
"Saat dia sedang mengendarai motornya tiba-tiba motor tersebut kehilangan kendali dan menabrak sebuah mobil hingga Suamiku pun terpental dan dia pun kemudian meninggal di tempat" ucap bibi Amanda sambil meneteskan air matanya.
"Bi aku berjanji akan menjaga bibi dan aku pasti akan melindungi bibi dari Suami bibi yang jahat itu" ucap Leon
"Bi kenapa bibi bisa menikah dengan Bajingan yang telah menyakiti bibi dan juga yuna" ucap Leon.
"saat aku terpukul Akibat kematian suamiku tiba-tiba ada seorang laki-laki yang datang kepadaku dia menemani diriku disaat aku sedang merasa sangat sedih hingga kita pun saling jatuh cinta aku dan suami baruku akhirnya menikah, aku kira pernikahan tersebut bisa bahagia dan aku bisa melupakan mendiang suamiku dulu tapi ternyata tidak setalah pernikahan tersebut justru aku mendapatkan perlakuan kasar dari suami baruku aku selalu di hina dan di siksa olehnya" ucap Bibi Amanda sambil meneteskan air matanya.
hati Leon pun benar-benar sangat marah dia tidak menyangka bahwa bibi amanda yang dia anggap sebagai ibunya sendiri di siksa seperti itu ingin rasanya Leon membunuh orang tersebut.
Evelin yang melihat raut wajah Leon yang menakutkan pun akhirnya menenangkan Leon dia pun langsung memegang tangan Leon ketika Evelin memegang tangan Leon ternyata tangan Leon gemetar karena marah.
Leon pun kemudian mengontrol emosinya, Evelin tidak menyangka bahwa Leon akan benar-benar marah seperti ini berarti tak menyangka bahwa Ibunya Yuna sangat berarti bagi Leon.
Kini Leon pun merawat bibi Amanda bersama dengan Evelin lalu bibi Amanda pun bertanya di mana Yuna.
"Yuna sedang bekerja bi" ucap Leon.
"Bekerja memangnya dia bekerja di mana" ucap Bibi Amanda.
"dia bekerja di perusahaan CAI dan sekarang dia menjabat sebagai seorang Sekretaris" ucap Bibi Amanda.
"apa? dia bekerja di perusahaan CAI apakah lulusan sekolah menengah bisa menjadi Sekretaris di Perusahaan besar tersebut bukankah perusahaan tersebut hanya menerima Lulusan sarjana."
"mungkin Yuna beruntung bisa bekerja di perusahaan CAI atau karena Yuna sebelum jadi Sekretaris di perusahaan CAI dia bekerja di bagian lain karena dia sangat rajin mungkin Yuna diangkat oleh bosnya menjadi Sekretaris."
__ADS_1
terpaksa Leon mengatakan semua itu agar tidak membebani Bibi Amanda,dia tidak ingin bibi Amanda sedih ketika mengetahui bahwa putrinya menjadi laki-laki Simpanan Reno selaku pemilik perusahaan CAI.
"Bibi aku pergi keluar dulu untuk membeli makanan" ucap Leon kemudian Leon pun meninggalkan ruangan tersebut dan menuju ke bawah untuk membeli makanan.
Sementara itu di ruangan tersebut hanya tersisa Bibi Amanda dan juga Evelin.
"Maaf Nyonya sejak kapan kamu mempunyai hubungan dengan Tuan muda" ucap Bibi Ananda.
"aku sudah lama berpacaran dengan Leon bi" ucap Evelin.
"kamu sangat cantik dan juga sopan pantas saja Tuan muda sangat menyukai kamu" ucap Bibi Amanda.
"Terimakasih atas pujiannya bi, Bibi kalau boleh tahu bagaimana masa kecilnya Leon aku ingin tahu masa kecilnya."
"ya aku sangat penasaran dengan masa kecil Leon aku benar-benar ingin tahu" ucap Evelin.
"baiklah bibi akan menceritakan bagaimana masa kecil Tuan muda, dulu waktu kecil Tuan muda adalah anak yang sangat jenius dia adalah kebanggaan di keluarga Willson pada saat umur tiga tahun pun dia sudah menguasai bidang apapun."
