Menghancurkan Kehendak Langit

Menghancurkan Kehendak Langit
Episode 221 Pengkhianatan


__ADS_3

Ketika menteri kelima dari Negara Tanah melihat bahwa orang-orang dari organisasi sepuluh perintah tuhan keluar, dia memandang ke bawah dengan pandangan mencibir, “Bodoh sekali, mereka membawa keluar pasukan darat seperti itu. Apakah mereka berpikir bisa memenangkan pertempuran hanya karena seperti itu saja? Sebuah serangan dari udara akan membawakan kita sebuah kemenangan.”


Tapi sebelum menteri kelima akan memberikan perintahnya, sebuah suara penuh kesuraman langsung keluar dari belakangnya, “Tidak, kita akan mundur!”


“Eh?” Menteri kelima tanpa sadar menoleh ke belakang, dia melihat ekspresi suram yang terpampang di wajah pangeran kedua Niu Hen.


“Sebuah negara tidak terdiri dari wilayah ataupun sistem konstitusi, melainkan terdiri dari rakyatnya!” Pangeran kedua Niu Hen memandang kristal rekaman yang sedang menampilkan wajah The Pacifism dengan pandangan suram, dia tidak menyangka ada seseorang yang dapat menebak tindakan orang lain dari hari sebelumnya.


“Tapi pangeran kedua, bukankah rencana ini untuk berkerja sama dengan Negara Logam? Jika kita meninggalkan menteri pertama Jin Shu, maka kerja sama kita akan hancur!” Menteri kelima bertanya dengan penuh kebingungan dengan keputusan pangeran kedua Niu Hen.


Ketika pangeran kedua Niu Hen mendengarnya, dia hanya menggelengkan kepalanya dan berkata dengan tampang serius, “Sejak menteri pertama Jin Shu telah kehilangan dukungan rakyatnya, dia tidak lagi punya hak untuk mewakili Negara Logam ataupun berkerja sama dengan negara kita. Dia tidak lagi menjadi pemimpin kawanan serigala, melainkan hanya seekor serigala liar yang kehilangan statusnya!”


Pada saat semuanya mendengarkan hal itu, mereka mengangkat tangan kanannya ke dada kiri dan berkata, “Yes, Your Highness!”


Chu Feng yang baru saja selesai membunuh menteri keempat dan memasukkan mayat tubuhnya ke dalam ruang penyimpanan sedikit mengerutkan kening setelah melihat kemunduran pasukan dari Negara Tanah, “Hm? Pasukan dari Negara Tanah berniat mundur dari medang perang?”


Tapi setelah melihat rute kabur mereka semua, Chu Feng langsung menyeringai lebar, “Jika mereka berpikir bisa melarikan diri setelah menyinggung kami, maka itu akan menjadi pemikiran paling bodoh!”


Yang terkejut dengan kemunduran dari Negara Tanah bukan hanya Chu Feng, tapi orang-orang dari Xing Ke pun terlihat sangat terkejut dan gembira.


“Hahahaha, sungguh bodoh sekali! Sepertinya pangeran kedua Niu Hen telah meninggalkan menteri pertama Jin Shu dan menteri kedua Jin Ke sendirian di medan pertempuran ini!” Salah satu dari tiga cultivator yang merencanakan pemberontakan bersama dengan Xing Ke mulai tertawa mengejek setelah melihat kepergian dari pasukan Negara Tanah.

__ADS_1


Berbeda dengan rekannya yang lain, Xing Ke hanya mengerutkan keningnya sambil menoleh ke samping, “The Pacifism, apakah kau yakin akan membiarkan mereka kabur?”


The Pacifism yang mendengar itu hanya menanggapinya dengan sebuah senyuman, “Tenang saja, aku tidak akan pernah membiarkan para aktor melarikan diri dari panggung besarku.”


Ketika Xing Ke mendengarkan kalimat itu, bulu halusnya tanpa sadar langsung berdiri dan bergumam pelan, “Aku bersyukur sudah tidak menjadi musuhnya lagi!”


---


“Sialan! Mereka benar-benar meninggalkan aku yang sudah berstatus bangsawan di negara mereka sendiri?!” Saat menteri pertama Jin Shu melihat bahwa bahtera pangeran kedua Niu Hen berbalik arah, dia menggertakkan giginya dan memandang penuh kebencian pada organisasi sepuluh perintah tuhan.


Kemudian menteri pertama Jin Shu menoleh ke belakang untuk melihat seseorang yang masih berdiri di belakangnya, dia berteriak untuk memerintahkan orang tersebut, “Jin Ke, arahkan meriam emas milik kita ke permukaan tanah!”


