Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
EPISODE 54 KAK LEON.


__ADS_3

"Yuna kita bertemu lagi, dan aku datang ke sini karena sedang menemani bos" ucap Stanley


"Bos, apa Tuan Leon benar-benar bos Nona?" ucap Yuna.


Stanley pun hanya mengangguk dan Yuna pun tampak kaget dirinya benar-benar semakin penasaran siapa Leon sebenarnya.


Yuna pun kemudian menemui ibunya dia benar-benar merasa sangat senang ketika mengetahui bahwa ibunya telah sadar.


"Bu kamu sudah Sadar" ucap Yuna.


"iya nak, ini Semua berkat tuan muda Leon", Ucap ibu Amanda.


"Tuan muda Leon, apa maksud ibu kenapa ibu memanggil dia dengan sebutan Tuan muda" ucap Yuna.


"Yuna apa kamu belum tahu siapa dia sebenarnya?" ucap Ibu Amanda.


"Siapa dia Bu kenapa ibu memanggil dia dengan sebutan Tuan muda."


"dia adalah Tuan muda Leon Willson, apa kamu sudah mengingatnya."


"Willson?" ucap Yuna.


"Bu....... jadi dia adalah......?" ucap Yuna yang merasa sangat kaget hingga dia tidak bisa melanjutkan perkataanya.


"benar putriku dia adalah Tuan muda Leon, apa kamu sudah mengingatnya" ucap Yuna.


"tapi bu, bukankah keluarga Willson Telah tiada?" ucap Yuna yang masih tidak percaya bahwa yang telah menyelamatkan ibunya adalah orang yang dia kagumi sejak dulu.


"memang benar keluarga Willson telah tiada tapi satu-satunya orang yang selamat adalah Tuan muda Leon, ibu juga baru tahu bahwa dia adalah Tuan muda Leon.


Yuna pun benar-benar kaget dia tidak menyangka akan bertemu dengan Orang yang dia kagumi sejak kecil.


Yuna pun kemudian Keluar dari ruangan rawat ibunya, dia pun kemudian memastikan apakah benar dia adalah Kak Leon.


Kini Yuna sudah bersama dengan Leon dan juga Lainnya.


"apa benar kamu adalah Kak Leon" ucap Yuna secara tiba-tiba.


"hmm" Leon pun hanya menganggukkan kepalanya.


"Jika memang benar kamu adalah Kak Leon coba buktikan!" ucap Yuna.

__ADS_1


"baiklah, jika kamu tidak percaya aku adalah Kak Leon. "


Leon pun kemudian menceritakan masa kecil mereka, Yuna pun mendengarkan setiap Perkataan dari Leon. Setelah mendengarkan semua ceritanya, Yuna pun semakin yakin bahwa orang yang berada di hadapannya adalah Kak Leon.


"Jika kamu adalah Kak Leon, lalu kenapa kamu tidak mengatakan dari awal!" ucap Yuna.


"aku Kira kamu mengenalku" ucap Leon.


"mana mungkin aku akan mengenali kamu, kita sudah berpisah lebih dari dua puluh tahun saat kejadian itu aku kira kamu tidak selamat, karena aku melihat di berita."


"kemana saja kamu selama ini dan kenapa kamu, tidak memberitahuku bahwa kamu telah selamat dari kejadian dua puluh tahun lalu"


"maaf, saat kejadian itu aku tidak tahu harus kemana lagi dan aku tidak pernah berpikir untuk menghubungi kamu"


"aku tak menyangka, bahwa kamu telah tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik terlebih lagi kamu dulu memang benar-benar sangat cerewet" ucap Leon.


"Kakak!" ucap Yuna dengan kesal.


Leon pun hanya tertawa ketika melihat tingkah kesal Yuna, Yuna sudah Leon anggap sebagai seorang adik.


Sejak dulu Yuna selalu dekat dengan Leon, kemana saja Leon pergi Yuna pasti akan selalu mengikutinya terkadang tingkah lakunya sama persis seperti adik kecilnya, andai saja dia masih hidup mungkin wajahnya akan cantik seperti Yuna.


Leon pun hanya menggelengkan kepalanya. "tidak, tidak ada apa-apa.


"apa kakak merindukan keluarga Kakak?" ucap Yuna.


