
*Saran, ini lagi bagian serunya jadi tabung dulu aja buat kamis bacanya. (Biar ngebacanya enak tinggal sekali jalan) Tenang aja, gua lagi ngejar chapter yang ketinggalan buat nyelesaikan konflik pertempuran antara Xing Ke dan Chu Feng.
*Pertarungan tiga chapter(191,192,193) dua chapternya penyelesaian konflik(194,195). Mungkin chapter 193,194,195 akan selesai Rabu malem jam 23.00 wib.
*Resiko ngegantung di tanggung sendiri ya~ XD
---
Ketika Chu Feng membuka matanya, dia melihat bahwa Kong Chen dan The Pacifism telah menghilang dari pandangannya.
“Sepertinya mereka berdua telah pergi untuk bersembunyi!” Chu Feng sedikit melirik ke arah permukaan tanah di sampingnya.
Semua jejak mereka berdua telah dibersihkan tanpa menyisakan sisa sedikit pun.
Tak lama kemudian, Chu Feng bisa melihat arah yang tak jauh dari tempatnya. Ada 200 cultivator Negara Logam yang terbang di udara dipimpin oleh Xing Ke, dan pria berbadan besar yang sepertinya orang itu adalah bawahan dari Pangeran Ketiga Niu Bo. Mereka semua telah berada di dalam jarak lima kilometer tempat Chu Feng berada.
“Apakah mereka semua bergerak di langit agar tidak terkubur oleh ombak pasir milikku? Hehehe, sepertinya mereka sudah lupa bahwa aku tidak hanya bisa mengendalikan pasir saja melainkan elemen petir juga.” Chu Feng sedikit menurunkan topengnya lalu mengangkat tangan kanannya ke atas.
Kemudian dalam radius sepuluh kilometer, awan yang seharusnya cerah telah menjadi gelap gulita seperti malam telah tiba. Di dalam awan gelap itu, banyak sekali lautan petir yang saling menyengat satu sama lain. Jika ada seseorang yang mendengarnya di dalam awan gelap, mungkin mereka akan mengira bahwa ada kawanan burung yang sedang berkicau di tempat ini.
Ketika para cultivator dari Negara Logam melihat bahwa cuaca di atas kepala mereka telah berubah mendung, mereka hanya mengabaikan hal itu dan terus melanjutkan penerbangannya. Namun semakin mendekat ke lokasi musuh, Xing Ke dan pria berbadan besar itu merasakan ada sesuatu yang sangat aneh pada awan hitam di atas kepala mereka.
“Apakah akan terjadi hujan yang sangat deras di lokasi ini?” Pria besar itu mengerutkan keningnya sambil memandang awan hitam di atasnya. Dia merasakan suara gemuruh yang sangat besar di dalam awan hitam tersebut.
“Hujan? Itu seharusnya tidak mungkin terjadi, itu karena wilayah kami telah membuat array formasi besar agar bisa mengendalikan cuaca dengan sesuka hati.” Xing Ke memandang awan hitam di atas kepalanya dengan kerutan yang sangat dalam di dahinya.
Tapi hanya dalam beberapa detik kemudian, ekspresi wajah pria berbadan besar itu langsung berubah jelek dan terbang sekuat tenaga ke permukaan tanah.
__ADS_1
Xing Ke yang telah menyadarinya pun mulai berteriak sekuat tenaga untuk memperingati para cultivator yang ada di belakangnya, “Cepatlah mendekat ke permukaan tanah dan mulai melindungi tubuh kalian dengan seluruh kekuatan milikmu!”
Setelah mengatakan itu, tubuh Xing Ke langsung ditutupi aura abu-abu sambil terbang dengan cepat ke permukaan tanah secepat mungkin.
Saat Chu Feng melihat keadaan di depannya dengan kemampuan mata kehidupan, dia memandang semua itu dengan sebuah cibiran, “Sayang sekali bahwa pergerakan kalian semua terlalu lambat dari pada elemen petir.”
Kemudian sebuah suara acuh tak acuh dan sombong langsung terdengar di hutan yang kosong tempat Chu Feng berada.
“Lenyaplah kalian bersama dengan gemuruh petir!”
Pada saat berikutnya, sebuah lautan petir di awan hitam langsung membentuk sebuah kepala dari naga biru yang seluruh tubuhnya mengaliri listrik. Lalu kepala naga biru itu langsung muncul keluar dari dalam awan hitam dan meraung sangat keras dari atas langit.
ROAR!!!
Dengan raungan yang sangat keras itu, seluruh hutan tempat mereka berada langsung berguncang sangat keras. Kemudian naga petir yang kuat itu dengan cepat jatuh menuju 200 cultivator yang telah menyelimuti tubuhnya dengan hukum dunia kekerasan dan mulai terbang sekuat mungkin mendekat ke permukaan tanah.
Swoosh!
Tapi sayangnya tidak peduli seberapa kuat pertahanan tubuh mereka semua, itu masih tidak dapat menahan aliran listrik yang sangat kuat menyusup ke dalam tubuh dan membakar organ dalam tubuh mereka.
BOOM!
Ketika serangan naga petir itu menabrak permukaan tanah, seluruh wilayah hutan langsung terguncang dengan sangat keras seperti sebuah gempa bumi berskala besar.