"pada umur lima tahun dia sudah mengerti tentang perusahaan dia pun belajar Mengenai dasar-dasar Perusahaan pada saat masih umur lima tahun kejeniusannya pun membuat kedua orang tuanya sangat bangga tapi di balik semua itu Tuan muda tidak merasa senang, yang dia inginkan adalah kasih sayang dari orang tuanya pernah suatu ketika adiknya sedang sakit dia marah kepada kedua orang tuanya, dia ingin ayah dan ibunya menyempatkan waktu untuk menjaga adiknya. tapi apa yang dia dapatkan justru orang tuanya meminta Leon untuk menjaga adiknya.
"Tuan muda sejak kecil tidak pernah mendapatkan kasih sayang pun dari orang tuanya, saya yang melihat semua itu benar-benar merasa sangat sedih seorang anak kecil yang seharusnya bisa mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya tapi ternyata tidak, aku pernah mendengar bahwa Tuan muda pernah bercerita kepada Yuna bahwa dia benar-benar merasa sangat iri dengan Yuna karena Yuna bisa mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya mendengar hal tersebut saya pun benar-benar merasa sangat sedih dan aku pun berusaha untuk menjadi orang tua Tuan muda dan Nona muda."
Evelin yang mendengar hal tersebut pun ikut merasa sedih pantas saja waktu itu dia mengatakan bahwa hidupnya seperti neraka sejak kecil dia sudah benar-benar merasa sangat tersiksa tidak seperti dirinya walaupun ketika besar dia dimanfaatkan oleh orang tuanya tapi ketika dia kecil dia selalu mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya.
"Nona Evelin bisakah nona Evelin tidak menceritakan kepada Tuan muda aku takut Tuan muda akan mengingat kembali kenangan masa lalunya aku takut dia akan merasa sangat sedih" ucap Bibi Amanda.
__ADS_1
"tenang saja Bi aku tidak akan menceritakan kepada Leon tapi aku yakin Leon pasti sudah melupakan semuanya."
"Bibi, apa kamu tahu Leon sekarang sudah menjadi pemuda yang sangat sukses dia memiliki perusahaan besar dan dia memiliki banyak anak buah dan dia juga yang telah membiayai biaya operasi bibi" ucap Evelin.
Bibi Amanda menatap tak percaya bahwa Tuan muda Leon lah yang membantunya dia pun benar-benar berterimakasih pada Tuan mudanya.
Kini Leon pun kemudian telah kembali ke Ruangan tersebut sambil membawa makanan.
"Leon kamu sudah kembali" ucap Evelin sambil memegang tangan Leon.
Leon pun kaget kenapa Evelin bersikap manja seperti itu, "kamu kenapa ada yang aneh di wajahmu" ucap Leon.
"aneh? bukankah yang aneh itu kamu" ucap Evelin.
"memangnya aku aneh kenapa?" ucap Leon.
"kamu semakin tampan aku jadi semakin jatuh cinta denganmu"
Leon pun hanya tersenyum menanggapi perkataan dari Evelin sementara itu Evelin berjanji di dalam hatinya jika dia mendapatkan Leon dia pasti akan membuat Leon bahagia dia benar-benar merasa sangat sedih ketika mendengar bahwa Leon memiliki masa kecil yang seperti itu dia tidak pernah sekalipun mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya sejak kecil Leon harus menjadi sempurna di mata kedua orang tuanya.
Bibi Amanda yang melihat hal tersebut merasa sangat senang dulu ketika dia masih bekerja di kediaman keluarga Willson. Tuan mudanya sama sekali tidak pernah menunjukan ekspresi senyum dia benar-benar sangat dingin walaupun begitu dia sangat menyayangi adik-adiknya.
"Tuan muda aku ingin berterimakasih karena Tuan muda telah membayar biaya operasi saya, saya tidak tahu harus bagaimana caranya membalas Budi Tuan muda."
"Bibi bisakah bibi tidak memanggilku Tuan muda sekarang bibi tidak bekerja di keluarga Willson cukup panggil namaku saja dan untuk biaya operasi seharusnya bibi berterimakasih pada Evelin tanpa dia aku mungkin tidak bisa bertemu lagi dengan bibi
__ADS_1