"tidak sama sekali, jika aku merindukan mereka itu tidak akan mengubah apapun karena orang yang sudah mati tidak mungkin bisa hidup lagi" ucap Leon.


"Lalu bagaimana dengan pekerjaan kamu" ucap Leon melanjutkan pembicaraannya.


"pekerjaanku masih aman, mereka belum mencurigai diriku sama sekali" ucap Yuna.


"bagus, kita harus membuat perusahaan CAI hancur berantakan sampai tidak ada yang tersisa sedikitpun" ucap Leon.


"oh ya Yuna, aku akan kembali apa kamu mau ikut denganku" ucap Leon.


"aku disini saja menemani ibuku" ucap Yuna.


"aku juga disini saja Leon, aku ingin menemani Yuna" ucap Evelin.


"Baiklah, jika kalian membutuhkan bantuan kalian bisa menghubungiku" ucap Leon.

__ADS_1


mereka berdua pun hanya mengangguk. lalu Leon dan Stanley pun pergi.


"Wanita itu benar-benar sangat cantik" gumam Evelin.


"Evelin, apa kamu cemburu ketika Kak Leon pergi dengan wanita lain" ucap Yuna.


"hah? apa yang kamu bicarakan aku tidak mengerti apa maksud kamu" ucap Evelin


"jangan berpura-pura bodoh, aku sudah mengenal kamu sejak lama aku tahu kamu pasti sangat cemburu kan" ucap Yuna.


"asal kamu tahu, Kak Leon sudah Populer sejak dia masih kecil kamu tidak ingin kan laki-laki yang kamu cintai di rebut oleh wanita lain" ucap Yuna.


"apa dia populer sejak kecil?" ucap Evelin kaget, dirinya tidak menyangka bahwa Leon


"saat dia masih sekolah banyak anak perempuan yang sangat mengagumi dirinya, karena dia adalah Seorang murid yang sangat jenius dia selalu mendapatkan nilai sempurna di semua pelajaran. banyak wanita yang ingin sekali berkenalan dengannya tapi dia tidak menanggapinya sama sekali."


"setiap hari Kak Leon selalu saja di ganggu oleh anak-anak perempuan" ucap Yuna.


Yuna pun menceritakan masa lalu Leon, Evelin pun tidak menyangka bahwa Leon dari dulu memang sudah sangat populer dan juga jenius.


"pantas saja dia bisa membuat perusahaannya berkembang pesat" ucap Evelin.


"apa benar Perusahaan LZ adalah perusahaan milik Kak Leon?" ucap Yuna yang semakin penasaran.


"benar, Perusahaan LZ adalah perusahaan milik Leon nama LZ di ambil dari mendiang Kekasihnya." ucap Evelin.


"mendiang Kekasihnya? apa maksudmu, bukankah Kamu adalah pacarnya Kak Leon" ucap Yuna.


"bukan aku bukan pacarnya Leon, aku dan Leon hanya berpura-pura pacaran." ucap Evelin.


"hah apa maksudmu, bisakah kamu menjelaskan semuanya."


Evelin pun menjelaskan bahwa Leon dan dirinya sudah menikah tetapi kini mereka berdua telah bercerai, Saat Pernikahannya dulu Evelin menganggap bahwa Leon adalah pria yang tidak berguna. menikah bukan berdasarkan cinta membuat mereka berdua pun akhirnya bercerai. ketika Leon dan dirinya bercerai Evelin pun baru menyadari bahwa dia sangat mencintai Leon tetapi ketika dia mengungkapkan perasaannya Leon pun langsung menolaknya karena Leon masih mencintai mendiang Kekasihnya.


"Apa dia sangat mencintai mendiang Kekasihnya hingga dia tidak bisa melupakannya." ucap Yuna


"dia sangat mencintai Kekasihnya dia pun bercerita bahwa dia belum bisa melupakan Lizzy" ucap Evelin.


"Lizzy? jadi mendiang Kekasihnya Leon bernama Lizzy" ucap Yuna.


"Leon pun menceritakan bahwa Lizzy meninggal karena telah melindungi Leon, padahal Saat itu Leon dan Lizzy hampir saja menikah tapi dia harus merasa menyesal ketika Lizzy sudah merenggang nyawa Saat dia melindungi Leon dari peluru yang menyasar kepadanya.

__ADS_1


__ADS_2