Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
Episode 50 Bertemu Tuan Stein.


__ADS_3

Leon pun kemudian menghela nafas setelah kematian orang tuanya dan juga adiknya beserta seluruh keluarga Willson Leon di temukan seorang kakek tua dan kakek tersebut yang telah merawat Leon hingga Leon bisa menjadi anak yang mandiri.


Saat Leon sedang melepas rindu dengan bibinya Leon pun kemudian mendapat sebuah panggilan telfon dari Stanley. Leon kemudian meminta izin untuk keluar dari ruangan tersebut. Kini Leon pun sudah berada di luar ruangan lalu dia pun menjawab panggilan telfon dari Stanley.


[Halo Stanley ada apa kamu menelfonku apa kamu sudah menemukan informasi di mana keluarga Stein berada?]


[bos aku sudah menemukan keberadaan keluarga Stein tapi kita harus merahasiakan ini agar tidak di ketahui oleh mafia black Tiger]


[baik, aku setuju denganmu tapi sebelum itu kita harus bertemu dengannya untuk membahas kerjasama ini]


[Stanley kamu sekarang jemput aku dan kita akan menemui Keluarga Stein]


[Baik Bos]


Kini Leon pun menutup telfonnya lalu dia pun berjalan keluar dari rumah sakit untuk menunggu Stanley. Leon lupa tidak berkata kepada Evelin bahwa dia akan pergi dari rumah sakit.


Sementara itu Evelin sedang berbincang dengan ibunya Yuna. "aku tidak menyangka ternyata bibi dulu bekerja di keluarga Willson"


"dan aku juga baru tahu ternyata Leon adalah Tuan muda Willson"


"Apa Nona baru tahu bahwa tuan muda adalah putra dari keluarga Willson"


Evelin pun hanya mengangguk lalu dia pun melanjutkan perkataannya. "iya aku baru tahu sekarang karena dia tidak pernah memberitahuku bahwa dia adalah putra dari keluarga Willson aku tidak tahu kenapa dia menyembunyikan hal penting ini kepadaku.


"mungkin Tuan muda tidak ingin mengingat kembali kenangan waktu bersama dengan orang tuanya dan juga adiknya makannya dia mengubur nama itu dalam-dalam."

__ADS_1


"bibi kamu dulu bekerja menjadi pelayan Leon kan lalu bagaimana masa kecil Leon" ucap Evelin.


"Apa Nona benar-benar penasaran dengan masalalu Tuan muda" ucap bibi Amanda.


Leon pun hanya mengangguk lalu berkata, "iya aku sangat penasaran?".


"baiklah aku akan ceritakan masalalu Tuan muda. Sejak kecil Tuan muda adalah anak yang paling cerdas dan kecerdasannya pun di atas rata-rata pada anak seumurannya, pada usia tiga sampai empat tahun dia sudah mahir dalam bidang apapun bahkan dia menjadi kebanggaan keluarganya. banyak teman-temannya yang menyanjungnya karena kecerdasannya tapi banyak juga yang membencinya."


"Tuan muda memang cerdas tapi dia memiliki kekurangan apa kamu ingin tahu apa kekurangannya" ucap Bibi Amanda.


"memangnya apa kekurangannya?" ucap Evelin penasaran.


"dia tidak pernah mendapatkan kasih sayang yang penuh dari ayah dan ibunya. Sejak kecil Leon sudah di anggap permata oleh ayah dan ibunya tapi mereka berdua hanya memanfaatkan Leon untuk kepentingannya bisnisnya walaupun begitu Leon tetap menyayangi kedua orang tuanya. Tapi dia pernah marah kepada kedua orang tuanya ketika adiknya sakit Tuan muda meminta ayah dan ibunya untuk tetap berada di sampingnya tapi Kedua orang tua itu tidak mau menjaga adiknya karena alasan sibuk pekerjaan."


"Tuan muda pun benar-benar marah lalu memaki kedua orang tuanya dia mengatakan apakah pekerjaan lebih penting dari anakmu yang sedang sakit. itulah kata yang di ucapkan oleh Tuan muda."


