Menghancurkan Kehendak Langit

Menghancurkan Kehendak Langit
Episode 205 Tombak Kolosal Hitam Muncul Sekali Lagi


__ADS_3

“Pangeran ketiga, berlindunglah kemari!” Salah satu menteri yang paling tua perlahan-lahan mengaktifkan aura di tubuhnya untuk melindungi orang-orang dari Negara Tanah yang datang kemari dengan dirinya.


Mendengar perkataan dari menteri ketiga, pangeran ketiga Niu Bo sedikit melirik pertarungan sengit Xing Ke melawan para penjaga yang memiliki basis kultivasi tingkat Grand Master.


Pangeran ketiga Niu Bo hanya bisa menggertakkan giginya dan berjalan ke arah menteri ketiga, dia meninggalkan uskup agung yang ketakutan dengan Permaisuri Tian Shi yang masih terkejut. Pertempuran internal seperti ini bukanlah sesuatu yang bisa diikut campur oleh mereka semua tanpa seizin dari para menteri Negara Logam.


“Xing Ke, apakah kau sudah gila? Jika kau menghancurkan pernikahan, itu sama saja membuat musuh dengan Negara Tanah! Dengan kekuatan Negara Logam saat ini, kita masih tidak bisa menahan kekuatan mereka.” Menteri kelima Jin Hao berjalan perlahan ke arah Xing Ke dengan tekanan aura yang berasal dari basis kultivasi tingkat Cracking Void miliknya.


Crack!


Beberapa permukaan lantai katedral langsung retak karena tekanan aura tersebut.


“Jin Hao!” Kedua mata Xing Ke menatap langsung ke arah pria gemuk yang datang ke arahnya, dia merasakan tekanan sebesar gunung yang langsung jatuh ke tubuhnya.


Meskipun begitu, dia sama sekali tidak bertekuk lutut dan tetap menahan tekanan aura itu dengan punggungnya yang lurus. Dengan tombak hitamnya yang mengarah ke langit, itu terlihat seperti bentrokan antara gunung yang sangat kuat dan tombak hitam yang sangat kokoh.


Saat para penjaga di sekitarnya melihat bahwa Xing Ke tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya hanya untuk menahan tekanan, mereka langsung berlarian dan menunjukkan ujung pedangnya di depan Xing Ke.


“Bajingan! Apakah kau mencoba mengabaikan pengorbanan yang akan dilakukan oleh Permaisuri Tian Shi?!” Pedang di tangan para penjaga itu langsung bersinar terang dan menyerang ke arah Xing Ke.


Ketika Xing Ke mendengarnya, dia tanpa sadar menghentikan pergerakannya untuk menatap langsung ke nona muda Tian Sh, “Itu benar ... Aku tidak tahu apakah tindakan ini benar-benar sesuai dengan kehendaknya.”


Tapi setelah membayangkan nasib seperti apa yang akan diderita oleh nona muda Tian Shi, Xing Ke langsung memantapkan dirinya, “Meski begitu, aku telah membuat janji padanya di dalam hati untuk membawanya pergi melihat dunia luar!”


Pada saat berikutnya, sebuah gerbang kolosal berwarna hitam langsung muncul di langit biru. Itu adalah sebuah gerbang yang sangat besar, lebih besar dari gerbang sebelumnya yang pernah dibuka oleh Xing Ke pada saat melawan Chu Feng.


Ding!

__ADS_1


Tiba-tiba terdengar sebuah suara bahwa kedua pintu gerbang kolosal hitam itu telah terbuka dengan sendirinya. Ketika gerbang kolosal hitam itu terbuka, ada berbagai macam artefak penyerang tingkat tinggi telah melayang di langit.


“Apa-apaan itu gerbang kolosal hitam itu?!” Ekspresi wajah semua orang langsung berubah suram setelah melihat kemunculan gerbang hitam tersebut.


Mereka merasakan sebuah perasaan seperti ingin beribadah hormat pada gerbang hitam tersebut.


Beberapa orang yang memiliki basis kultivasi rendah langsung bersujud diri tanpa bisa menggerakkan tubuhnya. Sedangkan beberapa orang yang memiliki basis kultivasi tingkat tinggi, mereka bersusah payah menahan aura agung tersebut.


Hanya orang-orang yang diselimuti oleh aura cultivator tingkat Cracking Void saja yang tidak terpengaruh.


“Ini ... Bukankah itu adalah gerbang babilonia kuno?!” Sesosok ilusi wanita berjubah hitam memandang ke langit dengan kejutan yang tidak bisa ditahan.


Gerbang babilonia, dikatakan bahwa gerbang itu adalah gudang penyimpanan yang dimiliki oleh dewa persenjataan pada era dewa dan dewi. Meskipun ilusi wanita ini tidak mengenal terlalu jauh terhadap hal itu, tapi dia tahu bahwa Dewa Persenjataan itu dulunya dikenal sebagai Dewa Ares.


