Mencintai Gadis Culun

Mencintai Gadis Culun
Ep 30


__ADS_3

Ntah mengapa saat mengucapkan kata kata itu hati Dira sakit. William pun mengantarkan Dira untuk pulang karna hari semakin sore.


" Ayo aku akan mengantarkan kamu pulang " ucap William


Dira ingin menolaknya tetapi itu semua akan percuma karna William tidak menyukai penolakan.


Didalam mobil lamborghini milik William hanya ada keheningan.


" Dira tetap lahh bekerja ditempat ku " ucap William


" tidak bisa ku sudah mengajukan surat pengunduran diri ke hrd " ucap Dira


" baiklah, aku tidak bisa memaksa mu "


Dirumah Dira


" Ya Tuhan apaakah aku salah bicara, selama ini William sangat baik tapi aku seperti orang yang tidak tahu terimakasih " gumam Dira sambil merebahkan dirinya.


*


" Layen Dimana William !!! " ucap Bibi Rose yang langsung masuk tanpa permisi.


" maaf, nyonya tuan muda ada dikamar " ucap kepala playen.


" apakah tuan muda kalian membawa seorang gadis kemari? " tanya bibi Rose


" iya benar nyonya "


Bibi Rose pun pergi meninggalkan kepala pelayan tersebut.


Tok tok tok


" masuk " ucap William


" Will, siapa gadis yang berani kau bawa kemari? " ucap bibi Rose to the point

__ADS_1


" apa urusan mu !! " ucap William dingin.


" aku ini bibi mu tanggung jawab mu diserahkan orang tua mu kepada ku dan paman mu apakah kau tak menganggap ku dan paman mu selama ini " ucap bibi Rose yang mulai tersulut emosi.


" siapa yang menyuruh kalian menjadi paman dan bibi ku " ucap William menyunggingkan senyumnya menatap bibi Rose dengan sinis.


" bukan kah kalian hanya menginginkan harta ku " ucap William lagi.


" bisakah kau hargai aku sebagai saudari dari mamah mu " ucap bibi Rose.


" tidak !!! " bentak William.


" pergi dari rumah ku sebelum aku membakarmu hidup hidup !!! "


Dengan amarah yang menggebu gebu bibi Rose pun terpaksa meninggalkan kamar William.


" Layen "


" iya nyonya "


" cari tahu tentang gadis yang dibawa tuan muda kalian tadi "


" apa maksud kalian "


tak lama William pun turun menuruni tangga melihat bibi Rose bicara dengan Layen.


" apakah kau yang memberikan gaji mereka? " ucap William


Bibi Rose pun membalikan badannya melihat william yang sudah berdiri dibelakangnya


" pergi dari rumah ku dan jangan pernah datang kemari " ucap William


" Layen kembali bekerja, jika kau masih ingin bekerja "


Layen pun segera pergi meninggalkan tuan mudanya dengan bibinya

__ADS_1


" jangan pernah kau berikan perintah dirumah ku ini !! "


Tidak menjawab ucapan William bibi Rose pun pergi.


*


Keesokan harinya Dira mulai bekerja di cafe salah satu milik pengusaha.


" ini seragam mu " ucap salah satu pelayan yang bernama Neyna


" makasih "


Dira segera berganti pakaian...


" tolong anterin ini kemeja nomor dua belas ya " ucap Neyna


" iya "


saat ingin mengantarkan makanan pesanan dimeja tak sengaja kaki Dira tersandung dan membuat makanan tersebut jatuh kesalah satu sepatu pengunjung.


" maaf tuan saya tidak sengaja " ucap Dira


" tidak papa bangun lah "


Menejer cafe tersebut menghampiri Dira.


" ada apa ini Dira " bisik maneger


Dira tidak menjawab ia hanya menunduk takut.


" tidak papa pak ini hanya sedikit masalah kecil " ucap


" maaf kan kami atas tidak kenyamanan "


Dira pun membersihkan lantai yang kotor akibatnya yang tidak hati hati.

__ADS_1


" Dira kamu baru pertama kali kerja sudah seperti ini " ucap Neyna yang membantu Dira membersihkan bekas pecahan.


" aku minta maaf Neyna, karna kecerobohan ku ini "


__ADS_2