
Leon pun langsung menjatuhkan senjatanya dan dia pun langsung berteriak dan mengeluarkan air matanya.
dia akhirnya benar-benar bisa membalas dendam kematian Lizzy dan juga yang lainnya.
Setelah Leon membalas dendamnya dia pun langsung keluar dari markas pihak petinggi militer dan Tentara bayaran pun sudah mengambil barang-barang penting di markas petinggi militer tersebut.
Leon pun kemudian menyuruh anak buahnya untuk membakar markas tersebut.
Kini Leon pun sudah merasa lega akhirnya dia bisa membunuh mereka semua.
Leon dan yang lainnya kini Sudah pergi dengan menggunakan helikopter mereka akan melakukan pesta kemenangan di markas mereka.
tapi tiba-tiba mereka kaget ketika Leon tidak sadarkan diri dan mengeluarkan darah di Punggungnya.
"Bos" ucap mereka secara bersamaan.
mereka pun benar-benar sangat panik ketika melihat Bosnya tak sadarkan diri. Leon pun langsung di larikan ke rumah sakit.
Leon terus mengeluarkan banyak darah.
"Kenapa bos bisa terluka bukankah dia baik-baik saja."
"apa jangan-jangan dia terluka ketika kita berhadapan dengan musuh yang ada di lantai dua."
"aku tidak tahu? tapi kita harus cepat-cepat membawa Bos ke markas lalu kita hubungi Dokter Willy.
"Xenia kamu cepat hentikan pendarahan Bos. dan keluarkan pelurunya." ucap Max.
"Baiklah"
Xenia pun langsung melakukan operasi darurat di dalam helikopter dia mulai mengeluarkan pelurunya dan menghentikan pendarahannya.
Singkat Cerita Peluru pun berhasil di keluarkan dan Xenia akhirnya bisa menghentikan Pendarahannya.
"Bos kehilangan banyak darah mungkin dia butuh transfusi darah." ucap Xenia.
"memangnya golongan darah Bos apa?" ucap Max.
"aku tidak tahu lebih baik kita bawa ke markas Segera." ucap Xenia.
Kini mereka semua pun sudah sampai di markas dan Leon pun sudah di Baringkan di ruangan Khusus dan Max pun langsung menghubungi Dokter Willy.
mendengar hal tersebut Dokter Willy pun segera terbang menuju ke markas Besar Black Dragon.
"lalu apakah kita akan menghubungi Nona Evelin."
__ADS_1
"Jangan, aku tidak ingin dia merasa sedih ketika dia tahu bahwa orang yang dia cintai sedang tak sadarkan diri."
Kini Dokter Willy pun sudah sampai di Markas besar Black Dragon dan dia pun langsung menuju ke ruangan Leon di rawat.
"bagaimana keadaan Bos Leon" ucap Dokter Willy.
"dia belum sadarkan diri aku ingin tahu apa golongan darah Bos." ucap Max.
"aku dulu pernah memeriksanya golongan darah Bos Leon yaitu B apa disini ada yang sama dengan golongan darahnya." ucap Leon.
"Saya Dok golongan darah saya Sama dengan Bos kamu bisa mengambil darahku" ucap Zein.
"Zein apa kamu siap untuk transfusi darah." ucap Dokter Willy.
"Saya siap kapan pun asal saya bisa menyelamatkan Bos" ucap Zein.
Dokter Willy pun semakin kagum dengan anak buah Leon di saat Bosnya mengalami luka mereka tidak pernah meninggalkan Bosnya sama sekali justru mereka terus menunggu Bosnya sadar.
Kini mereka Zein pun melakukan transfusi darah mungkin ini adalah Balas Budi karena dulu Leon telah menyelamatkannya dari para pembunuh.
Zein sangat berterimakasih pada Leon pada saat itu bahkan dia akan melakukan apapun agar Leon bisa mencapai tujuannya. ketika Leon membutuhkan darah dia pun akan memberikan darah miliknya. ketika Leon membutuhkan pertolongan Zein pun akan datang dengan cepat.