Mendengar perintah itu, Jin Ke sedikit ragu-ragu sebelum membuka mulutnya, “Tapi Jin Shu, kalau kita melakukan itu maka anggota keluarga Jin yang ada di bawah akan terkena dampaknya!”


Sebuah tendangan yang sangat kuat langsung mendarat di perut menteri kedua Jin Ke.


Tanpa melihat ke atas pun, menteri kedua Jin Ke sudah tahu bahwa tendangan itu berasal dari menteri pertama Jin Shu.


“Mengapa kau begitu sangat peduli dengan mereka semua?! Selama kita berdua masih hidup, keluarga Jin tidak akan pernah menemui kehancurannya. Bukankah kau sendiri bisa membayangkan nasib seperti apa yang dinantikan oleh mereka semua setelah menjadi pengkhianat, kita tidak bisa mundur di sini begitu saja!” Menteri pertama Jin Shu berkata dengan penuh amarah sambil mengambil kendali meriam emas yang ada di telapak tangan Jin Ke.


Tapi sebelum menteri pertama Jin Shu menggapainya, dia melihat sebuah jarum perak datang ke arahnya dengan sangat cepat.

__ADS_1


Swoosh!


Setiap ruang hampa yang dilewatinya dengan cepat hancur berkeping-keping, hanya satu jarum kecil saja memiliki kekuatan yang menakutkan. Bisa dibayangkan seberapa menakutkannya jarum perak tersebut.


Melihat jarum perak yang datang dari depan, ekspresi wajah Jin Shu langsung berubah jelek. Kemudian seluruh tubuhnya terlapisi sebuah armor emas yang sangat kuat dan kokoh.


Ding!


Jarum perak itu langsung terpental ke atas dengan kekuatan yang masih utuh saat pertama kali mengeluarkannya.


Kemudian jarum perak itu tiba-tiba terpecah dan mengeluarkan sebuah cahaya yang sangat menyilaukan.


“Menteri kedua Jin Ke, apa maksudnya dengan tindakanmu itu?” Menteri pertama Jin Shu menatap pria paruh baya di depannya dengan ekspresi penuh kemuraman dan kemarahan.


Meskipun jarum perak memiliki kekuatan yang sangat kuat dan menyerang secara sembunyi-sembunyi, tapi hal itu tidak bisa memecahkan armor emas milik menteri pertama Jin Shu.


Ketika menteri kedua Jin Ke melihat bahwa serangannya tidak berguna, dia hanya bisa menggumamkan sedikit di dalam hatinya, “Walaupun aku sudah tahu bahwa seranganku tidak bisa menyakitinya tapi tidak pernah kupikirkan bahwa serangan itu sama sekali tidak bisa menggores armor emas miliknya. Tapi sayang sekali bahwa tujuanku menyerang bukanlah untuk menyakitinya, melainkan sebuah sinyal untuk seseorang.”


Pada saat cahaya menyilaukan itu padam, terdapat tiga sosok yang terbang mendarat ke dalam bahtera. Mereka bertiga adalah pria bertopeng putih, pria berambut hitam panjang, dan sesosok pria tua.


“Sungguh menyedihkan sekali nasib kau, Jin Shu. Tidak hanya ditinggalkan oleh pangeran kedua Niu Hen, tapi kau juga dikhianati oleh tangan kananmu sendiri! Meskipun begitu, aku sama sekali tidak berniat simpati terhadapmu. Sebagai orang yang selalu mengkhianati orang lain dan tidak menganggap orang lain lebih penting dari nyawamu, ini adalah akhir yang bagus terhadap hidupmu!” The Pacifism mendarat di atas bahtera dengan pandangan penuh acuh tak acuhnya, seperti sesosok dewa turun dari langit yang tidak peduli terhadap makhluk hidup di bawahnya.

__ADS_1


Ketika mendengar suara acuh tak acuh di belakangnya, ekspresi wajah menteri pertama Jin Shu langsung berubah suram. Kemudian dia melihat tiga sosok yang muncul di belakangnya, itu adalah Chu Feng, Xing Ke, dan The Pacifism.


“Jin Ke, kau ... Berani-beraninya kau mengkhianatiku?! Bukankah kau tahu nasib seperti apa yang akan kau dapatkan setelah mengkhianati ratu Tian Shi dan membuat musuh seluruh warga Negara Logam?!” Dengan ekspresi penuh kemarahan, menteri pertama Jin Shu menoleh ke menteri kedua Jin Ke yang perlahan-lahan sedang berdiri.


__ADS_2