Menikahi Teman Masa Kecil

Menikahi Teman Masa Kecil
Bukan mimpi


__ADS_3

Satu jam kemudian


Zia membuka matanya pelan.


Zia,Alhamdulillah kamu sudah sadar.


ucap Bian tersenyum kepada Zia.


Bi...tadi gue mimpi nikah sama Kenzo.


Ucap Zia sambil bergidik ngeri.


Zi...sebenernya lu nggak mimpi.Itu kenyataan.


ucap Bian sambil menatap mata Zia dengan tatapan takut.


Zia pingsan setelah acara ijab qobul.


Bian takut Zia akan marah padanya karena telah membuat Kenzo menikahi Zia.


lu bercanda kan?mana mungkin gue nikah ma Kenzo hahahhahahaa.


Zia tertawa sambil memukul lengan Bian.


namun Bian tidak merespon apapun,dia hanya tertunduk.Akhirnya Zia menyadari kesungguhan dari omongan Bian.Zia berhenti tertawa.Dia baru menyadari bahwa dirinya sedang berada di Ruangan Rumah sakit.


Bi..kog gue ada disini.


Zia bertanya pada Bian,namun ingatannya mengembalikan memory sejam yang lalu.Dan Zia langsung menjerit histeris.


oh noooo Bian..gue musti gimana?gue udah punya utang banyak ke Kenzo.Dan sekarang dia bantuin gue lagi,entah berapa puluh juta lagi gue harus bayar ke dia.


Zia menghela nafas sambil tertunduk lesu.


maksud lu apa sih zi?


tanya Bian bingung dengan sikap Zia.


Gue harus pulang,gue mau ngomong sama kenzo.


ucap Zia sambil hendak mencabut selang infus yang tertancap di tangannya.


Kamu mau kemana?


Kenzo yang sedari tadi duduk diam di kursi akhirnya bersuara.


Zia menghentikan aksinya dan menoleh kebelakang.Matanya membulat melihat Kenzo ada disana.


Astaghfirullah...ini orang sejak kapan ada di sana?


tanya Zia dalam hatinya.


lu kog nggak bilang kalau Kenzo ada disini.


tanya Zia pelan sambil melirik tajam Bian.


Bian menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


dia hanya tersenyum kaku.


gue panggil dokter dulu ya.


ucapnya sambil berlari keluar menghindari amukan Zia.


Bi..


Zia hendak menghentikan Bian.Namun Bian sudah menghilang.


Zia kembali merebahkan diri dan menyelimuti dirinya,karena merasa canggung pada Kenzo.


Kenzo menghampiri Zia dan duduk dikursi yang ada didekat ranjang Zia.


Zia merasa gugup dibalik selimutnya mulutnya komat kamit berharap agar waktu berhenti sehingga dia bisa kabur jauh dari Kenzo.


Kenzo menarik selimut Zia.Namun tidak bisa karena Zia memeganginya dengan kuat.


Zia..buka tidak?


perintah Kenzo.


Tidak mau.


jawab Zia sambil terus memegangi selimut yang menutupi seluruh badannya.


baiklah,kalau kamu nggak mau buka selimutnya,jangan salahin aku kalau aku nekat.


ucap Kenzo mengancam.


Emangnya kamu mau ngapain?udah sana keluar.


ucap Zia mencoba mengusir Kenzo.


Kenzo melangkahkan kakinya ke pintu.


Zia mengira Kenzo sudah keluar.Namun Zia tidak menyangka ternyata Kenzo keluar untuk memberi perintah kepada dua orang bodyguardnya untuk melarang siapapun masuk kedalam ruang rawat Zia.


Kemudian Kenzo menutup pintunya.Dan berjalan mendekati Zia.


Zia menurunkan sedikit selimut yang menutupi wajahnya.Zia kaget ternyata wajah kenzo sudah dekat dengan wajahnya.


Zia hendak menutupi wajahnya lagi.Namun Kenzo memegang tangan Zia dan langsung mencium bibir Zia.


Zia kaget mendapat serangan mendadak dari Kenzo.


Zia membulatkan matanya,Kenzo tersenyum melihat wajah Zia,dan menciumnya lagi.


Namun Zia sadar dan langsung mendorong badan Kenzo.


ish Kamu ini apa apaan sih.Ini rumah sakit tau.


ucap Zia kesal sambil mengelap bibirnya dengan tangannya.


Itu hukuman.


ucap kenzo sambil duduk di kursi dekat Ranjang Zia.


Zia membenarkan dirinya,dia duduk dan menoleh ke Kenzo.

__ADS_1


Hukuman apa?kamu tuh sudah dibilangin jangan main nyium aja kita itu bukan muh....


Zia menggantung perkataannya dikala ia baru ingat kalau Kenzo sudah menjadi suaminya sejam yang lalu.


Zia melengos sambil menggigit bibir bawahnya dan menepuk kepalanya sendiri.


