
“Sekarang, kembalikan nona Tian Shi kepadaku! Aku akan mengampuni hidupmu jika kau melakukannya sekarang juga!” Xing Ke menatap tajam ke arah pria berjubah hitam yang sedang memegang papan merah piano di tangannya. Meskipun Xing Ke mengatakan hal yang sombong, tapi dia sama sekali tidak pernah meremehkan bunga sakura yang berjatuhan dari langit.
Ketika Kong Chen mendengarkan perkataan yang dikeluarkan dari mulut Xing Ke, dia tanpa sadar menaikkan alisnya dan menatap Xing Ke yang ada di depannya, “Apakah kau pikir telah mengalahkan diriku hanya karena berhasil menghentikan bunga sakura yang berjatuhan? Tapi sayang sekali bahwa bunga sakura sebelumnya hanyalah sebuah serangan pembuka!”
“Dengarkanlah laguku! Lagu ini aku dedikasikan hanya padamu!” Ekspresi Kong Chen berubah menjadi lembut, seperti seseorang yang sedang membelai binatang kecil dengan penuh kehati-hatian.
Ding!
Saat jari tangannya menyentuh kunci piano, kedua matanya yang memiliki bentuk kelopak bunga sakura pun mulai bercahaya terang. Perlahan-lahan tubuhnya mengeluarkan sebuah aroma yang sangat harum, seperti keharuman bunga pada umumnya.
Pada saat Xing Ke mencium aroma wangi yang sangat misterius, dia tanpa sadar memegang sangat erat tombak hitam di tangannya.
“Ini dia! Sebuah serangan yang tidak pernah bisa disentuh sama sekali dengan objek fisik!” Xing Ke langsung memandang sekelilingnya dengan pandangan serius.
Kemudian Xing Ke merasakan bahwa di belakang tubuhnya tiba-tiba muncul bunga sakura yang berwarna merah muda sedang menuju ke arahnya dengan sangat cepat.
“Meskipun serangan bunga misterius itu tidak bisa ditangkis oleh objek fisik, tapi setidaknya aku bisa menghindari serangan bunga misterius tersebut!” Xing Ke bergumam pelan setelah melihat arah serangannya menuju ke bagian dadanya. Xing Ke telah mengetahui sebuah kelemahan dari serangan bunga sakura milik sosok berjubah hitam di depannya, itu adalah serangan sakura hanya bisa menyerang dengan serangan lurus tanpa bisa mengubah arahnya sesuka hati.
Setelah Xing Ke mengetahui hal itu, dia telah menjadi sangat percaya diri dalam berhadapan dengan Kong Chen.
“Sepertinya kau sudah mengetahui kelemahan dari kemampuanku, tapi sayang sekali bahwa aku sangat mengetahui kelemahanku sendiri dari pada orang lain!” Pada saat Kong Chen selesai mengatakan hal itu, setiap pencetan jari di tangannya langsung bergerak sangat intens.
Ding! Ding! Ding! Ding! Ding!
Setiap pencetan jarinya akan selalu memunculkan bunga sakura dan bergerak sangat cepat menuju Xing Ke yang menghindari beberapa serangan pertamanya.
“Nada musiknya telah berganti sangat intens?!” Mendengar beberapa suara kecil yang menggema di langit semakin keras dan cepat, ekspresi wajah Xing Ke langsung berubah drastis dan dengan cepat menghindarinya.
__ADS_1
Tapi sayangnya tidak peduli seberapa banyak Xing Ke menghindarinya, bunga sakura akan terus bermunculan seperti tidak akan pernah berakhir.
“Jika terus seperti ini, aku akan terkena oleh serangan miliknya!” Xing Ke langsung memandang ke arah pria berambut merah yang sedang memainkan papan kayu piano di udara.
Kemudian aura di sekitar tubuhnya langsung berubah drastis, penuh dengan aura kuno. Setelah aura kuno itu keluar dari dalam tubuhnya, beberapa senjata artefak para pasukan yang telah mati maupun artefak belati ungu yang sedang dipegang oleh Lei Qing telah bergetar sangat kuat.
“Apakah ini kemampuan unik yang dimiliki oleh Xing Ke? Benar-benar kemampuan yang sangat mengganggu.” Lei Qing sedikit mengerutkan keningnya setelah merasakan pemberontakan yang sangat kuat dari belati ungu di tangannya, tapi semua itu telah kembali stabil setelah dirinya memasukkannya pada benaknya.
Kemudian Lei Qing melanjutkan pembunuhannya pada para pasukan Negara Logam dengan tangan kosong.
“Jika aku tidak bisa menghindarinya, maka aku hanya perlu mengganggu serangan milikmu saja!” Xing Ke langsung memerintahkan artefak senjata yang ada dalam kendalinya menuju ke arah Kong Chen yang ada di depannya.
Swoosh! Swoosh! Swoosh!