Zein bukan hanya menganggap Leon Sebagai Bosnya dia juga telah menganggap Leon sebagai Saudaranya Sendiri.
Orang yang di maksud oleh Zein adalah Evelin. Zein sudah tahu bahwa Bos sudah menaruh hati pada wanita yang bernama Evelin dia bisa melihat ekspresi bos ketika sedang bersama dengan Evelin.
Walaupun dulu Zein pernah membenci Evelin Karena telah mengkhianati kepercayaan Bos tapi sekarang Zein akan melihat Bos kembali sadar dan menikah lagi dengan Wanita yang dia cintai selama ini.
Kini Transfusi darah pun berhasil mereka tinggal menunggu Leon sadar.
"Apa Bos akan sadar dengan Cepat" ucap Max.
"Bos Leon akan Sadar dalam waktu tiga hari dia butuh istirahat" ucap Dokter Willy.
"Baiklah jangan ganggu Bos lebih baik kita kembali."
Sementara itu Evelin terus saja menunggu kedatangan Leon dia ingin melihat Leon kembali dengan selamat. dia pun terus berdoa dan menunggunya dengan cemas.
"Leon, kenapa aku sangat khawatir denganmu kamu baik-baik saja kan." gumam Evelin
Ketika Bibi Amanda mengatakan dimana Leon pada Evelin. Evelin pun hanya menjawab bahwa Leon pergi ke luar kota untuk urusan bisnisnya.
dia tidak ingin bibinya khawatir dan juga dia tidak ingin Yuna dan Emilia khawatir apalagi mereka berdua adalah orang yang paling berharga bagi Leon.
__ADS_1
"Leon aku akan menunggu kamu dan aku akan mendengarkan jawaban dari perkataan ku" gumam Evelin.
"Leon aku sangat mencintaimu aku akan menunggu kedatangan kamu aku harap kamu bisa kembali dengan selamat.
Kini Sudah tiga hari dia belum mendapatkan kabar tentang Leon walaupun Leon sudah dia hubungi tapi tetap saja telfon Leon tidak aktif sama sekali.
"Leon dimana kamu sekarang?"
"aku sangat mengkhawatirkan kamu."
tiba-tiba Ponsel Evelin pun berbunyi dia pun langsung menerima panggilan tersebut ternyata dia menerima panggilan dari Xenia.
[Halo Nona Xenia ada apa?]
[Bos Ingin bertemu denganmu]
[dimana Leon sekarang]
[oh aku lupa kamu tidak tahu dimana markas kami baiklah aku akan mengirim seseorang untuk menjemput kamu]
Xenia pun kini menutup telfonnya tapi Evelin benar-benar sangat bingung dengan suara dari Xenia dia seperti sedang panik bahkan ketika dia memanggil nama Leon.
"apa yang terjadi dengan Leon kenapa aku merasa sangat cemas."
Kini orang yang menjemput Evelin pun telah datang dia pun langsung menyuruh Evelin untuk masuk kedalam mobil.
mobil pun kini melaju ke markas Besar Black Dragon.
"Tuan kita akan kemana" ucap Evelin.
"Kita akan pergi ke markas Black Dragon disana Bos Leon sedang dirawat."
"memangnya apa yang terjadi dengan Leon" ucap Evelin yang semakin penasaran.
"Bos tidak sadarkan diri mulai selama tiga hari ini dan ketika dia Sadar dia selalu memanggil namamu" ucap Orang tersebut.
"Apa? dia tidak sadarkan diri selama tiga hari, memangnya ada apa dengannya."
lalu Orang tersebut pun langsung bercerita apa yang terjadi dengan Bos Leon dia pun menceritakan ketika Bos terluka dan dirawat di markas besar hingga dia tak sadarkan diri.
mendengar hal tersebut Evelin pun benar-benar sangat cemas dia ingin melihat keadaan Leon. dia berharap Leon baik-baik saja.
tapi ketika dia sudah sampai di Markas Besar Black Dragon dia pun melihat Sebuah hiasan mewah yang membuat Evelin kaget.
"apa yang terjadi disini."
__ADS_1