Kenzo tersenyum melihat kekonyolan Zia.


kenapa berhenti,ayo lanjutin kamu mau bilang apa?


goda kenzo dengan menaruh kedua tangnnya di dada sedangkan punggungnya ia sandarkan ke kursi.


Zia merutuki kebodohannya sendiri.


lalu dia menoleh ke Kenzo dan tersenyum kaku.


Kenzo,tolong jangan salah paham.Ini semua gara gara si Bian.Dia yang sudah ngejebak kamu buat nikah sama aku.Aku sama sekali tidak tau dengan rencana Bian.Jadi kita batalin aja ya.Kita cerai sekarang.


Zia mencoba menjelaskan hal yang sebenarnya pada Kenzo.


Dan aku janji akan membalas kebaikan hati kamu.ohw bagaimana kalau sebagai tanda terima kasih ku,aku akan jadi asistenmu dua tahun tanpa digaji.Bagaimana?


ucap Zia panjang lebar sambil mengatupkan kedua tangannya dan mengedip ngedipkan kedua matanya.


Kenzo tidak senang dengan ucapan Zia.Dia berdiri dan memasukan kedua tangannya kedalam saku celananya.


Dia memandangi Zia dan mengingat kembali kejadian sebelumnya.


~flasback on~


Hari itu Kenzo tengah berada di Labuan Bajo untuk meninjau beberapa proyek pembangunan Resort dan villa disana.


Dia mematikan handphonenya karena tengah meeting dengan beberapa klien disana.


setelah selesai meeting Kenzo lembur untuk menyelesaikan beberapa proposal,dia menyelesaikan pekerjaannya hingga dini hari.


Kemudian istirahat sekitar 2 jam karena harus meeting lagi dipagi harinya.


Pagi hari Kenzo mengaktifkan handphonenya Dia heran karena ada puluhan panggilan masuk dari Bian.Dan bertambah kaget begitu membaca pesan dari Bian.


Kenzo langsung membatalkan semua jadwal meetingnya dan bergegas untuk terbang ke Surabaya.Karena di jember belum ada Bandaranya.hehehhee


Sesampai di Surabaya sudah ada sopir yang menjemputnya dan langsung menuju ke jember.


Untung saja Kenzo masih bisa datang.Telat lima menit saja maka semua nya akan sia sia.


~flashback off~


Zia bingung kenapa Kenzo terdiam.Dia semakin merasa was was,Zia takut kalau Kenzo tidak mau membatalkan pernikahannya.Apa lagi Zia tau kalau Kenzo orangnya perhitungan.


Zia menghela nafasnya.Dia merutuki kebodohannya,tidak lebih tepatnya Kebodohan Bian yang sudah menghancurkan rencananya.


Ingin sekali Zia mencekik Bian sekarang juga.Namun Bian tak kunjung kembali semenjak pamit untuk memanggil dokter.


Kenzo mengambil kertas dari tasnya dan memberikannya kepada Zia.


Zia menerimanya lalu membacanya,dia menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


Ini apa?


Itu adalah proposal beberapa proyek yang aku tinggalkan demi datang kesini.Untuk menikah dengan mu.


Ucap Kenzo dengan nada kesal.


Zia mengangguk angguk kan kepalanya meskipun tidak mengerti apa yang Kenzo katakan.


Kenapa Kamu kasih aku,apakah aku harus tanda tangan di sini?


tanya Zia dengan bodohnya sambil melihat Kenzo.


Kenzo yang sudah kesal dari tadi pun mengambil selembar kertas yang ada di Zia.


Ini,kamu baca ini.


Kenzo menyerahkan selembar Kertas.


Dan Zia pun patuh membaca isi dari kertas itu dan dia membulatkan matanya,dia menutup mulutnya tak percaya dan menatap kenzo.


Ini 300 milyar?apa maksudnya?


tanya Zia pada Kenzo.


*i**tu adalah proyek yang aku tinggalkan demi* menikahimu.


Jadi jika kamu ingin membalas budi dan ingin bercerai dariku,maka kamu harus membayar ku seharga proyek yang telah aku tinggalkan.


ucap Kenzo mengancam Zia.


Aaaa apaaa!!!kamu gila ya.


Zia kaget mendengar perkataan Kenzo.


dari mana aku bisa dapat uang sebanyak itu?meskipun aku menjual rumah ibu ku pun itu tidak ada seupilnya.


Zia tertawa,tak percaya dengan omongan Kenzo.


Bukan kah kamu sendiri yang bilang tadi kalau kamu ingin membalas budi jika aku mau membatalkan pernikahan kita.Maka kamu harus membayar ku 300 milyar.Jika kamu tidak bisa ,maka jangan coba coba untuk minta cerai dariku.


ucap Kenzo menegaskan.


Ka..kamuu mau menipuku ya.Lagian siapa yang minta kamu buat nikahin aku.Sana minta ganti rugi ke Bian.Dia kan yang nyuruh kamu bukan aku.


Ucap Zia membela Diri.


Aku gak peduli,yang jelas aku nikahin kamu bukannya Bian.Jadi yang harus ganti rugi ya kamu.


ucap Kenzo sambil tersenyum mengejek.


