Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
Episode 62 Ancaman Leon.


__ADS_3

"Kamu tidak perlu tahu siapa saya tapi tunggu tanggal mainnya kamu akan mengetahui siapa aku sebenarnya dan apa hubungannya denganmu di masalalu" ucap Leon.


"oh ya kamu harus berhati-hati sepertinya musuh sudah mulai menyerang markas milikmu" ucap Leon yang membuat Eron kaget dengan ucapannya.


Saat Leon akan pergi ada beberapa kelompok yang menyerang Leon. ternyata kelompok tersebut adalah tentara bayaran yang menginginkan Gelang giok naga tersebut. Semua orang pun berlari ketakutan karena tentara bayaran tersebut membawa sebuah senjata.


"apa semua ini adalah anak buahmu" ucap Leon pada Eron.


Eron pun mencoba memanfaatkan hal tersebut.


"benar sekali mereka adalah anak buahku jika kamu ingin selamat lebih baik kamu serahkan gelang tersebut."


"Kalau aku tidak mau memberikan gelang ini apa yang kamu lakukan?."


"Kalau kamu tidak mau memberikan gelang itu, aku akan menyuruh mereka untuk menghancurkan kamu" ucap Eron.


"Kamu benar-benar menakutkan Tuan Eron." ucap Leon.


"lagi pula aku tidak akan memberikan gelang giok naga ini pada kamu!" ucap Leon.


"heh kalian, apa benar kalian Anak buahnya dia" ucap Leon kepada Tentara bayaran tersebut sambil menunjuk Eron.


"kami tidak kenal siapa dia. aku tidak ada hubungannya dengannya, kami hanya ingin mendapatkan gelang giok naga. Cepat serahkan gelang itu."


"Kalian semua benar-benar menginginkan gelang ini Jika kalian menginginkan gelang ini kamu harus membunuhku terlebih dahulu" ucap Leon.


"Dasar Brengsek, apa kamu sedang mengejek kami semua" ucap Salah satu dari tentara bayaran.


"Kelompok lemah seperti kalian mana mungkin bisa membunuhku" ucap Leon.


"Dasar Brengsek cepat serahkan gelang itu. pemimpin dari tentara bayaran pun menyuruh bawahannya untuk menyerang Leon. Leon pun langsung meladeni mereka semua.


Sementara itu Xenia hanya melihat Bosnya bertarung, dia tidak ingin menganggu bosnya. Kini Leon pun mengeluarkan belati miliknya dia pun langsung menyerang sekumpulan dari para tentara bayaran. dengan kecepatan tangannya dan kelincahan dalam menggunakan belati Leon berhasil menumpas kan para anggota dari Tentara bayaran tersebut.


para tentara bayaran yang diluar pun bisa di kalahkan oleh anak buah Leon.


"Sangat mudah sekali, kenapa kita tidak pernah bertarung yang serius" ucap Zein


"Kalian jangan lengah musuh masih bisa melawan kita" ucap Max.


"Stanley bagaimana dengan Bos" ucap Zein.

__ADS_1


Stanley yang melihat dari atas bagaimana pertarungan bosnya pun sangat kagum. dia sudah lama tidak melihat bosnya mengamuk.


"Bos benar-benar mengamuk" ucap Stanley lalu Stanley melihat sosok orang yang dia kenal dia adalah Eron.


"aku tidak menyangka Eron akan datang ke acara lelang ini" ucap Stanley.


"Apa Eron?" ucap Max dan Zein secara bersamaan.


"apa Bos sudah menghajar bajingan itu" ucap Max.


"Sepertinya Bos belum melakukan apapun" ucap Stanley.


Leon pun berhasil mengalahkan seluruh kelompok tentara bayaran yang menginginkan barang miliknya.


"Bukankah kalian ingin mendapatkan gelang ini kenapa kalian tidak bisa mengalahkan ku" ucap Leon memprovokasi pemimpin dari kelompok tentara bayaran tersebut.


Kini Pemimpin dari tentara bayaran pun sangat marah lalu dia pun langsung menyerang Leon. tapi Leon dengan mudahnya bisa membaca seluruh serangan dari Pemimpin tentara bayaran tersebut.


"Sepertinya kelompok tentara bayaran milikmu benar-benar sangat lemah." ucap Leon.


