
"Maaf aku buru buru ke kantor,makanlah nasi goreng ini.Dan berhentilah merajuk.Aku sudah sangat rindu ingin melihat senyummu."
Begitulah isi pesan yang tertulis di kertas itu.
Zia tersenyum,lalu ia melahap nasi goreng buatan Kenzo tanpa menyisakan sebutir nasi pun.
Setelah itu Zia pergi mandi,setelah selesai dengan ritual mandinya Zia hendak menghubungi Kenzo untuk minta ijin keluar dengan Bian.Karena hari ini adalah hari ulang tahun Bian.Zia sudah berjanji untuk mentraktir Bian makan.
Namun hal itu diurungkannya,Zia lebih memilih untuk menemui Kenzo langsung ke Kantornya.
Di kantor Kenzo Zia langsung menemui resepsionis dan menyampaikan keinginannya.
Halo mba,saya Zia ingin bertemu dengan Kenzo.
ucap Zia dengan persaan was was,karena takut tidak bisa menemui kenzo seperti waktu pertama kali dia datang.
Oh,sebentar ya Bu.
Jawab Resepsionis itu,lalu ia menelpone seseorang.Setelah itu dia memanggil satpam yang berdiri dipintu masuk.
Zia langsung merasa kesal,karena lagi lagi ia tidak diperbolehkan masuk.
Namun diluar dugaan,Resepsionis itu berkata "ibu Zia ini Pak Anton,Dia yang akan mengantarkan anda ke ruangan Tuan Kenzo".
ucap Resepsionis itu dengan tersenyum
Zia hanya mengangguk saja,lalu dia mengucapkan terimakasih pada resepsionis itu.
Dalam hati ia bertanya tanya"kenapa hari ini Resepsionis itu beda sekali,sikapnya tidak seperti waktu itu",ah sudahlah yang penting aku bisa menemui Kenzo."
gumamnya sambil menggelengkan kepalanya.
Mari Bu,silahkan masuk.Ibu tunggu aja didalam.Tuan Kenzo masih rapat.
ucap Satpam itu lalu berlalu pergi setelah Zia mengucapkan terimakasih padanya.
Zia duduk disofa sambil menelpon Bian.
^^^Zi,lu jadi kan ngajak gue jalan.^^^
Insyaallah,ini gue lagi di kantor Kenzo.Gue mau ijin dulu.
^^^Duh,lu bener bener istri solehah.^^^
ya iyalah gue gitu.
jawab Zia dengan percaya diri.
^^^Kenapa gak lu ajak aja laki lu sekalian,Biar kita kayak dulu jalan bareng bertiga.Jujur gue kangen masa masa kita dulu.^^^
ucap Bian yang tiba tiba mellow.
Ish lu kayak gak tau Kenzo aja.Dia tuh workaholic,Dia udah kayak Bang toyib pergi pagi pulang pagi.
^^^Duh lu Jablay dong Zi.^^^
celetuk Bian lalu tertawa terbahak bahak.
Ish kalau ngomong kagak pernah salah lu.
jawab Zia,lalu mereka pun tertawa bersama.
^^^Ya udah gue jemput lu dikantor Kenzo,apa kita langsung ketemuan di lokasi.^^^
Lu jemput gue aja ya.
^^^Ok,kalau gitu gue jemput lu jam empat sore ya.^^^
Ok.
jawab Zia.Dan mereka pun langsung mengakhiri obrolan mereka.
Kenzo kapan selesai rapatnya ya?,masih lama gak sih.
gumamnya sambil celingukan menyapu setiap sudut ruangan itu.
Untuk menghilangkan kejenuhannya,Zia lebih memilih menonton drakor favoritnya.
sejam sudah berlalu,tiba tiba terdengar suara pintu terbuka dan Kenzo tengah uring uringan.Kenzo masuk sambil marah marah,bahkan Sekertaris Han tak luput dari omelannya.
Kenzo tak menyadari bahwa ada Zia yang tengah melihatnya.Dia berhenti di tengah omelannya kala matanya menangkap sosok Zia sedang menatapnya.
Kenzo langsung menyuruh Sekertaris Han untuk keluar dulu.Dan melarang siapapun masuk ke ruangannya.
Kenapa kamu kesini?
Tanya Kenzo sambil membelai rambut Zia yang terurai.
Aku,aku.
Zia menjadi gelagapan dia takut Kenzo marah padanya jika ia mengatakan keinginannya untuk pergi bersama Bian.Zia nenundukan wajahnya.
Kenzo heran dengan sikap Zia,dia memicingkan matanya lalu bertanya.
Kamu kenapa,apa aku sudah menakutimu?.
Zia menggelengkan kepalanya,lalu dia memanggil nama Kenzo.
Ken.
panggil Zia dengan lembut.
__ADS_1
Iya.
Kenzo menjawab sambil terus memainkan rambut Zia.
Cup.
