Menghancurkan Kehendak Langit

Menghancurkan Kehendak Langit
Episode 62 Pengejaran


__ADS_3

Ketika Chu Feng berlari untuk ke arah targetnya, dia tiba-tiba menemukan ada seseorang yang bersembunyi di dalam tanah. Setelah melihatnya dengan detail, ternyata orang yang sedang bersembunyi itu adalah salah satu dari 8 orang yang tersisa.


“Kau pikir aku tidak akan menemukanmu jika bersembunyi di dalam tanah? Naif sekali!” Chu Feng berkata dengan nada dingin. Dia melompat dengan seluruh kekuatannya dan jatuh ke tempat orang itu.


Bang!


Chu Feng jatuh ke tanah dan dengan keras, kemudian tanah di bawahnya mulai bergetar. Dalam radius 3 meter, tanah yang dia injak telah runtuh akibat kekuatannya. Sesosok yang bersembunyi di bawah tanah mulai keluar dengan darah di kepalanya, orang itu menatap pemuda berambut putih dengan mata ketakutan. Dia masih mengingatnya dengan jelas bahwa kedua puluh rekan timnya telah dibasmi dengan mantra sihir bola api besar milik pemuda berambut putih di depannya.


“Kenapa ... Kenapa dia bisa menemukanku?! Aku telah mencari tempat sepi yang jarang dilewati orang dan bersembunyi di dalam lubang tanah!” Pria itu melarikan diri dengan ekspresi ketakutan di wajahnya. Tempat ini jarang sekali dilewati oleh para cultivator, tidak mungkin ada orang lain yang melihatnya ke sini. Dia masih tidak mengerti bagaimana pemuda berambut putih itu menemukannya dengan cepat, dipikirannya hanya ada satu kata yaitu melarikan diri sejauh mungkin.


Chu Feng menyipitkan matanya sedikit melihat arah kepergian orang itu, kemudian dia mengangkat tangan kanannya. Dia membidik langsung ke jantung pria yang melarikan diri itu.


“Shoot Style – Finger of Bones!”


Jari tulang yang runcing itu melesat seperti sebuah peluru dan langsung menembus jantung pria itu. Tubuh itu jatuh dengan keras ke tanah dan darah di jantungnya mulai mengalir membentuk sebuah genangan.


“Orang pertama telah mati, hanya tersisa 7 lagi!” Chu Feng berkata dengan acuk tak acuh dan berjalan ke mayat tersebut untuk mengambil jari tulangnya.


Kemudian Chu Feng melanjutkan lagi pengejarannya untuk membunuh orang-orang yang tersisa, sekarang dia sudah menyingkirkan pemikiran naif yang ada di dunia modern dan mulai beradaptasi dengan kebiasaan dunia kultivasi.


Hanya dalam waktu setengah jam, Chu Feng telah membunuh 6 orang. Dia telah memenggal kepala mereka semua dengan darah yang mengotori tubuhnya, saat ini dia sedang dalam pencarian 1 orang lagi. Orang-orang yang sebelumnya telah dia bunuh bersembunyi dengan cerdas, mereka bersembunyi di gua bawah tanah yang tersembunyi dan bersembunyi di atas pepohonan yang lebat. Tapi sayang sekali mereka tidak tahu bahwa itu semua tidak ada gunanya dengan kemampuan mata kehidupan miliknya.

__ADS_1


Chu Feng telah bertemu cultivator lain lebih dari sekali, cultivator lain sangat ketakutan ketika melihat Chu Feng yang berlumuran darah dengan mata dinginnya. Terutama dengan rambut putih peraknya, itu terlihat seperti iblis putih yang baru saja keluar dari neraka. Di mata mereka semua, Chu Feng lebih menakutkan dari pada para cultivator yang akan merampok untuk harta yang ada di tangan mereka. Karena itu setiap Chu Feng lewat, semua orang akan berusaha melarikan diri dan menghindarinya.


Chu Feng juga terlalu malas untuk peduli tentang itu, yang dia inginkan hanyalah mencari 1 orang lagi. Setelah beberapa saat dia menemukan orang terakhir, berbeda dengan rekan tim sebelumnya yang bersembunyi di tempat sepi. Orang ini sama sekali tidak bersembunyi tapi memasuki sebuah kelompok yang berjumlah lebih dari 30 orang, pria tersebut menyembunyikan wajah dan tubuhnya dalam jubah hitam besar.


“Aku tidak menyangka bahwa orang ini tidak bersembunyi di tempat sepi, tapi bersembunyi dan menyatu dalam kerumunan! Orang ini sangat pintar, tapi sayang sekali bahwa tidak ada yang bisa bersembunyi di bawah penglihatanku!” Chu Feng berkata dengan nada dingin dan bergerak ke arah kelompok yang memiliki lebih dari 30 orang.


