
" ahhh sudah lahhh Dira mulai sekarang kamu bisa anggap aku sahabat kamu " ucap Sely yang merangkul Dira
" ahh makasih "
" yasudah besok kamu pagi pagi kamu kesana aja coba dulu siapa tau itu rejeki kamu "
" tapi besok kan ada kelas Sel "
" sudah besok aku yang izini kmu ke Dosen kamu ngga usah khawatir yaa "
" makasih yaaa Sel " ucap Dira yang matanya mulai berkaca kaca
" kamu kenapa apakah ada omongan ku yang menyakiti hati mu? "
" aku tidak menyangka saja selama aku kuliah baru kamu yang perhatian sama aku yang lain selalu mengolok ngolok ku " ucap Dira yang mulai berhenti menangis
" yasudah jangan menagis lagi yaa. ohh iya aku mau kekantin nihh kamu mau ikut ngga "
" boleh dehh yuu "
Sesampainya dikantin Dira duduk dibangku kantin yang paling sudut karna iya tidak menyukai orang orang yang mentapnya jijik
" kamu mau apa biar aku pesenin " ucap Sely
" emm ngga usah Sel kamu aja " ucap Dira
" ohh yaudah dehh bentar yaa "
Sely pun pergi memesan makanan Dira hanya diam menunggu Sely tak lama Brayen pun menghampirinya.
" hay Dira " sapa Brayen
" ohh hay " Dira
__ADS_1
" kamu lagi sendiri atau... " tanya Brayen
" ngga aku lagi bareng sama temen aku " jawab Dira
Tak lama Sely pun menghampiri Dira.Sely melihat Dira yang sedang berbicara dengan seorang pria.
" ini Dir minumannya " Sely yang menghampiri Dira dan memberikan minum untuk Dira.
" lohh aku ngga pesen minuman " Dira pun bingung mengapa Sely memberikan minuman pasalnya iya tidak memesan minuman.
" tidak apa apa minum saja "
" makasih yaa "
" ohhh iya Sel kenalin ini Brayen, Bryaen kenalin ini Sely teman aku "
" hy Brayen "
mereka pun hanya tersenyum ramah.
Dira pun menikmati minuman yang di berikan Sely disela sela iya sedang minum Brayen menanyakan sesuatu pada Dira.
" Dir kamu ada acara ngga habis ini? " ucap Brayen
" ohhh ngga ada, kenapa emangnya? " jawab Dira
" emm ntar pupang bareng yuu sekalian aku mau mampir ke mall sebentar yaa " ucap Brayen yang memohon
" oke baiklah, Sel kamu ikut yuuu " ucap Dira yang mengajak Sely
" duhh aku kerja habis pulang kampus kalian aja yaaa ngga apa apa kan? " ucap Sely yang sadar bahwa Brayen menyukai Dira.
" ohh gitu yaudah ngga apa apa, yapi lain kali pergi bareng yaa "
__ADS_1
" iya janji "
Setelah pulang kampus Brayen pun menghampiri Dira dan menggandeng tangan Dira Wiliam yang melihatnya dari kejauhan merasa geram ntah mengapa iya tidak mau melihat Dira dekat dengan seorang pria meskipun itu hanya teman.
Dira yang mendapat perlakuan manis dari Brayen tidak bisa menolaknya.
Mereka berdua pun menuju parkiran Dira yang melihat Wiliam pun hanya bisa menyapa tersenyum tetapi tidak di tanggapi oleh Wiliam.
Wiliam kenapa yaa kok aku senyum dia ngga bales senyuman aku apa aku ada salah sama dia??? ucara Dira dalam hati
" kok ngelamun aja si ayo naik " Dira pun menaiki motor Wiliam.
" Dir pegangan ntar jatohh lohhh " ucap Brayen yang langsung menarik tangan Dira berpegangan memeluk pinggangnya
" iya Ray "
Sesampainya di mall Brayen selalu menggandeng tangan Dira.Dira pun hanya bisa diam karna sikap Brayen.
" kita makan dulu yuuu "
" emm..anu.. "
" emm anu anu apa sihh udah ayoo aku yang ngajakin jadi kamu ngga boleh nolak oke " ucap Brayen sembari mencut pipi Dira
" iya iya jangan pake cubit juga kali "
" iyaaa Dira ku sayang "
" hahhh " ucapan Brayen membuat Dira terkejut akan perlakuan Bryen yang memanggilnya sayang.
" sayang sebagai teman emang ngga boleh? " ucap Brayen yang dijawab senyuman dari Dira
Sebenernya aku mau lebih dari itu Dir.ucap Braten dalam hati
__ADS_1