Zia mengecup bibir Kenzo.lalu Zia berkata "Aku kangen".ucapnya sambil tersipu malu.
Kenzo merasa spechless dengan pengakuan Zia.
Karena selama dua hari terakhir Zia merajuk padanya,namun hari ini dia datang ke Kantor Kenzo dan bilang bahwa Zia merindukan dirinya.
Hati Kenzo merasa bahagia,rasa kesal saat acara rapat tadi langsung sirna,kala mendengar ucapan Zia.
Kamu kenapa bengong.
tanya Zia sambil menggoyangkan tubuh Kenzo.
Yaudah kalau kamu sibuk,aku pulang aja.
ucapnya sambil berdiri hendak meninggalkan Kenzo.
Kenzo yang tersadar langsung menarik Zia ke pangkuannya.
Kenapa kamu senang sekali bikin aku bingung.Sifat mu selalu berubah rubah.Kau selalu mempermainkan perasaan ku.
ucap Kenzo sambil menatap mata Zia lekat.
Ma..maaf.Aku tahu aku salah.
ucap Zia,lalu Zia mulai membahas masalah dua hari lalu.
Kenzo yang sudah tidak tahan langsung membungkam mulut Zia dengan bibirnya.
Kenzo mencium bibir Zia lembut,Zia pun membalas ciuman suaminya itu.
Setelah beberapa menit Kenzo melepaskan ciumannya agar Zia bisa mengatur nafasnya.
Kenzo tersenyum lalu berkata.
Barusan kamu bilang rindu padaku,tapi sekarang kamu mengomeliku.Aku rasa kamu minta dihukum.
ucapnya lalu menggendong tubuh Zia dan membawanya ke dalam kamar rahasia yang berada di balik Rak buku.
Mereka melanjutkan ciuman mereka.Kali ini Zia lebih agresif dari pada biasanya.
Zia membuka kancing kemeja Kenzo dan mencumbui dada Kenzo yang bidang.sedangkan Kenzo membuka celananya.Namun tidak disangkanya,mulut Zia langsung bermain dengan juniornya.Kenzo mendesah dengan ulah Zia.
Setelah selesai bermain dengan junior Kenzo,Zia mendorong tubuh Kenzo hingga terjatuh ke atas ranjang.Kemudian Zia menindihi tubuh Kenzo dan mulai menciumi setiap inci tubuh suaminya itu.
Kenzo terus saja mendesah karena ini kali pertama Zia mendominasi.Zia membungakam mulut Kenzo karena takut suaranya terdengar hingga keluar.
Tanya Zia dengan tangan yang menutupi mulut Kenzo.
Kenzo melepaskan tangan Zia dari mulutnya,lalu dia membalikan tubuh Zia.Kini posisi Kenzo berada diatas tubuh Zia.
Dia membelai wajah Zia lalu berkata.'Jangan khawatir sudah kukatakan sebelumya,kalau ruangan ini kedap suara".
Zia pun tersenyum malu dengan kebodohannya.
Maaf aku lupa.ucapnya lalu tersenyum manis.
Kenzo pun melanjutkan kegiatan panas mereka.Namun kembali seperti semula,kali ini Zia ingin memimpin.Dia sudah bertekad untuk memuaskan suaminya itu.
Mereka melakukannya dengan berbagai posisi yang belum pernah mereka lakukan sebelumnya.
Dua jam sudah berlalu.Kini mereka berdua terkulai dengan tubuh yang di basahi dengan keringat.
Zia tertidur karena kecapekan,Kenzo membelai wajah Zia yang terlihat sedikit pucat.Dia mengecup kening Zia.
Kenapa hari ini kamu nakal sekali.Kamu semakin membuatku jatuh cinta pada mu.
Gumamnya dengan senyuman bahagia diwajahnya.
Kemudian Kenzo bangun dan membiarkan Zia tertidur,Kenzo menyelimuti tubuh Zia.Lalu ia bergegas untuk mandi.Karena sejam lagi dia ada meeting diluar.
Setelah selesai mandi,Kenzo membangunkan Zia.
Zia membuka matanya dengan malas.Tubuhnya merasa lemas.Sebenarnya Zia enggan untuk bangun karena dia benar benar lelah.Namun sore ini Zia ada janji dengan Bian.
Sekarang sudah jam berapa?
Tanya Zia sambil menatap Kenzo yang berdiri didepan cermin sedang merapikan dasinya.
Kenzo menoleh pada Zia sambil tersenyum.Dia menghampiri istrinya itu dan duduk ditepian ranjang.
Sekarang sudah Jam Tiga sore.
Jawab Kenzo sambil membelai rambut Zia.
Apa?!Wah gawat,
Pekik Zia,dan ia pun langsung berlari ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Kenzo merasa geli dengan sikap Zia,dia menggelengkan kepalanya.
Kenzo menunggu Zia diluar,sambil membuka laptopnya.Kemudian dia menghubungi sekertaris Han.
