
Zia menunggu Bian dengan cemas,karena acara akan segera dimulai.
Bu Dina menghampiri Zia.
Zia..calon suami kamu kog belum datang,coba telepon tanya dia sudah nyampek mana.
ucap Bu Dina berbisik ditelinga Zia.
Dia pasti datang kog Bu,mungkin lagi kena macet.Bentar Zia coba telephone dulu ya.
ucap Zia pada ibunya.
Zia menekan layar handphone nya,Terlihat jelas diwajahnya bahwa yang ia hubungi tak menjawab panggilannya.Zia nampak gusar sambil sesekali menatap layar handphonenya.
"Awas aja kalau sampek si Bian gak dateng,gue smackdown beneran tuh anak".
gumamnya sambil terus menghubungi nomer Bian.
Wah sudah jam empat sore nih,mana calon suami kamu kog belum nongol juga.
ucap Andre dengan tersenyum sinis.
Zia yang mendengar ucapan Andre hanya memutar mata malas.
hey Zia,kalau sampai tiga puluh menit lagi calon suami kamu gak dateng,berarti kamu harus nikah sama Andre,sesuai dengan perjanjian.
Ucap Bu Saras mengingatkan.
Zia menatap Andre dan tersenyum sinis.
Tenang saja,saya bukan lah type orang pembohong seperti anak tante.
Dan akan saya pastikan bahwa saya tidak akan pernah menikahi anak tante.Karena saya tidak tertarik sedikitpun pada Dia.
Ucap Zia sarkas.
Dasar gadis sombong,kalau kamu tidak tertarik sama Andre,kenapa kamu menggodanya!!oh..apakah kamu memang suka menggoda para pria.
ucap Bu saras sambil tertawa mengejek Zia.
Zia enggan meladeni ocehan Bu saras,Dia kembali menatap layar handphonenya.
Zia hendak keluar dari rumahnya untuk mengecek keberadaan Bian.Namun langkahnya terhenti kala ia melihat Bian yang berjalan ke arahnya.
Zia terpaku melihat penampilan Bian yang sangat berbeda.Hari ini Bian memakai celana panjang hitam dengan kemeja putih dan juga dilengkapi jas hitam.rambutnya sudah dipotong rapi.
Bian..
panggil Bu Anggi mamanya Bian,yang sedari tadi memang sudah datang kerumah Zia terlebih dahulu.
Bian menghampiri mamanya yang tengah duduk berasama Bu Dina,dengan gagah Dia menyalami kedua nya.
Ini kamu Bian anak mama?Subhanallah kamu gagah sekali nak,mama pangling.Mama kira kamu adalah calon suami Zia.
Bu Anggi memuji Bian yang di sahuti anggukan oleh Bu Dina.Ibu nya Zia pun tersenyum.
Emang benar,Bian adalah calon suami Zia.
Ucap Zia sedikit meninggikan suaranya yang langsung saja membuat beberapa orang yang ada disana tercengang.Mereka tak percaya dengan pernyataan Zia.
Zia,kamu jangan bercanda.
Ibu tau kalian berdua sahabatan dari kecil,tapi ibu tidak menyangka kalau kalian pacaran.
selidik Bu Dina sambil memandangi Zia dan Bian bergantian.
Bian hanya menunduk,sedangkan Zia mencoba untuk tersenyum menanggapi omongan ibunya.
Bian,kamu kenapa gak cerita ke mama.Tau gitu mama bakalan nyewa gedung terbaik dan ngundang semua staff Rumah sakit Mama,Dan papa kamu...oh ya mama harus telphone papa kamu sekarang.Mama bakalan suruh papa kamu pulang sekarang juga.
Bu Anggi sangat excited mengetahui Bian akan menikah dengan Zia.
Mama..
Bian menghela nafas frustasi.Dia sudah kehabisan kata kata.Dia benar benar bingung harus bagaimana sekarang.
Bian memandang Zia.Namun Zia membuang muka,dia pura pura tidak melihat wajah frustasi Bian.
Sorry Bi..
ucap Zia dalam hatinya.
Hey kalian berdua,mana mungkin kalian akan menikah,Kalian mau menipu kami hah?!!
Bentak Andre tak terima.
Siapa yang menipu siapa?emangnya salah ya kalau kita nikah.
tanya Zia pada andre sambil melipat kedua tanganya di dadanya.
Aku tau Bian itu orang seperti apa!bahkan semua orang disini juga tau Dia itu letoy..mana mungkin Dia doyan cewek.Jadi kalian gak boleh nikah,itu tidak sah.
__ADS_1
ucap Andre sengit menghina Bian.
plak..
Zia menampar pipi Andre.
