Menghancurkan Kehendak Langit

Menghancurkan Kehendak Langit
Episode 107 Pertemuan Yang Dijanjikan


__ADS_3

Saat sebagian kecil kesadaran Chu Feng musnah terkena 2 serangan antara sang pencipta dan sang pemberontak, kesadaran miliknya langsung kembali ke dunia luar dengan ekspresi wajah yang dipenuhi dengan keringat dan kelelahan. Saat melihat bahwa dirinya tidak mati, Chu Feng hanya bisa menghela nafas lega.


Dia tidak menyangka bahwa sigil kuno ular ouroboros itu mempunyai asal usul yang sangat menakutkan. Tidak, sebuah kalimat menakutkan sudah tidak bisa menggambarkannya lagi. Itu karena pertarungan sebelumnya membuat Chu Feng terkejut, dia tidak menyangka bahwa ada sesosok makhluk hidup yang akan menantang penciptanya.


“Pertarungan barusan terlihat tidak sederhana! Langit putih murni dengan pijakannya yang tidak terlihat seperti unsur elemen, apakah tempat itu adalah awal dari terbentuknya alam semesta?” Chu Feng langsung memikirkan sebuah teori terkenal yang berasal dari planet bumi.


Itu adalah teori Big Bang, dikatakan bahwa alam semesta awalnya berisi semua materi dalam keadaan yang sangat padat. Suatu ketika, materi ini meledak dan langsung meledak ke seluruh alam semesta.


“Tidak, teori Big Bang tidak cocok dengan perkataan pria itu. Jika memang benar begitu, lalu mengapa pria itu mengatakan bahwa sang pencipta sudah tidak cocok untuk mengendalikan dunia tempat mereka tinggal?” Chu Feng memasuki keadaan berpikir keras.


Hanya butuh beberapa saat, tiba-tiba Chu Feng memikirkan sebuah kalimat yang pernah dibacanya.


“Bagaimana kalau alam semesta itu awalnya hanya satu tempat? Kemudian karena pertempuran mereka berdua, langit dan bumi di tempat itu mulai retak dan berpisah. Jika seperti itu keadaannya, maka hal itu sangat cocok tentang keinginan orang itu.” Chu Feng bergumam pelan sambil melihat ke langit yang ada di luar jendela.


Sepertinya dunia kultivasi ini benar-benar lebih mengerikan dari pada novel yang pernah dibacanya. Chu Feng langsung membayangkan bahwa dunia kultivasi tempatnya berada adalah sebuah langit putih murni yang ada di tempat itu, sedangkan riak air hitam yang dia injak saat itu adalah alam semesta di planet bumi.


Tanpa sadar beberapa hari telah berlalu, dan hari ini adalah hari pertemuan Chu Yu dan The Piety di toko Hei Xuan.


Ketika Chu Feng terbangun dari kultivasi, Mu Yin dan Lei Qing langsung mendekat ke arahnya dan bertanya dengan ekspresi khawatir di wajahnya.


“Saudara Chu Feng, apakah kau baik-baik saja? Bagaimana dengan keadaan tubuhmu?” Mu Yin mendekat sambil bertanya dengan nada khawatir.

__ADS_1


“Tubuhku?” Chu Feng langsung melirik bagian tubuhnya, saat itu dia melihat sebuah titik berpola ungu kemerahan muncul di dadanya.


“Ya, saat itu tubuhmu tidak tahu mengapa mengeluarkan aura binatang buas. Jika aku tidak melihat dengan mata kepalaku sendiri, mungkin aku akan mengira bahwa kau adalah binatang buas yang menyamar!” Lei Qing menyilangkan tangannya sambil menganggukan kepalanya.


“Binatang buas?” Ketika Chu Feng mendengar hal itu, dia langsung tahu bahwa ini ada kaitannya dengan ular kuning itu.


“Jangan khawatir, sepertinya semua ini akibat kristal binatang buas yang telah kutelan!” Chu Feng menggelengkan kepalanya untuk menenangkan keduanya. Saat ini Chu Feng masih belum bisa mengatakan yang sebenarnya, karena itu dia hanya bisa berbohong.


