Menikahi Teman Masa Kecil

Menikahi Teman Masa Kecil
Hati yang bimbang.


__ADS_3

Malam ini Kenzo pulang bersama Sekertaris Han.


Cahaya lampu kota yang berada di sepanjang jalan kota Jember nampak seperti Bintang bintang yang bergemerlapan.Seutas senyuman tersungging diwajah tampan Kenzo kala ia mengingat obrolannya dengan Zia tadi siang.


Kenzo menatap keluar jendela,dengan tangan kanannya ia mainkan di ujung bibirnya yang sedang tersenyum.Wajah Zia yang tengah memanyunkan bibirnya saat mereka melakukan Video call masih saja terbayang di benak Kenzo.


Dia benar benar sudah tidak sabar untuk segera sampai dirumahnya.


Sekertaris Han melirik Kenzo yang tengah senyum senyum sendiri.Dia heran karena tidak biasanya kenzo bersikap seperti itu.


ekhem.


Sekertaris Han membuyarkan khayalan Kenzo.lalu ia bertanya"kamu kenapa ken?".ucap Sekertaris sekaligus temannya itu ,karena sudah diluar jam kerja,jadi dia berbicara informal kepada Kenzo.


Emangnya aku kenapa?tanya kenzo balik tanpa menoleh kepada Handoko sekertarisnya itu.


Kamu dari tadi senyum senyum sendiri,bikin aku merinding.


ucap Sekertaris Han sambil menghentikan kendaraannya.


Kenapa berhenti?tanya kenzo sambil menoleh kepada sekertaris Han.


didepan sedang macet.


celetuk Sekertaris Han,sambil menunjuk barisan kendaraan didepannya yang padat merayap.


Kenzo terlihat gusar,karena mobilnya bergerak seperti siput.


Hey Han,kenapa mobil ini berjalan seperti siput,kamu tolong tepikan mobil ini.Aku akan turun di depan mini market itu.


Ucap Kenzo sambil menunjuk ke arah mini market yang ia maksud.sekertaris Han pun mengikuti perintah Kenzo.


Apakah kamu ingin membeli sesuatu,biar aku yang belikan,kamu tunggu saja didalam mobil.tanya sekertaris Han sambil memarkirkan mobilnya di depan mini market.


Tidak,Aku akan naik ojol dari sini.jawab Kenzo sambil mengeluarkan Hp nya dari saku jasnya.


Dia menscroll layar handphonenya,lalu membuka aplikasi ojek online.


Sekertaris Han semakin bertambah bingung dengan sikap Kenzo.


Kenapa kamu mau naik ojek?tanya Sekertaris Han.


kalau naik mobil aku nyampeknya tengah malam.Aku tidak ingin membuat istriku cemas karena aku pulang terlambat.Ucap Kenzo dengan gaya coolnya.


Handoko terkekeh dengan kenarsisan bos sekaligus temannya itu.


Selang berapa menit ojek yang dipesan Kenzo pun datang.Kenzo keluar dari dalam mobilnya.


Han,kamu bawa mobil ku kerumah mu,besok kamu jemput aku jam 7 pagi.


ucap kenzo sambil membuka pintu mobilnya.


Sekertaris Han memangguk mengerti.


*Dirumah Kenzo*


Pak Satpam membukakan pintu gerbang buat Kenzo. kenapa Tuan naik ojek,mobil tuan kemana?


Tanya Pak satpam itu ketika melihat Kenzo pulang dengan naik ojek.


Mobil ku dibawa pulang Handoko.Tadi dijalan macet.


jawab Kenzo sekenanya dan langsung berlalu masuk kedalam rumahnya.


Kenzo mengucapkan salam,namun tidak ada jawaban.


Kenzo mencari cari keberadaan Zia.Kenzo menuju kamarnya untuk meletakan tasnya dan membuka jasnya.


Lalu ia berjalan ke arah kamar Zia sambil melepaskan kancing tangan kemejanya,dan menggulungnya hingga dibawah siku.


Kenzo mengetuk kamar Zia,namun tidak ada respon dari yang empunya kamar.


Kenzo pun membuka pintu kamar Zia yang tidak terkunci itu.


Terdengar gemercik air dari kamar mandi,barulah Kenzo tau kalau Zia sedang ada dikamar mandi,jadi ia putuskan untuk menunggu Zia selesai dengan ritual mandinya.


Kenzo tiduran diranjang Zia,sembari menunggu dia meraih buku novel milik Zia yang berada di atas meja nakas.Disamping Ranjang.


Kenzo hanya membolak balikan halaman demi halaman dari buku itu tanpa membacanya.


selang berapa detik Zia pun keluar dari kamar mandi.


Astaghfirullah...Zia kaget karena tiba tiba ada Kenzo diatas ranjangnya.


Kenzo,ish kamu ini kenapa sih sukanya ngagetin terus,untung aja aku gak jantungan.


dengus Zia sambil mengelus elus dadanya.


Kenzo menghampiri Zia dan menyeringai nakal.Zia memundurkan kaikinya selangkah demi selangkah kala Kenzo semakin dekat padanya.


