
"Queen siapa Pria itu dan kenapa dia memanggil kamu dengan sebutan 'bos' " ucap Ane
"oh dia adalah orang yang paling penting bagiku jika bukan karena dia aku mungkin sudah lama mati bagiku dia adalah penyelamat hidupku"
Kini mobil yang di tumpangi Leon dan Evelin pun sudah sampai di sebuah tempat yang sangat indah.
Leon pun keluar dari mobil dan mengajak Evelin menikmati indahnya Danau tersebut Evelin yang melihat pemandangan tersebut matanya langsung memancarkan kekaguman.
"Leon tempat ini sangatlah indah kamu dari mana tahu ada tempat seperti ini"ucap Evelin.
"dulu aku selalu datang ke sini saat aku ingin menenangkan diriku melihat semua ini aku menjadi sangat tenang walaupun aku masih memiliki banyak masalah tapi seakan semua masalah tersebut bisa teratasi."
Mereka Berdua pun menikmati indahnya Pemandangan di danau tersebut lampu-lampu saling berjejeran di pinggiran danau mereka berdua pun saling menatap satu sama lain Evelin berharap bahwa mereka selamanya akan seperti ini.
Evelin belum pernah melakukan semua ini saat dia dulu menjadi istri Leon dulu ketika dia bertemu dengan Leon dia pasti akan merasa sangat jijik tapi kenapa sekarang dirinya malah sangat kagum dengan Leon.
Evelin kembali menatap Leon dirinya benar-benar sudah jatuh cinta dengan Leon andai saja dulu dia tidak menceraikan Leon dia pasti akan terus bersama dengan Leon. ketika Evelin sedang melamun Leon pun memanggil dirinya hingga dia salah tingkah.
"Evelin bagaimana dengan Perusahaan Pearce apa Baron masih mengganggumu" ucap Leon.
"Perusahaan Pearce sekarang aman tidak ada masalah untuk Baron dia tidak menggangguku lagi mungkin dia sudah menyerah" ucap
"kamu jangan terlalu lengah mungkin dia sedang merencanakan sesuatu apakah kamu lupa dia adalah orang yang licik dengan berbagai cara."
__ADS_1
"benar apa yang kamu katakan aku akan selalu waspada terhadap dirinya lalu apa kamu sudah menemukan bukti bahwa Baron telah membunuh Kakekku"
"tenang saja aku sudah menemukan buktinya untuk masalah mengungkapkan kebenarannya kita tunggu saja di pesta ulang tahun nenekmu kamu tinggal ikuti saja instruksi dariku"
"aku tidak sabar ingin memasukan dia ke penjara karena dia telah membunuh Kakek dia benar-benar orang yang sangat jahat membunuh anggota keluarganya sendiri demi kepentingan Semata."
"Selain kamu harus waspada terhadap Baron kamu juga harus waspada terhadap ibunya Baron dia juga terlibat dalam Pembunuhan Kakekmu dan dia adalah dalang dibalik semua ini dia yang merencanakan untuk meracuni Kakekmu dan Baron juga membantu ibunya."
Evelin pun semakin geram mendengar pengakuan dari Leon dirinya tidak menyangka bahwa Kedua orang tersebut telah membunuh kakeknya.
Evelin pun ingin sekali mencabik-cabik Baron dan ibunya dia benar-benar orang-orang yang gila harta.
"Leon terimakasih karena kamu sudah membantuku selama ini aku tidak tahu harus berkata apa kamu selalu membantuku disaat ada masalah kamu juga membantuku menjadikan diriku sebagai CEO Perusahaan Pearce."
"Selain itu aku juga mengucapkan terimakasih karena kamu telah menolongku disaat aku dituduh melakukan penggelapan dana perusahaan"
Evelin masih mengingat ketika dirinya di tuduh melakukan penggelapan dana perusahaan dan dia pun tidak tahu harus berbuat apa supaya dia tidak terbukti bersalah walaupun dia selalu membela diri tapi semua keluarga Pearce menghinanya.
