
Saat ini, lima kilometer dari tempat The Pacifism dan The Honesty berada. Sesosok pemuda bergerak dengan cepat di kedalaman hutan. Sosok itu memiliki rambut merah dan kedua pupil mata yang sangat aneh. Di belakang punggungnya, dia membawa sebuah benda persegi panjang yang dibungkus kain sutra.
Berbeda dengan orang normal yang memiliki pupil hitam, kedua mata pemuda itu memiliki bentuk lima kelopak bunga yang berwarna merah muda. Jika Chu Feng melihat dengan mata kepalannya sendiri, mungkin dia akan terkejut bahwa kelopak bunga itu benar-benar mirip seperti bunga sakura.
“Sial, sepertinya mereka benar-benar berniat untuk membunuhku hidup-hidup!” Pria berambut merah itu menoleh ke belakang dan melihat ratusan orang yang mengejarnya dan seorang pria tua yang terlihat seperti pemimpinnya.
Ketika pria tua melihat bahwa jarak antara mereka semakin dekat, ekspresinya penuh dengan senyuman dan berteriak dengan keras ke arah pemuda yang melarikan diri di depannya.
“Kembalilah kau, dasar pengkhianat Negara Api!”
Saat pria tua itu selesai mengucapkan kalimatnya, tiba-tiba sebuah energi spiritual di sekitarnya langsung mengembun menjadi bola api yang sangat besar dan bergerak cepat ke depan.
Swoosh!
Nyala api pada bola api besar itu sangat menakutkan hingga membakar segala sesuatu yang ada di depannya.
Ketika pria berambut merah itu merasakan hawa panas yang muncul begitu tiba-tiba di belakangnya, dia langsung menoleh ke belakang dan menatap bola api tersebut. Kemudian pria berambut merah itu dengan cepat memegang kayu persegi panjang yang ada di belakangnya dan langsung duduk bersila di tanah.
Saat pria berambut merah itu menekan kunci piano persegi panjang yang terbuat dari kayu, bunyi nada yang menyenangkan langsung keluar dari piano kayu tersebut.
Ding! Ding! Ding!
Kelopak bunga sakura yang besar langsung muncul di depannya dan menangkis serangan bola api tersebut.
Bam!
Dua objek di depan mereka semua saling berbenturan, tapi itu tidak bertahan lama setelah mendengar sebuah retakan yang berasal dari kelopak bunga sakura tersebut.
Crack!
Bola api menakutkan itu dengan cepat merobek pertahanan kelopak bunga sakura dengan sangat mudah dan masih terus menuju ke arah pria muda berambut merah yang masih duduk di tanah.
__ADS_1
“Seperti yang diharapkan dari cultivator tingkat Grand Master! Sayang sekali bahwa aku bukanlah tipe orang yang akan pasif dalam menghadapi musuh!” Ekspresi pria muda berambut merah itu mulai berubah menjadi sangat serius.
Saat jari tangannya menyentuh kunci piano kayu, kedua matanya yang memiliki bentuk kelopak bunga sakura mulai bercahaya. Perlahan-lahan tubuhnya mengeluarkan sebuah aroma yang sangat harum, seperti bunga pada umumnya.
“Dengarkanlah Laguku! Lagu ini akan aku dedikasikan hanya untukmu seorang saja!” Pemuda berambut merah itu menekan kunci piano kayu di tangannya dengan penuh kesedihan.
Ding! Ding! Ding!
Pada saat pemuda berambut merah itu menekan kunci piano pada jarinya, selusin cahaya yang berbentuk kelopak bunga sakura mulai muncul di sebelahnya dalam sekejap mata.
“Bibit kasih sayang mulai tumbuh di tanah yang sunyi!” Sebuah suara yang sangat lirih mulai muncul dari mulut pria muda berambut merah tersebut.
Swoosh! Swoosh! Swoosh!
Hanya dalam beberapa saat, kelopak bunga sakura di sampingnya mulai bergerak sangat cepat menuju ratusan orang yang menuju ke arahnya.
“Huh, trik kecil yang tidak berguna!” Saat cultivator tingkat Master yang melihat cahaya kelopak bunga sakura kecil bergerak ke arahnya, dia mendengus kesal dan melambaikan tangan kanannya.
Swoosh!
