
Sementara itu Leon dan Xenia begitu juga dengan Cynthia yang hendak pergi dari restoran langsung di hentikan oleh William.
"berhenti di sana dasar pecundang"
"aku akan pergi atau tetap disini itu bukan urusanmu kenapa kamu malah menghentikan aku apa kamu ingin mentraktirku minum" ucap Leon
"aku belum selesai bicara denganmu pecundang aku ingin kamu segera jauhi Evelin karena dia akan menjadi milikku" ucap William.
"aku tidak peduli dia akan bersama denganmu atau tidak itu bukan urusanku lalu apa sekarang aku boleh pergi sekarang" Ucap Leon.
"kamu boleh pergi dari sini tapi untuk dua wanita itu Kalian berdua tidak boleh pergi" ucap William sambil menunjuk Xenia dan Cynthia.
"jadi kamu menyuruh mereka untuk tetap disini, bagaimana menurut kalian apa kalian akan tetap disini" ucap Leon.
Xenia pun mengetahui apa maksud Leon dia pun kemudian mengangguk menjalankan rencananya.
"baiklah aku akan tetap disini tapi kamu harus mentraktirku minum dan juga kamu harus memperbolehkan dia untuk tetap disini" ucap Xenia.
"baik aku setuju"
William pun berpikir bahwa dia pasti bisa menaklukkan Xenia tapi William sebenarnya telah terperangkap kedalam Jaring laba-laba milik Leon dan Xenia.
lalu Xenia pun memanggil Pelayan. "berikan aku anggur yang Paling mahal di restoran ini tenang saja dia yang akan membayar minuman itu" ucap Xenia.
mereka berpikir bahwa William telah merebut wanita Leon tapi sebenarnya Leon sengaja melakukan hal tersebut karena dia ingin memberikan pelajaran pada William.
"oh ya karena kamu kaya kenapa kamu tidak mentraktir mereka semua yang ada disini" ucap Xenia.
William pun berpikir apa yang dikatakan Xenia benar jika dia bisa mentraktir semuanya dia bisa sombong pada Leon dan Semuanya pun memujinya begitu juga dengan Xenia dia pasti akan memuji dirinya.
"baiklah Pelayan kesini sekarang kamu traktir semua orang yang ada disini termasuk pecundang itu aku ingin dia merasakan makanan yang enak" ucap William.
Semua orang pun berterimakasih pada William karena telah mentraktir dirinya Leon hanya bisa tersenyum ketika rencananya berjalan dengan lancar.
Kini anggur yang paling mahal pun telah sampai Xenia pun pura-pura tercengang melihatnya begitu juga dengan makanannya.
"terimakasih Tuan William telah mentraktir kami" ucap Leon.
"makanlah kamu belum pernah memakan makanan yang enak kan"
"jujur saja aku belum pernah makan seenak ini sekali lagi aku ucapkan terimakasih semoga hubungan kalian berdua dengan Evelin berjalan dengan lancar" ucap Leon menghina.
__ADS_1
Evelin pun seketika itu langsung geram ketika Leon mendoakan dirinya supaya bisa menjadi pasangan dengan William.
Kini Mereka semua pun makan dengan gembira begitu juga dengan Xenia dia meminum anggur dengan Senang karena dirinya sudah lama tidak meminum anggur yang mahal.
"bagaimana Nona apa anggurnya terasa sangat enak" ucap William.
"ini sangat enak sekali terimakasih karena telah mentraktirku minum" ucap Xenia.
"sama-sama Nona tapi setelah ini apa aku bisa meminta nomor nona jika kita ingin minum-minum lagi kamu bisa menghubungiku" ucap William.
"tunggu aku menghabiskan minuman ini dulu setelah itu kita membicarakan hal itu lalu apa kamu tidak ingin minum anggur ini anggur ini sangat enak"
"Baiklah aku ikut minum denganmu"ucap William.
William pun ikut menenggak Anggur tersebut dia pun langsung merasa pusing hanya dalam satu tegukan sementara itu Xenia masih saja kuat untuk meminumnya.
"Sialan wanita ini sangat kuat bahkan dia sudah meminum anggur ini lima gelas tapi dia tidak pingsan sama sekali"
"kenapa kamu diam apa kamu tidak bisa minum anggur"
William yang mendengar perkataan barusan langsung kembali menenggak minumannya sementara itu Leon yang melihatnya hanya bisa tersenyum karena William sedang di jebak oleh Xenia dan dirinya.
"tenang saja dia tidak akan terjadi apapun kamu tidak tahu bahwa dia adalah peminum yang hebat bahkan aku tidak bisa meremehkannya."
