Menghancurkan Kehendak Langit

Menghancurkan Kehendak Langit
Episode 223 Ramalan Tentang Kematian Chu Feng Di Masa Depan


__ADS_3

Iblis dunia lain, itu adalah sebuah sebutan untuk seseorang yang bukan berasal dari dunia kultivasi. Mereka bukanlah penduduk asli dari dunia kultivasi, melainkan hanya seseorang yang telah menempati tubuh orang yang sudah mati sebagai wadahnya.


Dalam buku kuno yang pernah dibacanya, setiap iblis dunia lain memasuki dunia kultivasi maka akan ada sebuah peristiwa besar yang akan mengubah seluruh dunia. Sebuah peristiwa pembantaian besar ataupun perubahan budaya hidup, semuanya akan terpengaruh ke seluruh dunia kultivasi.


Meskipun buku kuno itu terdengar seperti sebuah dongeng masa kecil, tapi setiap apapun yang tertulis di sana hampir semuanya telah menjadi kenyataan. Oleh karena itu orang-orang dari dunia kultivasi menganggap bahwa buku kuno itu sebuah ramalan yang akan terjadi di masa depan.


“Oh? Dia bisa mengenaliku yang berasal dari dunia lain?” Sebuah kejutan datang dari Chu Feng yang telah membuka topengnya, dia tidak menyangka bahwa dirinya akan diketahui hanya dengan mendekatinya saja. Kedua pupil matanya yang berwarna merah perlahan-lahan telah berubah menjadi mata asal usul alam semesta.


“Iblis dunia lain? Apa maksudnya dengan itu?” Chu Feng perlahan-lahan mendekat dengan sebuah suara penuh ketidakpedulian dan matanya yang menatap dingin ke arah menteri pertama Jin Shu.


“Kau ... Kau adalah pemimpin asli dari organisasi sepuluh perintah tuhan?! Jadi begitu ... Seperti yang diharapkan dari buku kuno, itu benar-benar sebuah ramalan yang akan terjadi di masa depan! Jadi selama ini, tokoh bodoh yang akan membuat iblis dunia lain memasuki tahap pertama untuk menguasai enam benua adalah diriku sendiri? Hahahaha, sungguh takdir yang menyedihkan!” Ketika menteri pertama Jin Shu melihat kedua mata pria di depannya telah berubah menjadi pupil mata yang sama seperti The Pacifism, dia tiba-tiba tertawa penuh dengan kegilaan seperti telah kehilangan akal sehatnya.


Partikel emas yang ada di tubuhnya pun perlahan-lahan mengerut sedikit demi sedikit, seolah-olah menteri pertama Jin Shu telah menyerah untuk menerobos ke tingkat Sage.


Ketika Chu Feng melihat kegilaan pria di depannya, dia sedikit mengerutkan keningnya. Entah mengapa Chu Feng merasa bahwa menteri pertama Jin Shu seolah-olah mengetahui apa yang akan terjadi pada nasibnya.


“Apakah rencanamu adalah untuk menggunakan tubuhku yang telah mati agar bisa menambah kekuatanmu? Hahahaha, sayang sekali bahwa itu tidak akan pernah terjadi!” Sebuah ekspresi penuh kegilaan dan irasional langsung muncul pada ekspresi wajah menteri pertama Jin Shu.


Pada saat berikutnya, sebuah energi yang sangat kuat tiba-tiba mulai muncul dari dalam tubuh menteri pertama Jin Shu.


“Apakah dia berniat meledakkan dirinya?!” Chu Feng yang melihat semua itu langsung memiliki perubahan besar pada ekspresi wajahnya.

__ADS_1


“Time Stop!”


Kemudian kedua pupil matanya mulai memancarkan cahaya kecil, lebih tepatnya adalah ular ouroboros berwarna perak di bagian tengah pupilnya. Hanya setelah ular ouroboros perak di matanya mengeluarkan cahaya kecil, sebuah bola lingkaran langsung menyelimuti lingkungan di sekitarnya dalam jarak 100 meter.


Sesaat bola lingkaran itu menyelimuti lingkungan di sekitar, semua pergerakan objek yang ada di tempatnya langsung berhenti dalam sekejap mata. Jika ini berada di dunia game, mungkin orang dapat membayangkan seperti apa jadinya kalau kita memencet pause game.


“Huffft ... Aku hanya punya waktu tiga detik sebelum kemampuan menghentikan waktu itu menghilang!” Chu Feng memandang menteri pertama Jin Shu dengan ekspresi tegasnya, lalu dia berjalan mendekat ke arahnya.


Ketika Chu Feng berhasil mendekati tubuh menteri pertama Jin Shu, satu detik telah berlalu di dunia luar.