Saat itu Leon hanya memandang Evelin dengan wajah yang biasa saja lalu Leon pun menyuruh anak buahnya untuk menyelidiki siapa dalang dibalik semua ini dan akhirnya anak buah Leon pun akhirnya menemukan siapa pelakunya.
Setelah semuanya terbukti Evelin pun dinyatakan tak bersalah dia pun tidak tahu siapa orang yang telah membantu dirinya tapi dia akan menemukan siapa orang tersebut.
dan akhirnya Evelin pun mengetahui bahwa orang tersebut adalah Leon orang yang di anggap sebagai menantu pecundang membantu dirinya dalam mengatasi masalah seperti ini.
__ADS_1
Evelin pun heran siapa Leon sebenarnya dirinya memang sudah tahu bahwa Leon adalah Pemilik Perusahaan LZ tapi dia ingin mengetahui masalalu Leon.
"ada apa Evelin" ucap Leon.
"Leon bisakah kamu menceritakan masalalu kamu aku ingin tahu bagaimana masa kecilmu dulu" ucap Evelin.
"aku tidak bisa menceritakannya karena masalaluku tidak ada yang namanya kebahagiaan sebelum aku bertemu dengan Lizzy masalalu diriku seperti neraka"
"baiklah jika kamu tidak akan menceritakannya aku tidak memaksa" ucap Evelin.
Leon tidak ingin mengatakan tentang masalalu dirinya yang seperti neraka sejak kecil Leon tidak pernah mengetahui apa itu yang namanya kebahagiaan seluruh Keluarganya tewas akibat sebuah perang dua puluh tahun lalu dia harus kehilangan kedua orang tuanya dan adiknya dia pun benar-benar menjadi hancur hidupnya hingga suatu hari di bertemu dengan Kakek tua dan kakek tersebut mengajarkan dia bagaimana bertahan hidup di tengah perang sejak kecil Leon sudah di ajarkan bagaimana caranya untuk membunuh hingga akhirnya dia di pertemukan dengan Lizzy dan adiknya dan membuat dia pun berkeinginan untuk melindungi Wanita tersebut.
sama seperti Leon Lizzy adalah korban dari peperangan dua puluh tahun lalu Lizzy juga dilatih oleh Kakek tersebut. kemampuan bertarung Leon tidak usah di ragukan lagi bahkan diusianya yang baru menginjak usia tujuh belas tahun dia sudah menjadi Seorang Pembunuh berdarah dingin dan di usianya ke dua puluh tahun Leon sudah menjadi kapten pasukan khusus The Eagle.
dalam pertempuran Leon pun tidak pernah mengalami kekalahan sama sekali berapapun tugas yang diberikan dia akan menanganinya dengan mudah.
Leon pun sampai di juluki sebagai Eagle eye atau si mata elang karena kemampuan dalam bertarung yang sangat hebat dan dia juga sangat jeli dalam menyusun strategi selain itu dia juga hebat dalam tembakan jarak jauh atau seorang sniper.
disaat dia ingin hidup bahagia dengan kekasihnya dia harus rela kehilangan orang yang dicintainya lagi.
Evelin pun menatap Samar kepada Leon dia ingin mengetahui siapa Leon sebenarnya dia ingin mengetahui orang seperti apa Leon itu tapi siapapun Leon dia akan tetap mencintainya cukup sekali saja dia melakukan kesalahan.
Saat mereka berdua masih menjadi Suami istri Evelin tidak pernah menganggap Leon sebagai suaminya padahal Leon lah yang selalu menyiapkan makanan untuk dirinya bukan hanya itu saja Leon lah yang selalu memijat dirinya ketika dia sedang lelah.
__ADS_1
Evelin pun kembali mengingat kenangan-kenangan yang dilakukan pada saat mereka masih menjadi Suami istri mungkin banyak orang yang mengatakan bahwa Leon adalah suami pecundang begitu juga dengan dirinya tapi setelah bercerai dari Leon dia baru sadar bahwa Leon adalah Suami terbaik yang dimilikinya.