Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
EPISODE 59 Evan Yong Mati.


__ADS_3

Leon pun kini pergi ke kamarnya lalu dia pun mengambil handuknya dan menuju ke kamar mandi.


Sementara itu Evelin dan juga yang lainnya sedang bermain dengan Emilia.


Selesai mandi Leon pun bergegas ke Kamar kemudian dia pun mendapatkan sebuah telfon dari anak buahnya.


[Halo Bos]


[Halo Zein ada informasi apa?]


[Bos aku mendapatkan informasi bahwa Keluarga Yong mendapatkan sebuah bantuan dari pihak militer dia akan menyerang kediaman keluarga North]


[Biarkan saja mereka saling serang, Kita akan datang ke sana ketika keadaanya semakin kacau]


[baik bos]


Kini Mereka berdua pun menutup telfonnya.


"Akhirnya mereka mulai keluar juga dari sarangnya." gumam Leon


"kini Saatnya aku akan membuat kalian merasakan apa yang telah aku rasakan."


Sementara itu Tuan Yong sedang menghubungi pihak militer untuk membantunya membunuh para keluarga North.


Kini Leon pun keluar dari kamar dan menuju ke ruang tamu. Kini Leon pun langsung menghampiri mereka yang sedang bermain dengan Emilia.


"apa Emilia sangat nakal pada kalian?" ucap Leon.


"tidak kak, Emilia sangat lucu" ucap Yuna.


"baguslah kalau dia tidak nakal ataupun rewel." ucap Leon


"Emilia apa kamu senang dengan mereka?" ucap Leon.


Emilia pun tersenyum senang.


"Baguslah kalau kamu senang lalu bagaimana kalau kita pergi untuk membeli mainan" ucap Leon.


Emilia pun langsung mengangguk setuju.


"Baiklah ayo kita pergi" ucap Leon.


"oh ya Bi, Yuna aku titip rumah" ucap Leon.


"Leon aku juga akan pamit aku akan pulang ke rumah karena aku sudah lama tidak bertemu dengan orang tuaku" ucap Evelin.


"Baiklah"


Kini Leon pun sudah berada di dalam mobil dia pun pergi dengan Emilia.


Sementara itu Pihak Militer pun sudah sampai di kediaman keluarga Yong.


"Siapa yang harus kita bunuh"


"dia adalah Pemimpin Keluarga North aku dan dia sudah selisih sejak lama dan aku curiga bahwa kematian anakku ada hubungannya dengan dia" ucap Tuan Evan Yong.


"dari mana kamu yakin bahwa kematian anakmu ada hubungannya dengan dia?"


"Semenjak kematian Anakku keluarga North kembali berjaya dan aku sangat curiga dengan hal itu"


"Baiklah jika itu menurutmu seperti itu aku akan membantumu menghancurkan keluarga North."

__ADS_1


Leon kini sedang menikmati bermain dengan adik kecilnya dia tinggal menunggu saja informasi dari Zein.


Leon pun tidak lupa menghubungi beberapa anak buahnya untuk segera bersiap-siap menghancurkan pihak militer tersebut.


Kini Leon pun sangat puas bermain dengan adiknya begitu juga dengan Emilia. Leon pun kini kembali ke mansion lalu dia pun menyuruh anak buahnya untuk segera bersiap-siap.


Kini Max, Stanley, Stefan dan juga Xenia sudah menunggu Leon.


Leon kini baru sampai di mansion setelah membawa Emilia masuk Leon pun langsung bergegas Keluar.


"Kakak mau pergi ke mana" ucap Yuna yang dari tadi masih berada di ruang tamu.


"Kakak ada urusan sebentar apa kamu belum istirahat" ucap Leon.


Yuna pun hanya menggelengkan kepalanya.


"istirahatlah kamu butuh tenaga besok aku akan mengantarkan kamu untuk mendaftar kuliah."


"Baik Kak"


Leon pun kini pergi menuju ke markas Black Dragon.


Singkat Cerita Leon kini sudah sampai dia Markas Black Dragon. di sana anak buahnya sudah menunggunya.


"Baiklah saatnya kita pergi" ucap Leon.


Akhirnya mereka pun pergi ke kediaman keluarga North.


Zein pun mendapatkan telfon dari bosnya bahwa sekarang Bosnya sedang menuju ke kediaman keluarga North.


Singkat Cerita Leon pun sudah sampai di tempat tersebut dia pun langsung menghampiri mobil milik Zein.


"Zein bagaimana situasinya."


"Baguslah kita akan menonton terlebih dahulu lalu kita akan menyerang ketika mereka lengah."


"Baik Bos.


lalu Leon pun memberi perintah kepada Xenia untuk pergi ke tempat yang telah dia tentukan.