Kamu mau ngapain?Tanya Zia tergagap.

__ADS_1


aku mau ngelanjutin yang tadi kamu minta.


jawab Kenzo yang langsung meraih tubuh Zia dan mencium bibirnya.


Cup..satu..


Cup..dua.


Cup..tiga.


Kenzo menghentikan aksinya,dia menatap wajah Zia yang terlihat bingung.Lalu berkata "Ini baru empat,masih kurang Lima.Benar bukan?".Goda Kenzo sambil menarik gemas pipi Zia.


Zia membulatkan kedua bola matanya,tak menyangka bahwa Kenzo benar benar menagih apa yang Zia tawarkan padanya tadi siang.


Belum sempat Zia bicara,Kenzo langsung mencium Zia lagi,kali ini Kenzo mencium bibir Zia dengan sangat intens.


Zia mengerjap ngerjapkan matanya,Kenzo mengigit bibir bawah Zia,sontak Zia membuka mulutnya.Hal itu membuat Kenzo semakin bergairah mencium bibir Zia.


Zia mendorong tubuh Kenzo karena nafasnya sudah tersenggal.


Kenzo melepaskan ciumannya untuk memberikan Zia waktu mengatur nafasnya.


Zia mendelik kesal.karena ulah Kenzo.Namun Kenzo tidak menaggapi,dia malah mengusap lembut bibirnya dengan jari jempolnya.


Dan tersenyum puas.


Kenzo!


bentak Zia dengan nafas yang masih terengah engah.


Apa sayang,kurang iya?


Kenzo malah menaggapi dengan candaan,yang sontak membuat Zia semakin kesal dan mencubit pinggangnya.


Kenzo mengaduh kesakitan,Dia menyingkap kemejanya lalu mengelus pinggangnya.


Kamu ini kalau kurang bilang,jangan marah marah.


canda Kenzo lagi tanpa peduli dengan tatapan tajam Zia.


Zia menendang kaki Kenzo sambil berkata "Dasar otak mesum".dengus Zia lalu berjalan melewati Kenzo yang kesakitan karena Zia menendang tepat di tulang betisnya.


Kenzo mendudukan dirinya di sofa sambil mengelus elus kakinya.


dasar istri tomboy,bar bar nya gak hilang hilang.


gumam Kenzo.


ledek Zia kepada Kenzo


Ya iyalah sakit,ini namanya KDRT!


jawab Kenzo sambil berdiri dari tempat dududuknya.


lagian kamu sih,tadi itu aku punya wudlu,mau sholat isya'.Jadi batal dech gara gara kamu langsung nyosor.


dengus Zia lalu duduk ditepian ranjangnya.


Ya maaf,namanya juga manten baru,kangen tau.


celetuk Kenzo lalu berjalan menghampiri Zia.


Kenzo mengelus kepala Zia,dan berkata "ayo kita jamaah".Zia mengankat wajahnya,lalu mengangguk setuju.


Tapi kamu mandi dulu,biar seger.Ucap Zia.


ok,aku numpang mandi disini ya.ucap Kenzo lalu berlalu pergi ke kamar mandi.


Zia menghadang langkah Kenzo.


Tunggu,kenapa kamu tidak mandi dikamar mu sendiri.Lagian disini tidak ada baju ganti buat kamu.


ucap Zia sambil memainkan bibirnya.


Kalau begitu,tolong ambilkan aku baju ganti selagi aku mandi,ok.


Kenzo berkata sambil mencubit pipi Zia dan tersenyum.Kemudian langsung masuk kamar mandi tanpa menunggy jawaban dari Zia.


Dengan langkah lesu Zia mengambilkan pakaian dan juga perlengkapan sholat milik Kenzo.


Zia menunggui Kenzo yang sedang mandi,di kamar mandi kamarnya.


Zia mengmembuskan nafas beratnya,lalu tetunduk.


"kenapa dia seperti tetangga yang sedang numpang mandi karena air dirumahnya mati."


gumam Zia sambil memainkan kedua kakinya.


Akhirnya Kenzo sudah selesai dengan ritual mandinya,Zia memberikan pakaian yang sudah ia ambil untuk Kenzo.


lalu Zia wudlu dan mereka pun sholat isya berjamaah.

__ADS_1


seperti biasa,Zia mencium tangan Kenzo,dan kenzo pun mencium kening Zia.


Zia sudah melepas mukenahnya,dan ia duduk di depan meja riasnya.


Zia menyisir rambutnya,dan menyemprotkan parfum kesukaannya.Parfum aroma perment karet.


Kenzo terus mengawasi gerak gerik Zia.


Zia yang sadar kalau Kenzo sedang memperhatikannya pun langsung menghampiri Kenzo yang tengah duduk di sofa.


Maaf Tuan Kenzo,ini sudah malam.


ucap Zia didepan Kenzo dengan menyilangkan kedua tangan didanya.


