Mencintai Gadis Culun

Mencintai Gadis Culun
Ep 25


__ADS_3

Dira pun mulai memetik senar gitar dan mulai memainkan kannya tanpa lagu Quen yang mendengarnya memberikan inisiatif.


" kak aku mau request boleh ngga ? " tanya Quen menatap Dira dengan mata puppy eyes yang membuat Dira hanya menguguk.


" coba kak lagu ' Memikirkan Dia ' tau kan kak " ucap Quen yang lagi lagi Dira mengiyakan reques dari Quen.


'Memikirkan Dia'


Tuhan ku lagi sendiri


Memikirkan dia


Slalu tentang dirinya


Tuhan ini jeritan jiwaku


Jeritan tentang hatiku


Semua keluh kesahku


Semua keluh kesahku


REFF:


Resah hati ini tanpanya


Memikirkan dia


Slalu tentang dia yang memberikan


Indahnya cinta


Untuk ku miliki


Sampai waktu menghentikan semua


..


Tuhan setiap detik demi detik


Ku slalu merindukannya


Slalu tentang dirinya

__ADS_1


Semua tentangnya


REFF:


Resah hati ini tanpanya


Memikirkan dia


Slalu tentang dia yang memberikan


Indahnya cinta


Untuk ku miliki


Sampai waktu menghentikan semua


REFF:


Resah hati ini tanpanya


Memikirkan dia


Slalu tentang dia yang memberikan


Indahnya cinta


Untuk ku miliki


Sampai waktu menghentikan semua


REFF:


Resah hati ini tanpanya


Memikirkan dia


Slalu tentang dia yang memberikan


Indahnya cinta


Untuk ku miliki


Sampai waktu menghentikan semua

__ADS_1


Indahnya cinta


Untuk ku miliki


Sampai waktu menghentikan semua


Setelah selesai menyanyikan lagu itu Quen menangis Dira yang melihat Quen menangis menutupi wajahnya dengan tangan. Dira langsung memeluk Quen. Meskipun Dira tidak tau mengapa Quen menangis mengingat lagu yang ia bawakan atas permintaan Quen memang lumayan menyedihkan.


" Quen kamu kenapa? " Tanya Dira


Quen tidak menjawab pertanyaan Dira, Quen tiba tiba memeluk Dira. Dira pun terkejut, Dira yang tahu posisi Quen berusaha menghilangkan keterkejutannya.


Tiba tiba pintu kamar terbuka Dira melihat Leon dan William sedang menatap mereka.


Leon yang bingung mengapa adiknya memeluk Dira hanya diam. Tiba tiba wiliam masuk dilihatnya ada gitar. Sekarang Leon mengerti mengapa adiknya menangis dipelukan Dira. Quen yang belum menyadari kedatangan Leon dan Wiliam melepaskan pelukannya perlahan.


Leon menghampiri adik satu satunya tersebut dan memberikan pelukan hangat.


Dira yang tidak tau mengapa Quen masih menangis menatap Wiliam yang sekarang sedang memegang gitar.


" ini bawa aja buat kamu " ucap William memberikan gitar terswbut.


Dira seperti mimpi diberikan gitar keluaran terbaru yang bahkan bisa dibilang limeted edition.


Sedangkan Quen duduk disisi ranjang.


" Tuan saya pamit kekamar tamu " ucap Leon


William yang mengerti apa maksid Leon hanya mengangguk.


William menatap Dira yang sedang memegang gitar sambil tersenyum.


" pulang " lirih Dira tiba tiba


William yang mendengar ucapan Dira yang sangat lembut membuat jantungnya serasa ingin lepas dari tempatnya.


" ba..baiklah ayo " ucap Will gugup


" Dira pun turun dari ranjang king size tersebut dan segera turun menuju mobil. William mengikuti Dira dari belakang.


* * *


Dimobil hanya ada keheningan, mobil pun berhenti melihat lampu merah Dira melihat kekiri arah jendela mobil. Dira tertegun melihat Brayen menaiki motor sport berwarna hitam mengkilat. William yang melihat Dira mengikuti arah mata Dira. Kesal karna ia melihat Brayen yang sedang manaiki motor sport.

__ADS_1


sesampainya di depan rumah, Dira hanya terdiam William pun turun dan membuka pintu mobil untuk Dira. Dira tak percaya seorang presdir Wijaya group mau membukakan pintu untuknya.


__ADS_2