
Lohh kok Dira berhenti. disini ini kan bukan arah kerumah Dia. Batin Brayen yang heran melihat Dira berhenti didekat sebuah Rumah sakit
Brayen yang semakin penasaran mengikuti Dira dan Dira masuk ke rumah sakit.
Dira ngapain kerumah sakit apa dia lagi sakit? Batin brayen yang semakin penasaran
Brayen mengikuti Dira melewati lorong rumah sakit dan tiba di kamar mamah Dira Brayen yang melihat Dira segera melihat dari balik jendela.Betapa terkejutnya Brayen melihat mamah Dira sedang di rawat.
" mahh bangun yuuu mamah kan belum makan " Dira mulai mambangunkan mamahnya karna tadi mamahnya hanya ingin istirahat sebentar Dira memegang tangan mamahnya yang sudah seperti tidak bisanya.
Segera Dira pun memanggil Dokter, Dokter yang menangani mamah Dira pun datang dan menghampiri mamah Dira.
" mba Dira bisa menunggu di luar dulu mba " ucap sang suster
" baik lah"
10 menit Dira menunggu Dira dan Brayen pun menghampiri Dira tak tega melihat Dira yang terus saja menangis di kursi tunggu.
" Dira " Brayen mengejutkan Dira
__ADS_1
" Ray kamu kok bisa tau aku disini " Melihat kedatangan Brayen Dira cepat cepat menghampus air matanya
" aku ngikutin kamu Dir, kamu nangis aja gpp Dir " Brayen menyenderkan Dira dibahunya
Dokter pun keluar Dira langsung menanyakan kondisi mamahnya
" Gimana Dok mamah saya ngga apa apa kan dok " ucap Dira yang mulai khawatir
sang Dokter hanya menundukan kepalanya karna tak kuat mengatakan kepada Dira.
" Dok gimana keadaan mamah Dira? "
" maksud Dokter apa? ngga mungkin..ngga mamah ngga akan tinggalin aku..ngga aku ngga percaya "
Dira segera masuk kekamar mamahnya dan Dira terkejut melihat mamahnya yang sudah tidak ada alat lagi dipasang.
Seketika tangis Dira pun semakin jadi
" Ray ma..mamah aku Rayyy hiks...hiks..ini ngga mungkin hikss.... mahh bangun mahh Dira ngga siap kalo harus sendiri mahhh"
__ADS_1
Brayen pun mengangkat tubuh Dira untuk berdiri
" Dira ikhlasin mamah kamu yaaa Dir " ucap Brayen yang tak tega melihat Dira begitu terpukul kepergian mamahnya begitu sangat menyakitkan.
" Dir kita siapin untuk pemakaman mamah kamu yaaa " yang dijawab anggukan kepala Dira
🐾🐾🐾
Disisi lain ternyata Wiliam sudah mengetahui mamah Dira sudah tidak ada.Wiliam menyuruh orang susruhannya untuk mengikuti Dira pergi.Setelah Wiliam tau ia bergegas kerumah sakit.Wiliam melihat Dira yang sangat pucat,matanya sembab Wiliam melihat disamping Dira sudah ada Brayen.Wiliam menghampiri Dira.
" Dira " ucap Wiliam yang mengejutkan Dira
" Wil kamu..." ucap Dira yang terkejut dengan kehadiran Wiliam.
" kamu ikhlasin mamah kamu yaa, jangan nangis lagi mamah kamu udah bahagia dia udah nggga ngerasain sakitnya lagi.Kamu jangan nangis mamah kamu pasti sedih melihat anak nya bersedih " ucap Wiliam
Setelah mengerus semuanya mamah Dira segera di makam kan Dira yang tak kuasa melihat mamahnya segera dikuburkan pun menangis hingga pingsan Wiliam yang melihat Dira pun segera menangkap tubuh Dira dan menggendongnya menjauhi upacara pemakaman.
Sementara Brayen hanya melihat punggung Wiliam yang mulai menjauh.Bryaen masih bertanya tanya siapa pria yang menggendong Dira.
__ADS_1
Dira pun dibawa ke mobil Wiliam membaringkan Dira di mobil.Tak lama Dira pun sadar Wiliam yang melihat Dira begitu berantakan wajahnya pucat dan mata sembab nya Dira.Karna Dira tidak berhenti menangis.