Kenzo pun berdiri lalu bertanya" kenapa?apakah kamu sudah tidak sabar untuk melanjutkan yang tadi,ingat masih ada lima lagi.


ucap Kenzo yang berjalan melewati Zia menuju ke ranjang.


Zia menganga tak percaya,Zia benar benar kuwalahan dengan sifat mesum Kenzo.


kamu mau kemana?


tanya Zia sambil merentangkan tangannya dihadapan Kenzo.


Aku mau tiduran disitu.


jawab Kenzo sambil menunjuk ranjang dengan jari telunjuk nya.


tidak boleh,ini sudah malam,dan tamu dilarang menginap.jadi kamu harus kembali kekamar mu.ok!


ucap Zia sambil menarik tangan Kenzo agar keluar dari kamarnya.


Kenzo memegang tangan Zia,lalu berkata dengan nada lembut.Zia,izinkan aku tidur disini malam ini ya.


Tidak boleh,lagian bukannya kamu ya yang gak mau sekamar dengan ku,makanya kamu nyuruh aku tidur di kamar tamu ini.


jawab Zia sarkas dan menyindir Kenzo.


Kenzo terdiam mendengar ucapan Zia.


lalu ia pun menggendong tubuh Zia dan membawa Zia ke kamarnya.


Zia meronta minta diturunkan,namun Kenzo tak menghiraukannya.Kenzo menghempaskan tubuh Zia ke atas ranjangnya.Zia bangkit dan hendak pergi.Namun Kenzo langsung mengunci pintu kamarnya.Zia takut Kenzo akan meminta haknya malam ini.Karena Zia belum yakin dengan persaan Kenzo kepadanya.


Zia,please.Sampai kapan kita akan begini terus.Kenapa kamu tidak mengerti perasaan ku,aku tidak ingin kita ribut seperti anak kecil setiap hari.


Kenzo sudah frustasi karena Zia selalu maju mundur dengan perasaannya.


Zia tidak bisa berkata apa apa lagi,Dia merasa kali ini kenzo benar benar dalam mood yang buruk.Jadi Zia memilih diam.


Zia,aku menikahimu bukan karena terpaksa.Aku sangat mencintaimu.tidak bisa kah kita hidup layaknya suami istri.kenapa sikapmu selalu berubah rubah.


lanjut Kenzo sambil berlalu pergi meninggalkan Zia yang mematung.Kenzo keluar dari kamarnya menuju ke dapur,untuk mengambil minuman dingin,karena otaknya sekarang benar benar panas.


Zia masih diam mematung dengan segala pikiran yang berkecamuk dalam hatinya.


ucapan Kenzo telah menusuk hatinya,merobek keraguan yang ada didalam sana.


Zia pun sadar bahwa dirinya sudah salah,Dia sudah mempermainkan perasaanya nya dan juga perasaan Kenzo.Zia selalu menepis perasaan nya pada Kenzo ,hanya karena takut Itu hanyalah perasaan sayang sebagai seorang sahabat.


Zia tidak menyangka bahwa Kenzo akhirnya mengungkapkan cinta nya pada Zia.


Zia pun sadar kalau dirinya bodoh dan keterlaluan.Zia berlari keluar dari kamar Kenzo mencari Kenzo disetiap sudut rumah,hingga akhirnya ia menemukan Kenzo yang tengah berdiri ditepian kolam renang.Menadahkan wajahnya ke atas langit.


Zia menghambur memeluk Kenzo dari belakang,Kenzo terkesiap dan membalikan wajahnya,memandang wajah Zia yang tengah tertunduk.


Kenzo menangkup wajah Zia,dan melihat cairan bening yang mengalir di wajah cantik istrinya itu.


kenapa kamu menangis,aku minta maaf jika kata kata ku telah melukai hatimu.


ucap Kenzo sambil menghapus air mata Zia dengan lembut.


aku janji tidak akan memaksa mu lagi.kamu tidak usah takut.Dan soal hutang yang aku bicarakan padamu,kau tak perlu memikir kan nya lagi.Aku anggap sudah lunas.


lanjutnya sambil memegang bahu Zia dengan kedua tangannya


Tapi ken...aku..


belum sempat Zia menyelesaikan kalimatnya,kenzo sudah menyela dengan berkata.".sorry aku capek ,aku mau istirahat dulu."


Kenzo pun pergi meninggal Zia dipinggiran kolam,hatinya merasa kecewa,padahal sedari tadi Kenzo sudah tidak sabar untuk bermesraan dengan Zia.Hasrat nya sudah berada di ubun ubun.Akan tetapi Zia masih sama,selalu menarik ulur perasaannya.


Zia semakin merasa bersalah,hatinya perih menatap kepergian Kenzo.


Zia bingung harus bagaimana.Ia menadahkan wajahnya,menatap langit yang semakin gelap.


..."Kita berdiri dibawah langit yang sama,dalam satu ikatan,namun keraguan ku sudah terlanjur melukai hatimu....


...jika Tuhan masih mengijinkan kita tuk Bersama,aku berjanji tak akan lagi membuat mu kecewa"....


~ZIA~

__ADS_1


__ADS_2