"apa kamu dan dia sudah kenal sejak lama" ucap Cynthia.
"aku dan dia memang kenal sejak lama jadi aku tahu apa yang ada di jalan pikirannya jika kita percaya aku yakin dia akan baik-baik saja."
Singkat Cerita Xenia dan William pun telah selesai minum dan semua orang yang di traktir makanannya oleh William juga sudah menyelesaikan makanannya lalu Pelayan pun datang menghampiri meja William dan memberikan tagihannya.
William yang melihat jumlah tagihannya pun langsung kaget.
"Satu miliar Pelayan apa kamu sedang bercanda harga semuanya adalah satu miliar." ucap William dengan kaget
"kenapa Tuan apa tuan tidak percaya anggur yang Tuan pesan adalah anggur Romanee conti 1990 harganya mencapai tiga ratus juta rupiah karena tuan memesan dua buah botol minuman semuanya jadi enam ratus juta di tambah lagi Tuan telah mentraktir makanan mereka semua yang totalnya adalah mencapai empat ratus juta jadi total semuanya adalah satu miliar Tuan mau bayar cash atau pakai kartu.
William pun kaget ketika melihat harga anggur tersebut mereka mengira bahwa harga anggur tersebut hanya berapa juta ternyata harga tersebut mencapai ratusan juta.
"Tuan kamu mau bayar pakai kartu atau Cash."
"pelayan kamu pasti berbohong kan harga anggur ini tidak mungkin mencapai ratusan juga begitu juga dengan makanannya."
__ADS_1
"apa yang kamu katakan Tuan apa kamu tidak mau membayarnya kamu sudah memesan minuman paling mahal disini di tambah lagi kamu juga memesan makanan yang mahal apa Tuan tidak bisa membayarnya"ucap pelayan tersebut.
Leon pun langsung terkekeh geli karena dia bisa membuat William malu.
Semua orang pun mendesak William untuk membayar makanan dan minuman mereka. "William bukankah kamu sudah berjanji akan membayar makanan kita semua sekarang kita sudah selesai makan sekarang giliran kamu yang bayar" ucap Leon.
"diam kamu dasar pecundang aku pasti akan membayar makanan dan minuman kalian"
"kami sedang menunggu kamu membayarnya tunggu apa lagi cepat bayar makanan ini"
William pun tidak tahu apakah ada uang di dalam kartunya dia pun dengan gemetar menyerahkan kartu tersebut dan akhirnya pembayaran pun berhasil tapi dia langsung tertunduk lemas karena saldo di kartunya telah habis.
lalu Pelayan itu pun langsung menghampiri Leon dan berkata. "bos hari ini kita untung besar"
William yang melihatnya pun langsung kaget dan menatap Leon.
"terimakasih Tuan William karena telah berbaik hati untuk makan dan minum disini"
"kamu..." ucap William dengan kaget.
"maaf Tuan Wiliam sebenarnya bos Leon adalah pemilik restoran ini dan aku mewakili bos Leon mengucapkan terimakasih karena sudah membuat Restoran ini mencapai keuntungan yang lumayan besar.
Evelin dan William pun kaget mereka tidak menyangka bahwa restoran tersebut adalah milik Leon, William pun menjadi geram bagaimana Pecundang ini bisa memiliki sebuah restoran.
"tidak tidak mungkin mana mungkin dia adalah pemilik restoran ini. Pelayan kamu pasti sedang bekerja sama dengan Pecundang itu kan" ucap William.
"apa yang kamu katakan buka matamu lebar-lebar dan lihatlah ini" ucap Pelayan tersebut.
William yang melihatnya pun kaget nama pemilik Restoran tersebut adalah Leon Wilson.
"bagaimana apa kamu sudah percaya."
"Leon jadi selama ini kamu menjebak diriku" ucap William.
"ya begitulah William bagaimana rasanya di tipu oleh seorang Pecundang apa itu memalukan."
William pun benar-benar sangat kesal dia sudah masuk ke dalam perangkap Leon dan Xenia pun kemudian menghampiri Leon. "bos rencana kita berhasil
lalu William pun bertanya pada Evelin. "Evelin demi hubungan kita apa kamu bisa meminjamkan diriku uang, sekarang aku tidak mempunyai uang sama sekali."
"kamu tadi sangat sombong sekali mentraktir mereka makan begitu sudah tahu harganya kamu menjadi ketakutan dan sekarang kamu bahkan tidak mempunyai uang sama sekali. William aku kira kamu bukan hanya sombong tetapi juga memalukan."
__ADS_1