Kenzo!!kenapa kamu selalu perhitungan aku benci sama kamu!!!


ucap Zia kesal sambil melempar kertas yang ada ditangannya.


Zia merebahkan dirinya dan memiringkan tubuhnya membelakangi kenzo.


Zia menangis menyesali apa yang sudah terjadi.Dia sangat membenci kenzo saat ini.


Kenzo memandangi tubuh Zia yang tengah menangis itu.

__ADS_1


Dia membalik tubuh Zia untuk mengahdapnya.Namun Zia enggan dia tetap membelakangi Kenzo.


Kamu jahat aku benci kamu.Kamu bukan temanku.Jangan khawatir aku akan membayar utangku meskipun aku harus bekerja keras seumur hidupku.


ucap Zia sambil terisak.


Zia..


ucap Kenzo pelan sambil mencoba membalikan tubuh Zia dengan lembut.


Jangan pegang aku,lebih baik kamu keluar aku gak mau ngomong sama kamu lagi.


Zia menunjuk arah pintu dengan jarinya.


Namun bukannya Kenzo pergi,tapi dia malah naik keatas ranjang Zia dan memeluknya dari belakang.


Zia kaget,dia berusaha memberontak namun tenaga kenzo begitu kuat.


Lepasin aku..dasar mesum!


berontak Zia sambil berusaha memisahkan diri dari tubuh Kenzo.


Diam..atau aku naikan ganti ruginya 10 juta pergerakan.


ucap Kenzo mengancam.


otomatis Zia pun diam mematung,dia tidak ingin menambah hutangnya pada Kenzo.


dalam hati Zia menyumpahi keegoisan Kenzo.


ingin rasanya dia menendang dan mencekik Kenzo sampai mati.


Kenzo tersenyum karena Zia mematuhinya.


Kenzo membalikan tubuh Zia dengan lembut.


kini Zia menghadap Kenzo.Zia seperti anak kucing yang begitu patuh,tidak..dalam hatinya Zia merasa benar benar bodoh saat ini.


Kenzo menarik Zia kedalam pelukannya.


Kamu harus patuh,karena kamu adalah istriku sekarang.


ucap Kenzo lembut di telinga Zia.


Zia hanya menunduk tidak berani menatap wajah Kenzo.Dia hanya menangis tanpa suara.


Kenzo tau bahwa Zia masih menangis,Dia pun mengelus kepala Zia dengan lembut dan mencium pucuk kepala Zia.


Kamu harus berhenti menangis,kalau tidak, aku naikan lagi ganti ruginya.


Zia pun patuh seperti anak kecil yang diancam tidak akan diberi uang jajan.


Kenzo tersenyum bahagia karena sudah berhasil menggoda Zia.


"dasar gadis bodoh"


gumam Kenzo pelan sambil tersenyum.


Zia yang mendengar ucapan Kenzo langsung mencubit pinggang Kenzo.


Awww


Kenzo menjerit kesakitan,karena Zia mencubitnya dengan keras.


"rasain"


batin Zia tertawa puas sudah mencubit kenzo.


Kamu Kdrt


ucap Kenzo pada Zia.


Zia menatap Kenzo.Dia mendelik kesal tanpa bicara sepatah katapun.Namun dalam hatinya dia mengucapkan sumpah serapah buat Kenzo.


Kenapa kamu menatap ku begitu?apa kamu kesal padaku?


tanya Kenzo


"ish orang ini pura pura gak tau.Ya iyalah aku kesal masih aja nanya"


jawab Zia dalam hatinya.Namun beda dengan kenyataannya Zia menggelengkan kepalanya sambil tersenyum terpaksa.


Tunggu saja hukuman kamu nanti malam.


Kenzo tersenyum penuh arti.


Zia enggan menanggapi Kenzo dia berbalik membelakangi Kenzo.


Kenzo hendak membalikan badan Zia lagi.Namun hal itu urung karena tiba tiba Bian menerobos masuk.


oh my god.


astaghfirullah...mata saya ternodai.


teriak Bian histeris.


Zia yang kaget langsung mendorong Kenzo keras hingga terjatuh dari ranjang.


Aww..kamu tuh ya belum apa apa sudah KDRT.


Kenzo bangun sambil merapikan pakaiannya.


Zia enggan menanggapi omelan Kenzo.Dia tersenyum puas sambil menjulurkan lidahnya pada Kenzo.


hey kalian berdua,ingat ini di Rumah Sakit bukan Hotel!! masak mau Malam pertama disini.


ucap Bian senyum senyum sendiri sambil mengoyang goyangkan badannya.


hey Bian sini lu...gue bunuh lu sekarang ya.


Dasar penghianat.


Zia memandang tajam kearah Bian.


Bian langsung ciut,Dia bersembunyi dibalik badan Dokter yang hendak memeriksa Zia.


Bian ketakutan melihat Zia yang sedang marah padanya.

__ADS_1


__ADS_2