Menghancurkan Kehendak Langit

Menghancurkan Kehendak Langit
Episode 106 Sang Pencipta(?)


__ADS_3

Ketika Chu Feng berada di dalam perut ular kuning, tubuh bagian luarnya telah berubah. Seluruh badannya telah dipenuhi banyak sekali garis-garis ungu kemerahan yang bercahaya.


Mereka berdua segera menemukan bahwa tubuh Chu Feng dipenuhi dengan aura yang sangat kejam, dingin dan aura pembunuh yang kental. Seolah-olah orang yang ada di depan mereka bukan Chu Feng, melainkan seekor binatang buas dari zaman kuno yang baru saja terbangun dari tidurnya.


“Apa yang terjadi dengan saudara Chu Feng? Mengapa aura di tubuhnya telah berubah drastis?! Jika terus seperti ini, akan sangat berbahaya kalau salah satu staf penginapan Ancient Tree datang!”Mu Yin mengatakannya dengan nada panik saat aura disekitar Chu Feng telah berubah ganas.


“Jangan menyentuhnya! Untuk sekarang, yang perlu kita lakukan adalah hanya bisa menunggu Chu Feng kembali normal.” Lei Qing menggelengkan kepalanya sambil menghentikan Mu Yin yang ingin membangunkan Chu Feng dari keadaan kultivasi.


Saat ini di laut spiritual, ular kuning yang menyebutnya sebagai salah satu elemen sedang menatap perutnya yang masih mengembang, “Mengapa dia masih belum mati setelah tertelan di perutku?”


Ular kuning yang awalnya sangat percaya diri sekali bahwa Chu Feng akan mati setelah tertelan, dia tiba-tiba menemukan bahwa lautan spiritual di tempat ini masih belum hancur berkeping-keping.


Di dalam perut ular kuning, sebuah kitab yang berwarna hitam tiba-tiba muncul di tengah alis Chu Feng. Pada kitab hitam itu, terdapat sebuah logo seekor naga kepala 9. Benar, itu adalah seekor Hydra yang diketahui banyak orang.


“Sial, aku tidak menyangka ular kuning itu benar-benar berniat membunuhku! Jika saja tidak ada kitab hitam ini, mungkin sekarang aku telah mati.” Chu Feng menghela nafas lega bahwa sebuah aura yang keluar dari kitab hitam telah melapisi tubuhnya. Meskipun Chu Feng tidak tahu mengapa kitab hitam ini berada di dalam tubuhnya, yang dia tahu adalah kitab ini masih ada hubungannya dengan ibu Chu Feng yang asli.


Saat berikutnya, aura hitam di tubuh Chu Feng keluar dengan cepat dan langsung meledakkan perut ular kuning.


BOOM!


Ketika perut ular kuning hancur, Chu Feng langsung terpental keluar dari dalam perut ular kuning. Saat keluar, tubuh Chu Feng telah dipenuhi dengan banyak pasir yang menyelimuti tubuhnya.


“Pasir? Apakah itu artinya kau bukan makhluk hidup, melainkan sebuah roh elemen tanah?” Chu Feng memandang ke ular kuning yang telah terkurung di sebuah penjara yang terbuat dari aura hitam.


“Tidak peduli apa yang kau lakukan pada diriku, kau tidak akan pernah bisa menyegel tubuhku!” Ketika ular kuning melihat penjara hitam yang mengurung dirinya, dia hanya bisa mencibir kejam.


Saat berikutnya, banyak sekali elemen pasir yang keluar dari tubuh ular kuning. Kemudian pasir itu membentuk sebuah 2 kepalan tangan yang langsung memukul kurungan penjara.


Bang!


Sebuah getaran yang kuat terdengar di lautan spiritual Chu Feng.

__ADS_1


“Hm? Mengapa tidak hancur?” Terdengar sebuah suara kebingungan yang berasal dari ular kuning di depannya.


Bang! Bang! Bang!


Tidak peduli seberapa keras dan banyaknya jumlah serangan yang dilakukan oleh ular kuning, itu masih tidak bisa menghancurkan kurungan penjara hitam.


“Hey manusia, apa sebenarnya aura hitam ini? Mengapa hal ini bisa menahan seranganku?!” Ular kuning itu sedikit terkejut setelah melihat serangannya tidak pernah bisa menggores kurungan penjara sedikit pun.


Ketika Chu Feng melihat hal itu, dia sendiri juga tidak tahu mengapa aura hitam yang berasal dari kitab Hydra bisa menahan roh elemen pasir. Tapi yang Chu Feng ketahui adalah kitab Hydra ini tidak akan membahayakan dirinya.


“Percuma saja kau bertanya padaku, aku sendiri tidak tahu mengapa kitab hitam ini bisa menahan roh elemen sepertimu.” Chu Feng berkata jujur sambil menggelengkan kepalanya.


Kemudian Chu Feng berjalan mendekat dan berkata dengan nada protes, “Tidak, itu tidak terlalu penting! Yang lebih penting lagi, mengapa kau ingin membunuhku?!”