"dia hanya ingin menghabiskan waktu bersama dengan ayah dan ibunya lalu juga Adiknya"


"dia sebenarnya sangat iri dengan teman-temannya karena teman-temannya mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya tapi sekarang aku melihat Tuan muda seperti sudah berubah."


"dulu waktu kecil dia bersikap pendiam dan juga dia jarang tersenyum tapi sekarang saat dia denganmu aku baru melihat wajah yang begitu ceria."


Evelin yang mendengar semua itu langsung tersipu malu. Leon benar-benar memiliki wajah yang tampan bahkan senyuman pun membuat semua orang jatuh cinta dengannya termasuk dirinya.


tapi Evelin tak menyangka bahwa Leon yang di kira hidup menyenangkan di keluarga Willson ternyata memiliki masa lalu yang kelam. dirinya tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari ibunya lalu menganggap bibi Amanda sebagai ibunya. tidak seperti dirinya Evelin memang dari kecil mendapatkan kasih sayang dari ayah dan ibunya tapi setelah besar justru dirinya di manfaatkan untuk kepentingan bisnis mereka.

__ADS_1


Evelin pun baru kepikiran Leon dia tidak tahu di mana Leon sekarang lalu dia pun mencoba menghubungi Leon tapi telfon Leon tidak aktif sama sekali.


Kini Leon sudah berada di mobil bersama dengan Stanley di dalam mobil Leon melihat pergerakan saham Perusahaan CAI. mereka tidak tahu bahwa Saham CAI telah di hack oleh Leon dia bisa saja menghancurkannya tapi dia akan menghancurkannya secara perlahan-lahan dia ingin memancing Farel keluar Leon yakin mereka berdua memiliki hubungan dengan para petinggi militer dan juga masih memiliki hubungan dengan Evan Yong.


Kini Leon pun sudah Sampai di persembunyiannya keluarga Willson lalu dia pun keluar dari mobil bersama dengan Stanley lalu berjalan menuju rumah persembunyian keluarga Stein.


Leon pun kini mengetuk pintu dan seorang laki-laki yang berumur lima puluh tahun membuka pintu tersebut.


"Maaf Siapa Kalian" ucap Orang tua tersebut.


"Maaf apa benar ini kediaman keluarga Stein" ucap Leon.


Mereka mengira bahwa Leon adalah anak buah dari mafia black Tiger lalu dia pun menyuruh kerabatnya untuk keluar dan mengarahkan senjatanya Ke Leon dan juga Stanley.


"baru kali ini aku di ancam oleh seseorang" ucap Leon.


"Katakan siapa kamu apa kamu adalah anak buah dari Mafia black Tiger." Leon pun hanya tertawa ketika ada yang mengatakan bahwa dirinya adalah anak buah dari Mafia Black Tiger.


"Tuan Stein aku bukanlah anak buah dari Black Tiger dan aku tahu bahwa kamu memiliki dendam dengan Black Tiger dan juga kamu memiliki dendam dengan keluarga Brawijaya termasuk putra dari Brawijaya yaitu Reno yang telah menjebak keluarga kamu dan menjadikan kamu seperti sekarang ini" ucap Leon.


"Siapa kamu sebenarnya? lalu tujuan kamu datang kesini untuk apa? dan kenapa kamu bisa menemukan tempat persembunyian diriku?" ucap Tuan Stein.


"Sebelum aku menjawab pertanyaan Tuan Stein boleh kah aku masuk agar kita bisa berbicara dengan tenang." ucap Leon. Tuan Stein pun kemudian mempersilahkan Leon dan juga Stanley masuk ke dalam rumahnya.


Kini Leon dan Stanley pun sudah di persilahkan untuk duduk lalu Leon pun menjawab pertanyaan barusan.

__ADS_1


"untuk mengetahui siapa aku sebenernya kamu tidak perlu tahu lalu tujuanku Kesini adalah untuk membantu kamu membalas dendam pada mafia black Tiger dan juga putra dari keluarga Brawijaya." ucap Leon


__ADS_2