Menikahi Teman Masa Kecil

Menikahi Teman Masa Kecil
OK DEAL


__ADS_3

Aapaaa..tiga puluh juta?!


Zia bangkit dari duduknya dan menutup mulutnya dengan tangannya.Zia tak percaya dengan ucapan Kenzo.


Kenzo mengangguk.untuk memperjelas yang Zia ragukan.


Kenzo,aku tahu kamu itu punya banyak uang.Tapi aku tidak tahu kalau kamu itu bodoh.


Zia menyanjung sekaligus mengatai Kenzo.


Harga motorku itu kalau dijual pasarannya tidak segitu.Kamu itu sudah dibodohi,nyadar nggak sih.


Zia merutuki Kebodan Kenzo.


Kenzo tidak terima dengan omelan Zia.Dia pun ikut Berdiri menyeimbangkan tempatnya dengan Zia.


Ya sudah kalau kamu tidak mau ya tidak apa.Tapi yang jelas motor kamu sudah menjadi milik aku.Dan kalau kamu mau mendapatkan motor mu kembali,kamu harus menandatangani surat perjanjian ini.


ucap kenzo menegaskan sambil memegang kertas yang berisi perjanjian itu.


Zia menganga tak percaya.Dia sudah kehabisan kata kata.


Sungguh akulah yang bodoh disini.Aku sudah salah menilaimu sebelumnya.


Aku kira kamu care sama aku.Mangkanya aku datang kesini karena merasa bersalah padamu.


Aku benar benar menyesal sudah datang kesini.


Zia meluapkan emosinya.


Sedangkan Kenzo pura pura tidak peduli.Yang ia lakukan saat ini hanyalah agar Zia terus didekatnya.Kenzo selalu merasa cemburu ketika Zia bersama Bian.Walaupun kepribadian Bian melenggok.Tapi Bian sejatinya adalah seorang Pria.Dan kenzo tidak mau Zia dekat dengan pria lain kecuali dirinya.Mesikipun itu Bian sekalipun.Sahabat Zia .


Namun Kenzo tidak bisa mengatakan semua itu kepada Zia.Awalnya Kenzo mau Zia menjadi pacarnya,sebagai imbalan.Namun niat itu diurungkannya.Karena Kenzo tidak mau Zia menjadi pacarnya hanya karena terpaksa.Kenzo ingin membuat Zia jatuh cinta kepadanya.Dengan cara menempatkan Zia selalu didekatnya.


Seperti pepatah jawa mengatakan "Witing tresno jalaran soko kulino".


Hening


Zia semakin emosi tatkala kenzo tak menghiraukan perkataannya.


Zia terdiam sesaat,dia berpikir,kalau dia tidak menuruti kemauan Kenzo dia akan kehilangan motornya.Sedangkan itu adalah motor kenangan terakhir dari ayahnya sebelum meninggal.


Akan tetapi jika Zia menuruti Kemauan Kenzo,alasan apa yang akan ia berikan kepada ibunya.


Zia pusing memikirkan hal itu.Apalagi jika Zia tidak mau bekerja kepada Kenzo,Zia harus membayar 3x lipat.Berarti itu menjadi sembilan puluh juta yang harus ia bayarkan kepada Kenzo.


Zia benar benar merasa kesal,ia menatap Kenzo dengan mata ingin membunuh.Kenzo yang tau Zia tengah marah padanya lebih memilih membuka laptopnya lagi,tapi Zia langsung menutupnya kasar.Kenzo kaget,dia menoleh ke Zia dan menghela nafas.


Ok..begini saja.Bagaimana kalau selama kamu jadi asisten ku,aku akan memberikanmu gaji lima juta perbulan,tapi aku akan potong separuh untuk motor kamu,tentunya kamu akan bekerja sebagai asistenku kurang lebih satu tahun jadinya bukan enam bulan.Bagaimana,bukan kah aku terlalu baik.


