Mencintai Gadis Culun

Mencintai Gadis Culun
Ep 7


__ADS_3

Sesampainya di kelas Dira baru sadar bahwa dirinya masih memegang tangan Brayen.


"Brayen tangan kamu,aku mau masuk kelas 10 menit lagi kelas akan di mulai ngga enak juga kalo diliat Dosen yang lewat ntar" ucap Dira yang tidak berani menatap Brayen


"oohh kamu ambil jurusan ini Dir sama dong kaya aku berarti kita satu kelas dong" ucap Brayren yang tampak bahagia melihat Dirinya dan Dira satu kelas


"ohh gitu tapi yaudah lepasin tangan kamu yaa aku ngga enak sama yang lain"


"oohhh oke maaf"


Brayen dan Dira pun masuk ke kelas dan tak lama Dosen mereka pun masuk kelas mereka sepanjang mata pelajaran Dira sangat serius mendengarkan sang Dosen sedangkan Brayen sibuk menatap wajah Dira dari samping


Dira kalo diperhatiin cantik juga baik hati lagi batin Brayen


Dira yang sadar karna Brayen memperhatikannya langsung menengok ke arah Brayen.Brayen pun menatap mata Dira seperti terhipnotis karna mata Dira yang sangat indah menurut Brayen


"kamu kenapa ngeliatin aku sihh,aku ngga nyaman" protes Dira


"ohhh kamu ngga nyaman" Brayen yang salah tingkah pun menoleh kan wajahnya kedepan


Selesai mata kuliahnya Dira segera pulang tapi lagi lagi Brayen menahan tangannya

__ADS_1


"kamu kenapa sihh Brayen aku mau pulang lepasin tangan aku!!" Dira kesal karna lagi lagi Brayen memegang lengannya


"panggil Ray aja ngga usah Brayen kepanjangan"


"ohh" hanya dijawab singkat Dira


"kamu aku anter yaa anggep aja ini ucapan terima kasih aku karna tadi kamu nolongin aku!"


aku terima ngga yaa aku takut mamah nanya nanya lagi batin Dira**


" Dir gimana aku anter yaa?"


"ehmm yaudah dehh tapi lepasin dulu tangan aku"


"kamu naik motor?" ucap Dira yang terkejut karna jarang ada Pria dikampusnya mau membawa motor karna kebanyakan pria dikampusnya lebih memilih naik mobil


"iya kenapa kamu ngga mau yaa" seketika muka Brayen berubah karna pertanyaan Dira


" ngga kok aku suka naik motor,aku cuma heran aja kok kamu ngga kaya temen temen yang lain lebih milih naik mobil dibanding naik motor" jawaban Dira membuat Brayen tersentuh karna sebelum pindah kuliah Brayen selalu menggunakan mobilnya dan benar saja banyak wanita yang mengejar dirinya karna tau dirinya adalah anak tunggal dan sekaligus pemilik perusahaan terbesar no 1 di negarannya.


"yaudah kalo kamu suka naik dong pake helm nya yaa" tanpa mereka sadari ternyata ada yang melihat kedekatan mereka yaaa siapa lagi kalo bukan Wiliam

__ADS_1


"yaudah yuuu" Dira


"pegangan dong" melihat tangan Dira yang memegang pundaknya muncul Fikiran untuk menjahili Dira Brayen pun Gas motor sportnya lalu iya Rem dan ternyata berhasil Dira memeluk nya dari belakang


"kamu sengaja yaa" protes Dira yang sangat takut jatuh


"ngga kok aku cuma bikin kamu aman aja sama aku" ucap Brayen sambil tersenyum kemenangan karna berhasil membuat Dira memeluknya


Saat mereka keluar parkiran motor Dira melihat Wiliam yang sedang menatapnya.Brayen pun melihat Dira di balik kaca spion motornya yang sedang menatap seseorang Brayren mengikuti arah mata Dira dan ternyata itu Wiliam.


" Dir " Ucap Brayen yang melihat Dira menatap Wiliam


" kok kamu ngga jalan jalan "


" jalan raya nya masih rame Dir kamu liat apa sihh dari tadi " ucap Brayen yang sebenarnya iya sudah tau Dira melihat Wiliam


" ohh itu aku liat temen aku " jawab Dira gugup


" ohhh gitu kamu pegangan nya yang erat yaa "


" iya Ray "

__ADS_1


Brayen pun menjalankan motornya sedangkan Wiliam hanya terdiam melihat teman yang baru berteman dengannya seperti menghindari dirinya


__ADS_2