Mengejar Surga

Mengejar Surga
Jatuh Pingsan


__ADS_3

Indra tidak habis pikir mengenai sahabatnya ini begitu bodoh langsung mempercayai ucapan Leonore.


Walaupun mereka berdua sering berantem namun persahabatan Indra dan William tetap bersama.


''Leonore membohongi mu William. Dia hanya saja tidak mau saat ini bersama denganmu kau tidak ingat bagaimana kelakuanmu selama ini kepadanya terlebih lagi Rachel,'' terang Indra.


''Apa kau bilang barusan?!" pekik William.


''Aku sudah mengetahui kehidupan Leonore selama ini karena ada yang menjaganya adalah Danur orang suruhan Rachel.'' William langsung keluar dari apartemen tidak peduli dengan sahabatnya itu lagi.


''Leonore, apa yang membuatmu tidak menyukaiku?" batin William.


Leonore terus menyusuri jalan raya sambil menangis dia tidak menyangka kalau bertemu dengan William.


Sakit hatinya masih membekas karena William sama sekali tidak mengingatnya. Sebuah mobil menghampiri Leonore seorang wanita keluar dengan tatapan yang begitu tidak bersahabat dengannya.


''Ternyata kau di sini?" Leonore langsung mundur beberapa hal langkah melihat wanita itu tidak lain adalah Rachel.

__ADS_1


''Ka-kau?!" ucapnya gugup.


''Aku ternyata salah selama ini mempercayai Danur kepadamu sekarang ikut aku Leonore!" Rachel langsung menarik paksa Leonore agar mau masuk ke dalam mobil.


''Aku tidak mau Rachel, apa yang kau lakukan kepadaku dahulu merupakan suatu tindakan yang tidak benar.'' Rachel tidak peduli dengan ucapan Leonore karena saat ini dirinya dikuasai dengan amarah.


''Kau harus menjadi jaminanku agar William kembali kepadaku!'' Leonore langsung menghempas tangannya begitu kuat hingga genggaman itu lepas.


''Cukup Rachel, kalau kau menginginkan William silahkan ambil di aku tidak peduli.'' William mendengar ucapan Leonore tersentak kaget.


Begitu mudahnya Leonore melepaskan pria sepertinya yang mencintai dirinya selama ini.


''Mana ada wanita yang tidak mencintai seorang William karena dia adalah pria yang begitu kaya raya dan idaman. Alangkah bodohnya ada wanita yang tidak menyukainya termasuk kau Leonore,'' tunjuk Rachel.


''Aku tidak peduli apa yang kau katakan Rachel mulai sekarang jangan mengganggu hidupku lagi.'' Rachel mengeram kesal dia kembali menarik Leonore agar masuk ke dalam mobil.


''Kau harus menerima pembalasan lebih dari sini Leonore, sekarang kau ikut aku masuk ke dalam. Hidupmu bersama Danur harus bisa bersama-sama merasakan apa yang kurasakan saat ini.'' Kedua bola mata Leonore terbelalak mendengar ucapan Rachel.

__ADS_1


''Aku tidak mau!" Leonore langsung lari meninggalkan tempat itu namun anak buah Rachel mengejarnya.


''Leonore dalam bahaya aku tidak bisa mengampuni mu Rachel.'' William ikut mengejar Leonore dia tidak mau wanita yang sudah membuatnya selama ini frustasi dalam bahaya.


Leonore merasa cukup jauh dari orang-orang Rachel beristirahat untuk sementara.


''Perutku sakit sekali,'' rintihnya.


''Kalian temukan dia jangan sampai lolos!" sentak anak buah Rachel.


''Baik bos.'' William diam-diam menyelinap masuk ke dalam rumput pagar.


''Jangan berteriak atau tidak aku serahkan kau sama orang-orang disana,'' ucap William sampai menutup mulut Leonore menggunakan telapak tangannya.


Leonore mengangguk mengerti dia ketakutan melihat orang-orang Rachel yang begitu menyeramkan.


''Dari mana kau aku ada di sini?" tanya Leonore setelah keadaan tenang.

__ADS_1


''Aku merasakan ada sesuatu yang mengikat kita berdua. Langkahku tiba-tiba saja menuju ke sini dan melihatmu sedang dikejar orang orang itu.'' Leonore menunduk dia merasa sakit mendengar ucapan William.


Tiba-tiba saja Leonore jatuh pingsan di pangkuan William hingga sebuah cairan berwarna merah telah mengenai tangannya.


__ADS_2