
“Ini ... Nafas macam apa lagi?!”
“Apakah mereka berdua adalah seorang manusia?! Ini bukan lagi pertarungan antar manusia, melainkan pertarungan binatang buas!”
Setelah Chu Feng melepaskan pola ungu di tubuhnya, seluruh arena seni bela diri langsung terbagi menjadi dua nafas yang berbeda. Dua nafas binatang buas saling bentrok satu sama lain dengan aura kekejaman yang langsung menyapu semua orang.
Semua murid yang menyaksikan pertempuran itu langsung berubah menjadi kengerian, seorang cultivator tingkat junior langsung berdiam diri di tempat tanpa bisa bergerak sedikit pun sedangkan cultivator tingkat senior dan tingkat Elite hanya bergerak mundur sedikit.
“Aura yang tidak kalah sengitnya dari darah hewan mistik milik Chu Shen ... Tidak, aura binatang buas di tubuh Chu Feng lebih kuat dari milik Chu Shen.” Patriark Chu Du yang memiliki basis kultivasi tinggi dari orang lain hanya bisa mengerutkan keningnya sambil memandang Chu Feng dengan pandangan penasaran.
“Menarik sekali, dia mempunyai kekuatan seperti itu di dalam tubuhnya! Terlebih lagi, mengapa pola ungu di tubuh Chu Feng seperti sebuah denyut nadi makhluk hidup?” Chu Chen yang melihat pertarungan Chu Feng dan Chu Shen langsung membuat sebuah senyuman bersemangat seolah-olah sangat ingin sekali bertempur melawan Chu Feng.
Di tengah arena, Chu Feng melihat bahwa ekspresi wajah Chu Shen telah berubah ketika aura binatang buas di tubuhnya telah ditekan oleh aura binatang buas di dalam tubuh Chu Feng.
“Berani bertarung denganku?!” Chu Shen tiba-tiba bergegas ke arah Chu Feng dengan sangat cepat dan momentum kuat.
Melihat bahwa Chu Shen telah menuju ke arahnya, Chu Feng langsung waspada dan memiliki sikap serius. Meskipun Chu Feng tahu bahwa dia tidak terkalahkan, tapi bukan berarti dia akan dibutakan oleh kesombongan.
Kemudian dia melihat bahwa tinju Chu Shen telah tiba di depan wajahnya dengan momentum kehancuran yang sangat kuat.
BANG!
Tinju Chu Shen dengan cekatan langsung ditangkap oleh Chu Feng dengan satu tangannya. Tempat mereka berdua berpijak telah retak karena dampak dari serangan tersebut.
Kemudian Chu Feng tidak melewati kesempatan emas ini untuk menyerang tubuh Chu Shen dengan tangannya yang lain.
Swoosh!
BAM!
Sebuah benturan yang sangat keras langsung terdengar di tengah arena.
Tanpa diduga bahwa Chu Shen berhasil menahan serangan tersebut dengan satu tangannya yang lain.
“Hah, kena kau!” Tiba-tiba terdengar sebuah teriakan kejam yang berasal dari Chu Shen.
Pada saat berikutnya, Chu Feng melihat bahwa ada dua buah kaki yang terbang mendekat ke wajahnya dengan sangat cepat.
“Dia menggunakan pegangan tanganku untuk menahan tubuhnya yang melayang?!” Ekspresi wajah Chu Feng sedikit berubah setelah melihat dua telapak kaki yang telah muncul di depan matanya.
BANG!
Sebuah serangan yang sangat kuat langsung terdengar dari pertarungan mereka berdua, saat serangan itu terjadi mereka melihat bahwa tubuh Chu Feng telah terpental ke belakang dan menabrak tembok.
__ADS_1
Ketika Chu Shen tidak melihat tetesan darah maupun lengan yang putus di bawah kakinya, dia langsung mendecak lidahnya sambil memandang tubuh Chu Feng yang tertanam erat di dinding arena, “Cih, dia benar-benar bisa melepaskan dirinya dari pegangan eratku!”
BANG!
Retakan dinding yang menjebak tubuh Chu Feng perlahan-lahan hancur, lalu semua orang melihat bahwa pola ungu di tubuh Chu Feng telah menyebar hampir ke seluruh tubuhnya.
“Dia benar-benar berniat memutuskan kedua lenganku saat menendangku! Meskipun aku ingin sekali lagi merasakan seranganmu itu, tapi sayangnya aku bukan seseorang yang senang diperlakukan sebagai tas tinju oleh orang lain!” Chu Feng memandang ke depan, dia melihat Chu Shen sedang tersenyum bangga ke arahnya.
Pada saat berikutnya, tanah arena tempatnya berpijak langsung retak dan tubuhnya melayang sangat cepat ke arah Chu Shen seperti sebuah bola meriam.
“Huh dasar bodoh, apakah kau pikir hanya segini saja kekuatanku?!” Chu Shen langsung mencibir setelah melihat bahwa Chu Feng sama sekali tidak takut padanya dan menyerang secara frontal, dia mengangkat kedua tangannya ke depan untuk menangkis serangan tersebut.
Kemudian cahaya merah di alisnya mulai bersinar sangat terang hingga membuat lapisan merah gelap seperti sebuah darah yang mengental telah menyelimuti tubuhnya.
BANG!
Tubuh Chu Feng langsung berbenturan secara langsung dengan kedua telapak tangan milik Chu Shen. Terkadang muncul sebuah percikan antara aura binatang buas di tubuh mereka.
Kemudian Chu Feng bergerak secara tiba-tiba dan memiliki posisi seperti sedang ingin merayap di permukaan.