Dewa Ares dikatakan sangat kuat dalam pertarungan individu maupun pertempuran melawan banyak kelompok. Dalam legenda dunia kultivasi menyatakan bahwa Dewa Ares selalu melawan musuhnya dengan berbagai macam artefak yang telah dia dapatkan dari kematian para dewa yang pernah dia lawan.


“Aku tidak pernah menyangka akan menemukan seorang pewaris dari Dewa Ares di tempat seperti ini!” Ilusi wanita berjubah hitam itu bergumam sambil melihat pria berambut hitam panjang tersebut.


Melihat kedatangan kedua orang di depannya, Xing Ke tidak merasakan sedikit pun rasa takut dan mulai mengarahkan tombak hitam di tangannya ke depan.


Di langit biru, berbagai macam artefak tingkat tinggi maupun rendah yang melayang itu mulai berjatuhan ke bawah dengan kecepatan tinggi.


Swoosh! Swoosh! Swoosh!


“Apakah kau pikir serangan lemah seperti itu bisa menyakiti tubuhku?!” Menteri kelima Jin Hao mendengus meremehkan setelah melihat serangan tersebut.


Kemudian beberapa bagian di tubuhnya langsung terlepas satu per satu seperti sebuah lego dan tetap terbang menuju Xing Ke. Sedangkan menteri keempat yang ada di sampingnya, dia perlahan-lahan menghentikan gerakannya untuk melihat apa yang akan terjadi.

__ADS_1


Entah mengapa dia merasa ada yang salah terhadap serangan Xing Ke, karena hal itulah dia hanya memfokuskan dirinya untuk bertahan dari serangan beruntun dari pada bergerak maju berhadapan dengan Xing Ke, “Dengan basis kultivasi miliknya, seharusnya itu mustahil untuk bisa menyakiti tubuh kami.”


“Hahaha, Jin Hao! Aku tidak menyangka kau masih sangat bodoh seperti dulu!” Ekspresi wajah Xing Ke langsung berubah menjadi sebuah cibiran. Dan menunjukkan jarinya ke atas.


Tanpa sadar, semua orang melihat ke atas langit yang ditunjukkan oleh jari Xing Ke. Saat melihat ke atas langit, ekspresi mereka semua berubah drastis. Mereka melihat sebuah tombak hitam sebesar seratus mil telah melayang di langit bagaikan sebuah pedang damocles.


“Sejak kapan tombak itu muncul ....” Para menteri yang memiliki cultivator tingkat Cracking Void langsung berubah suram setelah melihat semua itu. Termasuk menteri pertama Negara Logam Jin Shu dan Menteri ketiga Negara Tanah, Zhao Hen.


Pada saat berikutnya, semua orang melihat bahwa tombak kolosal hitam tersebut perlahan-lahan mendekati tanah. Mereka semua merasakan tekanan yang sangat kuat datang dari tombak hitam kolosal tersebut.


Terutama tubuh Jin Hao yang telah ditargetkan oleh tombak kolosal hitam tersebut, dia sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya.


“Kau ... Kau hanyalah cultivator tingkat Master! Bagaimana mungkin kau bisa memiliki kekuatan seperti itu!” Jin Hao menatap tubuh Xing Ke dengan pandangan ngeri.


“Tidak, kau salah. Memang benar bahwa aku sebelumnya memiliki basis kultivasi tingkat Master, tapi sekarang aku baru saja menyadari arti dari hukum dunia kekerasan logam dan baru saja dipromosikan ke tingkat Grand Master tahap awal!” Xing Ke memandang Jin Huo dengan pandangan mencibir.


Kemudian ujung tombak hitam kolosal itu perlahan-lahan jatuh dari langit dan menghancurkan atap kokoh katedral.


“Tidak!!!” Menteri kelima Jin Huo yang merasakan perasaan berbahaya semakin mendekat, dia langsung mencoba untuk merobek ruang hampa untuk melarikan diri. Tapi tidak tahu mengapa, dia merasakan bahwa ruang hampa di sekitarnya seperti telah dikunci oleh seseorang.


Tanpa daya, menteri kelima Jin Huo hanya bisa menatap putus asa terhadap ujung tombak yang jatuh ke arah tubuhnya.


BOOM!


Dengan dentuman yang sangat kuat dan keras dari tombak kolosal hitam, permukaan tanah dalam jarak 30 meter langsung membuat sebuah kawah yang sangat besar. Tombak kolosal hitam yang ada di depan mereka semua perlahan-lahan telah menjadi kepingan cahaya yang kemudian menghilang seperti buih gelembung.


Mereka melihat beberapa percikan daging pada tubuh Jin Huo yang ada di dalam kawah besar tersebut.

__ADS_1


Hanya dengan melihat itu saja, semua orang langsung tahu bahwa semua ini bukanlah mimpi belaka, melainkan sebuah kenyataan.


*Tar update lagi, palingan malem jam setengah delapan lewat kayak kemarin lagi.


__ADS_2