
Chu Feng tidak berani berbicara sedikit pun ketika berjalan bersama Lei Qing dan Mu Yin di area berburu nomer 40. Alasan mengapa dia tidak berbicara adalah karena tatapan mata yang datang dari Lei Qing dan Mu Yin setiap beberapa detik, itu membuat Chu Feng sedikit gila karena rasa malu yang dideritanya.
Terutama ketika Chu Feng menggunakan green sight miliknya untuk memeriksa lingkungan mereka, ekspresi kedua orang itu langsung berubah. Mu Yin menoleh ke arah sebaliknya sambil menutupi badannya dengan kedua tangan, sedangkan Lei Qing menatapnya dengan tatapan marah seperti tidak puas mengapa harus Chu Feng yang sangat beruntung karena memiliki mata pengintip.
“Hati-hati ada sesuatu yang aneh akan datang! Itu sepertinya serigala bayangan tingkat junior tahap ketiga, lokasinya berada di bagian sebelah kiri dari 3 meter di depan kita. Sepertinya dia telah mengendus aroma kita dan menuju ke arah sini” Mata kehidupan Chu Feng melihat energi kehidupan yang berasal dari serigala bayangan.
Mendengar bahwa binatang buas akan datang ke arah mereka, Lei Qing dan Mu Yin untuk sementara waktu mulai melupakan fakta bahwa Chu Feng adalah orang mesum dan langsung memfokuskan pandangannya ke arah yang telah dikatakan oleh Chu Feng.
Setelah diskusi sebelumnya dengan mereka berdua, Chu Feng mencapai kesepakatan dengan mereka bahwa dirinya tidak akan menyerang binatang buas di bawah tingkat junior tahap ketiga.
Bukan karena Chu Feng adalah orang pemalas, tapi ini semua untuk kebaikan mereka. Jika sebuah tim hanya bergantung pada satu orang, maka kekuatan tim itu tidak akan pernah meningkat. Apalagi Chu Feng memiliki kemampuan kuat yang dapat menahan semua serangan dari musuh, jika dia melakukan hal itu maka Lei Qing dan Mu Yin yang bersembunyi di belakangnya akan semakin lemah.
Chu Feng hanya ingin kemampuan kuatnya dijadikan sebagai senjata rahasia untuk tim mereka, sehingga Lei Qing dan Mu Yin dapat bertarung untuk meningkatkan pengalaman bertarung mereka sendiri. Ini adalah salah satu rencana jangka panjang miliknya, dia ingin membuat sebuah tim yang sangat kuat tanpa mengandalkan satu orang saja.
Selain itu, Chu Feng sendiri telah menganggap keduanya sebagai sahabat dekat. Dia tidak akan membiarkan kekuatan mereka tertinggal jauh dari dirinya, Chu Feng sendiri sangat mengetahui betapa pentingnya memiliki sebuah rekan yang dapat dipercaya. Terutama di dunia kultivasi, di mana yang memiliki kekuatan sangat dihormati sedangkan yang lemah hanya bisa dijadikan batu loncatan.
__ADS_1
Pada saat yang sama kekuatan miliknya pun bisa dibilang sebagai sebuah kecurangan, dia tidak akan membiarkan orang-orang penting di sekitarnya tertinggal sangat jauh. Bagaimanapun juga tidak selamanya Chu Feng dapat melindungi mereka berdua setiap saat, dia tidak ingin merasakan kembali perasaan kosong dihatinya hanya karena kesepian.
Kekejaman dunia ini jauh lebih mengerikan dari pada kehidupan di planet bumi!
“Lagi pula mereka berdua adalah salah satu pendiri dari organisasi yang akan ku buat di masa depan, bagaimana mungkin mereka hanya bersembunyi di belakang ku dengan nyaman!” Chu Feng sedikit tersenyum sambil menatap 2 orang yang sedang bergegas ke depan untuk menyerang serigala bayangan tersebut.
Serigala bayangan setinggi satu meter secara bertahap mulai mendekat, mata berwarna merah darah itu menatap dingin pada mereka berdua yang sedang berdiri di depannya. Mereka berdua merasakan hembusan nafas yang dingin dari mulut serigala bayangan tersebut.
Lei Qing tidak terlalu takut menghadapi binatang buas untuk pertama kalinya, hanya saja dia sedikit kaku. Sedangkan Mu Yin yang berada di sampingnya memiliki wajah pucat dengan kepalan tangannya yang gemetar, nalurinya sebagai makhluk hidup mengatakan bahwa dia harus kabur dari sini.
