karena Tuan Samuel berpakaian biasa saja kamu menilai bahwa Tuan Leon adalah orang yang miskin asal kalian tahu Tuan Leon bisa membeli apa pun yang dia inginkan dan bahkan dia bisa menghancurkan bisnis apa pun ketika ada yang berani menentangnya" ucap Samuel.
ucapan Samuel pun membuat semua teman sekelas ketakutan mereka telah menghina Leon dan membela Andhika tapi setelah mereka tahu bahwa Andhika adalah tukang korupsi dan Leon pacarnya Evelin adalah Pemilik Perusahaan LZ dia mereka pun akhirnya benar-benar menyesal.
__ADS_1
banyak dari mereka yang meminta pada Evelin untuk membuat mereka semua bisa bekerjasama dengan perusahaan LZ mereka menggunakan kata teman saat masih di sekolah.
"kalian tadi ikut menghina Leon Tapi saat kalian tahu bahwa Leon adalah Pemilik Perusahaan LZ kalian sekarang malah memujinya bukankah seharusnya kalian semua memuji Andhika dan pacarnya."
"Evelin maafkan kami semua ini semua adalah salah wanita itu dia mempengaruhi kami untuk mempermalukan kamu"
"apa yang kalian bicarakan aku tidak pernah mempengaruhi kamu sama sekali bukankah Kalian semua yang memuji Andhika dan juga diriku" ucap Anavy.
"Jika bukan karena kalian berdua memaksa kami semua mana mungkin kami semua akan mau memuji kalian"
"Evelin aku ingin meminta maaf seharusnya aku tidak menghina pacar kamu apa kamu mau memaafkan aku bukankah kita adalah teman sekelas" ucap Anavy.
"Teman sekelas? hanya karena aku sekarang memiliki pacar yang kaya kamu mengatakan bahwa Kita berdua adalah teman sekelas bukankah kamu sejak kita masih sekolah kamu sangat membenciku bahkan kamu membuat teman baikku memusuhiku dan menjauhi diriku karena hasutan mu" ucap Evelin.
"Kamu menghasutnya bahwa aku telah merebut pacarnya hingga aku dan dia tidak lagi menjadi sahabatnya apa kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang dituduh merebut pacar orang lain" ucap Evelin.
'Plak' Evelin pun kemudian langsung menampar wajah Anavy dia sekarang benar-benar sangat marah.
"dasar wanita bajingan apa kamu itu manusia kamu mengadu domba kami berdua dan membuat dia harus pindah sekolah bahkan saat itu banyak gosip yang beredar bahwa dia telah pindah karena dia merasa sangat marah pada sahabatnya karena sahabatnya telah merebut pacarnya"
"apa kamu tidak tahu bagaimana rasanya ketika kamu dihina oleh semua teman satu sekolah apa kamu tahu bagaimana rasanya di jauhi oleh teman sekelas dan seluruh sekolah." ucap Evelin yang mengeluarkan semua kekesalannya
Leon pun yang melihat Evelin marah pun dirinya tidak menyangka bahwa Evelin memiliki masa lalu seperti itu dia dihina dan di tuduh telah merebut pacar wanita lain aku rasa Evelin pasti akan merasa sangat trauma. tapi Selama dia lihat dia baik-baik saja Leon pun berpikir Bahwa Evelin memiliki mental yang sangat kuat.
"Evelin aku benar-benar minta maaf aku tidak tahu bahwa saat itu kamu benar-benar merasa sangat terpukul" ucap Anavy.
__ADS_1
"asal kamu tahu sampai kapan pun aku tidak akan pernah memaafkan kamu sampai kapanpun karena rasa sakit yang telah kamu timbulkan tidak bisa di sembuhkan" ucap Evelin.
Anavy pun hanya merengek meminta maaf pada Evelin tapi Evelin tidak memperdulikannya sama sekali dia justru menampar Anavy karena dia benar-benar sangat marah.
Sementara itu Anavy tidak bisa berbuat apapun karena sekarang dia tidak memiliki siapa pun untuk mendukungnya.
Yang dia harapkan adalah permintaan maaf dari Evelin kalau Evelin sudah memaafkan dirinya dan dia berteman lagi dengan Evelin dia pasti akan merebut Leon dari Evelin.
tapi Evelin tidak memaafkan dirinya sama sekali bahkan menyuruh Leon untuk pergi dari tempat tersebut.
"Leon aku tidak mau disini bisakah kita pergi" ucap Evelin.
"Nona kebetulan aku dan Tuan Leon akan membahas kerjasama Nona bisa ikut dengan kami" ucap Samuel.
lalu Leon dan juga Evelin pun mengikuti Samuel saat dia hendak pergi Leon pun memberikan ancaman pada Anavy.
"aku peringatkan jangan pernah ganggu Evelin lagi apa lagi membuatnya celaka jika kamu berani membuat dia celaka aku tidak segan-segan untuk menghancurkan kamu, untuk kali ini aku akan melepaskan kamu oh ya barang yang di pakai oleh kamu akan disita sebaiknya kamu memakai perhiasan tersebut dengan baik" ucap Leon.
Anavy pun sangat ketakutan karena tatapan iblis dari Leon Anavy seolah-olah sedang ditatap oleh sekumpulan iblis dan dia seperti berada di dunia lain ketika melihat sorot mata dari Leon dengan rasa ketakutan dia pun langsung lari terbirit-birit.
"untuk masalah makanan dan minuman aku yang akan membayarnya karena kalian adalah teman sekelas Evelin walaupun saya tahu bahwa kalian hanyalah teman palsu Evelin" ucap Leon.
"Tuan Samuel untuk biaya tidak usah dibayar ini semua gratis" ucap Samuel.
"tidak apa-apa aku akan membayarnya karena aku tidak ingin memiliki hutang Budi pada orang lain lagi pula ini hanya beberapa juta aku bisa membayarnya" ucap Leon.
__ADS_1
"baiklah Tuan Leon jika Tuan memaksa aku akan menerimanya" ucap Samuel.
Kini Samuel dan juga Leon bersama sebagai Evelin pun berjalan menuju ke ruangan pribadi guna membahas Kerjasama.