Menikahi Teman Masa Kecil

Menikahi Teman Masa Kecil
Teman kecil


__ADS_3

Lima tahun kemudian.


Seorang anak kecil berlarian di koridor Rumah sakit.


Bruk.


Bocah itu menabrak seseorang,tubuh kecilnya terjatuh kelantai.


Hey nak,apa kau tidak apa apa?


Tanya Kenzo kepada bocah yang baru saja menabrak tubuhnya.


Ia membantu bocah itu berdiri.


Bocah keci itu menggelengkan kepalanya.


*Maaf paman a***ku tidak sengaja menabrak paman**.


ucap bocah kecil itu dengan suara imut nya.


Kenzo berlutut untuk mensejajarkan tingginya dengan bocah kecil yang ada dihadapannya itu.


Tidak apa,ucap kenzo dengan senyuman manisnya.Kenapa kamu berlarian di Rumah sakit?itu tidak boleh,lain kali jangan berlarian lagi,ok?!


ucap kenzo melanjutkan perkataannya sambil mencubit gemas pipi anak kecil itu.


Anak keci itu mengangguk,mendengarkan nasehat Kenzo padanya.


Kenapa kamu sendirian,orang tuamu kemana?.


Tanya Kenzo pada bocah itu,dia berdiri sambil celingukan.


lalu Kenzo membungkukan badannya dan bertanya,"kamu mau kemana?biar paman antar".Tanya Kenzo lagi


Anak kecil itu tidak menjawab dia hanya menunjuk kearah mesin minuman yang tepat berada di belakang tubuh Kenzo.


Kenzo menoleh kearah jari anak kecil itu menunjuk.


oh,Kamu mau beli minuman?


Anak kecil itu mengangguk lagi.


Baikalah,ayo paman bantu belikan.


kamu mau minuman yang mana?.


Aku mau yang ini.


ucap anak itu sambil menunjuk minuman susu coklat.


ok baiklah ayo kita ambil.


Kenzo memasukan selembar uang kertas sepuluh ribuan ke dalam mesin minuman.


Ini untuk mu.


ucap kenzo sambil memberikan minuman yang diminta anak kecil itu.


Terimakasih paman.Ini uangnya.


ucap anak kecil itu sambil menyodorkan uang kepada Kenzo.


Tidak usah,kamu simpan saja itu untuk kamu.


ucap Kenzo mengambil lalu memasukan uang itu kedalam saku celana anak kecil didepannya itu.


Anak kecil itu mengeluarkan uangnya kembali lalu berkata "maaf paman,mama saya berpesan tidak boleh menerima pemberian dari orang asing.Dan tidak boleh menerima hadiah tanpa melakukan hal apapun".


Dia berucap sambil menyodorkan kembali uang itu pada Kenzo.


Kenzo terdiam sejenak sambil memandangi wajah anak kecil itu,kemudian dia tersenyum dan mengambil uang tersebut.


Ok paman,saya harus pergi dulu bye..bye.

__ADS_1


ucap anak kecil itu sambil melambikan tangannya dan tersenyum manis.


Kenzo pun ikut melambaikan tangannya dan tersenyum.Entah kenapa Kenzo merasa sangat dekat dengan anak kecil itu.Padahal ia bari pertama kali bertemu dengannya.Namun hati Kenzo merasa hangat kala memandangi anak itu.


Kenzo pun berlalu pergi.


Mama....


Terdengar anak itu memanggil mamanya,Kenzo menghentikan langkah kakinya dan menoleh kearah suara itu.Dimana anak kacil yang tadi bertemu dengannya sudah di gendong oleh seorang wanita.


Namun Kenzo tidak dapat melihat wajah wanita tersebut.


Kenzo pun tersenyum lalu melanjutkan niatnya untuk menemui papanya yang sedang dirawat di Rumah Sakit ini.


Ke esokan harinya,seperti biasanya Kenzo kembali menjenguk papanya sehabis pulang dari kantor.


Dikoridor Rumah sakit lagi lagi dia bertemu dengan anak kecil yang ia temui kemaren.


Saat ia berjalan matanya menangkap sesosok anak kecil yang tengah berdiri didepan mesin minuman.


Hai nak,kenapa kamu tiap hari ada di sini?.Apakah ada keluargamu yang sedang dirawat disini?


Kenzo bertanya sambil memasukan uang kepada mesin minuman tersebut.Begitu minuman nya keluar dia memberikannya pada anak kecil itu.


Anak kecil itu mendongakan wajahnya pada Kenzo.


Paman asing.


ucap anak itu saat mengetahui siapa yang sedang berbicara padanya.


Kenzo tersenyum,lalu mengacak acak rambut anak kecil didepannya itu.


Anak itu hanya terdiam,dia tidak mengambil minuman yang diberikan oleh Kenzo.


Ini ambil,bukan kah kamu mau beli minuman ini?.


kenzo berkata sambil menyodorkan lagi minumsn susu coklat yang ia pegang.


Anak itu mengigit bibir bawahnya dan menggelengkan kepalanya.


