Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
EPISODE 49 Bibi Amanda


__ADS_3

"maaf aku tidak tahu bahwa kamu melakukan semua ini karena kamu ingin membantu bibi Aku telah salah paham denganmu"


"sudahlah jangan terlalu di pikirkan lagi pula aku sudah tahu sifat kamu, kamu adalah orang yang menjaga perasaan orang lain sedangkan aku adalah orang yang tidak tahu perasaan orang lain" ucap Leon


Leon dan Evelin pun kemudian masuk kembali ke dalam lalu Evelin pun mengupas apel untuk ibunya Yuna.


"Nak kalau di lihat-lihat kamu sangat mirip dengan seseorang" ucap ibunya Yuna pada Leon


"memangnya aku sangat mirip dengan siapa bi" ucap Leon.


"Kamu mirip dengan seseorang Tuan besar dan aku pernah bekerja di sana" ucap Ibunya Yuna.


"memangnya siapa Tuan besar itu dan apa hubungannya dengan wajahku" ucap Leon.


"kamu sangat mirip sekali dengan Tuan Andrian Willson Tuan besar dari keluarga Willson yang telah musnah dua puluh tahun yang lalu akibat peperangan sebelumnya aku dulu pernah bekerja di sana" ucap Ibunya Yuna.


Leon yang mendengar hal tersebut tak terasa meneteskan air matanya dia tidak menyangka bahwa dia akan bertemu dengan orang yang bekerja di rumahnya.


"kenapa Tuan menangis" ucap ibunya Yuna.


"Aku tidak menyangka bahwa masih ada orang yang ingat dengan keluargaku" ucap Leon.


"jadi.....?" ucap Ibunya Yuna terbata.


"aku adalah Putra dari Andrian Willson satu-satunya orang yang selamat dari peperangan tersebut" ucap Leon.


"jadi kamu Tuan muda Leon" ucap Ibunya Yuna.


Leon pun hanya mengangguk, lalu Ibunya Yuna pun menyuruh Leon untuk mendekatkan wajahnya.


"aku tak menyangka bisa bertemu dengan Tuan muda disini, bagaimana kabar Tuan muda apa Tuan muda baik-baik saja" ucap Ibunya Yuna.


"aku baik-baik saja Bi" ucap Leon yang sudah tidak bis mengenali siapa nama orang yang berada di depan matanya.

__ADS_1


"Tuan muda apa kamu masih ingat siapa saya" ucap Ibunya Yuna


"maaf Bi, aku tidak tahu siapa Bibi" ucap Leon.


"Bibi Amanda, apa kamu tahu nama itu?" ucap Ibunya Yuna.


"Bibi Amanda?" ucap Leon yang masih bingung.


"Tuan muda aku dulu yang selalu merawat Tuan muda dan Nona muda Renne, apa Tuan muda sudah bisa mengingatnya" ucap bibi Amanda.


Leon pun kemudian mengingat kembali kenangan dua puluh tahun lalu saat Keluarganya masih ada sebelum perang keluarga Willson memiliki seorang pelayan yang sangat setia dia adalah Amanda atau Leon biasanya memanggilnya bibi Amanda, Bibi Amanda adalah orang yang telah merawat Leon dan juga adik kandungnya. Leon sudah menganggap pelayanannya sebagai orang tuanya sendiri.


"Bibi Amanda......." ucap Leon meneteskan air mata.


"Tuan muda apa kamu sudah mengingat Bibi" ucap Bibi Amanda.


Leon pun tak kuasa menahan tangisnya kemudian dia pun langsung memeluk pelayan yang sudah dia anggap sebagai orang tuanya sendiri.


"Bibi, kemana bibi selama ini? kenapa bibi tidak datang ketika semua keluargaku mati, aku kira aku tidak punya siapa-siapa lagi" ucap Leon.


"tapi aku tidak pernah menyalahkan kamu Bibi, lagi pula ini bukanlah salah Bibi aku sudah tahu alasan bibi keluar dan tidak bekerja lagi di keluarga Willson karena bibi penyakitnya semakin parah tapi? kenapa Bi? kenapa bibi menyembunyikan penyakit bibi selama ini" ucap Leon.


