Mencintai Gadis Culun

Mencintai Gadis Culun
Ep 5


__ADS_3

Setelah mendapat 20 set pakaian Dira mencoba satu pakaian rok pendek dan baju kaos hitam membuatnya sangat sederhana dan elegant.Wiliam yang melihatnya hanya bisa menelan ludah nya sendiri iya tidak menyangka gadis culun yang selama ini sering dikucilkan dikampus ternyata adalah sebuah gadis cantik dan polos yang membuat jantungnya serasa meloncat dari tempatnya.


"Lepaskan kacamata mu!!" perintah Wiliam


.


"aku tidak bisa tidak memakai kacamata" Ucap Dira yang enggan untuk melepaskan kacamatanya


"kalo begitu lepas ikat rambut mu"


"emm..ba..baiklah" Dira gugup karna ini pertama kalinya iya melepaskan ikat rambutnya ditempat umum.


"ayo!!"


"kita mau kemana?"


"apakah kau tidak ingin pulang? apakah kau akan diam disini terus menerus hahh?!!"


"ohh baiklah"


Disepanjang perjalanan menuju rumah Dira,Wiliam hanya diam sambil melihat kedepan dengan tatapan kosong sedangkan Dira iya gugup ntah apa yang akan dikatakannya jika mama nya melihatnya dengan pakaian mahal dan diantar dengan pria Dira takut mama nya akan berfikir yang macam macam.


"kamu kenapa kok diem aja" tanya Wiliam yang melihat Dira yang gelisah.


"ahh..anu..aku takut..emm sudah lah aku tidak apa apa" ucap Dira mulai gugup Wiliam hanya diam saja sesekali iya melirik Dira yang nampak seperti sedang memikirkan sesuatu.

__ADS_1


Seketika sopir Wiliam memecahkan keheningan mereka.


"Tuan dan nona sudah sampai dirumah nona" ucap si sopir


"ohh ya makasih yaa Wil"


Tak lama Dira melihat mamah nya yang sudah berdiri di depan rumah.


"mamah belum tidur?" ucap Dira yang mulai salah tingkah


"belum sayang mamah ngga bisa tidur nungguin kamu pulang karna ngga biasanya kamu pulang sampai malem gini" ucap Mama Dira yang menunjukan wajah khawatirnya


"ohh iya maaf mahh tadi Dira nungguin hujan ehh temen Dira dateng mah trus jadinya Dira pulang sama Wiliam mahh" ucap Dira


"Wiliam siapa nak?" mama Dira pun bingung dengan sikap anak nya


"Hai tante maaf buat tante khawatir" Sambil menunjukan senyum ramah Wiliam yang jarang sekali terekspos


"ohh yasudah tidak apa apa, lain kali hubungin mama yaa nak biar mama ngga khawatir sama kamu"


"iya mahhh, Wil kamu mau mampir dulu ngga kerumah aku" kata Dira mengajak Eiliam agar mapir sebentar kerumahnya yang sangat sederhana.


"maaf yaa Dira nex time aja karna ini juga udah malem ngga enak sama tetangga kalo liat" Wiliam


"ohh yasudah aku masuk dulu yaa sama mamah aku kamu hati hati yaa Wil" ucap Dira yang mulai khawatir melihat ekspresi mamahnya

__ADS_1


"ohh iyaa" Wiliam


Setelah masuk rumah,Dira langsung menuju kekamar dan merebahkan tubuhnya yang merasa lelah karna sudah keliling Mall.Tak lama pintu Dira ada yang mengetuk setelah mendengar itu Dira segera membukanya dan ternyata itu mamah nya.Tapi Dira merasa bingung karna tumben banget mamahnya masuk ke kamar Dira malem-malem karna biasanya pagi untuk membangunkan Dira.


"mamah ada apa mahh" ucap Dira


"kamu belum tidur yaa nak?" Mamah Dira


"iya mahh belum" Dira


"yang tadi itu siapa nak?" tanya mamah Dira


"Temen Dira mahh" Dira


"sayang mama tidak suka kamu berteman dengannya" ucap mamah Dira,yang membuat Dira sangat terkejut.


"lohh kenapa mahh?Wiliam baik kok mahh ngga kaya temen temen Dira yang lain selalu memandang status" ucap Dira yang membantah mamahnya


"sayang heyyy dengerin mamah yaa, dia orang yang berada sedangkan kita, kita hanya orang desa sayang jauh dari gaya hidup mereka yang serba berkecukupan mamah ingin kamu mengerti apa yag mamah maksud" ucap mamah Dira yang membuat Dira mulai memahami dan mencerna ucapan mamahnya


bener kata mamah aku cuma gadis miskin yang selalu dikucilkan di kampus jadi ngga mungkin Wiliam serius mau temenan sama aku batin Dira


"iya mahhh aku menegrti apa maksud mama" ucap Dira sambil tersenyum


"dan baju mu ini apakah dia yang membelikannya untuk mu nak ?" mamah Dira

__ADS_1


"iya mahh ini Wiliam yang beliin untuk Dira" ucap Dira ragu ragu untuk menatap mata mamahnya


"nak kalo kamu mau beli sesuatu bilang sama mamah dan maaf mamah memang bukan mamah yang baik untuk kamu sampai makan pun kita susah payah sampai minjem ketetangga" ucap mamah Dira yang sambil menangis memeluk anak satu satunya


__ADS_2