
"maaf aku tidak bisa karena aku belum bisa membuka hatiku untuk Seorang perempuan jika aku menikah lagi dengan putrimu yang ada kamu hanya mengincar kekayaanku saja."
"aku ingin menikah dengan wanita yang benar-benar mencintaiku bukan seorang wanita yang hanya mengincar kekayaanku saja."
"Jika aku menikahi putrimu apakah dia siap hidup dalam Kemiskinan jika suatu saat nanti hidupku berubah Perusahaanku menjadi Bangkrut dan aku hidup miskin apa putrimu mau menikah denganku."
"aku siap dan aku mau menikah denganmu apapun kondisimu, Leon saat aku berpisah denganmu aku baru menyadari bahwa aku mencintaimu apalagi ketika kamu memutuskan kontak denganku."
"Waktu kita bertemu kembali di sebuah restoran kamu bersama dengan wanita lain dan itu membuatku cemburu tapi aku tidak ada hak untuk memarahi kamu karena aku sudah tidak ada hubungannya denganmu apalagi kamu memiliki seorang wanita yang kamu cintai di hatimu."
"asal kamu tahu aku selalu menangis sepanjang waktu kenapa aku bodoh melepaskan suami sebaik kamu."
"aku kira kamu membenciku ternyata kamu malah selalu membantuku kamu datang disaat aku sedang terluka kamu selalu membantuku ketika aku sedang membutuhkan pertolongan."
"Evelin aku sebenarnya mulai jatuh cinta denganmu saat kita sudah menikah cukup lama aku memiliki rasa terhadapmu. aku pada saat itu sudah mulai melupakan Lizzy dan aku mencoba untuk membuka hatiku padamu."
"pada saat itu aku ingin mengatakan bahwa aku mencintaimu tapi semua itu berakhir ketika aku dituduh melecehkan adikmu."
"apa kamu tahu pada saat aku masuk dalam hidupku aku merasakan hangatnya sebuah keluarga terlebih lagi aku pernah kehilangan orang yang aku cintai. pada saat itu aku sudah menganggap kalian sebagai keluarga sebab itu aku memutuskan untuk bekerjasama dengan perusahaan Pearce."
"terlebih lagi aku sudah menganggap adikmu sebagai adik kandungku sendiri karena dia sangat mirip sekali dengan adik kesayanganku.
"tapi kalian malah menunjukan sifat asli kalian setelah kematian Tuan Pearce kalian malah memperebutkan harta warisan Tuan Pearce."
"asal kalian tahu kenapa Tuan Pearce memerintahkan Evelin untuk menjadi CEO Perusahaan Pearce itu karena Tuan Pearce percaya dengan kemampuannya."
"pada saat aku bercerai dengan Evelin aku tetap memutuskan untuk bekerjasama dengan perusahaan Pearce dan aku yang meminta Evelin untuk tetap menjadikan Evelin menjadi seorang pemimpin karena jika aku tidak melakukan semua itu kalian pasti akan memperebutkan Kursi Pimpinan."
"Baron semua gerak-gerik kamu sudah aku pantau kamu menggelapkan dana perusahaan, membunuh Kakek kamu sendiri bahkan kamu hampir mencelakai Evelin."
"dan ternyata Evelin tidak hanya di ganggu oleh Baron adiknya pun juga mengganggunya."
"apa maksudmu?" ucap Adiknya Evelin.
"Jangan berpura-pura bodoh Nona. bukankah kamu dan Baron bekerjasama untuk menjebak Evelin agar Evelin dilecehkan oleh para preman."
"apa kamu ingat saat kalian berdua bertemu denganku di sebuah Cafe pada saat itu aku sudah tahu rencana kalian. pada saat itu kamu pura-pura pergi ke toilet tapi nyatanya kamu malah menghubungi para preman tersebut. pada saat kamu keluar dari toilet kamu kira Evelin akan celaka tapi yang ada preman suruhan kamu malah tergeletak di tanah."
kemudian ibunya pun menghampiri Lea dan langsung menamparnya.
__ADS_1
Plak.
