Menghancurkan Kehendak Langit

Menghancurkan Kehendak Langit
Episode 157 Asal Usul Chu Chen


__ADS_3

Ketika Chu Feng mendengar sorakan meriah dari para penonton, dia langsung mengabaikannya dan menuju ke arah Lei Qing yang sedang memeriksa keadaan Mu Yin.


Saat tiba di tempat penyembuhan, dia melihat bahwa Mu Yin dan Lei Qing sedang bertatapan dengan seorang pria yang dikenal oleh Chu Feng.


“Chu Chen? Mengapa kau ada di tempat ini?” Chu Feng sedikit mengerutkan kening setelah melihat pria yang dikenalnya.


“Tidak ada, aku hanya ingin memastikan sesuatu saja. Soalnya aku pernah bertarung dengan seseorang yang memiliki bakat mengerikan dalam persepsi spiritual, karena itu aku ingin memastikan sesuatu pada wanita ini.” Chu Chen hanya mengangkat bahunya sambil mendekati Chu Feng.


“Benarkah begitu?” Chu Feng sedikit menyipit ke arah Chu Chen yang mendekat.


“Bagaimana kalau sekarang saja ke tempatmu itu?” Chu Chen berbisik dengan pelan sambil melirik dua orang di belakang Chu Feng.


Melihat bahwa Chu Chen sangat tergesa-gesa, Chu Feng sedikit mengerutkan keningnya sebelum mengangguk, “Baiklah kalau begitu!”


Kemudian Chu Feng menoleh pada dua orang di belakangnya, “Kalian tunggu di sini saja sambil melihat pertarungan Chu Shen. Ada yang ingin dia bicarakan denganku, oleh karena itu aku mengajaknya ke puncak kecil.”


“Saudara Chu Feng ....” Mu Yin menatap ke arahnya dengan tatapan khawatir.


Saat melihat tatapan khawatir itu, Chu Feng hanya membalasnya dengan senyuman, “Tenang saja, jangan lupa bahwa aku sangat kuat.”


Kemudian keduanya pergi keluar dari tempat ini menggunakan artefak pedang terbang masing-masing. Di perjalanan, Chu Feng dan Chu Chen tidak mengatakan sepatah kata pun sebelum keduanya tiba di puncak gunung kultivasi milik Chu Feng.


“Silahkan masuk ke rumah gubuk kayu, itu tempat yang sangat nyaman untuk berbicara!” Chu Feng menyadari bahwa Chu Chen sepertinya memiliki sesuatu yang sangat penting untuk dibicarakan olehnya, karena itu dia menyuruh untuk masuk.

__ADS_1


Setelah memasuki gubuk kayu, keduanya saling berhadapan sambil memandang mata satu sama lain.


Tatapan Chu Chen berkeliaran pada kedua mata Chu Feng, seolah-olah dia sangat tertarik dengan pupil mata Chu Feng yang berwarna hijau.


Kemudian sebuah kalimat yang sangat mengejutkan Chu Feng terdengar dari mulut Chu Cen, “Apakah kamu tahu? Ketika saya melihat Anda untuk pertama kalinya, saya merasakan aura reinkarnasi pada tubuhmu!”


Chu Chen menatap kedua mata Chu Feng dengan pandangan serius seolah-olah bisa melihat dengan jelas ke dalam jiwanya.


Pada saat berikutnya, ada gelombang besar dalam benak Chu Feng. Ini adalah pertama kalinya ada seseorang yang sadar bahwa kalau dirinya adalah seorang reinkarnasi. Meskipun begitu, Chu Feng masih memiliki ekspresi wajah yang sangat tenang tanpa panik sedikit pun.


“Reinkarnasi? Aku tidak tahu apa maksudmu!” Chu Feng hanya bisa menanggapi pertanyaan itu dengan ekspresi penuh kebingungan sambil memiringkan kepalanya.


Melihat reaksi bodoh dari Chu Feng, tiba-tiba sebuah senyuman kecil muncul di sudut mulut Chu Chen, “Tidak perlu menghindarinya dengan ekspresi bodoh seperti itu, karena aku sendiri telah bereinkarnasi ke tubuh pria ini!”


Ketika Chu Chen melihat ekspresi wajah Chu Feng hanya menunjukkan kejutan kecil, tiba-tiba dia tersenyum seolah-olah percaya diri terhadap penilaiannya tidak salah.


Kemudian Chu Feng langsung berpura-pura seperti orang panik dengan nada penuh waspada, “Siapa kamu?”


“Jangan gugup, aku tidak punya niat jahat terhadapmu! Sebenarnya pertama kali kita berdua bertemu bukanlah di tempat ini, melainkan di kuil leluhur Keluarga Chu. Tentu saja saya tidak mengacu pada Keluarga Chu di benua selatan, tapi Keluarga Chu dari benua tengah.” Chu Chen berkata dengan tenang seolah-olah telah melihat segalanya di telapak tangan.