Kemudian sebuah suara yang sangat kesepian dan sedih mulai keluar dari mulut pria muda berambut merah, “Dia adalah jiwa yang sangat murni dan tidak akan pernah ternoda oleh kekotoran dunia!”
Lalu sebuah kejadian yang tidak diharapkan telah muncul di depannya, kelopak bunga sakura milik pemuda itu dengan mudahnya menembus serangan kobaran api tersebut.
“Apa? Bagaimana itu mungkin?” Tanpa sadar cultivator itu mengangkat tangannya untuk menghalangi serangan tersebut. Tapi yang membuatnya terkejut adalah kelopak bunga sakura itu dengan sangat mudah menembus masuk ke dalam kulit dagingnya.
Kemudian cultivator tingkat master itu merasakan bahwa ada hawa yang sangat panas langsung muncul dari dalam tubuhnya dan perlahan-lahan mulai membakar seluruh tubuhnya.
“Ahhh!!!” Teriakan yang sangat nyaring dan menyedihkan berasal dari cultivator tingkat master tersebut.
Kejadian yang terjadi padanya juga serupa dengan cultivator lain yang ada di sampingnya. Seberapa banyak mereka berusaha untuk menahannya dengan energi spiritual maupun kekuatan hukum dunia, itu masih tidak bisa menahan serangan kelopak bunga sakura tersebut.
__ADS_1
Beberapa cultivator yang bergegas ke arah pria muda berambut merah itu perlahan-lahan mulai terbakar karena kelopak bunga sakura tersebut. Meskipun begitu, masih ada beberapa cultivator yang berhasil menghindari kelopak bunga sakura dan mulai mendekat ke arah pria muda berambut merah tersebut.
“Huh, seharusnya kau menurut pada ucapan kita semua agar tidak memiliki hasil yang menyedihkan seperti ini!”
“Kau seharusnya menyerahkan pada Negara Api untuk warisan yang telah kau dapatkan dari tanah leluhur!”
Dua cultivator tingkat master tahap puncak berkata dengan nada dingin sambil mengarahkan tangan mereka ke depan.
Lalu sebuah kekuatan hukum dunia kebakaran langsung muncul di tangan mereka berdua membentuk sebuah biji kecil. Yang kemudian, biji kecil itu perlahan-lahan mulai mekar menjadi bunga teratai yang berisi hukum dunia kebakaran dan mulai bergerak menuju pemuda berambut merah tersebut.
Swoosh! Swoosh!
Bunga teratai yang berisi hukum kebakaran itu melayang di udara dengan cepat, dan bergerak menuju pemuda berambut merah yang masih memainkan senjata persegi panjangnya.
“Betapa bodohnya pria yang bersedia merangkul dosa gadis itu hanya untuk mencari sebuah harapan!” Sebuah suara yang dipenuhi dengan emosi langsung keluar dari mulut pria muda berambut merah tersebut.
Ding! Ding! Ding! Ding! Ding!
Gerakan tangan pria muda berambut merah itu mulai semakin cepat dan semakin intens setelah melihat serangan menakutkan yang ada di depannya. Dengan cepat, sebuah virtual pohon besar dengan dedaunannya yang berwarna merah muda langsung muncul di atas kepalanya.
Kemudian kelopak bunga sakura yang berasal dari pohon virtual mulai jatuh ke bawah seperti musim gugur. Serangan bunga teratai yang yang berisi hukum dunia kebakaran itu perlahan-lahan digerogoti oleh kelopak sakura yang membuatnya perlahan-lahan menghilang dari depan mata semua orang.
Lalu kelopak bunga sakura yang tersisa tetap berjatuhan dan jatuh pada kedua tubuh cultivator tingkat master tahap puncak dan beberapa cultivator yang ada di belakangnya.
“Tidak mungkin, ini seharusnya tidak akan pernah terjadi!!!”
“Bagaimana mungkin ini bisa terjadi?! Apa-apaan kekuatan api ini!”
“Ahhhh!!!”
Kelopak bunga sakura yang berasal dari virtual pohon sakura mulai berjatuhan dan mulai membakar tubuh semua orang dari dalam. Tidak peduli seberapa banyak mereka berusaha untuk menahannya, semua tubuh mereka akan terbakar dalam sekejap mata.
__ADS_1