"Xenia kamu pergilah ketempat yang aku tentukan"


"Baik Bos."


"dan kamu juga Stefan dan juga Stanley pergilah ke tempat yang aku tentukan lalu jangan lupa dengan senjata kalian."


"Sementara itu kamu Max, kamu pergi untuk membantu keluarga North."


"Baik Bos" ucap mereka secara bersamaan.


Kini Anak buah Leon pun sudah pergi sementara itu Leon tinggal menonton pertarungan mereka.


Kini Pihak Militer pun sudah mulai menyerang dan Pihak Militer pun sudah menembaki Pelurunya ke kediaman keluarga North.


Karena keluarga North sudah mempersiapkan segalanya dia pun langsung menyerang Pihak Militer tersebut dan anak buah Evan Yong


"Sial ternyata mereka sudah tahu bahwa aku akan menyerang ke sini" ucap Evan Yong.


Sebelum Evan Yong dan Pihak militer menyerang ke kediaman Keluarga North, Zein pun sudah memberikan informasi pada Tuan North bahwa Evan Yong akan menyerang.


Kini anak buah Tuan North dan anak buah Evan Yong pun saling serang. tapi saat anak buah Evan Yong akan menyerang mereka tidak tahu bahwa ada Sebuah peluru yang melintas dan benar saja Anak buah Evan Yong pun seketika itu langsung tewas.

__ADS_1


Satu persatu anak buah Evan Yong tewas akibat sebuah peluru. siapa lagi kalau bukan duo kembar dan juga Xenia mereka sangat ahli dalam sniper.


Melihat hal tersebut pihak militer pun menjadi sangat kebingungan mereka tidak tahu siapa yang menyerangnya.


Sementara itu Max pun kini ikut membantu Keluarga North dia pun langsung menyerang Pihak militer.


Sementara itu Leon masih terus melihat pertarungan mereka.


"Bos bagaimana apa kita juga ikut menyerang."


"Saatnya kita bergerak."


Leon pun memanfaatkan situasi tersebut untuk ikut menyerang para pihak militer. satu persatu anak buah Evan dan Pihak militer pun akhirnya tumbang dan Evan Yong pun langsung di bunuh oleh Leon.


Sebelum kematiannya Evan pun baru mengetahui bahwa anaknya mati bukan gara-gara Tuan North melainkan Leon.


Saat Leon sedang membantu Keluarga North Leon pun melihat ada seseorang yang sedang melihat pertarungan tersebut dia adalah Evan Yong.


Leon pun langsung menghampiri dia.


"Sepertinya kamu sangat senang dengan pertarungan mereka." ucap Leon.


Evan Yong pun kaget ketika melihat ada Seseorang di depan matanya.


"Si Siapa kamu" ucap Evan dengan kaget.


"Orang yang akan membunuhmu" ucap Leon.


"Leon pun langsung mengarahkan pistolnya ke Evan Yong."


"Siapa kamu dan kenapa kamu ingin membunuhku" ucap Evan Yong.


"Kamu tidak perlu tahu siapa saya karena kamu akan segera mati."


Leon pun langsung menembak ke Arah Evan Yong tembakan pertama Leon sengaja meleset.


"Apa kamu tahu siapa yang membunuh William?" ucap Leon sambil tersenyum.


"Bukankah itu adalah North" ucap Evan Yong.


"hahaha sepertinya kamu salah sangka orang yang membunuhnya tepat di depan matamu." ucap Leon sambil tersenyum dan membuat Evan Yong langsung kaget.


"Jadi..... Kamu yang membunuh anakku selama ini."


"tepat sekali aku memanfaatkan Keluarga North agar kamu berpikir bahwa kematian anakmu ada hubungannya dengan keluarga tersebut. sejak kejadian Keluarga Yong membuat Keluarga North terpuruk aku pun langsung membantu Keluarga North seolah-olah aku ikut membantu Membalaskan dendam keluarga North."


"Kamu yang semakin geram pun akhirnya menyerang keluarga North ketika kamu berpikir bahwa Keluarga North yang membunuh anakmu."


"tapi semua itu salah aku lah yang membunuhnya aku menyuruh anak buahku untuk membunuh Anakmu seolah-olah dia terkena sebuah penyakit."


"Kenapa kamu membunuh anakku ada masalah apa dia denganmu" ucap Evan Yong.


"tentu saja aku memiliki masalah dengannya karena dia telah membuatku marah."


Sekarang giliranku untuk membunuh Kamu bukankah kamu akan senang bertemu dengan anakmu Tuan Evan.


Dor


Dor


Dor

__ADS_1


Leon pun langsung menembak Evan Yong sebanyak tiga kali dan dia pun langsung tewas di tempat.


__ADS_2