Kamu tidak berhak menghina Bian,Dia itu seribu kali lebih baik dari pada kamu.Dan kenapa kami tidak boleh menikah,aku perempuan dan Bian laki laki. kami sudah sama sama dewasa.Kami berdua berhak memutuskan untuk menikah tanpa perlu persetuan dari siapapun,termasuk kamu.
ucap Zia dengan mata merah penuh amarah.
Bian itu ben'c*** jadi dia tidak boleh menikah.
ucap andre tak mau kalah.
Siapa bilang anak saya benc**.Saya akan tuntut kamu karena sudah merusak karekter anak saya**.
saya ibunya,saya yang melahirkannya jadi saya yang lebih mengenal anak saya dibandingkan kamu***!
ucap Bu Anggi emosi karena tak terima Bian di hina.
Bian yang dari tadi sudah merasa frustasi pun mengacak ngacak kasar rambutnya.
Bu saras tak terima karena Bu anggi membentak anaknya.begitulah para ibu ibu itu,Mereka saling sahut sahutan membela anak mereka.
Sudah cukup!Lebih baik kita mulai saja acaranya.Kasihan Pak penghulu sudah menunggu.
Sela Bu Dina kemudian.Karena sudah lelah mendengar pertengkaran Bu Anggi dan Bu saras.
Mari pak,silahkan dimulai.
ucap Bu Dina Lembut sambil tersenyum,untuk menghangatkan suasana.
Bian...Zia..ayo kalian duduk disini.Kita mulai acaranya.
ucap bu dina sambil menuntun Bian dan Zia duduk dihadapan Pak penghulu.
Ananda Bian Baskoro, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri kami Zia Anastasya blinti Supriyadi dengan Emas kawin Uang tunai sebesar Dua juta Rupiah dan seperangkat alat sholat dibayar tunai.
Terdengar Penghulu membacakan ijab qobul untuk Bian Dan Zia.
Bian masih bengong,tidak mendengarkan ucapan penghulu,hingga pak penghulu mengulangi perkataannya lagi.
Hingga akhirnya ia sudah pasrah dengan hidupnya dan mulai menjawab ucapan Pak penghulu.
Sssaya teerima nikah dan kawinnya...
ucap Bian Gugup
STOPPP!!!!
Semua mata tertuju pada orang yang menghentikan acara ijab qobul Bian.
Kenzo!
Zia terkejut dengan kehadiran Kenzo.
Bian menarik nafas lega karena Kenzo datang tepat pada waktunya.
Sedangkan beberapa orang yang hadir di acara pernikahan itu mulai berbisik bisik.Saling menanyakan Siapa kah gerangan pemuda tampan dan gagah didepan mereka itu.
Maaf Pak ustadz,bisakah bapak mengulang lagi.
karena mempelai pria yang sesungguhnya adalah dia pak ustadz.
sela Bian ditengah tengah kebingungan orang orang disana.
Hal itu tak luput dari pandangan Andre dan Bu saras.Mereka terlihat tidak suka.
Berhenti.
ucap Andre sambil berdiri.
Siapa dia?jangan jangan kalian bersekongkol ya!!kalian cuman mau main main sama pernikahan ini kan!!!
bentak Andre sambil menatap Kenzo dan Bian bergantian.
Kenzo manantang Andre lewat tatapan matanya yang tajam,sedangkan Zia sudah mulai was was.
Bi...kenapa Kenzo bisa dateng kesini.
Bisik Zia ditelinga Bian.
Sorry Zi...gue gak bisa nikah sama lu,Gue belum siap.Jadi Gue terpaksa cerita ke Kenzo dan minta Dia buat nikahin lu.
jawab Bian lirih.
Tapi kita kan udah janji sebelumnya,dan lu udah setuju dengan apa yang udah kita rencanain.Tapi lu malah manggil dia.
ucap Zia sambil menatap kesal Bian.
Sorry Zi..gue takut dosa kalau mainin pernikahan.
__ADS_1
ucap Bian menjelaskan.
Zia semakin mumet mendengar ucapan Bian yang dikiranya tidak masuk akal.Karena Kenzo tidak lah mencintainya.Tepatnya mereka berdua tidak pernah tau perasaan masing masing.
Hei Broo..tolong jaga ucapan kamu ya.Saya dan Zia ini saling mencintai.Kami sudah lama pacaran dan saya memang berencana ingin segera melamarnya.Akan tetapi malam itu waktu saya hendak melamar Zia.Saya ada urusan bisnis mendadak diluar kota.Jadi saya urungkan niat saya.Dan saya malah mendengar bahwa dia akan menikah jadi saya buru buru pulang untuk melihat siapa kah orang yang sudah berani ingin merebut calon istri saya.
Kenzo menjelaskan dengan panjang lebar,dengan sesekali melirik ke arah Zia.
