Menikahi Teman Masa Kecil

Menikahi Teman Masa Kecil
Tertidur dikamar Kenzo


__ADS_3

Zia mengeluarkan uneg unegnya tentang Kenzo dengan berapi api.Hingga akhirnya ia dikejutkan oleh suara Kenzo.


Sudah selesai curhatnya?


kenzo memotong cerita Zia.


Zia terkejut karena kenzo menyusulnya.


Kamu,kog kamu tau aku ada disini?.


tanya Zia pada Kenzo.


Kenzo mengabaikan pertanyaan Zia,Dia lebih memilih duduk dikursi samping Bian.


Zia melihat Bian dengan menggerakan kedua bola matanya kepada Kenzo.


Bian yang mengerti dengan maksud Zia pun mengangkat kedua bahunya.


Kenzo mengambil nasi goreng punya Zia dan memakannya tanpa permisi terlebih dahulu.


Itu makanan ku.


protes Zia pada Kenzo.


Namun Kenzo tidak memperdulikan Zia,bahkan dia juga mengambil piring yang berisi french fries dan langsung memakannya tanpa dosa.


Zia dan Bian saling melirik,mereka sama sama spechless dengan ulah Kenzo.


Zia menarik piring yang berisi frenc fries dari hadapan Kenzo.Saat Zia ingin memasukkan frenchfries itu kedalam mulutnya,Kenzo mengambilnya kembali.


tak ayal mereka pun tarik menarik piring yang berisi frenchfries dengan saling menatap kesal.


kamu ini kenapa sih?datang datang langsung ngambil makanan orang.


omel Zia ke Kenzo lalu melepaskan piring itu.


Aku lapar,istriku pergi dari rumah untuk makan berduaan dengan lelaki lain,sedangkan suaminya kelaparan.


sindir Kenzo sambil terus memasukan frencfries itu kedalam mulutnya.


Bian terbatuk mendengar ucapan Kenzo.


Sedangkan Zia mendengus kesal.


kalian berdua seperti Tom dan Jerry.kalau ngumpul selalu berantem.Udah jadi suami istri juga,harusnya tuh kalian dirumah romantis romantisan.Kan kalian pengantin baru.Malah ribut.Dan bisa nggak sih kalau ribut gak usah ngajak ngajak gue.


cerocos Bian sambil ikut mengunyah frenc fries tanpa menyadari kalau Kenzo dan Zia sedang melototinya.


Bian tersenyum lebar sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.Lalu ia pamit untuk memesankan makanan lagi buat Zia.


namun dilarang oleh Zia.Karena sudah kehilangan moodnya.Zia mengajak Bian pulang.


Namun Bian menolak ajakan Zia karena mendapat tatapan tajam dari Kenzo.


Sorry Zi,kali ini gue gak bisa pulang bareng lu.


lu pulang bareng suami lu aja ya.Gue masih ada urusan lain.


ucap Bian mencari cari alasan.


Ya sudah gue naik ojol aja.


Zia lalu menscroll handphonenya.Namun handphonenya langsung dirampas oleh Kenzo.


Sini Balikin handphone ku.


Zia melompat lompat untuk meraih tangan Kenzo yang diangkat tinggi agar Zia tidak dapat mengambil handphonenya.


Kenzo seakan mengambil kesempatan dalam kesempitan,Dia meraih pinggang Zia lalu menciumnya.


Zia selangkah mundur,merasa kesal dengan ulah Kenzo,Zia menghentakan kakinya.


Dasar mesum.


hardik Zia kesal.


aduh,kenapa kalian menodai mata ku yang masih perjaka.


goda Bian sambil menutup kedua matanya.


Zia langsung menghampiri Bian dan mengeplak kepala Bian.


aw.


Bian mengaduh sambil mengelus kepalanya.


Aku pulang saja,dari pada jadi nyamuk.Kena pukul mulu.


ucap Bian dengan ekpresi melas.Namun tidak ada yang menghiraukannya.


Ya udah Bro,hati hati dijalan.


Kenzo melambaikan tangannya kepada Bian sambil tersenyum.


Zia ingin ikut dengan Bian,namun tangannya ditahan oleh Kenzo.

__ADS_1


Bro,kalau Zia ngambek lagi gak usah dicari,lu langsung telepon gue aja.Gue siap ngehibur lu.


ucap Bian pada Kenzo dengan gaya menggoda sambil mengedipkan matanya dengan manja.Dan langsung pergi dengan mengendarai mobilnya.


Kenzo menggaruk pelipis nya yang tidak gatal dengan jari telunjuknya.


sedangkan Zia tertawa cekikan.


Kenzo langsung menggendong Zia dan memasukkan nya kedalam mobil.


Tanpa banyak bicara Kenzo pun membawa Zia pulang.


