Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
Episode 67 Serangan Besar-besaran.


__ADS_3

Kini Leon dan Evelin pun sudah kembali ke dalam pesta tersebut Leon pun pamit untuk pulang begitu juga dengan Max dan juga Stanley.


Leon kemudian menghubungi Stefan. di dalam Mobil Leon menelfon Stefan.


[Halo Stefan.]


[ya Bos]


[Jalankan rencananya]


[Sesuai Perintah mu Bos].


Leon pun langsung menutup telfonnya.


"Pertunjukan besar akan segera di mulai."


Leon pun kemudian pergi menuju ke markas dia akan bersiap-siap untuk menunggu besok.


Sementara itu Stefan mulai meretas sistem jaringan keamanan militer. dia juga tak lupa mencuri semua data tersebut.


di tempat militer mereka tidak tahu kenapa Sistem keamanannya terganggu dan kenapa semua informasi bisa bocor begitu saja.


"Dasar brengsek siapa yang melakukan semua ini?"


"Cepat kembalikan semua datanya."


Mereka pun berusaha untuk mengembalikan semua data yang bocor tapi tetap saja tidak bisa.


"berapapun kalian mencoba untuk mengembalikan data yang bocor kalian tidak akan pernah bisa."


"tunggu saja kehancuran kalian" ucap Stefan dalam hati.


Setelah mencuri semua data tersebut Stefan pun langsung menjualnya di Black Market. Semua musuh dari pihak militer pun berbondong-bondong untuk membeli data informasi itu.


tak lupa juga Stefan menyebarkannya ke publik tentang kejahatan petinggi militer Berita itu pun menjadi sangat heboh.


Mereka yang dulunya memuji pihak militer karena telah mengalahkan para tentara bayaran malah berbalik menghina.


"ternyata mereka telah bekerja sama dengan para mafia bahkan mereka semua terlibat dalam hal ilegal."


"aku tak menyangka mereka juga telah membunuh anggotanya sendiri dan mereka menyuruh para tentara bayaran."


"sungguh biadab seharusnya mereka saja yang mati."


Semua komentar-komentar tentang kejahatan petinggi militer pun semakin banyak.


Kini Para petinggi militer kaget saat melihat berita tersebut. mereka benar-benar sangat marah.

__ADS_1


"Cari siapa orang yang telah menyebar berita ini kalau bisa bunuh dia dan bawa kesini." ucap Pimpinan militer.


"Yang kedua kita harus mengadakan konferensi pers untuk menarik simpati semua orang bahwa berita itu adalah hoax."


"Jadi kapan akan mengadakan konferensi pers."


"Besok kita akan melakukan konferensi pers."


di markas Leon dan yang lainnya sedang mempersiapkan semua senjata.


"Bos aku mendapat kabar besok para petinggi militer akan mengadakan konferensi Pers."


"mereka tidak akan bisa mengadakan konferensi pers terlebih lagi musuh akan berdatangan jadi mereka tidak memiliki waktu untuk melakukan semua itu." ucap Leon.


Keesokan harinya berita pun masih semakin heboh bahkan Evelin yang tidak peduli dengan berita tersebut menjadi semakin penasaran.


"mereka benar-benar brengsek seharusnya orang yang mendapatkan pujian adalah militer lain yang ini malah pihak petinggi militer yang jahat." gumam Evelin.


"apa jangan-jangan ini ada hubungannya dengan Leon. Jika Leon yang melakukan semua ini apakah dia akan di cap sebagai pengkhianat negara." gumam Evelin kembali


Leon pun kemudian bersiap-siap untuk menuju ke markas militer mereka akan melakukan serangan besar-besaran.


Saat Para pihak petinggi militer akan melakukan konferensi pers mereka di kejutkan dengan serangan tiba-tiba. ternyata itu adalah serangan dari tentara bayaran.


"Bos ada tentara bayaran yang mulai menyerang."


"Biarkan saja anggap saja mereka sedang pemanasan."


Tembak menembak pun tak bisa di hindari, banyak musuh yang berdatangan ke markas militer.


