Menghancurkan Kehendak Langit

Menghancurkan Kehendak Langit
Episode 11 Penilaian baru saja dimulai


__ADS_3

“Chu Feng, ada apa dengan matamu? Apakah kamu baik-baik saja?” Mu Yin bertanya dengan suara rendah setelah melihat mata Chu Feng berubah sedikit aneh.


“Tidak apa-apa, aku hanya merasa sedikit sedih saja!” Chu Feng menarik kembali green sight miliknya dan berbisik pelan kepada Mu Yin. Dia tidak ada pilihan lain selain berbohong tentang situasi yang baru saja dia dengar.


Chu Feng sangat menyadari situasinya saat ini, bahkan jika Mu Yin dan Lei Qing teman yang dapat dipercaya olehnya bukan berarti Chu Feng akan mengatakannya kepada mereka berdua. Begitu mereka bertiga ketahuan, dia tidak ragu bahwa keluarga Chu akan segera membunuh mereka bertiga tanpa perlawanan sedikit pun. Ini adalah salah satu alasan mengapa dia mencari kekuatan sangat terburu-buru, dia tidak ingin mati tanpa bisa melakukan perlawanan sedikit pun.


Chu Feng bukanlah orang yang berhati suci seperti orang pikirkan. Bahkan jika dia bersimpati dengan anak buangan yang ada di sini, dia tidak ingin menempatkan dirinya dalam pertarungan yang sia-sia. Selain itu, bahkan jika Chu Feng membicarakan masalah ini kepada mereka, bukan berarti mereka akan percaya pada ucapannya.


Bahkan Chu Feng sendiri percaya bahwa mereka tidak akan berhenti untuk mengumpulkan teratai api merah meskipun mereka tau bahwa akar elemen roh akan terhisap oleh hal tersebut. Karena itu satu-satunya kesempatan mereka untuk bertahan hidup dalam dunia keras seperti ini, mereka bahkan tidak mengeluh sedikit pun jika mengorbankan bakat bawaan kultivasi demi kelangsungan hidupnya.


“Tapi karena keluarga Chu tidak memiliki niat baik terhadap kita, jangan salahkan aku untuk menghancurkan hal itu! Energi spiritual tidak dapat keluar dari dalam tubuh pada tingkat junior, tetapi tidak untuk energi kehidupan milik ku. Aku dapat melapisi kedua tangan ku dengan energi kehidupan, satu-satunya tujuan yang tersisa dari penilaian ini adalah untuk mengumpulkan teratai api merah! Selama saya mengumpulkan cukup, semakin sedikit anak yang akan ditelan oleh teratai api merah” Chu Feng mengatakannya dalam hati, meski dia bukan orang berhati suci tetapi bukan berarti ia akan mengabaikan sesuatu yang bisa dijangkau dalam kapasitas kekuatannya.


“Kalian berdua harus mengikuti ku setelah memasuki area perburuan nanti, aku akan semaksimal mungkin untuk melindungi kalian berdua”


“Setelah kita bertemu binatang buas, kalian berdua harus melindungi diri kalian sendiri. Dan sisanya serahkan saja pada ku, aku tidak akan membiarkan binatang buas menyakiti kalian”


“Jika aku tidak berhasil menahannya, kalian berdua hanya perlu lari tanpa perlu khawatir tentang diri ku. Apakah kalian mengerti? Kekuatan ku adalah yang terkuat, lagi pula aku adalah laki-laki”


“Aku hanya berharap jika saat itu terjadi, aku hanya ingin kalian hidup tanpa perlu merasa bersalah. Mungkin kalian tidak akan lulus dalam penilaian, tapi setidaknya kalian berdua dapat hidup dengan selamat” Lei Qing mengatakan kalimat yang sangat panjang dengan wajah serius, tidak seperti sebelumnya yang dipenuhi dengan tertawa dan senyuman. Sekarang dia lebih seperti kakak laki-laki tertua yang memiliki tanggung jawab untuk melindungi adik kecilnya.

__ADS_1


Mu Yin sedikit ketakutan dan terlihat pucat dengan kata-kata Lei Qing. Di bawah aura dominasi yang keluar dari tubuh Lei Qing, Mu Yin hanya bisa mengangguk dan tidak berani mengatakan apa-apa.


Chu Feng diam-diam melihat ekspresi serius dan tulus dari wajah Lei Qing. Dia merasa bahwa anak di depannya memiliki sifat yang membuat dirinya iri. Ini adalah sebuah sifat untuk seseorang yang memiliki tekad untuk mengorbankan semuanya.


“Tidak ku sangka anak kecil seusianya benar-benar memiliki tekad seperti itu, sepertinya dia memiliki kenangan masa lalu yang harus membuat dirinya bersikap dewasa” Chu Feng sedikit takjub didalam hatinya sambil tersenyum.


Bahkan Chu Feng sediri tidak tahu bahwa secara tidak sadar dia sudah menganggap kedua orang di depannya sebagai teman sejati. Setidaknya di dunia ini, tidak ada yang lebih penting dari Lei Qing dan Mu Yin.