Kenzo membanggakan dirinya sendiri.


Zia berpikir sejenak,jadilah pelajaran matematika muncul diotaknya.


Zia menatap Kenzo sambil terus memikirkan usulan Kenzo.


"aku rasa itu lebih baik,lagian aku dapat gaji juga".Pikirnya dalam hati.


Kemudian ia memutuskan untuk menyetujui usulan Kenzo.


ok deal.


ucap Zia kemudian sambil mengulurkan tangannya.


Kenzo sudah menduga pada akhirnya Zia akan setuju.Karena Zia tidak akan punya pilihan lain.


Kenzo tersenyum puas karena rencananya berhasil.


Kenzo menjabat tangan Zia.


Keduanya berjabat tangan untuk mengakhiri tawar menawar antara keduanya.


Bagus,jadi kamu bisa bekerja mulai lusa kalau kamu mau,ucap kenzo dengan sumringah.


Baiklah


jawab Zia lesu,karena sudah tidak mau berdebat dengan Kenzo lagi.


Kenzo senang dengan jawaban Zia.Lalu dia menyuruh Zia untuk menandatangani surat perjanjian mereka.


Zia pun menuruti dan membubuhkan tanda tangannya di kertas putih itu sambil memanyunkan bibirnya.


Baiklah besok aku akan mengembalikan motormu.Ucap kenzo kemudian.


Kenapa besok,tidak bisa kah aku menerimanya Sekarang,Aku akan pulang sekarang,dan di jam segini sudah tidak ada angkot lagi.


ucap Zia lirih.


Tidak bisa!meskipun aku memberikannya sekarang,kamu tidak aku ijinkan untuk pulang naik motor,apa lagi naik angkot.Nanti kalau ada apa apa dijalan aku juga yang repot.


ucap Kenzo menolak permintaan Zia.


Zia hanya menghela nafas beratnya.


Baiklah ,baiklah aku akan naik ojol saja.


ucapnya sambil meraih tasnya untuk mengambil hp didalam tasnya itu.


Disaat Zia mau memesan ojol,tiba tiba Kenzo merampas Hp zia.


Aku akan mengantarkan mu pulang.


ucap kenzo.


Zia hanya memandangi kenzo,sedetik kemudian Zia mengangguk pasrah.

__ADS_1


Zia sudah benar benar tidak ingin berdebat lagi dengan Kenzo.Karena Kenzo tidak akan mau mengalah.


Kenzo memandangi Zia,tatapannya focus kepada bagian dada Zia.


Zia yang sadar langsung menutup arah pandangan Kenzo dengan tasnya.


Kamu lihat apa?jangan macam macam ya!


ucap zia sambil mendelik kesal.


Baju kamu itu kotor,kamu tidak mau ganti dulu sebelum pulang?atau mungkin kamu mau mandi dulu?


Goda kenzo dengan senyuman nakalnya.


Tidak usah.Lagian gak bakalan ada orang lihat.Nanti kita kan naik mobil.


jawab zia sedikit gugup.


Ayo anter aku pulang,ini sudah malam.


ucap Zia tergesa gesa keluar dari rumah kenzo rumah.


Kenzo hanya menganguk dan tersenyum menanggapi ucapan Zia.


Diperjalan pulang suasa hening.Tak ada satupun dari mereka yang bersuara.


Zia..boleh aku bertanya?


ucap kenzo memecahkan keheningan.


Iya..apa?


jawab Zia menoleh ke kenzo.


Kenapa waktu lalu kamu tiba tiba pingsan?aku rasa ada yang aneh.Karena kamu baik baik sebelumnya di acara reuni.


tanya Kenzo mengulang pertanyaannya waktu lalu yang pernah ia tanyakan ke Zia.namun tak mendapatkan jawaban.


Itu karena aku phobia Petir.Aku menderita Astraphobia.


jawab Zia jujur sambil menundukan wajahnya.