Ketika Kong Chen melihat berbagai macam artefak senjata telah menuju ke arahnya dengan sangat cepat, dia tidak memiliki ekspresi panik sedikit pun di wajahnya. Kong Chen masih tetap memencet kunci piano di tangannya seperti sebelumnya.
Berbagai macam artefak senjata yang melayang itu tiba-tiba menabrak sebuah penghalan merah tak terlihat di sekitar tubuh Kong Chen.
Setiap artefak senjata yang memasuki jarak lima meter dari tubuh Kong Chen, hanya dalam sekejap mata artefak senjata itu langsung terbakar seketika dan menjadi abu hitam yang tertiup oleh angin.
“Seperti yang sudah diperkirakan, pria di depanku sangatlah sulit untuk dibunuh!” Xing Ke bergumam pelan sambil menghindari bunga misterius yang berjatuhan ke arahnya.
Meskipun Xing Ke melihat bahwa serangannya sama sekali tidak bisa melukai tubuh musuhnya, setidaknya dia tahu bahwa serangan tadi telah membuat bunga sakura yang menyerang ke arahnya menjadi lebih sedikit dari sebelumnya.
Keduanya telah bertukar serangan dengan sangat sengit tanpa memperdulikan situasi di sekitarnya. Yang mereka pedulikan hanyalah serangan musuh yang ada di depan mereka, itu karena setiap serangan musuh dapat membuat mereka berdua terluka parah.
Mereka berdua tidak memperhatikan bahwa ada dua bahtera asing yang telah datang menuju kemari dengan kecepatan lambat. Salah satunya adalah bahtera yang berisikan menteri pertama dan menteri kedua, sedangkan bahtera yang lainnya berisikan orang-orang dari Negara Tanah.
__ADS_1
Pada saat kemunculan dari kedua bahtera itu tiba, sebuah meriam emas yang terpasang pada bahtera Negara Logam tiba-tiba memunculkan energi spiritual yang sangat terkonsentrasi.
Swoosh!
Dalam sekian detik, meriam emas itu langsung menembakan sebuah bola cahaya yang menuju langsung ke arah pertempuran Xing Ke dan Kong Chen.
Sebuah naluri yang sangat berbahaya langsung muncul di dalam benak kedua orang tersebut. Yang pertama kali melihat bola cahaya itu adalah Kong Chen yang sedang berhadapan dengan Xing Ke, hanya setelah melihat kekuatan yang terkandung pada bola cahaya itu ekspresi wajahnya yang sangat tenang dan datar langsung berubah suram.
“Sialan! Apakah mereka berniat membunuhku dengan mengorbankan diri pria yang bernama Xing Ke ini?!” Kong Chen langsung menggerakkan jari tangannya lebih cepat dari sebelumnya.
Bunga sakura tiba-tiba bermunculan satu persatu seperti tanaman musim semi, itu sangatlah indah walaupun bunga sakura itu saling berdekatan dan membentuk sebuah bola yang menyelimuti tubuh Kong Chen.
Sedangkan Xing Ke yang merasakan bahwa nalurinya mengatakan ada serangan yang dapat membuat dirinya mati, ekspresi wajahnya langsung berubah jelek. Kemudian dia mengalirkan seluruh energi spiritual miliknya ke dalam gerbang kolosal berwarna hitam yang ada di atas langit.
Dengan aliran energi spiritual yang sangat besar itu memasuki gerbang kolosal hitam, objek di atas langit tersebut tiba-tiba membuka gerbangnya lebar-lebar. Ketika gerbang kolosal berwarna hitam itu terbuka lebar, sebuah artefak perisai kolosal berwarna perak tiba-tiba keluar dari gerbang hitam dan turun langsung ke belakang Xing Ke.
BOOM!
Ketika bola cahaya itu menabrak perisai kolosal berwarna perak yang baru saja turun dari langit, ledakan yang sangat kuat langsung mengguncang seluruh wilayah Negara Logam. Dalam sekejap mata, seluruh ruang hampa di sekitarnya langsung membuat sebuah pecahan yang sangat banyak.
Permukaan tanah tempat Xing Ke dan Kong Chen bertarung pun telah membuat sebuah kawah yang sangat besar hingga lima mil jauhnya. Bahkan medan pertempuran Lei Qing dan Mu Yin pun hampir terkena oleh ledakan kuat tersebut.
Crush! Crack! Crush!
Semua orang di medan pertempuran bisa mendengar sangat jelas dari suara perbaikan ruang hampa. Meskipun ruang hampa tidak bisa pulih secara instan seperti biasanya, tapi pemulihan itu hanya membutuhkan waktu selama sepuluh detik sebelum kembali menjadi normal.
Hanya dengan melihat keabnormalan itu saja, semua orang yang melihat serangan itu bisa mengetahui seberapa menakutkannya bola cahaya tersebut.
__ADS_1