Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
Episode 33 Teman lama


__ADS_3

"lalu kenapa kamu mau ke acara Reuni denganku" ucap Evelin.


"aku ke sana hanya ingin bekerjasama kebetulan Pemilik Hotel Grand Blue adalah orang yang aku kenal." ucap Leon


Kini mobil pun telah sampai di Hotel Grand Blue Leon dan Evelin pun turun dari mobil Evelin terlihat sangat cantik dengan balutan gaun berwarna biru menambahkan kesan kecantikan mereka pun berjalan dengan bergandeng tangan.


Evelin merasa sangat gugup karena dia baru pertama kali memegang tangan Leon karena selama pernikahannya Leon dan juga Evelin tidak pernah sama sekali bergandengan tangan Evelin pun merasakan tangan Leon.


"ternyata ini tangannya Leon aku merasa tangan Leon sangat kasar seolah-olah dia sudah melakukan hal apapun tapi juga sangat lembut" gumam Evelin.


"ada apa?" ucap Leon.


"hah tidak ada apa-apa?" ucap Evelin


Kini Leon dan Evelin pun sudah sampai di Hotel Grand Blue Leon dan Evelin pun kini masuk ke dalam hotel tersebut disana sudah banyak teman-teman Evelin.


Saat mereka berdua masuk semua mata pun teralihkan ke arah Evelin dan juga Leon Semua laki-laki pun menatap kecantikan dari Evelin dan Semua wanita juga melihat ketampanan Leon.


Walaupun Leon hanya memakai baju biasa tapi dia terlihat sangat tampan semua wanita pun sangat kagum dengan ketampanan Leon.


Salah satu wanita pun menghampiri Evelin dan juga Leon dia adalah anavy dia dulunya adalah teman sekelas Evelin tapi dia sangat iri dengan Evelin karena kecantikannya banyak orang yang menyatakan cintanya pada Evelin hingga Evelin di juluki sebagai bunga Sekolah.


"Evelin lama tak berjumpa bagaimana kabarmu" ucap Anavy basa-basi.


"kabarku baik-baik saja lalu bagaimana denganmu?" ucap Evelin.


"aku juga baik-baik saja sepertinya kamu sudah memiliki kekasih boleh perkenalkan siapa dia" ucap Anavy.


"dia adalah Leon pacarku" ucap Evelin yang membuat semuanya kaget.


banyak laki-laki yang iri dengan Leon karena telah mendapatkan Evelin semua laki-laki pun menatap Leon dengan tatapan tidak menyenangkan karena bagi mereka Leon tidak pantas untuk Evelin dia hanya bermodalkan tampan saja tapi mereka pun berpikir bahwa Leon adalah orang biasa.

__ADS_1


"Evelin apa selera kamu sudah berubah dulu kamu menyukai pria yang kaya sekarang kamu malah menyukai pria biasa"


"Pria kaya pun tidak akan pernah membuat kita bahagia makannya aku memilih dia walaupun dia hanya pria biasa tapi dia sangat baik"


"apakah dengan hanya baik bisa membelikan segalanya." ucap Anavy.


kini salah satu pria itu pun mendatangi Mereka bertiga dia adalah Andhika dia dulunya sangat menyukai Evelin tapi Evelin selalu menolak dirinya hingga dia pun sekarang berpacaran dengan Anavy.


Anavy yang melihat Andhika datang pun dirinya langsung berlari lalu memeluknya. "Sayang kamu sudah datang" ucap Anavy.


Andhika pun kemudian berpura-pura membalas pelukan dari Anavy lalu dia pun melihat Senyum manis dari Evelin tapi senyumannya bukan untuk dirinya melainkan untuk pria yang berada disampingnya.


"Siapa pria itu dan kenapa Evelin terlihat sangat bahagia ketika bersama dengannya" gumam Andhika.


lalu Andhika pun melepaskan pelukan Anavy lalu dia pun langsung menyapa Evelin.


"Evelin lama tak berjumpa" ucap Andhika.


"Evelin siapa pria di sampingmu itu" ucap Andhika.