"Sial kenapa banyak sekali musuh."


"Kalian semua cepat keluar kalau tidak aku akan menghancurkan tempat ini" ucap Kapten tentara bayaran.


Semuanya pun keluar dari markas mereka dan mengeluarkan senjata masing-masing. Pertarungan pun akhirnya tak bisa di hindarkan.


Dor


Dor


Dor


Dor


Dor


Suara tembakan terus menggema di markas pihak petinggi militer bahkan tim the eagle yang di pimpin oleh Eron juga tak luput dari serangan musuh.

__ADS_1


Kini Leon dan yang lainnya Baru saja sampai mereka pun langsung menghujani peluru dari atas. dengan menggunakan helikopter Leon dan yang lainnya menembaki Semua pasukan khusus the eagle dan juga bawahan para petinggi militer.


Pihak petinggi militer pun sangat panik mereka tidak punya cara untuk menyelamatkan diri. Kini Leon terjun dari helikopter bersama dengan yang lainnya.


tak lupa juga Leon dan yang lainnya menggunakan sebuah topeng. topeng tersebut adalah topeng khusus yang hanya dimiliki oleh dunia bawah Black Dragon. Siapa pun yang melihat topeng tersebut semua orang pasti akan mengetahuinya.


Kini Leon dan yang lainnya berpencar dan mulai melakukan serangan tujuan mereka hanyalah membunuh para pihak dari petinggi militer dan juga Si pengkhianat Eron.


Dor


Dor


Dor


Dor


Leon terus melancarkan serangan tak peduli dirinya di kepung dia tetap melawan para musuhnya.


Sementara itu Max dan juga Zein juga sudah mulai mengalahkan para musuhnya. Begitu juga dengan dua kakak beradik yaitu Stefan dan juga Stanley.


Sementara itu Xenia dan Juga Queen menyusup ke markas Petinggi militer mereka mencari tahu dimana para pihak militer bersembunyi.


Eron yang mengetahui bahwa ada yang menyerang pasukan khusus the eagle pun tampak kaget dia pun menjadi kepikiran dengan omongan dari seseorang pada saat acara lelang.


"Siapa dia? kenapa dia tahu akan ada yang menyerang markas ini apa jangan-jangan ini semua ulah dia."


"tapi kenapa dia tahu namaku dan kenapa dia mengincar markas ini apa dia memiliki dendam masalalu denganku." gumam Eron yang semakin penasaran.


Eron tetap terbaring di rumah sakit karena kondisi kakinya yang benar-benar sangat parah. tembakan dari Leon benar-benar membuat Kakinya tidak bisa digerakkan lagi bahkan dia bisa saja mengalami kelumpuhan.


Kini Xenia dan juga Queen menemukan dimana letak para petinggi militer bersembunyi. mereka berdua pun tak lupa menghubungi Bosnya.


"Kita ke atas sekarang para bajingan sedang bersembunyi disana" ucap Leon.


"Baik Bos."


Mereka semua pun langsung bergerak ke atas untuk membunuh para bajingan. mereka pun mendapatkan serangan secara tiba-tiba sebuah peluru melintas tepat di depan kepalanya. tapi dengan sigap Leon bisa menghindarinya dia pun menyuruh Max untuk mencari tahu siapa orang tersebut.


"Bos kemungkinan orang yang menembak Bos adalah penembak jitu" ucap Max.


"Jika penembak jitu menembak ke arah sini berarti Jarak tembakannya adalah sembilan puluh derajat dan dia menembak dari gedung yang ada di atas sana."


"Max arahkan senjata kamu ke atas gedung di sebelah sana" ucap Leon.


"Baik Bos."


Max pun mengarahkan senjatanya ke atas dan benar saja ketika dia melihat ke atas dengan senjatanya dia pun melihat ada penembak jitu di atas sana.

__ADS_1


Leon pun kemudian memerintahkan Max untuk membunuhnya.


ketika penembak jitu akan menembak lagi Leon dan yang lainnya tapi tiba-tiba Sebuah Peluru melintas di kepalanya dan dia pun langsung mati.


__ADS_2