Kenzo menoleh Ke Zia.Dia mengernyitkan dahinya.


Sejak kapan?kog aku baru tau.Seinget ku Dulu kamu sangat suka main hujan.


Tanya kenzo lagi penasaran.


Iya itu dulu,tapi semenjak ayah ku meninggal,aku phobia terhadap Petir.


terang Zia ke Kenzo dengan raut sedih diwajahnya.


Kenapa begitu apa hubungannya?


Kenzo semakin penasaran.Karena Zia yang ia kenal semenjak SD hingga SMP sudah banyak berubah.Banyak hal yang tidak Kenzo ketahui.


diperjalanan pulang hujan tiba tiba turun dengan lebat.Aku meminta ayah untuk berteduh dulu karena kami tidak membawa jas hujan.Tapi ayah tidak mau karena Rumah kami sudah dekat katanya.


Zia menghentikan ceritanya sejenak,Zia menarik nafas lalu menghembuskannya.Lalu Zia melanjutkan ceritanya.


Tapi tak disangka ada mobil dari belakang yang menyerempet kami,hingga ayah kehilangan kendali dan kami pun terjatuh .Saat itu petir pun bergemuruh.Aku mendekati ayah ku.Mencoba membangunkannya Tapi tidak ada respon.


Aku sangat ketakutan hingga akupun tidak ingat apa yang terjadi.


karena ketika aku sadar aku sudah berada di Rumah Sakit.


Aku selamat tapi ayah ku tidak.Dokter bilang dia banyak mengeluarkan darah.Dan terlambat mendapatkan pertolongan.


Zia menceritakan kejadian yang sangat menyedihkan baginya,dengan wajah tertunduk,dan tak terasa cairan bening mengalir di pipinya.


Dia menadahkan kepala ke atas.Agar cairan bening itu tak lagi mengalir.


Zia menoleh ke arah kenzo dan tersenyum.


kemudian berkata.


Kamu tahu Ken..musibah itu terjadi setelah aku bertemu dengan mu di Cafe TL.


ucap Zia dengan senyuman getir diwajahnya.


Kenzo yang mendengar ucapan Zia tercekat.Lidah nya kelu.Ingatannya Kembali ke masa dimana Ia bertemu dengan Zia dan Bian.


mengingat kejadian itu Kenzo benar benar membenci dirinya sendiri sekarang.Dia merasa menyesal.


Dia meminggirkan kendaraannya,dan parkir dipinggir jalan.


Zia bingung dengan apa yang dilakukan Kenzo.Zia menatap Kenzo,begitupun juga dengan Kenzo.


manik hitam mata mereka saling memandang,menyapu apa yang tersirat dalam pikiran mereka masing masing.


Kenzo meraih Zia dan memeluknya.


Zi,aku benar benar bersalah padamu.Aku benar benar menyesal.Tolong maafkan aku.


Ucap Kenzo sambil mengecup pucuk kepala Zia yang bersandar di dadanya.


Zia pun meluapkan semua kesedihannya,dia menangis di pelukan Kenzo.Zia meluapkan kekecewaannya terhadap Kenzo yang telah ia pendam bertahun tahun lamanya.


Zia memukuli dada Kenzo dengan tangan kirinya dengan posisinya yang masih berada di pelukan Kenzo.


Zia menangis meluapkan semua rasa yang telah lama ia tahan.


Bagaimana Zia tidak sedih dan kecewa ,di hari ulang tahunnya Kenzo mengacuhkan bahkan membentak Zia.karena Siska.


Dan dihari ulang tahunnya juga ayahnya meninggalkan Zia untuk selamanya.

__ADS_1


Kenzo membiarkan Zia meluapakan semua emosinya,dia mengusap lembut kepala Zia.Dan menepuk nepuk bahunya pelan.


Setelah dirasa tenang hatinya,Zia berhenti menangis.Dia melepaskan dirinya dari pelukan Kenzo.