Maaf paman,aku tidak punya uang untuk membayar minuman ini.


akui anak itu dengan polosnya.


Kenzo tersenyum mendengar pengakuan anak kecil tersebut.


Tidak apa,kau tidak perlu membayarnya.Anggap saka ini hadiah buat kamu.


ucap Kenzo lalu memberikan susu yang di pegangnya ke tangan anak kecil itu.Lalu ia pun berdiri dan melangkah pergi.


Anak kecil itu memiringkan kepalanya,lalu ia berlari menyusul Kenzo.


Paman asing tunggu sebentar.


teriak anak itu dari belakang Kenzo.


Kenzo menghentikan langkahnya dan berbalik.


Paman beri aku pekerjaan,agar aku bisa membayar susu ini padamu.


ucap anak kecil itu.


Kenzo mengernyitkan dahinya dalam hati ia berkata "anak ini sangat keras kepala,dia masih kecil emangnya pekerjaan apa yang bisa ia lakukan".pikirnya sambil memandangi tubuh mungil didepannya itu.


Anak baik,tidak bisakah kau terima saja susu itu dan segera minumlah mumpung masih dingin.Paman tidak menginginkan bayaran apapun dari mu.


Kenzo berkata sambil mencubit gemas pipi anak kecil itu.


Anak kecil itu menundukan wajahnya,berpikir sejenak.lalu ia berkata "baiklah paman,bagaimana kalau kita berteman?Mama bilang aku harus berbagi makanan dengan teman teman ku.Jadi kalau paman menjadi temanku,itu artinya paman sedang berbagi dengan ku.Jadi aku tidak perlu lagi untuk membayarnya".


Ucap anak itu dengan panjang lebar,Kenzo hanya bisa menganga mendengar ocehan anak kecil itu.Dia tidak menyangka anak seusianya begitu pandai berbicara.


Baiklah,mari kita berteman.

__ADS_1


Jawab kenzo dengan senyuman diwajahnya.


Anak kecil itu juga tersenyum lebar,lalu ia mengeluarkan lolypop dari saku celananya dan memberikan nya pada Kenzo.


Ini untuk paman.


Kenzo menerima permen itu dia memandangi permen itu sejenak lalu memasukannya ke saku jasnya.


Paman juga tiap hari kesini.Paman sakit apa?


tanya anak kecil itu sambil menyeruput susu coklatnya.


Ayah paman dirawat disini.Kalau kamu?


tanya Kenzo balik


Mama ku bekerja disini.


ucap anak kecil itu singkat.Dia tidak memberitahukan secara detil.Dan Kenzo juga enggan untuk bertanya lebih lanjut.


Ya sudah paman harus pergi.Kamu juga jangan jauh jauh mainnya,nanti mama mu bingung nyariin kamu.


Kenzo menasehati anak kecil itu.Lalu beranjak pergi.Tanpa sepengetahuan Kenzo diam diam anak kecil itu mengikutinya.


Namun handphone anak kecil itu tiba tiba berbunyi.Ia pun menghentikan langkahnya dan mengangkat panggilan dihandphonenya.


Azka,kamu ada dimana?


Tanya orang diseberang sana dengan panik.


Azka ada di...


anak kecil itu menahan ucapannya dia melihat sekeliling lalu membaca nama Ruangan yang ada dihadapannya.


Baiklah tunggu mama disitu.Jangan kemana mana,mengerti.


ucap wanita dari ujung telepon.


Azka berdiri di depan kamar dimana papanya kenzo dirawat.


Saat mamanya Kenzo,Bu Nita keluar dia terkejut karena ada bocah laki laki berdiri didepan pintu.


Hey nak,kamu tersesat ya?kamu mencari siapa?


Bu Nita bertanya dengan lembut.


Azka hanya diam,dia tertunduk.


Kenzo yang mendengar mamanya sedang berbicara dengan seseorang pun bertanya.


Siapa ma?


tanya kenzo dari tempat duduknya.


Tidak tahu nih Ken,kayaknya anak ini tersesat.


Jawab Bu Nita yang masih tetap berdiri ditengah tengah pintu.


Kenzo yang merasa penasaran pun memilih untuk melihat sendiri.Dia berjalan menghampiri Bu Nita.


Namun ia benar benar terkejut,karena anak kecil yang di maksud mamanya adalah Teman kecil nya.


Hey teman kecil,kenapa kamu disini?apakah kamu mengikuti ku?


Kenzo bertanya pada Azka.


Azka mendongakan kepalanya dia menatap Kenzo.Lalu berkata ,"maaf paman saya tersesat,tapi sebentar lagi mama saya akan kesini.Jadi ijinkan saya tetap disini sebentar saja.


Azka menjawab dengan ragu ragu.


Kenzo dan Bu Nita saling bertukar pandang.


Saat mereka tengah terdiam,tiba tiba terdengar seseorang memanggil nama Azka.

__ADS_1


Azka ,kenzo dan Bu Nita pun menoleh dengan bersamaan.


Mereka terkejut saat mengetahui orang yang tengah memanggil nama Azka.


__ADS_2