Di sepanjang perjalanan pulang Kenzo hanya diam tidak mengatakan sepatah kata pun.Zia mencuri curi pandang Kenzo,namun Kenzo mengabaikan Zia.


umm,aku rasa ada salah paham disini.


celetuk Zia untuk mencairkan suasana.


salah paham apanya,sudah jelas jelas kamu ketangkep basah.


ucap Kenzo sambil menoleh ke Zia.


Bukan itu maksud aku.


Zia mencoba menjelaskan.


Lalu apa?.


Kenzo penasaran dengan apa yang akan Zia katakan.


Aku rasa kamu salah paham soal permintaan Bian buat nikah sama aku.Maungkin maksud Bian,kamu diminta gantiin aku buat nikah sama dia.


Canda Zia pada kenzo dengan tertawa.


Zia menghentikan tawanya kala Kenzo membelokan mobilnya dengan keras,hingga kepala Zia kebentur jendela mobil.


Zia mengusap usap kepalanya sambil melirik Kenzo.


Namun Kenzo cuek.Dia tidak perduli dengan jeritan Zia.


Zia membenarkan posisi duduknya.Dan melemparkan pandangannya keluar jendela.


Kenzo tersenyum karena sudah berhasil membuat Zia diam.


Akhirnya mereka sudah sampai dirumah,Kenzo memarkirkan mobilnya,lalu keluar dari mobil,tanpa mengajak Zia.


Zia mengekori Kenzo hingga kedalam rumah.Namun Kenzo mengabiakan Zia.


Kenzo pergi kedapur dan membuka lemari es,mengambil sebotol minuman dingin dan meminumnya,Kenzo sengaja minum sambil melewati Zia begitu saja.


Zia menghempaskan tubuhnya diatas ranjang,dan melihat ke langit langit kamarnya.


Dia masih tidak percaya bahwa dirinya sudah menikah dan menjadi istri Kenzo,teman masa kecilnya.


"Siapa bilang nikah itu enak,enak sih kalau nikahnya sama pacar sendiri.Lah aku,nikahnya sama teman sendiri.Mana teman yang sukanya bikin kesel".


Keluh Zia sambil menghela nafas.


Kemudian Zia beranjak untuk mandi dan menunaikan sholat isya.


Selesai sholat Zia pergi ke dapur,untuk mencari makanan karena perutnya perih,dari siang belum makan.


Namun Zia lesu karena tidak menemukan apapun didapur,hanya mie instan dan telur.


Zia pun memasak mie dan telur ceplok.


Di meja makan Zia menyantap sendiri makananya,sambil sesekali melihat kekamar Kenzo yang pintunya tertutup rapat.


Dasar nyebelin,pasti dia sudah tidur karena kekenyangan.


omel Zia disela sela makannya,sambil teringat nasi goreng yang dimakan Kenzo.


Setelah selesai makan,Zia mencuci piringnya,lalu duduk disofa sambil menyalakan telivisi meskipun tidak ada satupun acara yang di sukainya.


Zia memindah ke saluran neflix dan mengklik drama korea kesukaannya.


Zia menontonya sendirian,sangking seriusnya dia tidak menyadari kedatangan Kenzo.


Zia kaget karena Kenzo langsung merebahkan dirinya dipangkuan Zia.


Zia hendak berdiri,namun tak jadi saat kenzo berkata "tolong diam sebentar saja".Pinta Kenzo dengan mata tertutup.


Zia pun manut dengan permintaan Kenzo,karena takut menyinggung perasaan Kenzo dan membuat mereka ribut lagi.


Zia pun melanjutkan menonton drakor kesukaannya itu tanpa mempedulikan Kenzo yang tiduran dipangkuannya.


Kenzo membuka matanya dan bertanya "apakah kamu tidak lelah".


"Tidak".Jawab Zia sambil terus focus menatap layar telivisi.


"kamu tidak lapar"tanya Kenzo lagi mencoba mengalihkan perhatian Zia.


"Tidak,aku baru saja selesai makan mie rebus".Jawab Zia jujur,dan masih sama focus menatap layar telivisi.


Kenzo menoleh ke Telivisi penasaran dengan yang Zia tonton.

__ADS_1


"Berarti kamu sudah siap".Tanya Kenzo lagi.


Kahirnya Zia menoleh ke wajah Kenzo yang ada di pangkuaannya."Siap apa?".Tanya Zia gugup.


"siap menerima hukuman".Ucap Kenzo lalu memejamkan matanya lagi.


"ini sudah malam,besok aja hukumannya,lagian rumah ini masih terlihat bersih,tidak ada yang perlu dibersihkan".ucap Zia polos sambil melihat ke sekeliling sudut rumah Kenzo.


"aish,kenapa kamu oon sih,siapa yang suruh kamu buat bersihin rumah".Ucap Kenzo kesal lalu bangun dan berlalu pergi.


Zia bingung dengan sikap Kenzo yang sebentar ramah,dan sebentar marah.


"yah ngambek lagi".Keluh Zia sambil tertunduk lesu.


