Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
Episode 61 Leon mempermalukan Eron.


__ADS_3

Leon pun sudah duduk di Kursi VIP dia pun melihat sekelilingnya tanpa sengaja Leon pun melihat Eron bersama para anak buahnya.


"seperti yang aku duga dia datang dengan sendirinya." gumam Leon.


Semua orang yang mengikuti acara lelang pun duduk di tempat masing-masing Kini acara Lelang pun di mulai.


di luar Acara Lelang Anak buah Leon sudah bersiap-siap.


Pembawa acara pun mulai membuka acara lelang tersebut.


barang pertama adalah sebuah kalung harga awal di buka dengan harga tiga ratus juta. semua orang pun mulai menawarkan harganya.


"empat ratus juta" ucap salah satu orang yang mengikuti acara lelang.


"empat ratus lima puluh juta" ucap yang lainnya.


"empat ratus delapan puluh juta"


"lima ratus juta."


"enam ratus juta"


"tujuh ratus juta"


Satu persatu menawarkan harganya sementara itu Leon masih belum memberikan penawaran apapun.


hingga akhirnya Kalung pun terjual dengan harga delapan ratus juta.


Kini giliran barang yang di lelah adalah sebuah cincin berlian. harga pun di buka dengan harga satu miliar.


"dua miliar"


"tiga miliar.


"lima miliar"


"sepuluh miliar" ucap Eron. anak buah Eron pun kaget ketika Eron melakukan penawaran sepuluh miliar.


"Bos bukankah kita hanya mengincar gelang giok naga kenapa bos melakukan penawaran."


"Diamlah! aku harus mendapatkan cincin itu" ucap Eron.


"lima belas miliar" ucap Leon. Kini Semua orang pun menatap seseorang yang duduk di ruangan VIP.


"Siapa dia?" ucap Eron.


"aku tidak tahu tapi aku pikir dia orang kaya."


"Beraninya dia merebut barangku"


"delapan belas miliar" ucap Eron


"sembilan belas miliar." ucap Leon


"tiga puluh miliar" ucap Eron.


"tiga puluh lima miliar" ucap Leon.

__ADS_1


Leon pun terus memancing Eron agar terus melakukan penawarannya.


hingga akhirnya Cincin tersebut di dapatkan oleh Eron dengan harga tiga triliun.


Leon pun hanya bisa tersenyum ketika dia akhirnya bisa membuat Eron mengeluarkan uangnya.


Kini Eron tidak menyadari bahwa uang yang di gunakan untuk mendapatkan gelang giok naga sudah berkurang.


Eron dengan sombongnya memperlihatkan cincin berlian pada Leon. Leon pun hanya memandang Eron dengan tatapan yang menghina.


"Bos sepertinya dia ingin mati" ucap Xenia.


"tunggu saja sebentar lagi juga dia akan mati."


Kini acara pun sudah mencapai Final yaitu sebuah gelang giok naga.


Semua orang pun bersiap-siap untuk melakukan penawaran.


harga Gelang giok naga pun dimulai dengan harga dua puluh lima miliar.


"tiga puluh miliar


"lima puluh miliar.


"satu triliun."


"lima triliun."


"Sepuluh triliun" ucap Leon. Semua orang pun lagi-lagi menatap Leon mereka tidak tahu siapa orang yang duduk di kursi VIP tersebut.


"Enam triliun" ucap Eron.


"sepuluh triliun" ucap Eron.


Leon pun tidak melakukan penawaran lagi karena dia sangat yakin dia bisa mendapatkan gelang giok naga tersebut.


"Sepuluh triliun pertama, Sepuluh triliun ke dua dan sepuluh triliun ketiga."


akhirnya Eron pun mendapatkan gelang tersebut tapi ketika Eron akan membayar gelang tersebut kartunya tidak terdeteksi.


bahkan di dalam kartunya terdapat saldo kosong.


"Tuan silahkan anda membayar harga sepuluh triliun."


"sebentar"


"Tuan apakah Tuan tidak memiliki uang kalau Tuan tidak memiliki uang lebih baik Tuan jangan mengikuti acara lelang ini" ucap pembawa acara.


"Diam kamu!" ucap Eron dengan marah.


"ini baru permulaan Eron" ucap Leon.