Zia mengusap sisa sisa air mata nya.Menarik nafas dalam dan Menghembuskannya.


Sudah nangisnya?apa mau lanjut?


Goda Kenzo ke Zia.


Ish..apaan sih.Aku nangis gara gara kamu tau,nyebelin.Dasar gak setia kawan.


Dengus Zia kesal sambil memencet hidungnya yang juga berair,mengelapnya dengan tisu.


Kenzo mengacak ngacak rambut Zia.


Dia tersenyum geli dengan sikap Zia yang naif.


Kamu gak ngerasa kasiha apa sama aku,setelah apa yang aku ceritakan tadi.


tanya Zia sambil memiringkan posisi duduknya untuk menghadap ke Kenzo.


Ya kasihanlah..aku minta maaf ya atas sikap aku dulu,aku sangat menyesal.


ucap Kenzo tulus.


Kalau Kamu kasihan setidaknya kamu batalin surat perjanjian yang tadi itu.Dan anggap saja itu sebagai tanda permintaan maaf.Gimana hemm.


Ucap Zia mencoba bernegosiaasi lagi dengan Kenzo.


Nggak bisa!!orang kamu sendiri yang bilang deal tadi.


Lagian aku ini Pebisnis,Semua harus jelas untung ruginya buat aku.Dan tentunya aku tidak mau rugi.


jawab kenzo lugas.


Zia hanya mendengus kesal.Tanpa berani membantah lagi.


Zi..kamu yakin mo pulang dengan wajah seperti itu?


tanya kenzo yang mulai melanjutkan laju kendaraannya.


emangnya kenapa wajah ku?


tanya Zia sambil mengusap usap wajahnya dengan tisu.


Mata kamu sembab,aku takut nanti ibu kamu curiga lagi.Lihat anak nya habis nangis.Entar dikira aku ngapa ngapain kamu lagi.


celetuk Kenzo sambil menatap Zia.


Kamu sih,ngapain juga nanya nanya kayak gitu.


dengus Zia sambil manyunin bibirnya.


Kenzo melihat Zia gemas,dia mengacak ngacak rambut Zia.


Terus gimana nih?


tanya kenzo lalu melajukan kendaraan nya lagi.


Ya gak gimana gimana,emangnya gimana?


Zia balik bertanya,hingga mampu membuat Kenzo menggerakan tangannya,dan mencubit gemas pipi Zia.


Aw...sakit tau.


seru Zia sambil memegangi pipinya.


Habisnya kamu gemesin .ucap Kenzo lalu menggigit bibir bawahnya.


Kenzo melirik Zia lalu bertanya "Sakitya ya?"


Ya iya lah sakit,masih nanya lagi.


jawab Zia cemberut.


Cup.


tanpa aba aba Kenzo nengecup pipi Zia dengan tangan masih memegang setir.


hahhahhaha,gimana udah gak sakit lagi kan?


Kenzo tertawa karena berhasil menggoda Zia dan mencium pipinya.


Zia bengong sekian detik,Kemudian mumukul lengan Kenzo.


ish kamu ini kenapa sih main nyosor aja.Dasar mesum.


dengus Zia kesal karena kelakuan Kenzo.


Kenzo hanya tersenyum menanggapi kekesalan Zia.


awas ya kamu kalau berani berani nyium aku tanpa ijin.


ancam Zia sambil mengepal kan tinjunya ke arah Kenzo.


Oh jadi harus ijin dulu nih,baru dibolehin.ya udah entar aku bakalan ijin sebelum nyium kamu.


goda Kenzo lagi sambil senyum senyum sendiri.dengan tatapan focus kedepan.


Yaallah..mengapa Engkau pertemukan hamba dengan orang gila ini lagi.


ucap Zia sambil menghela nafas,frustasi dengan sikap Kenzo.


Takdir.

__ADS_1


celetuk Kenzo enteng.


__ADS_2