“Ah!!” Lei Qing berteriak keras untuk mengeluarkan rasa takutnya sambil bergegas menuju ke arah serigala bayangan. Dia mengayunkan kepalan tangannya ke depan dengan kuat.
Mu Yin terkejut mendengar teriakan Lei Qing yang begitu tiba-tiba, tetapi dia menggigit giginya untuk memberanikan diri melawan serigala bayangan tersebut.
Mereka bertiga saling bertarung, kepalan tangan dan sebuah cakaran saling bertukar serangan. Sebuah gigitan taring serigala bayangan berhasil dihindari oleh Mu Yin dan ditendang kembali oleh Lei Qing. Mereka berdua bergerak dengan mulus, seakan-akan telah melupakan rasa takut melawan serigala bayangan tersebut.
__ADS_1
Selama cultivator masih berada di tingkat junior, energi spiritual alam mereka tidak akan bisa keluar dari tubuh. Mereka hanya dapat mengalirkannya dari dalam tubuh untuk menguatkan kekuatan fisiknya. Hanya pada tahap senior saja yang dapat mengalirkan energi spiritual alamnya untuk menggunakan mantra sihir untuk menyerang lawan. Pada saat itu lah para cultivator harus mengandalkan berbagai kekuatan akar elemen roh milik mereka. Karena hal tersebut mengapa ada perbedaan yang besar antara cultivator tingkat junior dan cultivator tingkat senior.
Kekuatan serigala bayangan hanya bisa dianggap biasa saja dan tidak memiliki garis keturunan binatang dewa kuno. Satu-satunya hal yang berbahaya adalah pergerakannya sangat cepat. Selain itu, binatang buas pun memiliki naluri bertarung yang bagus, ini merupakan hal yang sangat cocok untuk membantu mereka berdua meningkatkan pengalaman bertarungnya. Tetapi jika tidak ada Mu Yin yang akan membantu Lei Qing, mungkin dia sudah dikalahkan sejak awal.
Bahkan kerja sama mereka berdua pun sangat kesulitan melawan satu binatang buas saja, tidak butuh waktu lama mereka berdua terluka. Sedangkan binatang buas serigala bayangan masih memiliki banyak energi dan tanpa luka sama sekali, seakan-akan tidak memiliki tekanan sedikit pun melawan mereka berdua.
Chu Feng menggelengkan kepalanya tanpa daya, tidak berpikir bahwa seseorang yang tidak memiliki pengalaman pertempuran akan selemah ini. Bahkan jika mereka berdua memiliki tingkat kultivasi yang seimbang, itu masih cukup sulit untuk mengalahkan binatang buas serigala bayangan. Pemikiran mereka masih terlalu lemah, tetapi itu sama sekali bukan masalah. Hanya melalui pengalaman terus-menerus lah yang membuat diri mereka tumbuh dewasa.
Chu Feng sendiri sama seperti mereka berdua dikehidupan sebelumnya, tetapi dia terus menyiksa dirinya ketika sedang berlatih hingga mencapai batasnya. Dia lebih baik menyakiti dirinya sendiri terlebih dahulu dari pada mati di kemudian hari.
Waktu berlalu dengan cepat, dengan kerja sama Lei Qing dan Mu Yin pada pertempuran ketakutan yang ada pada diri mereka berdua mulai menghilang. Keduanya sudah mulai menyerang balik terhadap binatang buas serigala bayangan tersebut.
Melihat pertarungan mereka berdua yang ada di depannya membuat Chu Feng memiliki sebuah ide tentang mantra sihir yang akan dia buat selanjutnya.
“Aku memang memiliki mata kehidupan yang dapat melihat secara detail dan memiliki sudut pandang 360 derajat, tetapi pada saat yang sama aku tidak memiliki naluri yang cepat untuk menghindari serangan dari musuh. Mungkin aku bisa membuat sebuah mantra sihir yang berkaitan dengan menghindar” Chu Feng memikirkan kekurangan dari kemampuan mata kehidupan miliknya. Bagaimana jika suatu saat dia melawan musuh yang memiliki kecepatan yang lebih cepat dari naluri penghindaran miliknya? Itu akan sangat berbahaya terhadap nyawanya. Sekarang dia mengerti bahwa kemampuan mata ini tidak sekuat yang dia pikirkan.
__ADS_1
“Sepertinya aku tidak boleh bersantai diri, tidak ada yang mutlak di dunia ini” Chu Feng menghela nafas sambil memandang pertempuran mereka berdua yang akan selesai.