"dia Leon pacarku" ucap Evelin


Andhika pun kemudian menjabat tangan Leon kemudian menekan tangannya tapi tangan Andhika lah yang merasa sangat kesakitan. Andhika ingin sekali lepas dari cengkraman Leon tapi dia tidak bisa.


"lepaskan tanganku dasar brengsek" gumam Andhika.


"brengsek lepaskan tanganku" Karena Leon melihat bahwa Andhika sangat kesakitan dia pun kemudian langsung melepaskan tangannya


"maaf aku terlalu bersemangat untuk menyapa teman Evelin apa kamu tidak apa-apa" ucap Leon berpura-pura.


Karena semuanya sudah berkumpul mereka pun kemudian langsung berpesta kini Andhika pun langsung memamerkan Jabatannya dan salah satu teman Andhika pun lantas memujinya.

__ADS_1


"Andhika aku dengar kamu sekarang bekerja sebagai direktur di salah satu Perusahaan ternama"


"aku baru saja di angkat menjadi direktur"


"aku tak menyangka bahwa teman sekelas kita ada yang menjadi direktur Anavy aku sangat iri denganmu ternyata kamu memiliki pacar direktur" ucap salah satu teman perempuan.


"memang benar pacarku adalah orang yang sangat hebat tidak seperti pacarnya Evelin palingan dia hanya pekerja biasa atau dia hanya seorang sopir" ucap Anavy mengejek Evelin. Evelin yang marah pun kemudian membalas perkataan dari Anavy.


"tak apa aku mempunyai pacar seorang sopir tapi dia lebih tulus mencintaiku dari pada kamu hanya ingin mendapatkan uangnya saja lihat saja ketika dia sudah tidak menjadi direktur lagi aku yakin kamu pasti akan mencari laki-laki yang kaya lagi."


"Evelin apa maksudmu apa kamu iri aku dan Andhika berpacaran sedangkan kamu berpacaran dengan Seorang Sopir" ucap Anavy.


"apa iri mana mungkin aku akan iri denganmu justru aku merasa sangat kasihan denganmu hanya karena kamu menginginkan uang kamu sampai rela menjual tubuhmu" ucap Evelin kemudian Leon pun tertawa.


"Sayang aku tak menyangka kamu bisa berkata seperti itu lihatlah wajahnya dia terlihat sangat marah" ucap Leon.


Evelin yang mendengar kata Sayang dari mulut Leon pun hatinya merasa sangat senang walaupun dia sudah tahu bahwa itu hanyalah pura-pura saja tapi dia tetap saja merasa sangat senang.


"Karena wanita sombong seperti dia memang pantas untuk di kasih pelajaran" ucap Evelin.


"kamu memang benar-benar wanita kesayanganku pantas saja kamu waktu sekolah banyak yang mengejar kamu ternyata kamu bukan hanya cantik tapi kamu juga sangat cerdas" ucap Leon.


Andhika yang melihat kemesraan antara Leon dan juga Evelin membuat hatinya sangat marah ingin sekali dia memukul wajah Leon Leon yang melihat bahwa Andhika sangat emosi pun kemudian dia mulai memanipulasi Anavy


"Adhika ada apa dengan wajahmu apa kamu merasa sangat iri aku bergandengan tangan dengan Evelin" ucap Leon.


"hah? apa yang kamu katakan aku tidak paham maksudmu" ucap Andhika.


"aku pernah dengar dulu waktu Evelin masih sekolah ada seorang laki-laki yang menyatakan cinta pada Evelin tapi Evelin lalu menolaknya keesokan harinya dia menyatakan cintanya lagi pada Evelin tapi lagi-lagi Evelin menolaknya Walaupun Evelin sudah di kasih Coklat dan sebuket bunga tapi Evelin langsung menolaknya."


"tapi sekarang dia telah berpacaran dengan wanita lain dia adalah teman sekelas dari Evelin aku tidak tahu namanya tapi dia sekarang berada di sini" ucap Leon.

__ADS_1


Evelin pun yakin bahwa Leon sedang membicarakan Andhika tapi dari mana dia tahu bahwa Leon mengetahui bahwa dia pernah menolak cinta dari Andhika.


__ADS_2