"Andai saja waktu itu bibi menceritakan penyakitnya aku pasti akan meminta ayah untuk membiayai penyakit bibi dan bibi bisa sembuh tanpa harus menderita Sampai sekarang"


"Tuan muda maaf, aku tidak bermaksud untuk tidak menceritakan penyakit bibi tapi aku tidak ingin merepotkan Kalian keluarga Tuan muda sudah sangat baik pada Bibi terutama kamu Tuan muda, Tuan muda sudah menganggap bibi sebagai ibu Tuan muda itu sudah membuat bibi senang"


"Bibi aku masih punya satu pertanyaan?" ucap Leon.


"apa yang ingin Tuan muda tanyakan?" ucap bibi Amanda.


"Siapa Suami Bibi Sekarang bukankah Suami bibi itu adalah Paman **** lalu kenapa sekarang bukan paman **** apa Bibi sudah bercerai lalu di mana paman **** Sekarang?" ucap Leon.


"Paman ****.....dia sudah lama meninggal karena sebuah kecelakaan, karena kecelakaan itu aku semakin terpukul dengan kepergian suamiku dan akhirnya setelah sekian lama aku sendiri aku menikah dengan seseorang aku kira dia adalah orang yang bertanggung jawab tapi ternyata dia adalah suami yang jahat semua aset kekayaan Suamiku dulu di ambil semua oleh suamiku yang sekarang untuk berjudi bahkan sampai mempunyai hutang berlipat-lipat"

__ADS_1


"lalu di mana bajingan itu sekarang?" ucap Leon.


"apa yang Tuan muda maksud adalah Suamiku yang sekarang?" ucap Bibi Amanda.


"memangnya siapa lagi kalau bukan suami bibi yang sekarang, Seorang suami bajingan yang tidak bisa menjaga istri dan anaknya"


"aku tidak tahu di mana dia sekarang setelah aku masuk rumah sakit dia tidak pernah menunjukan batang hidungnya sampai sekarang" ucap Bibi Amanda.


"Berapa hutang Suami bajingan bibi itu" ucap Leon.


"aku kurang tahu yang aku dengar hutangnya Sampai lima ratus juta" ucap bibi Amanda.


"dia mempunyai hutang lima ratus juta untuk berjudi sedangkan anak bibi, Yuna mati-matian untuk membayar hutang judi bajingan itu apa dia tidak punya malu"


"katakan dengan siapa bajingan itu memiliki hutang biar aku yang bayar" ucap Leon.


"Tapi Tuan muda aku tidak ingin merepotkan Tuan muda" ucap Bibi Amanda.


"Bibi tidak merepotkan diriku sama sekali bibi layak mendapatkan semua ini Bibi sudah aku anggap sebagai ibuku sendiri, aku ingin bibi hidup dengan baik dan layak bersama anak bibi tanpa siksaan batin lagi pula aku sudah menganggap Yuna sebagai adik kandungku sendiri"


"aku tak menyangka bisa dia sudah menjadi wanita yang sangat cantik dia mirip sekali dengan bibi" ucap Leon.


"berati kamu sudah bertemu dengan Bibi" ucap bibi Amanda.


"aku dan Evelin tadi bertemu saat aku berkunjung ke rumah sakit tapi sekarang dia sudah kembali untuk bekerja"


"seorang anak perempuan yang dulu selalu menggangguku dan selalu menangis. Sekarang malah berubah menjadi wanita yang tangguh."


"lalu apa Yuna mengenali kamu Tuan muda?" ucap bibi Amanda.


"tidak, dia tidak mengenali diriku sama sekali dan lagi pula aku juga tidak mengenalinya aku baru ingat ketika sekarang bertemu dengan bibi"


"Tuan muda bisa Tuan muda ceritakan apa yang terjadi setelah Peperangan tersebut" ucap Bibi Amanda yang penasaran.

__ADS_1


Leon pun kemudian menghela nafas setelah kematian orang tuanya dan juga adiknya beserta seluruh keluarga Willson Leon di temukan seorang kakek tua dan kakek tersebut yang telah merawat Leon hingga Leon bisa menjadi anak yang mandiri.


__ADS_2