Menikahi Teman Masa Kecil

Menikahi Teman Masa Kecil
Giliran Zia merajuk


__ADS_3

Malam harinya Kenzo dan Zia pamit pulang.


Mereka pergi berkunjung kerumah Orang Tua Kenzo.Tapi mereka tidak menginap,dikarenkan besok pagi Kenzo harus ke Kantor.


Di perjalanan pulang,Zia bertanya kepada Kenzo.


Ken,jadi gimana?boleh ya aku kerja.Aku bosan sendirian dirumah.


Kenzo menoleh pada Zia sekilas,lalu dia menatap lurus kedepan.


Tapi aku tidak ingin kamu kecapek an,karena mama dan papa pingin banget kamu segera hamil.


Jawab Kenzo tanpa menoleh Kezia.


Zia cemberut setelah mendengar jawaban dari suaminya itu.


Tapi kalau aku dirumah terus aku jadi stress tau,gak ada kegiatan lain.


dengus Zia dengan memanyunkan bibirnya.


Lalu Zia merangkul lengan Kenzo yang tengah memegang kemudi.Dan menyenderkan kepalanya.


lalu Zia berkata,Aku janji akan menjaga kesehatan ku,please ijinin aku kerja ya.


Namun Kenxo tidak merespon rengekan istrinya itu.Dia masih focus menyetir.


"ish nih orang emang kudu diancam,ok aku akan keluarin jurus pamungkas"


Monolog Zia dalam hatinya.


Baiklah,kalau nggak kamu ijinin aku akan manggil Bian tiap hari datang kerumah buat nemenin aku.Emangnya kamu mau aku berduaan dengan Bian tiap hari.


Ancam Zia pada Kenzo.Lalu dia membenarkan posisi duduknya lagi,Zia menatap keluar jendela.


Benar saja,Kenzo langsung meminggirkan mobilnya dan berhenti.


Kamu apa apaan sih Zi,kog nggak ngehargain aku.


Aku nggak suka ya kalau kamu terlalu dekat sama Bian.Ingat kamu itu sekarang sudah punya suami,jadi kamu harus jaga jarak dengan lelaki lain,sekalipun itu Bian.


Kenzo sudah terpancing emosi,Dia menatap Zia kesal lalu melajukan kendaraan nya lagi.


Zia hanya diam dia tidak menjawab perkataan Kenzo,dalam hatinya Zia merutuki sikap Kenzo yang menurutnya egois.


Mereka saling diam hingga tiba dirumah mereka.


Kenzo memarkirkan mobilnya di garage.


Zia langsung turun dari mobil tanpa menunggu Kenzo mematikan mesin mobilnya.


Zia melengos masuk kedalam rumah tanpa memperdulikan panggilan dari Kenzo.


Kenzo menghela nafasnya karena tidak biasanya Zia merajuk seperti itu.


Kenzo pun menyusul Zia kedalam kamarnya.


Dilihatnya Zia tengah berbaring diatas ranjang dengan selimut menutupi seluruh tubuhnya.


Kenzo semakin yakin kalau Zia sedang kesal padanya.


Zi,kamu nggak mandi dulu.


ucap Kenzo sambil menepuk nepuk bahu Zia.


nggak,Lagian aku tadi sudah sholat isya' di rumah mama.Aku mo tidur capek.


jawab Zia dengan nada merajuknya karena merasa kesal pada Kenzo.


Akhirnya Kenzo pun mengalah,Diapun pergi ke kamar mandi untuk menjalankan rutinitasnya sebelum tidur.


Saat Kenzo berada didalam kamar mandi,Zia pun menaikan suhu Ac dikamarnya karena dia merasa gerah.Kemudian Dia kembali menutupi seluruh badannya dengan selimut.


Zia mencoba memejamkan matanya,namun tidak bisa karena hatinya tengah kesal.


Zia bangun dari tempat tidurnya,lalu dia pergi ke dapur dan mulai memasak mie instans di tambah dengan telor setengah matang kesukaannya.


Zia menambahkan beberapa irisan cabe rawit pada mie gorengnya.


Zia membawa mienya kerauang tamu,Zia memakan mie nya sambil menonton drama korea kesukaannya.


Kenzo yang baru keluar dari kamar mandi bingung mencari keberadaan istrinya.


kemana dia?


gumam Kenzo,lalu memakai pakaiannya dan menyisir rambutnya.


Lalu Kenzo keluar dari kamarnya,untuk memcari keberdaan Zia.

__ADS_1


dilihatnya Zia sedang menikmati mie instans di ruang tamu.Zia duduk di lantai sedangkan mienya dia taruh di atas coffe table yang tepat berada di depan sofa itu.


Mulutnya tengah asik melahap mienya sedangkan matanya focus pada layar Televisi yang ada didepannya.