Zia mematikan telivisi lalu nyusul Kenzo.Zia mengetuk pintu kamar Kenzo.


tok


tok


tok


namun tak ada jawaban dari dalam,karena penasan Zia langsung membuka pintu kamar Kenzo yang tidak terkunci.


Zia memanggil manggil nama Kenzo sambil celingukan.


Kenzo tidak menyahuti Zia,karena sedang ada dikamar mandi.


Zia langsung bergegas keluar kamar Karena ada suara pintu kamar mandi yang dibuka.


Kenzo tahu bahwa Zia hendak kabur,jadi dia langsung menarik tangan Zia.


"Mau kemana".Kenzo menghentikan Zia.


umm,itu.Zia gegalagapan mencari alasan yang tepat.


eh Ken kenapa tangan kamu panas?tanya Zia yang langsung menegang dahi Kenzo.


"kamu sakit ya?badan kamu panas banget".


tanya Zia panik.


Kenzo melepaskan tangan Zia,lalu beranjak naik keatas ranjangnya.


Aku mau tidur dulu,kamu juga harus tidur ini udah malem.ucap Kenzo lalu memejamkan matanya.


Zia pun keluar tapi selang berapa menit Zia datang lagi dengan membawa kompres air hangat untuk mengompres badan Kenzo.


Zia memegang dahi Kenzo lagi.Kenzo membuka matanya kala Zia meletakkan handuk kecil didahi Kenzo.Lalu Zia bertanya,"mau aku panggilkan dokter?".


"Tidak perlu".


jawab Kenzo pelanLalu meminta tolong agar Zia mengambilkan obat yang ada di laci nakas.


Zia pun bergegas mengambilkan obat yang dimaksud Kenzo sekaligus segelas air.


Kenzo meminum obatnya,lalu merebahkan dirinya lagi.


Kamu kembali saja ke kamar mu,ini sudah malam kamu juga harus istirahat.


ucap Kenzo pada Zia.


Aku akan kekamar ku setelah kamu tidur.Jawab Zia sambil meletakkan kompres di dahi Kenzo.


sekarang kamu tidur ya.Suruh Zia dengan lembut.


Kenzo pun mulai tertidur matanya,mungkin karena efek obat yang diminumnya.


Zia memandangi wajah Kenzo.


"kamu kalau diam begini terlihat manis",ucap Zia dalam hatinya.


Maafin aku udah salah paham sama kamu.Aku kira kamu sengaja nyuekin aku.Tapi tenyata kamu sedang sibuk bekerja.Monolog Zia dalam hatinya sambil menoleh ke sofa,dimana banyak kertas dan laptop diatas meja yang terletak di depan sofa itu.Lalu Zia kembali memandangi wajah Kenzo dan mengecek suhu badannya.


Zia terus mengompres tubuh Kenzo,setelah dirasa panas nya mulai turun,zia beranjak ke Sofa dan merebahkan dirinya disana.Zia tidak kembali kekamarnya sendiri.Karena masih kepikiran,khawatir kalau kalau demam Kenzo naik lagi.


Entah karena perasaan bersalah,atau karena merasa kewajibannya sebagai seorang istri,Zia ingin merawat Kenzo.


Tengah malam Kenzo terbangun,di rabanya dahinya yang masih menempel handuk kecil.Diambilnya dan diletakkannya handuk itu.Lalu ia beranjak dari tidurnya dan menuju sifa.Dilihat nya Zia tengah tertidur pulas,Kenzo tersenyum memandangi Zia,lalu membopongnya ke ranjang.


Kenzo menaruh tubuh Zia ke kasur dengan hati hati,agar Zia tidak terbangu.Kemudian Kenzo ikut merebahkan dirinya disamping Zia.Dan memeluknya.Malam itu mereka tidur bersama tanpa Zia sadari tentunya.


Pagi harinya Zia menggeliatkan tubuhnya,memiringkan badannya dan membuka matanya."selamat pagi",ucap Kenzo dengan senyuman diwajahnya.


Zia mengerjap ngerjapkan matanya,lalu bergumam,"mungkin karena semalam aku ngerawat Kenzo sampai sampai aku bermimpi tidur bersama".Zia tersenyum lalu memejamkan matanya lagi.


Kenzo pun tersenyum lalu menarik hidung Zia.Hingga membuat nafas Zia gelagapan.


Dan Zia langsung menyadari kalau dirinya tidak sedang bermimpi.


Zia menarik selimut lalu menutupi tubuhnya,"kenapa aku bisa tidur disini".Tanya Zia pada Kenzo.lalu Kenzo menjawab,"apa kamu lupa kalau tadi malam kamu sendiri yang naik keatas ranjang dan langsung tertidur".Jawab Kenzo membohongi Zia.


Zia pun merasa malu."Maaf mungkin aku berjalan saat tidur".Ucapnya malu malu.Kemudian segera turun dari ranjang dan berlari keluar dari kamar Kenzo.


Kenzo merasa senang karena sudah berhasil menggodai Zia.Lalu Diapun beranjak ke kamar mandi.

__ADS_1


__ADS_2