Dengan guncangan yang sangat keras itu, beberapa cultivator liar yang sedang beraktivitas seperti biasa mulai kehilangan keseimbangannya satu per satu.
“Ini ... Apa yang terjadi?”
__ADS_1
“Apakah ada seseorang yang sedang bertarung dengan orang lain? Melihat betapa kencangnya guncangan yang baru saja terjadi, sepertinya orang itu memiliki kekuatan setidaknya basis kultivasi master tahap puncak!”
“Sepertinya guncangan tadi berasal dari hutan binatang buas di wilayah selatan. Hey, mari kita lihat ke sana. Mungkin saja itu pertempuran antara The Piety dengan orang-orang yang berasal dari Negara Logam!”
Beberapa cultivator mulai mengajak orang lain untuk mengikutinya menuju pertarungan antara The Piety dengan orang-orang dari Negara Logam. Mereka masih mengingatnya dengan jelas berita tentang salah satu anggota utama organisasi sepuluh perintah tuhan telah memprovokasi Negara Logam secara terang-terangan. Oleh karena itu beberapa dari mereka mulai berbondong-bondong menuju tempat pertempuran tersebut.
Di hutan binatang buas tempat Chu Feng bertarung, dia melihat bahwa serangan naga petirnya hanya bisa memusnahkan setengah dari 200 cultivator. Meskipun setengah yang tersisa itu tidak berhasil dimusnahkan oleh naga petir, tapi mereka sudah tidak bisa bergerak lagi dengan kehancuran yang terjadi pada tubuh mereka.
“Aku tidak menyangka bahwa orang-orang yang berhasil dari seranganku adalah seorang manusia yang telah menyerah pada tubuh dagingnya dengan sebuah boneka buatan tangan mereka sendiri.” Chu Feng bergumam pelan sambil melihat keadaan setengah mati para cultivator Negara Logam yang masih hidup.
Kemudian Chu Feng menoleh ke arah Xing Ke dan pria berbadan besar yang tidak memiliki luka sedikit pun di tubuhnya.
Setelah melihatnya, Chu Feng bergumam pelan sambil mengangkat tangannya ke atas, “Seperti yang aku pikirkan, serangan milikku sama sekali tidak bisa menyakiti pertahanan mereka berdua. Jika begitu adanya, maka aku hanya perlu membersihkan orang-orang yang masih hidup terlebih dahulu.”
Pada saat berikutnya, permukaan tanah di bawah kakinya langsung bergetar sangat keras seolah-olah ada sebuah benda besar yang sedang diangkat dari bawah tanah. Kemudian sebuah pasir kuning yang ada pada kedalaman bawah tanah mulai naik ke atas sedikit demi sedikit hingga 100 mil membentuk sebuah tsunami besar.
“Aku tidak memerlukan orang-orang yang tidak bisa bertarung lagi di medan perang.” Lalu Chu Feng mengarahkan tangannya ke bawah dengan sangat kuat. Kemudian pasir kuning setinggi 100 mil itu dengan cepat bergegas ke depan seperti sebuah ombak besar yang menerjang ke pesisir pantai dari tengah laut.
Ketika para cultivator yang masih hidup itu merasakan guncangan yang sangat besar, mereka perlahan-lahan mulai melihat ke arah guncangan tersebut. Lalu semua orang termasuk Xing Ke dan pria berbadan besar itu melihat pasir kuning setinggi 100 mil mulai menerjang ke arah mereka dengan tekananannya yang sangat kuat.
“Sialan, dia berniat mengubah lokasi pertempuran dengan elemen pasirnya sendiri!” Ekspresi wajah Xing Ke langsung berubah jelek dan langsung terbang tinggi agar tidak tertimpa ombak pasir kuning tersebut.
Meskipun Xing Ke percaya diri bahwa dirinya tidak akan mati ataupun terluka hanya dengan tertimbun ke dalam ombak pasir, tapi dia sama sekali tidak berani bertindak ceroboh sedikit pun. Memang benar bahwa tubuhnya tidak akan terluka hanya dengan tertimbun, tapi bukan berarti dia dapat bergerak dengan bebas dalam berjuta-juta butiran pasir kuning tersebut.
Ketika Xing Ke terbang ke atas sedikit lebih tinggi dari ketinggian ombak pasir yang telah datang, dia melihat bahwa pria berbadan besar yang berasal dari bawahan Pangeran Ketiga Niu Bo sama sekali tidak bergeming dan hanya menatap ombak pasir yang datang ke arahnya.
Jika orang lain melihatnya dari jauh, mungkin mereka akan berpikir bahwa pria berbadan besar itu ketakutan hingga tidak bisa menggerakkan tubuhnya sedikit pun. Tapi Xing Ke tahu seberapa percaya dirinya pria itu yang memiliki basis kultivasi tingkat Grand Master dan sangat akrab dengan elemen tanah.
__ADS_1
BOOM!
Pada saat berikutnya, ombak pasir kuning setinggi 100 mil itu dengan cepat menenggelamkan seluruh wilayah hutan binatang buas menjadi sebuah padang pasir yang sangat luas. Banyaknya pepohonan maupun binatang buas yang ada pun telah tertimbun oleh ombak pasir kuning tersebut.