Kenzo menatap Zia dengan tangan yang ia silangkan didada.Zia tidak memperdulikan kehadiran suaminya itu.Dia pura pura tidak melihat Kenzo.


Kezo tahu kalau Zia sengaja mengabaikannya.Dia pu memilih duduk disofa sambil meonoton Zia makan.


Kenapa kamu makan mie instans tengah malam begink,dan lihat cabe itu,apa kamu tidak kepedesan.


ucap Kenzo beruha menarik pethatian Zia.


kenapa,apa sekarang mie juga dilarang buat aku ?


tanya Zia sarkas tanpa menoleh pada Kenzo.


Kenzo mencoba menahan emosinya.lalu berkata.


Bukan begitu,aku hanya khawatir jika perutmu sakit.


Jawab Kenzo lembut.


Nggak apa,aku udah terbiasa tersakiti,cabe ini masih kurang pedas dibandingkan omongan seseorang.


Jawab Zia sinis sekalian menyindir suaminya itu.


kamu,...


Kenzo sudah tidak tahu harus bicara apa lagi,Dia pun memilih pergi dan kembali masuk kedalam kamarnya dengan perasaan tak tentu.


Zia pun masih mengabaikan Kenzo.Dia menyelesaikan makannya yang tersisa sedikit lagi.Setelah selesai,Zia nencuci piringnya di daur lalu kembali ke ruqng tamu untuk melanjutkan menonton drakor kesukaannya.


Malam pun semakin larut,dilihatnya jam yang menempel didinding warna abu abu itu.Waktu sudah menunjukan pukul tiga dini hari.


Zia pun mulai mejamkan matanya karena sudah terasa berat,Dia tertidur di sofa ruang tamu.


Dalam tidurnya Zia bermimpi di gendong Kenzo.


Pagi pun tiba,Sinar matahari yang masuk lewat jendela membangunkan Zia.


Zia menggeliat dan mengucek ngucek matanya,Dia duduk dan melihat sekeliling.


kenapa aku tidur disini,bukankah aku semalam tidur di sofa.


Gumam Zia sambil menengok jam yang ada didinding kamarnya.


Zia pun bergegas lari keluar menuju le garage mobil,dan benar saja Kenzo sudah pergi ke Kantor.


Zia berjalan malas sambil menundukan kepalanya,lalu dia menghempaskan tubuhnya ke atas Sofa.


Zia mengendus ngenduskan hidungnya,karena mencium aroma masakan.Zia pun mencari asalnya aroma itu hingga ke kedapur.


Dibukanya tudung saji yang ada di atas meja mkan kayu jati yang berkuran 200 cm X 80 cm itu.


Mulut Zia menganga,karena ada nasi goreng sefood dengan toping telur ceplok setengah matang kesukaannya, dan juga segelas jus buah.


Ada note yang ditempelkan di piring yang berisi nasi goreng itu.


Selamat menikmati,maaf aku berangakat kerja tidak pamit dulu padamu.Karena aku tidak ingin mengganggu tidur mu.


Bunyi pesan yang tertilis di kertas kecil itu.


Zia tersenyum,Dia sangat bahagia karena Kenzo perhatian padanya.


Zia pun menutup Kembali makananya,lalu bergegas untuk mandi dulu.Setelah mandi dia pun kembali ke meja makan untuk menyantap nasi goreng seafood buatan suaminya.


Setelah selesai makan,Zia memilih untuk bersih bersih,dan mencuci baju.


Setelah dirasany tugas inemnya sudah selesai semua,Zia pun kembali kekamarnya dan menghidupkan hp nya.


Zia duduk diatas ranjang,sambil membuka layar handphonenya.Dilihatnya ada pesan dari Kenzo.


kamu sudah bangun?


Tanya Kenzo lewat chat wa.


Namun Zia mengabaikannya.


Zia lebih memilih membuka aplikasi novel online untuk melanjutkan level membacanya.


Dan muncul lagi notif pesan dari Kenzo yang berbunyi.


Aku membuatkanmu nasi goreng.Kalau sudah dingin kamu bisa menghangatkanya pakai microwave.


Namun lagi lagi Zia cuman membacanya,tanpa ada keinginan untuk menjawabnya.


Kenzo pun mulai kesal karena Zia tidak membalas pesannya.Akhirnya dia me.ilih untuk menelphone Zia.

__ADS_1


Namu hal itu pun sama,Zia tidak manjawab panggilannya.Kenzo menjadi uring uringan,Dia terus terusan menghubungi Zia,Namun tiba tiba Sekertaris Han masuk dan berkata, "Maaf boss,anda sudah ditunggu diruang rapat."


ucap Sekertaris Han dengan gugup,karena ia tahu Kenzo sedang berada dalam mood kurang bagus.


Hal itu terlihat jelas dari raut wajahnya yang masam.


Kenzo pun langsung berdiri dan berjalan melewati sekertaris Han begitu saja.


