Menantu Terbuang Yang Kaya

Menantu Terbuang Yang Kaya
Episode 57 Balas Dendam.


__ADS_3

Kini Farrel dan Reno pun telah di buat pingsan oleh Leon dan juga Stanley. lalu Leon pun menghubungi anak buahnya untuk membawa mereka berdua ke suatu tempat agar mereka berdua di eksekusi.


Kini Farrel dan Reno pun sudah di bawa oleh Anak buah Leon. lalu Leon pun tidak lupa menghubungi Tuan Stein dan juga Bara Stein. Leon meminta mereka berdua untuk datang ke lokasi yang telah dia tentukan.


Kini Mobil yang membawa Farrel dan juga Reno pun telah sampai di sebuah tempat yang sepi. lalu Farrel dan Reno pun di bawa masuk ke dalam sementara itu Tuan Stein dan Bara baru saja sampai di lokasi tersebut.


Kini Tuan Stein pun keluar dari mobil dan langsung menghampiri Leon begitu juga dengan Bara.


"Maaf Tuan Leon ada apa Tuan memanggil kami kesini" ucap Bara.


"aku ingin memberi kamu hadiah." ucap Leon.


"Hadiah? memangnya hadiah apa Tuan dan kenapa Tuan ingin memberiku hadiah" ucap Bara.


"Jika kamu ingin hadiahnya kamu bisa masuk ke dalam!" ucap Leon.


Kini Bara pun langsung masuk ke dalam dia pun melihat dua orang yang sedang di ikat kemudian wajahnya di tutupi oleh Karung.


"Tuan siapa mereka berdua." ucap Tuan Stein.


"Tuan Stein juga nanti akan tahu siapa dia."


Tuan Stein dan Bara pun bingung siapa dua pria yang sedang di ikat dan wajahnya di tutupi karung tersebut. dirinya tidak mengenalinya sama sekali tapi Tuan Leon mengatakan bahwa mereka berdua pasti mengenalnya.


Leon pun kemudian menyuruh anak buahnya untuk membuka karung yang berada di wajah mereka berdua ketika Tuan Stein dan Bara melihatnya mereka berdua pun langsung kaget.


"Ini hadiah dari saya Tuan Stein" ucap Leon.


"kalian Berdua mengenal mereka kan" ucap Leon pada Tuan Stein dan juga Bara.


Ketika melihat hal tersebut mata Bara pun seketika itu langsung marah dia ingin sekali membunuh dua bajingan tersebut tapi Leon langsung menghentikannya.


"Jangan terlalu terbawa emosi Tuan Bara."


"Kita bangunkan saja mereka lalu setelah mereka berdua melihat wajahmu aku yakin mereka pasti akan panik" ucap Leon.


"lalu kamu bisa menyiksa mereka mau kamu bunuh atau tidak itu urusanmu" ucap Leon.


Leon pun kemudian menyuruh anak buahnya untuk membangunkan mereka berdua dengan cara menyiramkan air ke tubuh mereka.


Akhirnya mereka berdua pun terbangun dengan keadaan tangan yang sudah diikat.


"Apa kalian sudah bangun?" ucap Leon.


mereka berdua pun kaget ketika tangannya di ikat lalu Farrel dan Reno pun mencoba untuk melepas tali ikatannya dengan paksa.


"brengsek, cepat lepaskan kami" ucap Farrel.


"Jangan marah begitu, aku ada hadiah untukmu" ucap Leon.

__ADS_1


"Hadiah? apa maksudmu tanganku diikat begini kamu ingin memberiku hadiah apa kamu sedang bercanda!." ucap Reno.


"Aku tidak bercanda sama sekali dan kamu pasti akan kaget dengan hadiahnya." ucap Leon.


"Baiklah kalau kamu tidak sabar aku akan memberikannya."


Leon pun kemudian meminta Bara dan Tuan Stein untuk membuka topengnya. sebelum Farrel dan Reno di bangunkan Leon meminta Tuan Stein dan Bara untuk menggunakan topeng.


Kini Tujuan Stein dan juga Bara akhirnya membuka topengnya dan ketika Mereka berdua membuka topeng tersebut Farrel dan Reno pun langsung kaget seakan tidak percaya apa yang ada di hadapan mereka.


"Kalian......" ucap Mereka berdua.


"lama tak berjumpa Reno dan Farrel" ucap Bara.


Farrel dan Reno pun tampak kaget melihat wajah Bara dia tidak tahu kenapa Bara berada di depan matanya dia seharusnya berada di Penjara.