“Oh benar saudara Chu Feng, hari ini adalah pertempuran pertama The Piety dengan Chu Yu.” Setelah mengatakan hal itu, Mu Yin keluar dari ruangan ini dan masuk ke ruangan sebelah.


“Hey Chu Feng, entah mengapa aku merasa kau telah bertambah kuat setelah memasuki kondisi kultivasi. Terutama aura yang berasal dari tubuhmu, itu terlihat seorang pembunuh yang sangat kejam dan dingin.” Lei Qing menepuk punggung Chu Feng sambil bercandaan.


“Saudara Chu Feng, ini adalah jubah hitam yang kau butuhkan!” Mu Yin membawakan sepasang pakaian dengan sebuah lonceng perak kecil di tangannya.


Kemana pun sosok itu melangkah, selalu ada suara dering lonceng perak kecil yang ada di jubah pinggangnya.


Di toko Hei Xuan, Chu Yu dan Gao Ze telah menunggu di dalam toko Hei Xuan.


“Pemilik toko, apakah orang yang kamu sebutkan itu akan datang hari ini?” Nona muda Chu Yu bertanya dengan nada datar kepada lelaki tua yang sedang duduk malas di mejanya.


“Jangan khawatir tentang itu gadis kecil, dia pasti akan datang!” Hei Xuan berkata sambil tersenyum ringan.

__ADS_1


Gao Ze yang sedang berdiri di samping Chu Yu, memiliki ekspresi wajah yang tidak sabar.


“Apakah kamu akan ke sini?” Hei Xuan menyalurkan energi spiritualnya ke cincin komunikasi.


“Aku telah berada di depan pintumu!” Hanya beberapa saat terdengar sebuah suara di cincin komunikasi itu.


Begitu suara di cincin komunikasi itu selesai, sesosok orang telah membuka pintu toko. Sebuah jubah dengan latar belakang hitam dan logo ular putih di dadanya, dan sebuah topeng putih tersenyum menakutkan yang terpasang di wajahnya.


Ketika sosok itu masuk, sebuah dering kecil terdengar di seluruh toko yang membangunkan semua orang dari keadaan takjub.


Yang membuat mereka bertiga takjub tidak hanya pakaian yang dipakai orang itu, tapi aura binatang buas kuno yang berasal dari tubuhnya. Bahkan Hei Xuan yang telah mengenal Chu Feng sedikit telah kebingungan.


Itu adalah aura sengit, aura kekejaman, aura haus darah, dan aura pembunuhan yang pekat menyelimuti tubuh orang itu.


“Orang tua, aku telah datang!” Chu Feng berkata dengan suaranya dingin miliknya.


“The Piety! Aku tidak menyangka kau benar-benar berubah drastis setelah beberapa hari tidak bertemu!” Hei Xuan berdiri dari tempat duduknya dan memandang pemuda bertopeng putih yang ada di depannya. Jika Hei Xuan tidak melihat cincin komunikasi yang ada di jari Chu Feng, mungkin dia akan berpikir bahwa orang di depannya bukan pemuda yang dia kenal tapi orang lain.


Mata Chu Yu dan Gao Ze tertuju pada orang misterius yang ada di depan mereka. Tidak peduli bagaimana mereka merasakan, keduanya telah gagal menilai basis kultivasi orang misterius yang ada di depannya.


Hei Xuan menatap Chu Feng dalam-dalam, lalu menoleh ke Chu Yu dan berkata, “Orang ini berasal dari organisasi pembunuh yang baru-baru ini muncul di Kota Yang. Dia adalah pemegang gelar ketakwaan dari 10 perintah tuhan, The Piety!”

__ADS_1


Ketika Chu Yu dan Gao Ze mendengar hal itu, mereka berdua langsung terkejut. Mereka tidak menyangka akan merekrut orang yang sangat kuat, mereka berdua telah melihat bagaimana orang di depannya bisa menghancurkan hutan di Hidden Dragon Mountain dengan elemen tanahnya.


“Apakah kalian berdua yang ingin menyewaku untuk memasuki reruntuhan kuno?” Chu Feng perlahan masuk sambil berkata dengan suara dingin. Pupil mata merahnya perlahan melihat ke arah pemuda di samping Chu Yu, setelah itu dia menatap langsung mata Chu Yu.


__ADS_2