Eron pun semakin bingung karena saldo di kartunya tidak cukup untuk membayar gelang giok naga yang seharga sepuluh triliun.


Semua orang pun terus menunggu Eron membayar Gelang giok naga tersebut.


"Cepat bayar apa kamu benar-benar tidak memiliki uang"

__ADS_1


"atau uang kamu habis gara-gara menawar barang sebelumnya."


"Jika ingin menghadiri acara lelang bawa uang yang banyak."


Satu persatu orang terus mencibir Eron. lalu Eron pun mencoba menghubungi seseorang untuk mengirimkan sejumlah uang ke rekeningnya.


tapi ketika Eron menghubungi orang tersebut, orang itu pun langsung marah kepada Eron. Orang itu adalah salah satu pimpinan dari Petinggi militer dia yang memberikan uang kepada Eron agar Eron bisa mendapatkan gelang giok naga.


tapi dengan bodohnya Eron malah membeli barang lelang yang bukan pilihan dari petinggi militer tersebut.


Eron pun mencoba memohon pada atasannya tetapi atasnya tidak bisa memberikan uang dengan jumlah sebanyak itu.


Saat Eron terus memohon kepada atasannya tiba-tiba Leon langsung turun bersama dengan Xenia.


"Tuan bisakah aku yang membayar Gelang giok naga itu." ucap Leon.


"aku akan membayar gelang giok naga itu tapi gelang itu harus diberikan padaku" ucap Leon.


"Maaf Tuan apa tuan memiliki uang padahal tadi Tuan selalu kalah dalam penawaran." ucap sang pembawa acara.


"Karena aku tidak berniat untuk mendapatkan barang itu" ucap Leon yang membuat Eron kaget.


"Jadi.....kamu sengaja menjebakku agar aku mengeluarkan uang yang banyak."


"apa maksudmu Tuan? aku tidak tahu apa yang kamu katakan bukankah kamu yang menginginkan barang tersebut kamu dengan sombongnya menawar barang tersebut dengan harga yang mahal." ucap Leon


"Jika kamu tidak mempunyai uang kenapa kamu masih melakukan penawaran pada gelang giok naga."


"Jangan membuat malu acara ini Tuan!" ucap Leon.


"Dasar brengsek" ucap Eron. ingin rasanya Eron memukul orang tersebut, Eron tidak menyadari bahwa orang yang berbicara dengannya adalah Leon. Leon menyamar menggunakan topeng hingga Eron pun tidak mengetahui sama sekali.


Leon pun kemudian mengeluarkan kartu hitamnya. "Tuan bisakah aku membayar dengan menggunakan ini"ucap Leon.


"Bi....Bisa Tuan" ucap pembawa acara tersebut dengan gugup.


"Kartu hitam naga, Siapa dia sebenarnya" gumam orang-orang yang mengikuti acara lelang tersebut.


"Siapa dia sebenarnya" gumam Eron yang semakin penasaran dengan orang yang memakai topeng tersebut.


Kini Leon pun melakukan pembayaran hingga akhirnya dia pun bisa mendapatkan gelang giok naga tersebut.


Saat Leon akan mengambil barangnya tiba-tiba anak buah Eron mencoba menyerang Leon dari belakang.


Eron menyuruh anak buahnya agar bisa menyerang Leon supaya dia bisa mendapatkan gelang giok naga walaupun harus dengan cara kekerasan.


Leon yang menyadari hal tersebut meminta Xenia untuk mengalahkan anak buah Eron.


"Sepertinya kamu ingin berbuat curang denganku" ucap Leon pada Eron.


"Kamu menyuruh anak buahmu agar dia menyerang diriku dari belakang supaya kamu bisa mendapatkan barang berharga ini. sepertinya kamu dari dulu seorang pengecut." ucap Leon.


"Seorang Pengecut? dari dulu?" ucap Eron.


"Siapa kamu sebenarnya?" ucap Eron kembali.


"Kamu tidak perlu tahu siapa saya tapi tunggu tanggal mainnya kamu akan mengetahui siapa aku sebenarnya dan apa hubungannya denganmu di masalalu" ucap Leon.

__ADS_1


"oh ya kamu harus berhati-hati sepertinya musuh sudah mulai menyerang markas milikmu" ucap Leon yang membuat Eron kaget dengan ucapannya.


__ADS_2