Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
Episode 64 Terbongkarnya identitas Leon?.


__ADS_3

Setelah mengetahui hal tersebut Leon pun menemukan wanita tersebut dia pun langsung bertanya pada wanita itu. awalnya dia terus membungkam mulutnya tapi setelah wanita itu tahu bahwa Leon bukan orang yang bisa di singgung wanita tersebut pun langsung mengatakan semuanya.


akhirnya wanita tersebut menjelaskan semuanya. dia mengatakan bahwa dia di suruh oleh Baron agar meracuni Tuan Pearce. dia juga mengatakan bahwa Nyonya Pearce juga terlibat dalam pembunuhan Tuan Pearce.


begitu juga dengan orang tuanya Baron.


"Kamu jangan memfitnah kami" ucap Baron dengan marah.


"aku tidak berbohong sama sekali dan aku tidak memfitnah kalian memang kalian yang menyuruh saya untuk meracuni Tuan Pearce."


"awalnya aku menolak tapi kalian mengancam bahwa jika aku tidak melakukannya orang tuaku akan di bunuh oleh kalian."


"Nona Evelin tolong lepaskan aku, aku tidak mau masuk penjara ini semua ide dari Tuan Baron dan yang lainnya."


"aku benar-benar merasa sangat menyesal"


"Baron dia sudah mengakui semuanya. kamu tidak bisa mengelak lagi, sekarang aku akan melaporkan kamu ke penjara."


"oh ya tenang saja aku juga akan melaporkan kalian bertiga ke penjara."


"Evelin jangan keterlaluan kami adalah keluarga kamu, apa kamu tega memasukkan kami ke penjara." ucap Ibunya Baron.


"iya Evelin apa kamu tidak mau mencabut laporan kamu lagi pula mereka adalah keluarga kita." ucap ibunya Evelin.


"Bu, buka matamu lebar-lebar orang yang dianggap keluarga bukanlah keluarga yang sebenarnya mereka adalah iblis. mereka membunuh Kakek demi ambisi mereka."


"tapi Evelin bagaimanapun juga dia adalah keluarga kita"


"Keluarga? Keluarga macam apa yang membunuh keluarganya sendiri, mungkin jika aku melepaskan mereka berempat mungkin salah satu dari mereka akan membunuhku" ucap Evelin.


Kini mereka berempat pun benar-benar sangat panik ketika Evelin akan menelfon polisi.


Kini Baron benar-benar sangat marah dia pun langsung menyerang Evelin dengan sebuah pisau.


"Dasar brengsek kamu Evelin aku pasti akan membunuhmu" ucap Baron kemudian mengerahkan sebuah pisau kepada Evelin.


Evelin pun kaget ketika Baron mengarah pisau padanya dia tidak sempat menghindar dia pun pasrah ketika Baron akan melukainya.


tapi tiba-tiba Baron berhenti dan tangan Baron malah bercucuran darah.


"Arghh" teriak Baron yang merasa sangat kesakitan.


Kemudian Evelin pun mencari tahu siapa yang melakukan semua ini, Evelin pun mengetahui bahwa orang yang melakukannya adalah Max.

__ADS_1


"Jangan berani-beraninya kamu menghina Nona Evelin, apa kamu ingin mati" ucap Max dengan tatapan yang sangat mengerikan.


Kemudian Max pun menghampiri Evelin.


"Maaf Nona Evelin apa Nona terluka" ucap Max.


"tidak Tuan Max terimakasih atas pertolongan kamu" ucap Evelin.


"ini sudah menjadi tugasku, Bos yang memberi perintah untuk melindungi kamu" ucap Evelin.


"Kalau begitu sampaikan terimakasih dariku untuk bos."


"Baik Nona."


Semua orang pun memandang Evelin dengan iri ketika Max menyelamatkannya.


"Kenapa Evelin bisa dekat dengan Tuan Max."


"aku benar-benar tidak percaya dia bisa mengambil hati Tuan Max."


"Tuan Baron apa kamu ingin masuk penjara atau aku membunuh kamu disini" ucap Max.


dia pun tidak bisa berkata-kata karena dia hanya merasa sangat kesakitan.


"Baik Tuan Max."


Evelin pun Kemudian menelfon polisi. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya polisi pun datang.