Chu Feng tidak menyangka bahwa ular kuning di depannya benar-benar berniat membunuhnya, kalau tidak ada kitab Hydra mungkin keadaannya saat ini masih tidak diketahui.


Ketika ular kuning mendengarkan ucapan seorang manusia di depannya, dia sedikit terdiam. Itu terlihat seperti dia sedang memikirkan sesuatu dalam pikirannya.


Di bagian tengah meja itu, terdapat sebuah sigil kuno ular ouroboros yang sama persis seperti yang dimiliki oleh Chu Feng.


“Apa sebenarnya tempat ini? Mengapa hal ini baru muncul di lautan spiritualku?” Chu Feng mendekat sambil memegang sigil kuno ouroboros yang ada di tengah meja.


Pada saat Chu Feng menyentuhnya, dia merasakan bahwa sigil kuno ular ouroboros yang ada pada kedalaman jiwanya mulai bergetar. Lalu Chu Feng melihat bahwa lingkungan di sekitarnya tiba-tiba mulai runtuh seperti sebuah pecahan kaca.


Kemudian dia melihat bahwa lingkungannya telah berubah dalam sekejap mata.


Pijakan tempat dia berada telah berubah menjadi sebuah genangan air berwarna hitam, sedangkan seluruh langit sejauh mata memandang telah berubah putih murni. Ini terlihat seperti sebuah tempat yang sangat misterius.


“Di mana aku? Tempat apa ini?” Chu Feng melihat-lihat lingkungan di sekitarnya dengan sebuah rasa penasaran. Saat Chu Feng berjalan, tempat dia berpijak telah membuat sebuah riak kecil.


Tidak peduli seberapa banyak Chu Feng berjalan, dia hanya melihat langit berwarna putih murni dengan pijakan di kakinya berwarna hitam seperti sebuah genangan air.

__ADS_1


Saat berikutnya, Chu Feng mendengarkan sebuah suara kejam yang terdengar sangat arogan di tempat ini.


“Sungguh makhluk hidup yang bodoh, seharusnya Anda tidak pernah berpikir untuk menentangku!”


Ketika Chu Feng mendengar suara itu, dia merasa bahwa seluruh naluri miliknya langsung bergetar ketakutan. Ini bukan sebuah ketakutan yang berasal dari tubuhnya saja, tapi sebuah ketakutan yang berasal dari kedalaman jiwanya.


Saat Chu Feng masih dalam kondisi ketakutan, tiba-tiba dia mendengar sebuah suara yang sangat mendominasi berasal dari langit putih murni.


“Sang pencipta! Dunia ini bukan lagi tempat yang dapat kau kendalikan sesuka hati!”


Saat Chu Feng menengok ke arah sumber suara, dia melihat 2 sosok yang saling berhadapan.


Yang satunya tidak terlihat seperti manusia, karena seluruh tubuhnya berwarna perak bening dengan wujud sedikit lonjong. Sedangkan satunya lagi, dia melihat sesosok makhluk hidup yang memiliki banyak sekali luka di tubuhnya. Meskipun tubuhnya telah dipenuhi luka, Chu Feng masih bisa melihat mata yang penuh tekad dan kemarahan yang berasal dari seseorang yang ada di hadapannya.


“Sungguh bodoh sekali! Aku lah yang menciptakan seluruh alam semesta, tidak ada yang bisa melarangku ingin berbuat seperti apa!”


Setelah sosok perak bening yang menyebut dirinya sebagai pencipta mengatakan hal itu, Chu Feng melihat bahwa sosok tubuh yang dipenuhi luka itu bergegas ke depan sambil mengangkat tinjunya.


Lalu sesuatu yang membuat Chu Feng terkejut telah terjadi, dia melihat bahwa sosok yang menyebut dirinya sebagai sang pencipta hanya mengangkat 1 jari telunjuknya untuk menahan serangan itu.


Ketika pukulan itu akan menyentuh jari sang pencipta, Chu Feng melihat ada sebuah riak kecil yang muncul di antara jari telunjuk sang pencipta dengan kepalan tangan pria itu...


Boom!


Saat berikutnya, sebuah ledakan yang mengguncang langit putih murni, dan riak hitam di bawahnya langsung bergetar hebat.


Dampak dari 2 serangan tersebut langsung mengguncang ruang dan waktu seluruh dunia hitam putih di sini. Itu tidak lagi terasa seperti energi spiritual, melainkan sebuah serangan yang berisi seluruh hukum dunia. Seperti hukum dunia kehancuran, kebinasaan, reinkarnasi, ruang dan waktu, 9 elemen utama, dan sebagainya.


Setelah kedua serangan itu saling bertabrakan, tubuh kecil Chu Feng langsung hancur menjadi debu tanpa sisa sedikit pun.


*Pertempuran 2 orang itu adalah awal mula dari sigil kuno ular ouroboros putih terbentuk.

__ADS_1


__ADS_2