Untungnya sahabat saya Bian mau menggantikan saya sementara untuk mengulur waktu.Kalau tidak Saya pasti akan menyesal seumur hidup saya karena telah membiarkan orang yang paling saya cintai menikah dengan lelaki brengsek macam dirimu.Dan jika hal itu terjadi maka saya tidak akan segan segan untuk menghancurkan siapapun yang sudah berani merebut milik saya.
Ucap Kenzo dengan suara baritonnya yang khas. sekaligus memberi peringatan kepada Andre.
Andre yang tak terima dengan omongan Kenzo,dia pun mulai emosi dan hendak memukul Kenzo.Namun niatnya terhalang oleh Dua orang Bodyguard Kenzo yang tepat berdiri dibelakang Kenzo.
Kedua orang itu mengunci tangan Andre ke belakang dengan posisi berlutut di depan Kenzo.
Lepas kan aku sialan.Kalian tidak tahu siapa aku hah?!!!
bentak Andre kepada kedua bodyguard Kenzo.Namu tak dihiraukan.
Bu saras yang tidak terima anak nya dipermalukan Dia pun langsung menelphone suaminya untuk mengirim beberapa orang menyelamatkan putranya itu.
Andre yang terus memberontak minta dilepaskan namun tetap tak dihiraukan oleh bodyguard Kenzo.
Kenzo menyuruh kedua bodyguardnya untuk membawa Andre keluar dari rumah Zia.
Namun ketika mereka berada di halaman Rumah Zia,beberapa orang berbadan kekar datang menghampiri Andre dan Bodyguard Kenzo.
beberapa diantaranya langsung menghajar bodyguard Kenzo.Dan terjadilah perkelahian antara ke dua kubu itu.
Karena keributan itu ,Kenzo,Zia dan yang lainnya pun keluar untuk melihat apa yang sudah terjadi.
Berhenti!
Teriak Kenzo dengan Suara baritonnya.
Hai kalian cepat hajar orang itu!
perintah Andre menunjuk ke arah Kenzo.
Tepat ketika orang orang suruhan Andre hendak menyerang Kenzo,terdengar suara orang pria paruh baya berteriak.
Kalian Semua Berhenti!!!Jangan ada yang berani menyentuh Tuan Kenzo.Kalau kalian masih berani,maka aku pastikan kalian dan keluarga kalian akan menderita seumur hidup.
Ancam Pria paruh baya itu yang tak lain adalah Ayah nya Andre.
Andre yang tidak mengerti kenapa Ayahnya lebih membela Kenzo dari pada dirinya pun protes.
Ayah,tidak tahukah Ayah, dia sudah berani merebut gadis yang selama ini aku sukai.Aku harus membuat perhitungan dengannya.
ucap Andre sambil menunjuk kenzo dengan tatapan penuh kebencian.
Plak
Pak Roby,menampar pipi andre dengan keras,hingga membuat tubuh Andre terhuyung kebelakang.
Sayang..kenapa kamu memukul anak kita.
ucap Bu saras tak terima karena suaminya sudah memukul anak kesayangannya.
Diam,kalau kamu masih banyak bicara maka kamu juga akan merasakannya.
Ancam Pak Roby dengan mengangkat tangannya hendak menampar bu Saras.
Pak Roby,sudah cukup.Saya tidak mau ada keributan lagi.Tolong bawa keluargamu yang menyebalkan itu pergi dari sini.
sebelum aku benar benar marah.
ucap Kenzo tanpa segan kepada orang yang lebih tua darinya.
*Ba..baik Tuan.Maafkan kekurang ajaran anak dan istri Saya.Saya akan pastikan mereka tidak akan pernah menggangu Tuan dan juga Istri Tuan la**gi*.
hemm Pergilah.
ucap Kenzo sambil mengibaskan tangannya.
Semua orang yang ada di sana tak percaya dengan apa yang baru saja mereka lihat.
Mereka mulai berbisik bisik,Siapa kah pemuda Ini yang begitu berwibawa hingga membuat Pak Roby orang yang begitu berpengaruh di kampung itu sangat menghormati dan tunduk pada Dia.
Bahkan Zia dan Bian pun terheran heran dengan pemandangan ini.Zia melirik ke Bian,namun Bian mengangkat kedua bahunya.
Terima kasih Tuan,kami permisi dulu.Silahkan lanjutkan acranya.Jika anda butuh bantuan saya tolong jangan sungkan untuk menghubungi saya.
ucap Pak Roby sambil membungkuk dihadapan Kenzo.
Bu Saras dan Andre sudah dibawa pergi oleh orang orang Pak Roby.
Pak Roby pun berlalu pergi meninggalkan rumah Zia.
Pak penghulu mari kita lanjutkan acaranya.
__ADS_1
ucap Kenzo sambil melirik Zia.
Zia merasa gugup karena Kenzo ingin melanjutkan acara pernikahan.