Menghancurkan Kehendak Langit

Menghancurkan Kehendak Langit
Episode 188 Kekacauan Di Resepsi Pernikahan


__ADS_3

“Xing Ke, apakah kau tahu betapa bodohnya apa yang telah kau ucapkan tadi?” Seorang pria paruh baya dengan umur yang lebih tua dari menteri lainnya mulai berjalan mendekat dengan pandangan dinginnya.


Pada saat pria paruh baya selesai mengatakannya, mereka melihat bahwa wajah Xing Ke telah berubah suram dengan beberapa manik keringat di wajahnya mulai berjatuhan.


Semua ini bukan karena Xing Ke takut padanya, melainkan sebuah tekanan kuat yang tak terlihat telah jatuh langsung ke seluruh tubuhnya. Ini adalah kekuatan dari menteri pertama dan terkuat dari Negara Logam, itu adalah menteri emas Jin Shu.


Menteri emas Jin Shu benar-benar membatasi auranya hanya untuk membuat Xing Ke saja yang berlutut sendirian. Tapi apa yang tidak dia duga adalah Xing Ke tidak berlutut sama sekali, dan hanya menggertakkan giginya untuk menahan tekanan berat yang berasal dari kultivasi Cracking Void miliknya.


“Oh? Sungguh anak muda yang berbakat! Kau benar-benar memiliki tekad yang lebih kuat dari yang aku pikirkan!” Jin Shu mengangkat alisnya sedikit dan berbicara dengan nada penuh tertarik.


Pada saat berikutnya, tekanan aura dari Cracking Void langsung menguat lebih dari sebelumnya hingga membuat perempuan berambut hitam yang ada di samping Xing Ke jatuh berlutut ke tanah. Bahkan kedua kaki Xing Ke pun telah bergetar hingga tulang-tulang di tubuhnya terdengar keras di dalam istana, itu menunjukkan seberapa kuatnya tekanan yang sedang dia tahan tersebut.


Crack!


Permukaan lantai giok tempat Xing Ke berpijak pun telah membuat retakan kecil.


Tapi sebelum retakan kecil itu menyebar luas, tiba-tiba terdengar sebuah suara lembut yang berasal dari Permaisuri Tian Shi, “Kalian berdua berhentilah!”


Dalam sekejap mata, tekanan tak terlihat yang menindas tubuh Xing Ke telah menghilang dari tubuhnya. Dengan penuh susah payah, tubuh Xing Ke yang penuh manik-manik keringat itu terus menerus mengambil nafas hingga tubuhnya perlahan stabil.


Bam!


Kemudian Xing Ke melihat sebuah adegan yang sering dilihatnya, itu adalah para menteri Negara Logam maupun bawahan mereka telah berlutut dengan satu kaki setelah mendengar suara yang keluar dari mulut Permaisuri Tian Shi.


“Sudah cukup dengan perilaku tidak terpuji dari kalian semua! Apakah kalian semua tidak melihat bahwa orang lain telah memandang dengan penuh cemoohan dan ejekan?” Sebuah suara penuh dengan kedinginan langsung keluar dari mulut Permaisuri Tian Shi.


Berbeda dengan sikapnya yang gugup seperti sebelumnya, kali ini Permaisuri Tian Shi memiliki wibawa dari seorang penguasa asli.

__ADS_1


“Oh? Apakah hal ini adalah alasan mengapa para menteri bertujuan untuk menjual permaisuri mereka?” Pangeran ketiga Niu Bo berkata penuh dengan tertarik saat melihat bahwa semua orang yang memiliki marga Jin telah berlutut dengan satu kaki dan memandang Tian Shi dengan penuh hormat.


Tapi semua itu hanya berlangsung sekian detik sebelum semuanya kembali normal. Ekspresi penuh wibawa yang telah dikeluarkan oleh Permaisuri Tian Shi perlahan-lahan berubah menjadi penuh ketakutan dan kegugupan sambil melihat ke sekelilingnya.


“Aku ... Aku tidak tahu apa-apa tentang ini!” Permaisuri Tian Shi memeluk kepalanya ke bawah dengan nada penuh ketakutan terhadap apa yang baru saja dia lakukan. Memang benar bahwa dia menginginkan semua orang untuk berhenti menyakiti Xing Ke, tapi dia lagi-lagi merasakan perasaan aneh tersebut.


Melihat bahwa Permaisuri Tian Shi penuh dengan ketakutan, Xing Ke dan perempuan berambut hitam panjang di sampingnya mulai bergegas ke arah Permaisuri Tian Shi untuk menenangkannya.


“Nona, tidak perlu takut. Kami ada di sini bersamamu!” Perempuan berambut hitam panjang itu tidak ragu-ragu untuk memeluk tubuh mungil dari Tian Shi.


“Nona Tian Shi!” Xing Ke mendekat untuk melihat kondisi Permaisuri Tian Shi. Tapi setelah melihat bahwa dia tidak pingsan seperti biasanya, dirinya sedikit menghela nafas lega sambil mengepalkan telapak tangannya hingga berdarah.


Meskipun Xing Ke tahu bahwa dirinya berbakat dalam berkultivasi, dia tahu bahwa kekuatannya saat ini sama sekali tidak cukup untuk mengubah apapun.


“Xing Ke, minggir dari tempatmu!” Menteri kelima Negara Logam berkata dengan nada kesal sambil memandang ke arah Permaisuri Tian Shi yang sedang ketakutan di dalam pelukan wanita berambut hitam panjang tersebut.


Berdesir!


Sebuah hembusan angin yang sangat kuat langsung muncul di sekitar tubuh Xing Ke, beberapa benda logam yang ada di dalam istana perlahan-lahan bergetar dengan sendirinya dan bergerak. Benda logam itu bergerak seolah-olah ada sesuatu yang tak terlihat telah menarik mereka.