"dasar brengsek aku pasti akan membunuhmu" Pemimpin dari tentara bayaran tersebut pun kemudian langsung mengeluarkan pistolnya tapi Leon bisa mengatasinya.


Kini Pemimpin dari tentara bayaran itu pun langsung tergeletak bersimpuh darah. Eron yang melihat hal tersebut pun hanya bisa merasakan ketakutan.


"ada apa denganmu Tuan Eron" ucap Leon lalu melihat Eron yang tampak ketakutan.


"apa kamu tidak pernah membunuh seseorang bukankah kamu adalah pemimpin dari The Eagle" ucap Leon.


"Si....Si, Siapa kamu sebenarnya" ucap Eron yang tampak ketakutan.


"Orang yang akan mati tidak perlu tahu siapa aku" ucap Leon.


Leon pun kemudian mengarahkan pistolnya pada Eron lalu ketika dia akan menembak Eron Leon pun langsung menurunkan pistolnya.


"Kali ini aku akan melepaskan kamu, tapi bisakah kamu menyampaikan pesan pada pemimpin kamu. tolong sampaikan pesan ini pada mereka "Bersiaplah menunggu hari kematian kalian, dan jangan lupa persiapkan semua kekuatan kalian karena kami akan membunuh kalian semua" ucap Leon.


"tapi sebelum itu" Leon pun langsung menembak Kaki dari Eron.


"ini adalah peringatan jika kamu tidak menyampaikan pesan dariku aku akan membunuhmu dan berhati-hatilah untuk hari esok."


Leon pun meminta anak buah Eron untuk membawa bosnya, Leon tahu bahwa anak buah Eron hanya pura-pura pingsan karena dia tidak berani untuk melawan Leon.

__ADS_1


"Mau sampai kapan kamu tidur seperti itu" ucap Leon.


Anak Buah Eron pun langsung membuka matanya lalu dia pun langsung menggendong Eron.


dengan menahan rasa sakitnya Eron pun benar-benar sangat marah.


"awas saja kamu, aku akan mencari tahu siapa kamu dan aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri" gumam Eron dengan perasaan yang sangat marah.


Kini Eron pun telah pergi. lalu Leon dan Xenia pun langsung keluar dari acara lelang tersebut.


Sementara itu Mayat dari kelompok tentara bayaran tersebut langsung di bawa oleh para pihak kepolisian.


Mereka semua tidak tahu bahwa Orang yang membunuh para tentara bayaran tersebut adalah Leon.


Leon menyuruh anak buahnya agar menutupi seluruh beritanya. kini dia pun pergi menuju ke kediaman Samuel.


Sementara yang lainnya mengikuti dari belakang.


"Bos kenapa kamu melepaskan bajingan itu" ucap Xenia.


"aku hanya ingin bermain-main dengannya, lagi pula aku ingin membuat seluruh pihak petinggi militer marah."


"Seperti yang aku duga ternyata bos hanya memprovokasi Eron agar para petinggi militer bisa mengeluarkan wajah aslinya."


"Besok akan ada pertunjukan yang lebih menarik" ucap Leon.


Eron kini sudah sampai di markas Besar para petinggi militer pun menunggu kedatangan Eron.


"Eron bagaimana apa kamu sudah mendapatkan gelangnya" ucap Salah satu dari petinggi militer.


"maaf Tuan, Bos Eron mengalami pendarahan dia harus segera di larikan ke rumah sakit."


Eron pun dibawa ke rumah sakit militer. lalu setelah Eron sadar Petinggi militer langsung bertanya kepada Eron.


"Siapa yang melakukan semua ini" ucap Orang tersebut.


"aku tidak tahu siapa orang itu tapi dia tahu bahwa aku adalah pemimpin dari the Eagle dan dia juga menyampaikan pesan ini pada kalian."


Para petinggi militer itu pun langsung mendengarkan apa yang Eron katakan.


"brengsek siapa yang berani macam-macam dengan kami, Kita harus menemukan informasi tentang dia"

__ADS_1


Sementara itu Leon baru sampai di kediaman Samuel.


Leon pun langsung menyerahkan gelang tersebut dan Samuel pun mengucapkan terimakasih pada Leon dan yang lainnya.


__ADS_2