Tidak lama kemudian, Chu Feng berdiri di depan kelom itu sambil menatap pria berjubah hitam yang bersembunyi di tengah kelompok.


Orang itu adalah salah satu cultivator tahap kesembilan, dia adalah salah satu pemimpin dari 30 orang sebelumnya yang meminta bantuan kepada 20 cultivator untuk membunuh Chu Feng.


Saat melihat Chu Feng, pria itu langsung berkeringat dingin dengan butiran-butiran keringat jatuh seperti terkena hujan. Dia berkata dengan kengerian yang dalam, “Tidak mungkin dia bisa menemukanku. Dia pasti datang ke sini hanya untuk bertanya saja, aku tidak boleh panik!”


Pria itu mencoba menenangkan hatinya, dia berpikir bahwa pemuda berambut putih itu datang ke sini hanya untuk bertanya.


“Saudaraku, apa ada yang kau perlukan pada kami?” Seorang pemimpin yang memimpin lebih dari 30 orang ini mulai berjalan keluar dari kerumunan.


“Ada seseorang yang kuincar sedang bersembunyi di dalam kelompokmu!” Chu Feng tidak berbicara omong kosong dan langsung menjelaskan niatnya.


“Apakah saudara laki-laki sedang melakukan kesalahan? Kami tidak memiliki orang yang Anda cari di sini, kami baru saja ingin ke bawah gua lava untuk mengambil teratai api merah.” Pemimpin kelompok ini menjelaskannya sambil tersenyum.


“Orang yang saya inginkan adalah dia, jika kamu ingin menghentikannya maka persiapkan diri untuk mati bersamanya!” Chu Feng langsung mengangkat tangan kanannya dan menunjuk ke arah pria itu.

__ADS_1


Pemimpin itu terkejut setelah melihat arah yang ditunjuk Chu Feng, itu adalah pria yang memang sedang diincar oleh Chu Feng. Orang yang sedang ditunjuk oleh Chu Feng telah membuat kesepakatan dengannya, selama orang itu bisa keluar dari sini hidup-hidup maka orang itu akan bersedia menjadi bawahannya. Karena itu dia setuju dengan ucapan pria itu dan menyembunyikannya di kelompok ini.


“Umm ... Orang itu adalah salah satu anggota tim asli kita. Karena wajahnya tidak enak untuk dipandang, aku menyuruhnya untuk memakai pakaian hitam yang untuk menutupi tubuhnya.” Pria itu menjelaskannya pada Chu Feng. Tapi setelah melihat ke atas, dia melihat bahwa Chu Feng telah bergegas ke pria itu dan menebas lehernya dengan pedang putih di tangannya.


Slash!


Kepala orang itu terbang ke atas dengan kucuran darah yang berasal dari leher miliknya.


“Kalian bisa pergi dari sini jika tidak ingin mati bersama pria itu, tapi kalau kalian ingin mati bersamanya maka aku tidak akan menolak keinginan itu!” Chu Feng berkata dengan dingin sambil menyeka darah yang ada di wajahnya.


Melihat pemuda berambut putih itu berlumuran darah, membuat semua orang yang ada di sini menahan nafas. Terutama pembunuhan tegas dan tatapan dinginnya yang menakutkan, membuat semua orang berpikiran hal yang sama. Itu adalah untuk melarikan dari sini secepat mungkin.


Swoosh!


Lebih dari 30 orang segera berbalik dan pergi ke dalam hutan, mereka semua meninggalkan pemimpin kelompok tanpa ragu sedikit pun. Sebuah tim yang terdiri dari lebih 30 cultivator langsung hancur berantakan karena aura yang berasal dari tubuh Chu Feng.


Boom!


Pemimpin tim yang menyembunyikan musuh Chu Feng langsung membantingkan kepalanya ke tanah, dia bersujud pada Chu Feng dan berkata dengan penyesalan, “Tolong ... Tolong biarkan saya pergi, saya tidak berani lagi melakukan hal itu. Saya akan melakukan apapun yang Anda inginkan, jadi tolong jangan bunuh aku ....”


Chu Feng melirik orang itu tanpa ekspresi sedikit pun di wajahnya, dan langsung bergerak mendekat ke arahnya. Tulang tajam di tangan kanannya langsung memotong leher pria tersebut, kepala pria dengan ekspresi ketakutan itu mulai terlempar tinggi ke atas dan jatuh ke tanah.

__ADS_1


Setelah melakukan hal itu, Chu Feng hanya bisa menatap langit biru di atas kepalanya dengan tatapan kosong. Chu Feng hanya bisa bergumam di dalam hatinya, “Jika aku berada di tempat seperti orang itu, apakah aku akan memohon ampun dengan wajah menyedihkan untuk mengampuni hidupku?”


Besok update 3 chapter, tadi lagi sibuk banget. Sorry yaw~


__ADS_2