
Setelah selesai dari Mall Brayen pun mengantarkan Dira pulang.
" Ray kamu ngga salah beliin aku barang barang mahal kaya gini ???" ucap Dira yang merasa tidak enak karna di belikan banyak barang mulai dari sepatu,baju,tas itu pun bermerek semua.
" sudah lahh aku tidak menerima protes dari mu " jawab Brayen sambil mengendarai motornya
" baiklahh tapi lain kali jangan seperti ini yaa "
" Terserah kau saja "
setelah memakan waktu yang cukup melelahkan mereka berdua pun sampai dirumah Dira.
" kamu mau mampir dulu ngga? " ucap Dira
" jangan aku tidak enak sama tetangga mu ini kan sudah malam ngga baik seorang pria bertamu malam malam kaya gini " ucap Braten menolak secara halus
" ohh oke baiklah sekali lagi makasih yaa "
" iya yasudah kamu masuklah ini sudah malam " ucap Brayen
Setelah selesai mengantar Dira Brayen pergi menemui teman temannya yang sudah lama tidak iya temui.
" woyy bro dari mana aja lu kaga permain ke club " ucap salah satu teman Brayen yaitu Reno
__ADS_1
" iya sory yaa gw kuliah " ucap Brayen yabg merasa bersalah karna jarang sekali menyempatkan dirinya bertemu dengan teman temannya.
" ehh disini ada cewe yang masih prawan mau kaga lu cuma 25 jt doang " ucap salah satu temannya reno si adit
" lu tuhhh yaa dit kaga pernah berubah cewe mulu diotak lu cari yang bener bikinn serius ngapa " ucap Reno
" yahh elahh lagian kan gua main main juga sama cewe yang masih perawan " ucap adit yang membela dirinya
" woy Ray diem aja lu tumben " ucap Reno mengalihkan pembicaraan yaa karna males berdebat dengab adit
" ohh gua lagi kepikiran sama temen gue " ucap Brayen
" Temen cewe? " ucap Reno dan adit
" iya "
" ngga gue cuma anggep dia temen aja " Brayen berbohong karna iya tidak ingin teman teman nya mengetahui bahwa iya menyukai gadis biasa.
" awas tuhh temen jadi suka baru tau rasa lu " jawab Adit
Dikediaman Wiliam
Wiliam pun menghubungi sekertarisnya Leon
__ADS_1
" halo " jawab Leon
" Le besok akan ada gadis yang kemarin aku bilang langsung kamu terima saja asal jangan jadikan dia sebagai office girl "
" tut tut " belum sempat Leon berbicara telfon pun sudah dimatikan oleh Wiliam
" huh kalo bukan Bos udah gua jitak lu " gerutu Leon yang kesal dibuat Wiliam
Keesokan harinya benar saja Dira sudah sampai di sebuah perusahaan yang besar.Melihat bangunan kokoh yang tinggi.
Dira pun segera masuk dan bertanya ke Repcecionis
" maaf mba saya mau melamar kerja " ucap Dira
" ohh silahkan naik aja kak ke lantai 5 dari sini kaka naik lift habis itu belok kanan ntar disitu ada ruangan " ucap Repcecionis itu menjelaskan dengan ramah dan senyuman
" makasih " ucap Dira sambil membungkukan badannya
" itu siapa sihh kampungan banget style nya " ucap salah satu karyawan tersebut
" iya kayanya anak baru dehh "
Repcecionis yang mendengar pun segera akan bicara.
__ADS_1
" kalian ini itu tamu istemawanya pak Wiliam,kalian mau di oecat karna sudah berbicar yang tidak tidak hahh!! " ucap sang repcecionis yang membela Dira.Tanpa berkata apa apa karyawan pun hanya diam dan pergi.
Setelah sampai diruangan tersebut Dira hanya melihat pria yang sedang duduk sambil memainkan Laptop.