"mohon maaf kami mendapatkan laporan bahwa ada seorang wanita yang melaporkan kejahatan kasus pembunuhan." ucap pimpinan kepolisian.


"iya pak saya yang melaporkanya orang yang terlibat dalam kasus pembunuhan adalah mereka." ucap Evelin.


"apa Nona punya bukti bahwa mereka yang terlibat dalam kasus pembunuhan.", Evelin kemudian menyerahkan bukti tentang kasus pembunuhan yang menimpa kakeknya.


"Baik kami akan memproses laporan Nona"


"kenapa kamu harus memproses laporannya bukankah sudah jelas mereka terlibat dalam pembunuhan Tuan Pearce." ucap Max.


"tu tu tuan Max, Nona Stanley." ucap pimpinan kepolisian dengan kaget.


"lama tak berjumpa bagaimana kabarmu" ucap Max.


"aku baik-baik saja Tuan Max, Nona Stanley lalu apa yang kalian lakukan disini" ucap Pimpinan kepolisian.

__ADS_1


"aku disini menghadiri pesta ulang tahun Nyonya Pearce sebagai perwakilan dari Perusahaan LZ. tapi aku tak menyangka bahwa Nyonya Pearce beserta anak dan cucunya terlibat dalam pembunuhan Tuan Pearce." ucap Max.


"Jika Kamu ingin mempunyai bukti yang akurat kamu bisa mengatakan kepada wanita itu." ucap Max kemudian menunjuk wanita yang sedang menangis.


"Siapa dia?" ucap Pimpinan kepolisian.


"Wanita itu yang disuruh oleh laki-laki yang bernama Baron untuk membunuh Tuan Pearce."


"Baron memasukan racun ke minuman lalu wanita itu pun dipaksa untuk meracuni Tuan Pearce."


"awalnya dia tidak mau tapi dia di ancam jika dia tidak melakukannya dia pasti di bunuh begitu juga orang tuannya."


"lalu bukti pembunuhannya bukankah kamu sudah melihat video tentang percakapan mereka."


"terlebih lagi Baron juga terlibat dalam kasus penggelapan dana Perusahaan Pearce Semua uang Perusahaan masuk ke rekening pribadi dia."


"Jika kamu masih tidak percaya aku akan memberikan buktinya."


Max pun kemudian menyuruh Evelin untuk memberikan bukti penggelapan dana Perusahaan Pearce.


"Bukti itu sudah jelas kan, Mereka terlibat dalam kasus pembunuhan Tuan Pearce lalu menggelapkan dana perusahaan."


Baiklah aku akan membawa mereka ke kepolisian.


"aku harap kamu bisa menghukum mereka yang seadil-adilnya" ucap Max.


"Baik Tuan Max, oh ya bagaimana kabar Tuan Leon." ucap Pimpinan Kepolisian.


"Bos baik-baik saja" ucap Max.


Semua Keluarga Pearce pun kaget ketika mendengar nama Leon apa Leon yang dia maksud adalah mantan menantunya.


"Maaf Tuan Max apa Leon yang Tuan maksud adalah Leon Willson." ucap Ibunya Evelin.


"memang bos saya bernama Leon Wilson tapi apa hubungannya dengan kamu" ucap Max.


"tidak ada apa-apa Tuan Max."


ibunya Evelin benar-benar kaget ketika Pimpinan kepolisian memanggil pecundang tersebut adalah Tuan begitu juga dengan Tuan Max memanggil dirinya dengan sebutan Bos.


"Jadi yang melakukan semua ini adalah Si Pecundang itu, aku pasti akan membunuhnya."


"Tuan Baron apa kamu berpikir untuk membalas dendam pada Bos. kamu tidak akan pernah bisa membalaskan dendam kamu kepada dia jika kamu nekat untuk membalas dendam kamu akan mati, lebih baik kamu tenang saja di penjara bersama dengan Orang tuamu dan juga nenek kamu." ucap Max.

__ADS_1


"untuk Kalian semua yang disini mulai sekarang Perusahaan Pearce akan di pimpin oleh Nona Evelin, dan juga siapapun yang berani macam-macam dengan Perusahaan Pearce maka Perusahaan LZ akan memutuskan kerjasama dengan perusahaan kalian dan ini adalah perintah dari Bos" ucap Stanley.


__ADS_2