Apakah ini yang disebut kebahagiaan?


Kehidupan Chu Feng saat di dunia modern hanyalah seorang anak dari panti asuhan, dia dibesarkan dari kecil oleh panti asuhan. Memang benar bahwa Chu Feng memiliki teman masa kecil saat di panti asuhan, tetapi sayang sekali itu semua mulai berubah setelah terjun ke dunia masyarakat. Semua orang mulai sibuk dengan kehidupan mereka sendiri untuk mendapatkan uang.


“Benar-benar sangat ironis, aku bahkan tidak pernah menyangka bahwa kehidupan pada dunia kultivasi memang ada” Chu Feng bergumam pelan sambil melihat ke langit di atas.


“Dikatakan bahwa seluruh pegunungan milik keluarga Chu di sini sangat luas hingga mencapai lebih dari dua ribu kilometer”


“Pegunungan ini penuh dengan energi spiritual alam, ini benar-benar hebat”


“Itu benar, energi spiritual alam di sini beberapa kali lebih tinggi dari dunia luar, berkultivasi di sini benar-benar dapat meningkatkan kecepatan berlatih hingga dua kali lipat”

__ADS_1


Melihat bahwa anak-anak yang mengikuti penilaian telah berkumpul semua didalam area perburuan nomer empat puluh, pria penanggung jawab tersebut berkata dengan suara keras, “Baiklah, aku mulai penilaiannya. Semoga kalian berhasil memasuki keluarga Chu kami dengan pencapaian yang memuaskan, selamat tinggal” Pria itu langsung berbalik untuk menutup area perburuan nomer empat puluh, karena energi spiritual yang ada didalam tidak boleh sampai bocor ke dunia luar.


Anak-anak di sekitar mereka bersemangat dalam membahas betapa hebatnya kekuatan dan status keluarga Chu di benua ini. Memiliki wilayah seperti ini merupakan sebuah simbol kekuatan dan status yang tinggi.


“Ayo pergi, mari kita lihat tempat lain. Terlalu banyak sekali orang di sini, apalagi penilaian tidak melarang tentang pembunuhan. Kita harus menemukan tempat dengan lebih sedikit orang agar harapan hidup kita meningkat” Lei Qing melihat sekeliling sambil menarik Chu Feng dan Mu Yin ke arah samping. Tidak hanya mereka bertiga saja, tetapi orang lain juga pergi dan berjalan di sekitar array perlindungan untuk mencari tempat sepi.


Saat mereka bergerak maju, Chu Feng yang diisi dengan rasa penasaran melihat ke arah array perlindungan yang menyelimuti area perburuan nomer empat puluh ini.


“Green sight” Mata Chu Feng sedikit mengeluarkan aura hijau, tetapi tidak terlalu tebal. hanya seseorang yang dekat dengan tubuhnya saja yang dapat merasakannya.


Dia dapat dengan jelas melihat aliran operasi kekuatan energi spiritual yang sangat kompleks dalam array perlindungan di depannya. Melihat hal di depannya, Chu Feng sedikit mengingat tentang berbagai novel yang pernah dibacanya.


“Apakah ini yang namanya array formasi?” Chu Feng bergumam pelan dengan sendirinya.


Saat Chu Feng sedang memfokuskan penglihatannya untuk melihat array formasi, tanpa sadar dirinya telah ditarik oleh Lei Qing lumayan jauh.


“Apakah di sini baik-baik saja?” Setelah sedikit jauh berlari memegang tangan mereka berdua, Lei Qing melepaskan genggaman tangannya dan menoleh ke arah mereka berdua sambil melihat-lihat kalau ada seseorang yang mengikuti mereka bertiga.


Mu Yin juga melihat sekeliling dan menganggukan kepalanya, namun Chu Feng masih tidak mengatakan apapun. Dia masih memunggungi keduanya sambil melihat ke kejauhan, dia melihat segala sesuatu dalam radius satu kilometer tanpa terhalangi pohon maupun batu-batuan.

__ADS_1


“Satu, dua, tiga, empat, lima dan masih banyak sekali. Tidak ku sangka mereka akan merampok kelompok lain begitu cepat, padahal kami masih belum menemukan inti energi hewan buas sama sekali” Chu Feng diam-diam menghitung di lubuk hatinya, ia melihat beberapa orang yang sedang bersembunyi dikejauhan. Mungkin mereka berpikir tidak akan terlihat dengan tertutupi dedaunan maupun batang pohon tetapi itu salah besar, dengan kemampuan mata ini tidak ada yang bisa menghindar dari penglihatannya. Dia telah menghitung beberapa kelompok dengan masing-masing anggota 3 orang, meskipun begitu Chu Feng masih tetap tenang pada ekspresi wajahnya.


“Menurut ku tempat ini tidak terlalu bagus, kita harus ke tempat lain” Chu Feng dengan santainya mengatakan hal itu sambil menyeret tangan Mu Yin dan Lei Qing agar menjauh dari tempat ini. Mereka bertiga bergerak menuju hutan yang ada didekat lokasi dan bergerak hingga menuju ke pedalaman hutan.


__ADS_2