Ketika Chu Shen melihat gerakan yang tiba-tiba dari Chu Feng, tubuhnya yang sedikit tidak siap mulai kehilangan keseimbangannya karena kekuatan yang hilang. Lalu Chu Shen melihat bahwa saat tubuh Chu Feng dalam posisi merayap tiba-tiba berubah. Dia melihat bahwa kedua tangan Chu Feng telah berpijak di tanah sedangkan kedua kakinya sedang meluncur dengan cepat ke arah dagunya.
BANG!
BAM!
Dinding arena di belakangnya langsung membuat retakan besar, itu bisa dilihat seberapa kuat serangan tubuh roket milik Chu Feng.
“Hahaha, aku tidak menyangka trik pertarungan seperti ini akan sangat berguna melawan cultivator!” Chu Feng tertawa bangga melihat bahwa serangannya berhasil mengenai dagu Chu Shen. Bisa dibilang bahwa gerakan tadi itu adalah gerakan yang selalu ingin dilakukan oleh Chu Feng ke orang lain.
“Oh? Tampaknya dia sangat marah karena serangan tersebut!” Chu Feng sedikit menyipit saat melihat bahwa aura di sekitar Chu Shen telah berubah sangat drastis. Seolah-olah di depannya bukan lagi manusia, melainkan sebuah binatang buas yang telah kehilangan kendali.
ROAR!!!
Tubuh Chu Shen melompat dari tempatnya berpijak dan langsung tiba di depan Chu Feng dengan sekian detik. Lalu sebuah tinju langsung datang di depan wajahnya.
Bang!
Tapi sayang sekali bahwa serangan itu berhasil ditahan oleh Chu Feng.
“Apakah kau berpikir sangat kuat hanya karena menyerahkan kendali tubuhmu pada darah tersebut? Benar-benar memalukan, kau hanyalah sebuah wadah yang tidak akan pernah bisa lepas dari kutukan tersebut!” Chu Feng berteriak secara langsung dan memukuli wajah dari Chu Shen.
Bang!
__ADS_1
Tinju yang sangat kuat dari Chu Feng langsung mengenai wajah Chu Shen, tapi sayangnya hal itu masih tidak bisa membuatnya mundur melainkan langsung berteriak sangat marah.
ROAR!!!
Bang! BANG! Bang! BANG! Bang! BANG!
Keempat tinju dari mereka berdua saling bertabrakan satu sama lain dengan kekuatan yang tidak bisa diremehkan. Tempat keduanya berpijak telah hancur membuat sebuah kawah besar dengan penuh retakan, seolah-olah yang sedang bertarung adalah binatang buas yang sangat besar.
ROAR!!!
Sebuah auman keras berasal dari mulut Chu Shen yang langsung menyebar ke seluruh arena.
Semua orang yang menonton langsung merasa bahwa gendang telinga akan pecah dan menutup matanya tanpa sadar. Ketika semua penonton ingin membuka mata, mereka mendengar sebuah dentuman yang sangat keras dari tengah arena.
BANG!
Mereka melihat bahwa baru saja Chu Feng menabrakkan kepalanya ke kepala Chu Shen dengan sangat kuat dan keras hingga membuat kepala Chu Shen berdarah.
“Berisik! Apakah kau pikir bahwa dengan berteriak saja akan membuatmu bertambah sangat kuat?!” Chu Feng memiliki ekspresi kesal di wajahnya yang berlumuran darah milik Chu Shen.
Kemudian Chu Feng mengangkat lututnya untuk menyerang dada Chu Shen, mengangkat tinjunya untuk menyerang dagu Chu Shen, menyerang muka depan Chu Shen dengan tinjunya dan menyerang kaki Chu Shen dengan cara menendangnya.
Semua gerakan itu terus menerus diulang oleh mereka berdua, keduanya saling bertukar pukulan dengan sangat kuat.
Setelah beberapa saat, Chu Feng menghentikan gerakannya setelah melihat bahwa aura merah darah di tubuh Chu Shen perlahan-lahan menghilang dari tubuhnya. Kemudian Chu Feng melihat bahwa tubuh Chu Shen telah jatuh ke permukaan arena dengan tubuh tak sadarkan diri.
Ketika pertarungan sengit dan kejam keduanya telah berhenti, seluruh arena tiba-tiba sangat sepi tanpa suara sedikit pun. Semua penonton memandang arena pertarungan yang telah hancur lebur dengan ekspresi wajah takjub dan terkejut, seolah-olah pertarungan di depan mereka semua sudah tidak bisa digambarkan dengan kata-kata biasa.
“Dikarenakan peserta Chu Shen telah tak sadarkan diri, dengan ini aku umumkan bahwa pemenangnya adalah Chu Feng!” Sebuah suara yang berasal dari tetua pertama langsung memecahkan keheningan tersebut.
Pada saat berikutnya, sebuah sorakan meriah maupun tepuk tangan langsung terdengar di seluruh arena.
“Woah ... Apa-apaan pertandingan tadi itu?”
“Aku benar-benar tidak bisa menoleh sedikit pun saat melihat pertarungan tadi, itu benar-benar pertarungan yang sangat menegangkan.”
“Benar, aku juga merasakan hal seperti itu!”
“Aku tidak pernah menyangka kalau Chu Shen akan dikalahkan oleh murid baru! Terlebih lagi dengan kekuatan buasnya itu, siapa yang akan menjadi lawannya?”
“Bukankah Chu Chen yang akan menjadi lawannya? Tidak ada yang pernah sama sekali melihatnya mengeluarkan pedang dari sarungnya kan?”
Berbagai percakapan heboh langsung terdengar di seluruh arena setelah pengumuman pertarungan telah selesai. Para penonton mulai membahas pertarungan yang baru saja terjadi dan menebak siapa yang dapat melawan kekuatan buas milik Chu Feng.
__ADS_1