Apakah itu artefak senjata tersembunyi maupun cincin penyimpanan yang dipakai oleh semua orang, perlahan-lahan mulai bergetar seperti tertarik oleh aura yang dikeluarkan dari tubuh Xing Ke.


“Oh? Apakah kau benar-benar ingin memberontak pada kami? Dasar budak tidak tahu diri!” Ketika menteri kelima melihat bahwa Xing Ke mengacuhkan ucapannya, dia berkata dengan nada kesal dan mulai mengangkat tangannya untuk menampar Xing Ke.


Tapi sebelum ketegangan itu dimulai, sebuah suara dengan nada sangat panik langsung muncul dari luar pintu istana.


“Kabar buruk! Tuan, ada kabar buruk! Salah satu anggota utama organisasi sepuluh perintah tuhan telah membunuh utusan dari Pangeran Kedua Niu Hen!” Salah satu orang yang memakai sebuah zirah hitam langsung memasuki pintu istana dengan ekspresi panik di wajahnya.

__ADS_1


Ketika orang-orang di dalam istana mendengar berita tersebut, terdapat perubahan ekspresi pada wajah mereka semua.


“Salah satu bawahan dari Pangeran Niu Hen telah terbunuh oleh organisasi sepuluh perintah tuhan?! Apakah mereka ingin membuat perang antara Negara Tanah dengan Negara Logam kami?!” Ekspresi Jin Shu berubah jelek sambil melirik ke arah Pangeran Kedua Niu Bo.


Tapi setelah melihat bahwa Pangeran Kedua Niu Bo hanya mengerutkan keningnya dan tidak terlihat terlalu marah, Jin Shu sedikit menghela nafas lega dan mendekati pria yang memakai zirah hitam tersebut.


“Berapa orang yang datang kemari?” Jin Shu bertanya dengan nada tegasnya sambil melirik ke arah Xing Ke yang amarahnya telah padam dan mulai menyentuh kepala Tian Shi dengan lembut.


“Beberapa bawahanku telah mengikuti pergerakan The Piety dan mereka hanya melihat dia sedang sendirian di sebuah wilayah hutan binatang buas yang seharusnya telah kami tutup. Tapi sesaat setelah pria itu membunuh para penjaga keamanan yang berada di bawah tuan Xing Ke, dia meninggalkan sebuah kalimatnya dengan nada penuh ancaman.” Penjaga berzirah hitam itu berkata dengan penuh hormat sambil melepas helmnya.


“Nada penuh ancaman? Sungguh arogan bahwa dia benar-benar tidak menganggap kekuatan kami di matanya!” Menteri kelima yang masih memiliki kemarahan tersisa di wajahnya mulai mendekat ke arah penjaga berzirah hitam tersebut.


“Bisakah kau diam sebentar?!” Jin Shu memandang dingin ke arah menteri kelima di sampingnya dengan pandangan dingin. Jika bukan karena status dan kekuatannya, mungkin Jin Shu akan menyuruh Jin Ke untuk membunuhnya terlebih dahulu.


Melihat bahwa dirinya telah dipandang dingin oleh Jin Shu, menteri kelima hanya bisa menggertakkan giginya dan mulai mengarahkan kebenciannya pada Xing Ke yang ada di belakangnya. Jika bukan karena sikap dari Xing Ke, mungkin dirinya tidak akan semarah ini.


“Jadi, apa yang pria itu katakan sebelum dia meninggalkan tempatnya?” Jin Ke yang diam di samping pun mulai bertanya pada pria penjaga berzirah hitam tersebut.


Di antara menteri lainnya, hanya dia dan saudaranya sendiri yang tahu kengerian dari organisasi sepuluh perintah tuhan. Pada saat penyerangannya untuk membantu Keluarga Song, itu semua adalah rencana dari saudaranya yaitu Jin Shu.


Meskipun memiliki usia yang berbeda sangat jauh, tapi Jin Shu dan Jin Ke telah lama menjadi bersaudara. Jika bukan karena bantuan Jin Shu, tidak mungkin dirinya akan menjadi menteri paling muda dan kuat dari orang lain.


“Pria itu mengatakan bahwa organisasi mereka menantikan sebuah pembalasan yang setimpal dari tindakan yang pernah kita lakukan. Jika tidak ada pembalasan yang setimpal, mereka mengatakan akan mengacaukan acara pernikahan Permaisuri Tianshi!” Penjaga berzirah hitam itu mengatakannya dengan nada sedikit ragu-ragu seperti sedang berpikir apakah akan memberitahukan informasi lainnya atau tidak.


“Apa yang sedang kau ragukan? Katakan saja dengan jelas pada kami semua!” Jin Shu sedikit mengerutkan keningnya setelah melihat keraguan tersebut.


“Tuan, sepertinya latar belakang organisasi sepuluh perintah tuhan tidaklah sederhana. Salah satu anggota utamanya, The Piety telah membunuh orang-orang kita dengan elemen cahaya. Dengan informasi sebelumnya yang telah aku dapatkan dari Gedung Sonata, itu menunjukkan bahwa orang itu memiliki bakat yang sangat menakutkan!” Penjaga berzirah hitam itu mengatakannya setelah diperbolehkan oleh Jin Shu.

__ADS_1


Pada saat mendengar kalimat itu, tidak hanya orang-orang dari Negara Logam saja yang memiliki perubahan dalam ekspresinya. Bahkan Pangeran Ketiga Niu Bo yang memandang semua ini penuh dengan ejekan telah menjatuhkan gelasnya setelah mendengar kalimat tersebut.


__ADS_2