
" Permisi, selamat pagi " ucap Dira yang berdiri dihadapan atasannya
" iya selamat pagi silahkan duduk " ucap Leon sekertaris Wiliam
" emm ini pak persyaratannya saya udah bawa semua " ucap Dira yang memberikan surat lamarannya
" ohhhh kamu lulusan SMA yaa " ucap Leon yang memeriksa surat lamaran Dira
" iya pak saya lulusan SMA tapi sebentar lagi saya lulus kuliah kok pak " ucap Dira sembari tersenyum
manis juga senyumannya.Ihhh ngga ngga kenpa gua berpikiran gitu sihh batin Leon
" oke baiklah kamu saya tempatkan jadi karyawan biasa saja yaa karna kamu juga hanya lulusan SMA " ucap Leon yang masih kebungungan akan posisi Dira untuk bekerja
" ahhh iya pakk makasih yaa pak maksih " ucap Dira yang merasa sangat senang.
" yaudah mulai besok kamu sudah boleh kerja " ucap Leon yang mulai berdiri untuk meninggalkan ruangan tersebut.
" sebentar pak ,besok saya kuliah masuk pagi pak " Dira sangat gugup mengatakannya.
" kau pulang jam berapa? "
" emm siang pak jam 1 "
" yasudah besok setelah makan siang kau boleh langsung bekerja "
" baik pak terimakasih "
" hmm "
Leon pun meninggalkan Dira dan pergi keruangan Wiliam.
__ADS_1
tok tok tok
" masuk " ucap Wiliam
" saya sudah mengurusnya tuan gadis tersebut saya tempatkan di karyawan biasa "
" baiklah tidak apa apa "
" baiklah permisi tuan "
Dira pun pergi menuju kampus nya ditengah jalan iya bertemu dengan Brayen.
brum brum brum (anggap aja suara motor Brayen yaaa😅)
" siapa yaaa " ucap Dira yang melihat kearh motor tersebut
" ini aku Dir Brayen, ayo naik mau ke kampus kan? " jawab Brayen
" nihh pake helm " ucap Brayen sembari memberikan helm dan memakaikannya untuk Dira
" makasih yaa Ray " Dira pun tak habis berfikir Brayen selalu muncul dimana mana.
seperti biasa mereka sudah sampai di kampus dan memulai mata pelajaran nya.Setelah selesai mata pelajarannya Brayen segera mengantar Dira pulang karna memang sudah siang.
Brayen pun pergi ke club untuk bertemu dengan teman temannya.
" ehh Rayyy tumben udah kesini " ucap Adit
" iya sengaja, kemana si Reno? ucap Brayen yang tidak melihat keberadaan temannya
" lagi dikamar "
__ADS_1
" ngapain"
" ngga usah sok polos dahh Ray itu si Reno pedangnya udah lama ngga di gesek jadinya dia gesek dulu " ucap Adit yang menjawab pertanyaan Brayen yang sok polos
" dihhh "
tak lama kemudian Reno oun menghampiri mereka.
" wihhh udah selesai lu acara gesek menggesek " ucap Adit Brayen yang melihat hanya geleng geleng kepala.
" ngga " jawab Reno ketus
" lahhh kenapa? " jawab Brayen yang ikut nimbrung
" kasian gua liatnya manaan itu bocah lucu banget lagi mukanya "
" hah maksudnya apa sihh Ren " ucap Adit yang bingung melihat temannya
flasback on
Reno yang sudah lama tidak pemanasan pun mengambil gadis yang masih perawan yang ingin dibayar hanya 25jt.
" nihh uang langsung cash yaa mihh langsung saya bawa balik boleh ngga " ucap Reno ke pemilik club Mamih Rose
" ehhh ngga boleh lu pake dia cuma semalem aja kalo mau lu beli yaaa kasih uang ke gw 100jt. mau kaga lu? " ucap mamih Rosen
"okeh sisanya gua transfer ya mihh " ucap Reno
" yaudah iya tampan tau gua lu kaga bakal kabur, yaudah sono samperin tuhh wanita lu dia ada dikamar 102 yaaa " tanpa menjawab Reno pun pergi kekamar yang sudah disebutkan mamih Rose.
Reno membuka pintu tersebut dilihatnya gadis yang sangat cantik sedang berbaring.
__ADS_1
Reno pun menghampiri gadis tersebut iya mulai mengelus ngelus pipi gadis tersebut.