Diruang rapat,Kenzo melampiaskan kekesalannya.


Apa ini?kenapa proposal ini terlihat seperti tulisan anak SD.Aku minta kamu merevisi ulang,aku tunggu sampai nanti sore.


ucap Kenzo dengan nada tinggi lalu melemparkan kasar kertas ditangabnya ,hingga membuat karyawannya ketakutan.Karyawan itu melirik pada sekertaris Han.Seakan akan sedang minta pertolongan


Sekertaris Han mendipkan kedua matanya sambil menarik bibir bawahnya ke atas.


Kalian harus menyelesaikan proposal ini nanti sore,kalau tidak maka gaji kalian aku potong seminggu.


ucap Kenzo lalu keluar dari Ruangan rapat.Sekertaris Han menyemangati rekannya yang sudah pasrah itu.


Lalu Sekertaris Han menyusul Kenzo.Mereka kembali ke ruangannya.


Kenzo duduk di kursi kerjanya,ia senderkan kepalanya di punggung kursi. dan memutar mutarkan kusinya.


Selertaris Han sudah paham Kalau Kenzo tengah ada masalah.Jadi dia memberanikan diri untuk bertanya.


Maaf boss,apa anda sedang ada masalah dengan non Zia lagi.


Kenzo menghentikan kursinya lalu dia berdiri dan berjalan menuju ke sofa dan duduk disana.


Kenzo saling menyematkan jari jari kedua tangnnya dan kepalanya menunduk berusaha untuk menenangkan pikirannya.


Han kemarilah.


ucap Kenzo memanggil sekertaris Han.


Sekertaris Han pun patuh,Dia berdiri di depa Kenzo.


Kenzo pun mulai menceritakan masalahnya tentang Zia,istrinya.


Sekertaris Han mendengarkan semua keluh kesah Yang Kenzo utarakan padanya.


Han,apakah menurut mu aku egois,jika aku melarang istriku dekat dengan lelaki lain?Dan apakah aku salah jika aku tidak mengijinkan istriku bekerja?.


tanya Kenzo kepada sekertaris sekaligus temannya itu.


Sekertaris Han diam sejenak lalu dia pun mulai berkata.


Menurut saya Anda sangat berhak melarang nona Zia dekat dengan lelaki lain.


Namun ini tidaklah mudah bagi nona Zia,dikarenakan lelaki itu adalah sahabat nya sedari kecil,ditambah lagi kemana mana mereka selalu bersama.


Mungkin bagi anda itu sangat menggangu hubungan anda dan nona Zia.Akan tetapi,anda tidak bisa langsung memaksa nona Zia untuk menjauhi sahabatnya itu,Bukankan kalian bertiga dulunya juga bersahabat?saya rasa anda lebih paham tentang mereka dibandingkan dengan saya.


Jika anda terus terusan melarang nona Zia,maka nona Zia akan berpikir anda egois.Biarkan mereka tetap menjalin hubungan,selama hubungan itu tidak keluar dari syariat agama.


Kenzo membenarkan posisi duduknya dia menatap Sekertaris Han.,dia mencoba mencerna omongan sekertaris sekaligus temannya itu.


Dan untuk masalah nona Zia ingin bekerja.Setelah saya dengar cerita tentang nona Zia.Saya rasa dia hanya tidak ingin terlalu bergantung pada Anda.


Anda harus memberi nona Zia ruang.Jangan terlalu mengekangnya,seperti pepatah jika kau terlalu erat memegang burung yang ada dalam genggaman mu.Maka burung itu akan mati.


saya rasa tidak ada salahnya kalau nona Zia bekerja disini,Bukan kah itu akan baik bagi anda,Nona Zia akan sibuk,sehingga tidak ada lagi waktu untuk bertemu dengan sahabatnya itu.Dan juga tiap hari kalian bisa ber....ehem ehem.


Sekertaris Han mengakhiri ceramah nya dengan suara batuk yang ia buat buat,dia tesenyum sambil menutup mulutnya dengan tangan yang ia kepalkan.


Kenzo menatap sekertaris Han,lalu dia mengekuarkan handphonenya dan mengklik sesuatu disana.


tetdengar notif pesan di handphone sekertaris Han.Dia pun membuka hpnya,menatap layar hpnya,lalu melihat le Kenzo.


boss,ini?


Sekertaris Han tidak dapat mengungkapkan kegembiraanya


itu bonus buat kamu.


ucap Kenzo.lalu berdiri dan kembali kemeja kerjanya.Dan mulai membuka laptopnya.


i love you boss.


ucap sekertaris han sambil membentuk hati dengan jarinya.


Kenzo enggan menanggapi kekonyoloan sekertarisnya itu.


Boss lain kali kalau butuh teman curhat saya siap.


ucap sekertaris Han dengan senyuman lebar diwajahnya.

__ADS_1


.


__ADS_2