Han tolong belikan roti, jus strawbery dan juga kopi di cafe sebelah.Dan cepat bawa ke Ruangan ku.
ucap Kenzo lalu mengahiri panggilannya tanpa menunggu jawaban dari sekertarisnya itu.
__ADS_1
Tiga puluh menit kemudian sekertris Han datang membawa pesanan Kenzo.
Kenzo menyuruh sejertaris Han menaruh makanan itu dimeja,lalu ia menyuruh sekertaris Han untuk keluar.
Sekertaris Han keluar dengan wajah masam.
Huh dasar Bos bucin.
Dengus nya ,lalu dia berkata "ngomong ngomong selama tiga jam mereka didalam ngapain aja ya,kog tadi aku nggak lihat istrinya boss".
Tiba tiba rasa kepo mulai muncul dibenaknya.Sekertaris Han bengong pikirannya sudah traveler kemana mana.Tanpa sadar dia senyum senyum sendiri.Hingga ia dikagetkan oleh seorang perempuan.
Halo pak,permisi apa Tuan Kenzo ada didalam.
tanya karyawati itu membuyarkan lamunan Sekertaris Han.
Sekertaris Han kembali ke akal sehatnya,Dia berdehem dan merapikan jasnya.Lalu berkata,Bos sedang ada tamu penting.Jadi tidak bisa digaanggu.
Tapi saya butuh tanda tangan Bos Kenzo.
ucap karyawati itu lesu.
Sini biar saya yang ngasi .Kamu kembali bekerja sana.
ucap Sekertaris Han lalu mengambil map hijau yang dipegang karyawati itu.
Oh,baiklah.
ucap karyawati itu lalu berlalu pergi.
Zia keluar dari kamar rahasia dengan mengendap ngendap,Dia merasa malu menatap wajah Kenzo kali ini.Zia berjalan ke arah sofa lalu meraih tasnya kemudian Zia berlari kecil menuju ke pintu.
Untung aja Kenzo sudah tidak ada,aku harus cepat cepat pergi.Gumamnya sambil memegang handle pintu.Namu langakahnya terhenti saat Kenzo menegurnya.
Kamu mau kemana?.
Tanya Kenzo sambil menyilangkan tangannya di dada.
Zia menggit bibir bawahnya dan menutup matanya.Lalu Zia berbalik menghadap Ke arah Kenzo.
Zia tertawa garing danmerapikan rambutnya lalu berkata"Aku mau pulang".ucapnya sambil menampakan barisan giginya yang putih.
Kenzo menghampiri Zia.
Wajah Zia memerah karena menahan malu.
Zia merasa salah tingkah,dia ingat betapa liarnya dia tadi .Dalam hati dia merutuki tubuhnya yang tak bisa dikontrol.
Kenzo menarik tangan Zia dan menuntunnya kesofa.
Kenzo menyuruh Zia duduk,lalu memberikan jus dan juga brownis
Makanlah kamu pasti lapar,tadi kamu sangat aktif.
ucap Kenzo dengan tersenyum nakal.
Zia terbatuk karena ucapan Kenzo,hingga dia meneguk habis jus buahnya,seperti sedang minum air.
Kenzo tersenyum geli dengan tingkah Zia.
Kenapa kamu senyum senyum sendiri,apa kau sedang mengolok ngolok ku?
tanya Zia dengan mulutnya masih menguyah brownis.
sedangkan matanya mendelik kesal.
Kamu ini suudzon terus,aku tuh lagi bahagia.Omong omong,kamu pandai sekali.Aku tidak menyangka kamu seliar itu.Nanti malam bagaimana kalau kita lakukan lagi.Aku ketagihan.
Goda Kenzo dengan mengedipkan matanya pada Zia.
Zia melongo mendengar ucapan vulgar Kenzo.
Dalam hati dia merutuki dirinya sendiri.
Kenzo melambaikan tangannya di depan wajah Zia.
Hei Zi,kenapa bengong,lagi mikirin ya entar malem mau gaya apa.
Ucap Kenzo lalu tertawa cekikan.
Zia langsung memukuli lengan Kenzo.
Kenzo pun mengaduh kesakitan.
Namun Zia tidak peduli,dia terus memukuli Kenzo,Zia baru berhenti setelah Kenzo memegang tangannya dan menarik Zia dalam pelukannya.
Mata mereka saling memandang,lalu Kenzo mengecup bibir Zia.
Zia melepaskan dirinya dari Kenzo,lalu berkata "aku mau minta ijin".ucapnya sambil memasukan sisa roti yang ia makan tadi.
Kenzo mengernyitkan dahi dan bertanya "ijin?"
Aku udah janji sama Bian buat jalan bareng,hari ini...
Tidak boleh.
Kenzo memotong ucapan Zia.
Zia menoleh pada Kenzo dengan wajah Kesal.
Aku gak ijinin kamu keluar dengan laki laki lain!
__ADS_1