"Kenapa dengan wajah kalian , apa kalian kaget melihatku" ucap Bara.


"Jangan terlalu tegang begitu aku disini hanya ingin bermain-main dengan kalian" ucap Bara.


lalu Bara pun mengambil sebuah pemukul dan dia pun langsung mengarahkannya pada Farrel dan juga Reno.


"Bara apa yang kamu lakukan!" ucap mereka berdua.


"Bukankah aku sudah bilang, aku akan bermain-main dengan kalian apa kalian masih tidak mengerti." ucap Bara.


"Bara jangan lakukan itu, jika kamu membunuhku kami kamu tidak akan selamat" ucap Reno.


"iya Bara, jangan lakukan itu" ucap Reno.


"Hahaha, tapi aku tidak percaya sama sekali aku disini hanya ingin bermain-main dengan kalian"


"aku akan membalaskan dendam keluargaku, aku akan membuat kalian menderita dan aku akan membuat kalian tidak bisa bergerak lagi dan itulah sebuah permainan dariku!" ucap Bara sambil tersenyum seperti iblis.


Bara pun langsung mendekati Reno dan dia pun langsung memukul badannya dengan sebuah tongkat baseball.


Arghh


Arghh


Arghh


Reno pun terus menerus menjerit kesakitan sementara itu Farrel yang melihat hal tersebut sangat ketakutan.


"Keluarkan suara kamu yang sedang kesakitan, Reno aku suka dengan suaramu" ucap Bara sambil tertawa.


"ini untuk ibuku" ucap Bara.


"Arghh" teriak Reno.

__ADS_1


"ini untuk Kakakku." lagi dan lagi Reno menjerit kesakitan.


dan terakhir ini untuk adikku" ucap Bara lalu dia pun memukul kepalanya dengan tongkat baseball dengan sangat keras.


Bara benar-benar sangat puas karena bisa membalaskan dendam kematian keluarganya dan sekarang giliran Farrel.


"Bara jangan lakukan itu aku disuruh oleh Reno, Bara maafkan aku" ucap Farrel dengan ekspresi ketakutan di wajahnya."


"aku tidak peduli kamu di suruh atau tidak aku hanya ingin membalas perbuatan kalian."


Bara pun kemudian langsung menyiksa Farrel dan Farrel pun menjerit kesakitan. Bara terus memukuli Farrel dia tidak berhenti sampai Farrel benar-benar tak berdaya.


"Farrel bukankah kamu orang yang sangat sombong lalu dimana kesombongan kamu sekarang." ucap Bara sambil tertawa.


Farrel pun tidak bisa berkata apa-apa lagi dia hanya bisa menjerit kesakitan.


"Heh cepat apa ada hal yang ingin kamu katakan sebelum mati!" ucap Bara.


Farrel pun tidak bisa berbicara lagi.


"Jadi kamu tidak ada kata-kata terakhir, baiklah aku akan mengakhiri semuanya"


Bara pun kemudian langsung membunuh Farrel. dia akhirnya bisa membalaskan dendamnya setelah dia bisa membalaskan dendamnya Bara pun langsung menangis.


"ibu, KaKak, adik dan semua anggota keluarga Stein aku sudah membalaskan dendam kalian dan kalian bisa tenang di sana."


"Kerja bagus." ucap Leon.


Leon pun hanya tersenyum ketika Bara berhasil membalaskan dendam kepada Reno dan juga Farrel.


lalu Leon pun mendekati Bara.


"Kamu sudah membalaskan dendam kepada mereka berdua dan aku yakin Keluargamu pasti akan merasa sangat senang." ucap Leon.


"Tuan Leon aku berterimakasih karena kamu telah membantuku membalaskan dendam kepada mereka berdua akhirnya aku merasa puas."


"Lalu apa yang harus kamu lakukan sekarang" ucap Leon.


"Mungkin aku dan ayahku akan pergi jauh dari sini aku takut keluarga Reno akan datang untuk membalas dendam."


"kamu Tenang saja mereka telah musnah, tidak ada keluarga Reno di dunia ini."


"aku telah merebut Perusahaan milik Reno dan aku ingin kamu mengelolanya." ucap Leon.


Bara pun kaget ketika mendengar hal tersebut dia tidak menyangka Bahwa Tuan Leon akan memberi dia perusahaan.


"tapi Tuan"


"tidak ada tapi-tapian kamu memang pantas mendapatkannya."

__ADS_1


Bara pun kemudian berterimakasih pada Leon.


"Terimakasih Tuan Leon.


__ADS_2