“Aku hanya punya dua detik saja untuk membaca memori ingatannya!” Chu Feng bergumam pelan sambil mengulurkan telapak tangan kanannya ke depan wajah menteri pertama Jin Shu yang sangat pucat pasi.


"Soul Devourer!”


Kemudian sebuah kepingan memori kenangan langsung mengalir masuk ke dalam benak Chu Feng, satu demi satu dari masa kecil menteri pertama Jin Shu hingga dirinya telah menjadi tua telah masuk ke dalam ingatan Chu Feng.


Entah itu pengalaman bertempurnya, hukum dunia logam yang telah didapatkan, ataupun tulisan kuno dari selembar kain putih yang sangat berharga pun mulai masuk ke dalam benaknya. Chu Feng melihat bahwa selembar kain putih itu berasal dari reruntuhan kuno yang pernah dieksplorasi oleh menteri pertama Jin Shu saat dia masih muda.


“Apa-apaan dengan hal ini! Hampir sebagian besar rencana yang aku buat untuk menguasai benua selatan telah tercatat di atas kain putih? Ini bukan lagi sebuah ramalan, tapi penglihatan masa depan!” Semakin lama Chu Feng melihat, semakin terkejut dirinya. Kemudian Chu Feng melihat sebuah kalimat terakhir dari kain putih misterius itu, dia melihat sebuah kalimat yang mengejutkan dirinya.


Meskipun para anggota utama berhasil keluar dari tempat itu hidup-hidup, tapi pemimpin asli mereka telah terbunuh oleh jari emas yang tiba-tiba muncul dari langit. Jari emas itu adalah takdir yang tidak bisa dihindari oleh makhluk hidup, tidak peduli seberapa kuatnya mereka akan tetap mati karena jari emas tersebut.

__ADS_1


“ ... “ Ketika Chu Feng melihat kalimat yang bercahaya terang itu, dia tanpa sadar membayangkan nasib seperti apa yang akan menimpanya seperti yang dicatat oleh kain putih misterius tersebut.


Chu Feng membayangkan bahwa dirinya mengeluarkan seluruh kekuatannya semaksimal mungkin untuk menahan jari emas yang jatuh dari langit. Tapi sayangnya tidak peduli seberapa banyak dia mengeluarkan berbagai macam kemampuan yang dimiliki, itu masih tidak bisa menahan jari emas yang digambarkan oleh kain putih misterius tersebut.


Crack!


Telapak tangan Chu Feng yang telah menempel di depan wajah menteri pertama Jin Shu tanpa sadar mengetat secara langsung. Dengan kekuatan fisik yang telah diselimuti oleh pola ungu di tubuhnya, Chu Feng dapat dengan mudah menghancurkan kepala menteri pertama Jin Shu seolah-olah meledakkan sebuah balon.


“Aku akan terbunuh oleh jari emas yang akan turun dari langit? Hahahaha, menarik sekali! Sepertinya pemilik dari jari emas itu bukanlah cultivator biasa, melainkan sesuatu yang berada di atas tingkat Sage. Apakah itu cultivator tingkat Saint? Ataukan cultivator tingkat Dewa? Meskipun aku tidak tahu seberapa kuat orang itu, tapi sepertinya cultivator itu berasal dari benua tengah!” Dengan sebuah seringai di wajahnya, Chu Feng memasangkan kembali topeng putihnya di depan muka.


Yang dapat Chu Feng pikirkan terkait jari emas itu adalah orang-orang dari Keluarga Chu di benua tengah, ataupun seorang cultivator yang terbunuh oleh dirinya dan itu telah membuat memprovokasi orang yang ada di belakangnya.


“Jika kain putih misterius itu mengatakan bahwa kekuatan itu bukanlah sesuatu yang bisa dihadapi oleh makhluk hidup, maka kemungkinan besar aku tidak akan pernah bisa menahan ataupun melarikan diri dengan kekuatanku yang telah diramalkan di masa depan nanti.” Chu Feng perlahan-lahan bergumam pelan sambil membawa mayat menteri pertama Jin Shu yang tidak memiliki kepala.


Setelah membawanya, Chu Feng dan The Pacifism langsung terbang menjauh dari artefak bahtera yang akan jatuh ke permukaan tanah.


Swoosh!!


Sebuah ledakan sonik yang menghancurkan ruang hampa dalam jangkauan satu mil telah terjadi. Itu berasal dari sisa energi spiritual yang ada pada tubuh menteri pertama Jin Shu untuk meledakkan artefak bahtera yang telah dibuatnya.


BOOM!!!

__ADS_1


Hanya dalam sekejap mata, sebuah kawah seukuran danau kosong yang sangat besar langsung terjadi secara alami.


__ADS_2