“Kuil leluhur Keluarga Chu di Benua Tengah?!” Ekspresi Chu Feng benar-benar berubah total dan memandang pria di depannya dengan sangat waspada.


Pada saat yang sama, Chu Feng dengan cepat mencari memori ingatan pada tubuh ini. Tapi sayangnya Chu Feng masih tidak bisa menemukan seorang pria yang sangat mirip seperti Chu Chen. Dengan status rendah milik Chu Feng, tidak mungkin dia bisa menginjakkan kakinya ke kuil leluhur yang sangat megah tersebut.

__ADS_1


“Aku ingat kamu dipenjara dengan energi spiritual dan di bawa masuk ke dalamnya, kemudian mereka menggali kedua bola matamu untuk memberikannya kepada orang lain yang hampir mirip sepertimu!” Chu Chen mengatakannya dengan nada penasaran sambil melihat kedua bola mata milik Chu Feng yang sekarang masih ada.


Tiba-tiba Chu Feng mengingat sesuatu, dia memikirkan sebuah pemandangan terakhir sebelum kedua mata pemilik asli ini digali. Saat itu hanyalah para penjaga rendahan Keluarga Chu saja yang menyeretnya masuk ke dalam kuil leluhur dan sebuah peti mati berwarna giok hijau.


“Jangan bilang kalau kamu adalah sesosok yang ada di dalam peti mati ....” Mata Chu Feng membelalak kaget setelah mengingat itu.


Jika tidak salah, peti mati itu telah ada selama 500 tahun. Dikatakan bahwa seseorang yang berada di peti mati itu adalah cultivator setengah dewa yang sudah lama mati dan berbaring di dalam peti mati tersebut selama 500 tahun ini. Cultivator di peti mati itu memiliki julukan yang terkenal di benua tengah, orang itu sering disebut sebagai tangan kanan dewa pedang.


Ketika orang itu memegang pedangnya, tidak ada yang tidak bisa dipotong olehnya. Bahkan tubuh kuat milik cultivator setengah dewa saja pernah dipotong menjadi setengah oleh serangan pedangnya.


“Ya, kau telah menebaknya dengan benar!” Chu Chen langsung menganggukkan kepalanya setelah mengetahui bahwa Chu Feng benar-benar mengenalnya.


“Apa yang ingin kamu lakukan dengan datang padaku? Apakah kau ingin membunuhku untuk menyelesaikan tugasmu?” Saat selesai mengatakan hal itu, Chu Feng langsung memandang pria di depannya dengan pandangan serius. Chu Feng sangat yakin bahwa Chu Chen tidak akan datang ke seorang junior seperti dirinya hanya untuk saling mengenal, tapi ada sesuatu yang diinginkan olehnya.


“Tentu saja aku mencarimu untuk menumbangkan Keluarga Chu di benua tengah secara bersama-sama, bukankah ini adalah sesuatu yang ingin kamu lakukan? Sebenarnya ada satu orang lagi yang berasal dari Keluarga Chu, dia memiliki kebencian yang tidak kalah kuat darimu maupun kebencian yang ada di dalam diriku.” Chu Chen sedikit tersenyum sambil mengulurkan tangannya ke depan sambil menantikan persetujuan Chu Feng untuk bekerja sama.


Ketika Chu Feng melihat uluran tangan dari Chu Chen yang ada di depannya, dia hanya mengerutkan keningnya sebelum bertanya sebuah pertanyaan yang mengganggu pikirannya, “Kamu adalah leluhur dari Keluarga Chu, mengapa kau ingin menghancurkannya? Lalu siapa orang itu yang memiliki kebencian pada Keluarga Chu?”


“Kau tidak perlu tahu tentang kedua hal tersebut! Aku masih tidak terlalu yakin dengan kekuatanmu, oleh karena itu buktikan padaku bahwa kau layak menjadi sekutu kami.” Chu Chen memandang Chu Feng dengan pandangan dingin dan acuh tak acuh.


“Baiklah, aku terima tantangan itu!” Chu Feng menggenggam uluran tangan dari Chu Chen sambil menghadapinya dengan sebuah senyuman.


Saat melihat bahwa tujuannya telah tercapai, Chu Chen langsung berbalik pergi keluar dari gubuk kayu. Tapi sebelum Chu Feng melihat kepergiannya, dia mendengar sebuah suara yang berasal dari Chu Chen di dalam pikirannya.

__ADS_1


“Hati-hati terhadap Chu Du, sepertinya dia menganggapmu sebagai orang penting yang bereinkarnasi dari Keluarga Chu benua tengah. Jika orang itu menemukan bahwa kau hanyalah seseorang dengan status rendahan dan dibenci oleh Keluarga Chu benua tengah, mungkin kau tidak akan bisa menikmati statusmu saat ini!”


Setelah mengatakan kalimat itu, Chu Chen langsung terbang dengan artefak pedang miliknya dan pergi dari puncak gunung kecil milik Chu Feng.


__ADS_2