Suara tamparan yang sangat keras Lea pun kaget ketika tiba-tiba ibunya menamparnya.
"Kamu menjebak Kakakmu apa kamu tidak pernah menyayangi kakak kamu sendiri."
"aku benar-benar iri dengan Kak Evelin dia selalu di cintai oleh Kakek. Kakek bahkan menyerahkan Perusahaan miliknya pada Kak Evelin."
"lalu apa kamu juga terlibat dalam pembunuhan Kakek."
"aku tidak tahu sama sekali bahwa kakek mati karena dibunuh aku hanya menginginkan Perusahaan Pearce dan aku juga tidak tahu tentang kematian Kakek."
"Pak polisi cepat bawa mereka ke polisi jika kamu ingin bukti yang kuat aku masih memilikinya."
"Baik Tuan Leon saya pasti membawa mereka ke kantor polisi."
akhirnya mereka berempat pun di giring ke kantor polisi. Pesta yang dikira bakalan mewah berubah menjadi pesta keributan. menantu yang dianggap sampah ternyata pemilik perusahaan LZ.
Kemudian Leon pun mulai memperkenalkan dirinya.
"Mohon maaf karena telah menganggu pesta ulang tahun Nyonya Pearce."
"apa kalian paham." ucap Leon.
"Paham Tuan Leon." ucap Mereka dengan ketakutan.
"Stanley dan kamu juga Max kamu awasi mereka jangan sampai mereka mencoba membocorkan identitas diriku."
"Baik Bos."
"Evelin bisa kita bicara empat mata." ucap Leon
lalu Leon pun mengajak Evelin untuk keluar dari tempat pesta tersebut.
"apa yang ingin kamu bicarakan."
"Setelah aku memenjarakan Keluarga kamu apa kamu membenciku"
"aku tidak membenci kamu sama sekali justru aku merasa sangat senang karena Pembunuh Kakek telah tertangkap."
__ADS_1
"Evelin besok aku akan pergi dari sini mungkin aku tidak tahu kapan aku akan kembali aku meminta bantuanmu agar kamu bisa menjaga Emilia."
"Leon memangnya kamu mau kemana? bisakah aku ikut denganmu" ucap Evelin."
"maaf Evelin kamu tidak bisa ikut karena ini menyangkut hidup dan mati seseorang"
"apa maksudmu?"kenapa kamu berkata seperti itu?. "
"baiklah aku akan mengatakannya, sebelum aku menikah denganmu dulu aku adalah seorang Kapten pasukan khusus The Eagle aku memiliki julukan Eagle eye. Pada saat misi terakhir aku harus kehilangan Lizzy dan juga rekan-rekan yang lainnya. karena itu aku ingin membalas perbuatan mereka."
"Jika aku tidak membalaskan kematiannya hidupku tidak akan pernah bisa tenang."
"jadi kamu dulu adalah seorang tentara pasukan khusus"
"benar sekali tapi aku di khianati oleh temanku dan juga dari pihak petinggi militer karena itu aku besok akan datang untuk membalas perbuatan mereka."
"tenang saja aku pasti akan kembali karena aku ingin kamu menungguku pulang dan pada saat itu aku akan menjawab perasaanmu padaku." ucap Leon.
"Baiklah aku pasti akan menunggumu tapi kamu harus berjanji untuk kembali dengan selamat dan aku siap untuk menunggu jawaban darimu."
"Terimakasih Evelin lalu bisakah aku memelukmu."
Evelin pun hanya mengangguk lalu Leon pun memeluk Evelin.
Kini Leon pun merasa sangat lega akhirnya dia bisa mengatakan semuanya.
Besok Leon akan pergi untuk berperang membalas semua perbuatan orang-orang yang telah mengkhianatinya.
Kini Leon dan Evelin pun sudah kembali ke dalam pesta tersebut Leon pun pamit untuk pulang begitu juga dengan Max dan juga Stanley.
Leon kemudian menghubungi Stefan. di dalam Mobil Leon menelfon Stefan.
[Halo Stefan.]
[ya Bos]
[Jalankan rencananya]
[Sesuai Perintah mu Bos]
__ADS_1