Mencintai Gadis Culun

Mencintai Gadis Culun
Ep 28


__ADS_3

Wiliam menatap Dira dengan rasa kagum, William tak menyangka ternyata ada seseorang yang lebih terpuruk darinya. Bahkan William masih bisa memakan makanan enak beli barang barang yang ia mau sedangkan Dira ia harus bekerja membantu orang tua nya yang sekarang sudah tidak ada.


" kita mau kemana? " tanya Dira dengan mata sembab


" aku akan menghibur mu "


" aku nanya kita mau kemana? "


" kamu maunya kemana? " tanya Wiliam balik bukannya menjawab pertanyaan Dira ia justru melemparkan pertanyaan balik .


" aku ikut kamu aja "


William pun melajukan mobilnya dengan kecepatan dibawah rata rata.


Bodygurd yang sedari tadi mengikuti William tanpa sepengetahuan William, tertegun melihat William memperlakukan Dira sangat lembut. Bahkan William tidak pernah melakukan hal seperti itu, didapan bibi dan pamannya saja ia sangat dingin. Karna William tau bibinya hanya menginginkan hartanya saja.


Tak lama William sampai di sebuah mall, William turun dan membukakan pintu mobil. Bodygurdnya hanya geleleng geleng kepala melihat tingkah tuan mudanya yang sangat hangat. Bagaimana bisa? itu lah yang timbul dipikiran para bodygurd bayangan.


William menggandeng tangan Dira dan menelusuri semua yang ada di mall tersebut. Dira yang sedari tadi menunduk karna tatapan orang pengunjung mall membuat ia segan menaikan kepalanya. William yang mengetahui hal tersebut memberikan tatapan elangnya kepada pengunjung mall.


" heyy kamu mau makan apa hemm? atau kita mau belanja dulu? " tanya William


" aku ikut kamu aja "


" yaudah kita makan dulu yaa "


William pun dengan setianya menggandeng tangan Dira menunu cafe.

__ADS_1


Setelah memesan makanan Dira mulai memakan makanannya William sesekali melirik Dira. Tanpa mereka sadarai ada sepasang mata yang mengamati.


" Udah kenyang? atau mau pesan lagi? " tanya William


" ngga udah cukup "


* *


Lain tempat lain cerita Brayen dengan rasa amarahnya yang sudah menggebu gebu. Melihat foto foto Dira dan William. Ntah mengapa Brayen tidak suka bila Dira dekat dengan William.


" permisi tuan " ucap salah satu suruan Brayen


" hmm "


" informasi yang saya dapatkan ternyata tuan William adalah pewaris tunggal perusahaan Wijaya group yangbsudah berdiri lama. Semenjak meninggalnya ayah dan ibu dari tuan William ia menjadi hidup menyendiri, dan baru baru ini ada kabar bahwa tuan William sedang dekat dengan seorang gadis yang berkuluiah ditempat yang sama dengan tuan William. Bahkan tuan William rela pindah dari kelas yang seharusnya ia belajar dikelasnya menjadi tidak tuan " ucap panjang lebar salah satu orang suruhannya.


" jadi seharusnya tuan William melanjutkan S2 bukan S1 tuan "


" jadi, ia tetap dikelas S2 dan siapa yang mengerjakan semua soal soalnya sedangkan dia selama ini ada di lelas S1? "


" Selama ini yang telah mengerjakan soal soalnya adalah asistennya tuan yang bernama Leon "


" oke, kau boleh pergi "


" megapa kau pergi dengannya Dira, apa yang kurang dari ku bahakan aku selalu memperhatikan mu tapi mengapa kau selalu mau dekat dengannya " batin Brayen


* *

__ADS_1


" Bagaiman apakah kau senang? " tanya William


" iya aku sangat senang, tapi aku selalu kalah dengan mu. Apakah kau sering bermain? "


" tidak hanya saja dirumah ku ada " ucap William


Dira yang mendengarnya memblalakan matanya.


" Bagaimana bisa permainan yanga berada dimall ini juga ada dirumahnya? "


" hey mengapa kau melamun? " tanya William melihat Dira.


" ahh iituu tidak " ucap Dira gugup


*


*


*


*


*


*


Buat yang kurang suka sama novel ku bisa diskip.

__ADS_1


__ADS_2