Mencintai Gadis Culun

Mencintai Gadis Culun
Ep 24


__ADS_3

Sesampainya ditoko tas ternama Quen sangat antusias memilih milih tas. Tapi lain dengan Dira yang hanya melihat harga tasnya saja sudah membuatnya ingin pingsan seketika.


" Kak Dira pilih aja, tenang aja tuan Will ngga bakal bangkrut kok " Dira yang mendengar ucapan Quen hanya tersenyum kecut, pasalnya Dira nelum pernah membeli barang barang yang harganya bisa mendapatkan satu mobil.


" kalo kak Dira ngga mau beli aku pilihin aja ya soalnya kalo pulang dari mall harus bawa tentengan ngga boleh nyampe ngga " Dira pun hanya tersenyum kikuk


Dira mulai memilih milih tas yang harganya selangit menurut Dira.


" yaampun ini tas harganya bisa buat bayar uang semester gua kalo gini " batin Dira


Quen yang hanya melihat Dira hanya menatap tas tersebut menghampiri Dira.


" kak suka yang ini? " ucap Quen tiba tiba yang mengejutkan Dira. Dira pun tersentak karna Quen.


" ahh...anu Quen " ucap Dira terbata bata


" udah ngga apa apa kok kak ambil aja lagian kartu kredit itu udah milik kaka kok " Ucap Quen lembut


" yaudah ayo kita bayar " ucap Quen lagi


Dira dan Quen pun menuju kasir yang diikuti oleh para bodygurd.


" Ini mba tolong dibungkus yaa " ucap Quen memberikan Belanjaannya


" totalnya 230 jt kak " ucap pegawai kasir tersebut.


Dira yang mendengarnya merasa tidak percaya hanya dua tas saja bisa membuatnya sakit jantung.

__ADS_1


" niihh mba " ucap Quen memberikan kartu kreditnya tanpa batas.


" ini kak " ucap sipegawai tersebut memberikan kartu kreditnya


Quen dan Dira mulai berjalan jalan menuju toko sepatu yang pastinya sudah tidak diragukan lagi harganya.


" Kak bagus ngga? keren yaa kayanya? " ucap Quen yang tengah sibuk memilih milih sepatu


" ahh iya bagus kok " jawab Dira penuh keraguan saat melihat harga sepatu tersebut.


" yaudah kak Dira juga pilih dong " ucap Quen sambil mengambil satu pasang sepatu yang menurutnya sangatlah modis.


ohh iya yaaa sepatu aku juga udah ada yang pada rusak batin Dira dalam hati


" Quen aku pilih ini aja " ucap Dira memperlihatkan sneakers berwarna putih.


" iya satu pasang aja yuu bayar "


Quen pun menuju kasir setelah selesai membayar belanjaannya. Quen dan Dira menuju kesalah satu restoran mewah.


Restoran



Dira yang melihatnya pun hanya menelan salivanya kasar.


Dira seperti tak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.

__ADS_1


" kak ayo masuk " ucap Quen yang membuyarkan lamunan Dira


Dira pun masuk, tak lama mereka pelayan tersebut menghampiri mreka dan mencatatpesan mereka.


Setelah selesai makan Dira dan Quen segera pulang.


Mansion William


" kak kita mau ngapain lagi yaa aku mulai bosen nihh " ucap Quen dengan nada jenuhnya


" emm kita masak yuukk " ucap Dira mulai beranjak dari sofa belum sempat berdiri tabgan Dira dicekal oleh Quen.


" kak Dira jangan mimpi dehh disini kita ngga boleh megang peratan dapur " ucap Quen


" lok kenapa? " tanya Dira


" iya karna aku pernah kedapur ehh malah disuru nunggu dimeja makan sama koki. Kata koki nya itu udah larangan rumah disini sebelum nyonya rumah ini ada. Atau bisa dibilang istri tuan Will baru dehh boleh megang alat dapur " ucap Quen panjang lebar.


Dira yang mendengarnya mengernyitkan keningnya merasa aneh peraturan dirumah tersebut.


" yahh yaudah kita main gitar aja yuu? ehh tapi disini ada ngga yaa? " tanya Dira


" tenang aja kak kita bisa beli kok bentar yaa "


Quen pun segera menelfon seseorang. lima belas menit kemudian gitar yang Quen pesan sudah ada.


Dira yang melihatnya hanya tercengang pasalnya gitar tersebut adalah keluaran terbaru yang baru diluncurkan dua hari yang lalu bahkan stoknya saja terbatas hanya ada lima puluh gitar seperti itu.

__ADS_1


" nihh kak gitarnya yuu ke balkon kamar " ajak Quen, Dira pun hanya mengikuti Quen dan menuju kekamar


__ADS_2